P. 1
Indonesia Awal Kemerdekaan Sampai Tahun 1950 - For Merge

Indonesia Awal Kemerdekaan Sampai Tahun 1950 - For Merge

|Views: 473|Likes:
Dipublikasikan oleh Bayou D Luffy

More info:

Published by: Bayou D Luffy on Oct 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2014

pdf

text

original

Indonesia awal kemerdekaan sampai tahun 1950

Perdana Menteri Jepang, Koiso, mengumumkan bahwa bangsa – bangsa yang dikuasai Jepang, termasuk daerah Hindia Timur (Indonesia), akan diperkenankan merdeka kelak. Penyebab keluarnya pernyataan tersebut adalah Jepang berharap rakyat bangsa – bangsa yang dijanjikannya itu bersedia membantu Jepang dalam mempertahankan daerahnya melawan pihak sekutu. Pada tahun 1945 ada dua partai yang berdiri yaitu, partai politik yang berhaluan agama yang bernama Partai Kristen Indonesia (PARTINDO) yang dipimpin oleh Dr. Probowinoto dan gabungan partai politik berhaluan social-komunis yang bernama Partai Sosialis Indonesia (PSI) dan Partai Rakyat Sosialis (PRS) yang dipimpin oleh Mr. Amir Syarifuddin. Pada tanggal 28 Mei 1945 Moh. Yamin, Supomo, dan Soekarno meresmikan Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai. Badan ini mulai merumuskan Undang – Undang Dasar, dimulai dengan persoalan dasar Negara. Pada tanggal 29 Mei 1945 Moh. Yamin mengadakan sidang pertama BPUPKI yang mengemukakan lima gagasannya tentang dasar Negara, yaitu : 1. Peri Kebangsaan 2. Peri Kemanusiaan 3. Peri Ketuhanan 4. Peri Kerakyatan 5. Kesejahteraan Rakyat Pada tanggal 31 Mei 1945 Supomo membacakan gagasannya yang berisi : 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Keseimbangan Lahir dan Batin 4. Musyawarah 5. Keadilan Rakyat Pada tanggal 01 Juni 1945 Soekarno mengemukakan gagasannya, yang diberi nama Pancasila. Oleh karena itu, hari ini dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila. Yaitu : 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasonalisme atau peri kemanusiaan 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan social 5. Ketuhanan Yang Maha Esa BPUPKI sempat membentuk suatu panitia kecil yang bertugas menampung saran, usul, dan konsep – konsep yang diberikan. Panitia ini dipimpin oleh Soekarno yang terdri atas Moh. Hatta, Moh. Yamin, Ahmad Subarjdo, A. A. Maramis, Abdulkadir Muzakir, Wachid Hasjim, H. A. Salim, dan Abikunso. Panitia ini lebih dikenal dengan sebutan Panitia Sembilan. Pada tanggal 22 Juni 1945 BPUPKI yang menghasilkan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang didalamnya terdapat rumusan dasar Negara setelah mengalami perubahan tujuh kata dalam dasar yang pertama. Pada tanggal 10 Juli 1945 sidang kedua ini membahas tentang rancangan Undang – Undang Dasar, termasuk pembukaan atau preambulnya oleh Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Soekarno. Pada tanggal 11 Juli 1945 Panitia Perancang UUD mengemukakan tiga konsep yang telah menjadia hasil bahasannya. Ketiga konsep tersebut ialah pernyataan Indonesia merdeka,

