Anda di halaman 1dari 4

BAB I Trend Jaringan, Tinjauan Ulang Konsep Dan Trend Penting Jaringan Serta Layanannya

Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat dengan peningkatan kebutuhan layanan komunikasi data yang cepat dan efisien, baik itu koneksi antar dua komputer atau lebih dan juga akses pada berbagai layanan pada jaringan komputer. Jaringan komputer saat ini merupakan suatu layanan yang paling dibutuhkan. Jaringan komputer memungkinkan penggunaan sumber daya secara bersama-sama baik itu penggunaan perangkat lunak ataupun perangkat jaringan. Berikut beberapa metricsmengenai seperti apa trend jaringan komputer ke depan. 1. Berbagai Layanan Berbagai Jaringan 1.1 Jaringan yang Menyatu (Konvergensi Jaringan) 1.2 Perencanaan Masa Depan 2. Arah Pengembangan Jaringan Komputer Penyatuan (konvergensi) berbagai media komunikasi yang berbeda ke dalam sebuah platformjaringan, memberi suatu pemicu bagi pertumbuhan kemampuan jaringan secara eksponesial. Terdapat tiga rend utama yang memiliki kontribusi terhadap bentuk jaringan komunikasi yang kompleks dimasa depan. 2.1 Peningkatan Jumlah Pengguna Mobile. 2.2 Peningkatan Jumlah Perangkat yang Dapat Terhubung Ke Jaringan. 3. Jangkauan Layanan yang Semakin Luas. Penerimaan teknologi secara luas, dan kecepatan inovasi dalam layanan melalui jaringan, dapat menciptakan ketergantungan teknologi. Untuk memenuhi permintaan pengguna, layanan baru diperkenalkan dan layanan lama ditingkatkan. Begitu pengguna mulai mempercayai layanan yang diperluas ini, mereka menginginkan kemampuan yang lebih baik lagi.

BAB II Evolusi Jaringan Komunikasi dan Layanan-layanan


Jaringan computer memiliki layanan-layanan yang kian lama kian berkembang yaitu sebagai berikut: A. Jaringan Telegraph atau Message Switching Digunakan pada jaringan telegraph. Telegraphy : writing in distance (menulis jarak jauh) Sinyal-sinyal morse dari suatu stasiun telegraph ditransfer ke stasiun yang lain (bisa jadi melalui beberapa perantara). Stasiun perantara akan menerima keseluruhan message lalu memeriksa stasiun berikutnya yang harus dituju .kemudian mem-forward message ke stasiun berikutnya tersebut. Proses store-and-forward ini diulangi sampai message tiba di tujuan. Tidak ada proses pembentukan dan pemutusan koneksi. B. Jaringan Telepon atau Circuit Switching Routing dalam Circuit Switching Efisiensi jaringan diperoleh dengan cara meminimisasi switching and kapasitas transmisi. Komponen dalam arsitektur jaringan telekomunikasi umum adalah :

pelanggan local loop : link antara pelanggan dan jaringan. Hampir semuanya menggunakan twisted pair. Panjangnya antara beberapa kilometer dan beberapa puluh kilometer. exchanges : switching lokal dalam sebuah jaringan. Switching Lokal mendukung pelanggan-pelanggan yang dikenal dengan nama end office yang biasanya dapat mendukung beribu-ribu pelanggan dalam local area. trunks : cabang-cabang antara exchanges. Trunks membawa multiple voice-frequency dengan menggunakan FDM (Frequency Division Multiplex) atau synchronous TDM (Time Division Multiplex). a b c

switch

Trunk

Trunk

switch

switch
a dan b koneksi dalam satu buah end office, sedangkan c dan d koneksi yang lebih kompleks. Lebih disukai menggunakan dynamic routing daripada static routing dikarenakan kondisi traffic yang makin kompleks dan lebih fleksibel. Adapun dalam kelas-kelas dalam dynamic routing adalah sebagai berikut : 1. Alternate Routing 2. Adaptive Routing C. Internet, Komputer Jaringan atau Packet Switching Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut. 1. Tipe- tipe packet switching 1.1. Virtual circuit eksternal dan internal 1.2. Datagram eksternal dan internal

