Anda di halaman 1dari 9

Modul 11 Akuntansi Manajemen II (Sistem Akuntansi Biaya Proses)

Pengantar Akuntansi I Komang Adi Aswantara

Pendahuluan
Sistem akuntansi biaya proses digunakan oleh perusahaan yang mengolah bahan bakunya secara kontinyy yang diproses dari departemen yang satu ke departemen yang lainnya Perusahaan seperti Pertamina, Indoffod, Coca cola menggunakan sistem biaya proses untuk menentukan biaya produksi
Perusahaan yg menerapkan sistem biaya proses PT Ultrajaya Milk PT Pertamina PT Semen Gresik Produk jadi Perusahaan yang menerapkan sistem biaya pesanan PT Waskita Karya Rumah Produksi Bengkel Mobil Produk Jadi

Sus dalam kemasan Bahan Bakar Minyak Semen

Konstruksi Sinetron Service Mobile

Intel

Chips

Percetakan

Buku

Perbedaan SBPr dan SBPe


Arus Biaya Sistem Biaya Pesanan (SBPr)
Bahan Baku Tenaga Kerja Overhead Pabrik Sediaan BDP Pesanan 111 Pesanan 112 Pesanan 113 Sediaan Barang Jadi Harga Pokok Penjualan

Arus Biaya Sistem Biaya Proses (SBPe)


BB BTL BOP
BDPDep A BDPDep B

Sediaan Barang Jadi

HPP

Perbedaan SBPr dan SBPe


Ciri-ciri Akun BDP Dokumen Sistem Biaya Pesanan Satu untuk setiap pesanan Kartu Biaya Pesanan Sistem Biaya Produksi Satu untuk setiap Proses Laporan Biaya Produksi

Penentuan total biaya produksi


Penghitungan biaya per unit

Setiap pesanan
Biaya setiap pesanan dibagi dengan unit yang dihasilkan dari pesanan tersebut

Setiap periode
Total biaya produksi selama periode akuntansi dibagi dengan unit yang dihasilkan pada periode yang sama

Operating Cost
Perusahaan yang menggunakan kombinasi dari sistem biaya proses dan sistem biaya pesanan dikenal dengan operations costing (sistem biata operasi) Contohnya: Perusahaan perakitan mobil, Perusahaan pemroduksi Chips (intel).

Akuntansi Manajemen Modern


Perkembangan teknologi informatika
o Konsep just in time system atau activity based costing

Just in time processing


o Pengubahan proses produksi dari push approach ke pull approach o Dikenal juga dengan istilah just-in-time (JIT) processing o Tujuan utama dari sistem JIT adalah mengurangi sampai dengan nol seluruh persediaan o Persediaan berpengaruh buruk pada laba bersih (biaya tempat penyimpanan)

Unsur-unsur JIT
o Perusahaan harus memiliki pemasok yang handal o Karyawan memiliki aneka keahlian o Sistem pengendalian kualitas (Total Quality Control) harus diberlakukan pada seluruh kegiatan produksi

Akuntansi Manajemen Modern


Manfaat Sistem JIT
o Jumlah persediaan produksi akan dapat diturunkan secara signifikan atau dapat dihilangkan sama sekali o Kualitas produk akan meningkat o Biaya perbaikan dan biaya gudang akan turun atau hilang o Penghematan biaya produksi dapat dilakukan melalui perbaikan aliran barang selama proses produksi

Activity based costing (ABC)


o Perkembangan baru dalam sistem akuntansi biaya o Menekankan pada proses produksi o Biaya Produksi sama dengan jumlah seluruh biaya yang timbul akibat aktifitas yang dilakukan untuk produk tersebut o Untuk menghasilkan biaya yang akurat harus menggunakan lebih dari satu dasar untuk mengalokasikan biaya aktivitas ke produk tertentu

Akuntansi Manajemen Modern


Jenis aktivitas dan pemacu biayanya
Aktivitas Pemesanan Bahan Baku Pemacu Biaya Waktu pemesanan, jumlah pesanan

Penerimaan bahan baku


Pengurusan bahan baku Skedul produk Penyiapan mesin Inspeksi pengendali mutu Supervisor pabrik

Waktu penerimaan, jumlah pengiriman


Jumlah permintaan, berat bahan baku, waktu pengurusan Jumlah perintah produksi Waktu penyiapan, jumlah penyaiapan mesin Jumlah pemeriksaan Jumlah karyawan

Akuntansi Manajemen Modern


Manfaat dan keterbatasan sistem ABC
o Pengendalian terhadap biaya overhead pabrik dapat ditingkatkan o Keputusan manajemen yang lebih baik
o Biaya untuk memperoleh data biaya yang diperlukan dalam sistem ABC relatif lebih mahal o Sistem ABC tidak menghilangkan kebijakan dan pembebanan biaya overhead