Anda di halaman 1dari 1

1.

Membedakan benjolaan karena tumor atau hipertiroid Kanker pada tiroid menyebabkan pertumbuhan nodul benjolan sebesar kelereng yang tidak menimbulkan nyeri. Umumnya jinak dan tidak berbahaya. Saat anamnesis, pada tumor tiroid penderita tidak merasa nyeri maupun demam. Pada hipertiroid, terdapat nyeri tekan ataupun nyeri spontan. Saat pemeriksaan fisik, untuk tumor tiroid pemeriksa meraba daerah leher pasien, benjolan pada kelenjar tidak akan ikut bergerak menelan saat menelan air liur, sedangkan pada hipertiroid benjolan akan ikut bergerak saat menelan. Pada tumor, disertai suara serak, batuk, hingga batuk berdarah, dapat juga ditemukan kesulitan menelan hingga sulit bernapas. Hal-hal tersebut dikarenakan nodul yang tumbuh menekan ke dalam, sedangkan pada hipertiroid tidak demikian. Pada hipertiroid, bisa terdapat demam biasanya pada awal kemunculan masa (peradangan). Pada hipertiroid benjolan membesar secara merata disekitar leher Dalam mendiagnosis hipertiroid, diketahui jumlah hormon T3 dan T4 tinggi tetapi kadar hormon TSH (Stimulating Tyrois Hormone) rendah.

2. Tatalaksana pada Kasus di Pemicu Pengobatan - Obat Antitiroid (Propil tiourasilatau metimazol) Diberikan sampai penyakitnya mengalami remisi spontan 6 bulan 5 tahun. Membutuhkan pengawasan yang lama dan insiden untuk terjasi kekambuhan cukup tinggi. Terapi dimulai dengan dosis besar. 1) Regimen umum Propil tiourasil untuk mula-mula yakni 100-150mg/6 jam dan dalam waktu 4-8 minggu diturunkan sampai 50-200mg 1x/2x sehari. Kelebihan Propil tiourasil daripada metimazol, yakni Propil tiourasil dapat menghambat konversi T 4 menjadi T3 efektif menurunkan hormon tiroid dengan cepat. 2) Metimazol mempunyai lama kerja yang lebih panjang dan lebih berguna bila diinginkan terapi dengan dosis tunggal. Dimulai dengan 40mg metimazol tiap pagi selama 1-2 bulan; kemudian diturunkan 5-20mg/pagi untuk terapi rumatan. - Tindakan medis sebelum pengobatan: Selama fase akut tiroitoksitas, agen penghambat -adrenergik sangat membantu. Propanolol 10-40 mg tiap 6 jam akan mengendalikan takikardi, hipertensi bersamaan dengan kembalinya kadar tiroksin serum menjadi normal. Nutrisi mencukupi, termasuk suplemen multivitamin sangat penting. Barbiturat mempercepat metabolisme T 4. Jadi, pada dosis 1 gr/hari, obat ini akan cepat mengembalikan keadaan eitiroid. Membuat kelenjar tersaturasi dengan iodida, sehingga harus digunakan sebelum terapi obat antitiroi dengan Propil tiourasil dan metimazol. Pembedahan - Pembedahan Diutamakan untuk pasien dengan pembesaran kelenjar yang sudah sangat besar. Mulamula pasien dipersiapkan dengan obat antitiroid sampai eutiroid (keadaan dimana kadar hormon tiroid kembali normal) 6 minggu. Sebagai tambahan, mulai 2 minggu sebelum hari operasi, pasien diberikan larutan jenuh kalium iodida, 5 tetes 2x sehari. Yang akan menunjukkan bahwa dapat mengurangi vaskularitas di sekitar kelenjar dan mempermudah operasi.