BAB III Perkembangan Jaringan Komunikasi


Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidangelektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakna manfaatnyadalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas,atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimilikisecara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio, dll. Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabangcabang yang tersebardi beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yangdi butuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data,pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpaidari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusidata dan informasi untuk beberapa lokasi. Kemajuantekonologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh pada perkembangan pengolahan data. Data dari satu lokasi dapat dikirim ke lokasi lain dengan alat telekomunikasi. Data perlu dikirim dari satu lokasi ke lokasi lain dengan alasan berikut : Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut. Alat-alatyang mahal seperti alat pencetak grafik atau printer berkecepatan tinggi, cukup di satu lokasi saja, sehingga lebih hemat. Untuk data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik,biasanya disebut dengan istilah komunikasi data. Teknik komputer dan teknik komunikasi berkembang dengan pesat. Akibatnya teknik komunikasi data yang merupakan perpaduan antara kedua teknik tersebut juga berkembang sangat pesat. Akhirakhir ini perkembangan tersebut terasa juga dampaknya di Indonesia, sehinggakeperluan akan tenaga yang terampil dan yang mempunyai pengetahuan komunikasidata juga meningkat.Untuk mengkomunikasikan data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, 3 elemen sistemharus tersedia, yaitu sumber data, media transmisi, dan penerima. Jika salahsatu elemen tidak ada, maka komunikasi tidak akan dapat dilakukan. Gambar 1dapat memperjelas mengenai ketiga elemen tersebut. Berikut ini penjelasanmengenai ketiga elemen komunikasi data tersebut.

1.Sumber
2. Media transmisi 3.Penerima jauh dengan sistem komputer. Melalui diagram Venn dapat ditunjukkan perpaduan pengolahan data dan teknik telekomunikasi yang menjadi bentuk komunikasi data. 1. Bentuk Sistem Komunikasi Data 2. Offline communication system

Peralatan-peralatanyang diperlukan dalam offline communication system, antara lain : a. Terminal b.Jalurkomunikasi c. Modem 3. Online communication system RJE system Realtime system Time sharing system Distributed data processing system

BAB IV Kunci Faktor dalam Perkembangan Jaringan Komunikasi


Perkembangan lebih lanjut dalam evolusi internet Nirkabel setelah GPRS adalah EDGE ( Enhanced Data rates for GSM and TDMA Evolution), yang memungkinkan para operator menawarkan layanan data pada kecepatan sampai 384 kbps, kemudian UMTS dengan kecepatan sampai 2Mbps. Forum UMTS memperkirakan komunikasi multimedia berbasis data akan menyumbang sekitar 60% pada lalu lintas komunikasi dalam jaringan komunikasi bergerak generasi ketiga. Dengan meningkatkan kemampuan jaringan GSM sekarang dengan teknologi GPRS, para operator jaringan dapat memperkenalkan layananlayanan data bergerak, sementara pada waktu yang sama mampu melindungi aset infrastrukturnya yang sudah ada tanpa membatasi evolusi menuju UMTS. Pengenalan ATM akan menjadi faktor kunci dalam perkembangan jaringan komunikasi dan dalam migrasi jaringan ke UMTS karena ATM dapat menangani data, multimedia, video bergerak penuh, dan videoconferencing dengan sangat efisien, dan tentu saja dengan QoS yang baik. ATM juga memungkinkan alokasi lebar pita secara dinamis sehingga memungkinkan perusahaan TV kabel dan telepon menarik tarif sendiri-sendiri bagi setiap pelanggan berdasarkan pada jumlah lebarpita yang mereka gunakan. ATM tidak hanya merupakan kaitan atau jembatan jalur radio UMTS ke unsur-unsur penyakelaran, tetapi juga menginterkoneksi penyaler-penyakelarnya. Karena ATM berbasis sel, ia sangat cocok untuk membawa lalu lintas GPRS. Penggunaan ATM juga memungkinkan operator mengintegrasikan semua tipe lalu lintas komunikasi dalam satu sakelar, suatu pilihan yang lebih murah dan lebih mudah dari titik pandang manajemen komunikasi dibandingkan dengan penggunaan dua perangkat yang terpisah (suara yang tersakelar rangkaian dan data paket) dalam sebuah jaringan GPRS/GSM.