Anda di halaman 1dari 3

KOLERA

1. Definisi Kolera adalah penyakit infeksi yang disebabkan Vibrio cholerae dengan manifestasi diare disertai muntah yang akut dan hebat akibat enterotoksin yang dihasilkan bakteri tersebut.

2. Pathogenesis Vibrio cholera lolos dari pertahanan primer dalam mulut dan tertelanselamat melalui asam lambung berkembang dalam usus halus Vibrio cholerae menempel pada mukosa usus halus menghasilkan enterotoksin hilangnya cairan dan elektrolit yang massif (air, NaCl, Kalium dan bikarbonat)

3. Manifestasi Klinis Masa inkubasi kolera berlangsung antar 16 72 jam Khas : Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas maupun tenesmus tinja berwarna seperti air cucian beras, Muntah tanpa disertai rasa mual terlebih dahulu, Kejang otot dapat menyusul, baik dalam bentuk fibrilasi atau fasikulasi, maupun kejang klonik yang mengganggu Otot otot yang sering terlibat betis, biseps, triseps, pektoralis dan dinding perut KU : lunglai, tak berdaya, namun kesadarannya relative baik dibandingkan dengan berat penyakitnya. Pada bayi anak anak dapt dijumpai kejang sentral dan stupor, yang disebabkan hipoglikemia Tanda tanda dehidrasi : Nadi cepat

Nafas cepat Suara menjadi serak seperti suara bebek Manila (vox cholerae) Turgor kulit menurun (kelopak mata cekung member kesan hidung yang mancung dan tipis) Mulut menyeringai karena bibir kering Perut cekung (skafoid) tanpa ada steifung maupun kontur usus Suara peristaltic usus bila ada jarang sekali .

Jari jari tangan dan kaki tampak kurus dengan lipatan lipatan kulit, terutama ujung jari yang keriput (washer woman hand) Diuresis berangsur berangsur berkurang dan berakhir dengan anuria. Diare akan bertahan hingga 5 hari pada pasien yang tidak diobati

4. Tanda tanda gagal sirkulasi Tanda utama yang dianggap khas : Suhu tubuh yang rendah (34 hingga 24, 50C) sekalipun sedang berlangsung infeksi Frek nadi cepat Denyut jantung cepat Tekanan darah menurun Warna kulit, bibir dan selaput mukosa serta kuku jadi ungu akibat sianosis Asidosi metabolic : pernafasan yang cepat, mula2 dangkal namun akhirnya dangkal (Kussmaul)

5. Diagnosis Kolera yang khas dan berat dapat dikenali dengan gejala diare sering tanpa mulas diikuti dengan muntah tanpa didahului rasa mual,

cairan tinja serupa air cucian beras suhu badan tetap normal atau menurun keadaan bertambah buruk secara cepat karena pasien mengalami dehidrasi, renjatan sirkulasi dan asidosis

px penunjang mikroskop lapangan gelap mikroorganisme berbentuk spiral yang memiliki pla motilitas seperti shooting star pemeriksaan apus rectal (rectal swab)

6. Penatalaksanaan Dasar pengobatan : terapi simtomatik dan terapi kausal secara simultan Penggantian kehilangan cairan tubuh dengan segera dan cermat, koreksi gangguan elektrolit dan bikarbonat (baik kehilangan cairan melalui tinja, muntahan, kemih, keringat dan kehilangan insensibel), serta terapi antimikrobal. Rehidrasi : Rehidrasi Rehidrasi secara infuse intravena dehidrasi berat yang disertai renjatan hipovolemik, muntah yang tak terkontrol, pasien dengan penyulit yang berat Rehidrasi oral atau oral rehydration solution (ORS) dehidrasi sedang dan ringan Tahap pemeliharaan ORS Rumatan Diberikan cairan dengan konsentrasi garam yang rendah seperti : air minum yang biasa atau susu yang diencerkan dan air susu ibu terutama untuk bayi dan anak - anak