dan Supomo. konsep pembukaan UUD hampir seluruhnya diambil dari alinea keempat dan terakhir Piagam Jakarta. Konsep pernyataan Indonesia merdeka disusun dengan mengambil tiga alinea pertama Piagam Jakarta dengan sisipan – sisipan. Pada waktu itu. Hatta. Hatta untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia tanpa menunggu janji Jepang. dan Subardjo.00. no. oleh Jendral Terauchi selaku penglima armada Jepang untuk Asia Tenggara. dan batang tubuh UUD. Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu karena peritiwa tanggal 09 Agustus 1945 membuat kekuasaan Jepang semakin melemah. Setelah berunding dengan tokoh – tokoh tersebut. Sudiro. Didirikan di Dalat. Hatta. mereka sampai pada kesimpulan untuk bertindak tegas. Kemudian rapat memutuskan untuk mengirim Wikana dan Darwis kepada kedua tokoh tersebut untuk menyampaikan keputusan rapat para pemuda. Mereka sepakat untuk menolak segala bentuk hadiah kemerdekaan dari Jepang. para pemuda kembali mengadakan pertemuan di Asrama Baperpi (Badan Permusyawaratan Pemuda Indonesia) di Jl.pembukaan UUD. Pada tanggal 06 Agustus 1945 kota Hiroshima selama Perang Dunia II merupakan pusat regional militer dan produsen peralatan perang. Iwa Kusumasumantri. Hatta untuk memutuskan segala hubungannya dengan Jepang. Lewat tengah malam. Badan ini dipimpin oleh Soekarno dengan wakilnya Moh. Para pemuda juga akan meminta Soekarano dan Moh. Salah satunya adalah mengamankan kedua tokoh tersebut dari pengaruh Jepang. Mereka membahas sikap tokoh – tokoh politik. Mereka juga mendesak agar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dinyatakan pada tanggal pada keesokan harinya. Pada tanggal 09 Agustus 1945 PPKI resmi. misalnya Soekarno dan Moh. Pada tanggal 07 Agustus 1945 karena BPUPKI telah menyelesaikan tugasnya. no. Moh. Agus Salim. Soekarno dan Drs. Karena ia menganggap bahwa itu hanya tipu muslihat Jepang. Konsep – konsep ini diterima BPUPKI. pada tanggal 16 Agustus 1945. Desakan ini dilakukannya dalam pertemuan dengan Ir. Soekarno menyatakan bahwa mereka tidak dapat memenuhi permintaan para pemuda. Pada tanggal 15 Agustus 1945 pula di Laboratorium Bakteriologi (Jakarta Pusat) diadakan pertemuan antara beberapa pemuda dan mahasiswa. Hatta tak lama kembalinya dari Dalat. Meraka juga sepakat bahwa kemerdekaan itu adalah hak dan persoalan rakyat Indonesia sendiri yang tidak bergantung pada bangsa lain. Samsi. kemerdekaan harus segera diproklamasikan. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Sutan Sjahrir mendesak Ir. Hasil rumusan Panitia Kecil ini disempurnakan bahasanya oleh Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Husein Djajadiningrat. Wikana dan Darwis tiba di tempat kediaman Soekarno di Jalam Pegangsaan Timur. Sementara tu. keduanya menyampaikan hasil – hasil keputusan rapat.71. Saigon. 56. Oleh karena itu. Jakarta. Soekarno dan Moh. . H. Cikini. Jakarta. maka dibubarkan dan digantikan oleh Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai. Pada tanggal 09 Agustus 1945 pula kota Nagasaki menyusul dijatuhi bom atom yang dijuluki “fat man”. Soekarno menyatakan bahwa pada tanggal 16 Agustus 1945 sudah direncanakan akan diadakan sidang PPKI yang hendak membicarakan proklamasi kemerdekaan Indonesia. sekitar pukul 21. yang beranggotakan 21 orang yang mewakili seluruh lapisan masyarakat Indonesia. datang beberapa tokoh nasionalis seperti Moh. Akhirnya. BPUPKI kemudian membentuk sebuah Panitia kecil perancang UUD yang diketuai oleh Supomo. terutama di alinea pertama dan kedua. Hatta dan penasihatnya Ahmad Soebardjo. Hiroshima dijatuhi bom atom yang dijuluki “little boy” yang dilepaskan oleh pesawat B-29 Superfortness. Buntaran. Chairul Saleh sebagai pemimpin pertemuan tersebut.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi hari. Anggota PPKI banyak yang datang. Pada tanggal 16 Agustus 1945 usaha para pemuda tersebut untuk mengamankan Soekarno dan Moh. Keseluruhan rumusan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia teridir atas dua bagian pokok. Soekarno dan Moh. tetapi Ahmad Subardjo memberikan jaminan. barisan pemuda dan rakyat yang mendengar rencana kemerdekaan diproklamasikan berbondong – bondong datang ke lapang Ikada (sekarang lapang Monas. dan anggota PPKI lainnya. Rombongan ini terdiri atas Sukarni. Infomasi yang mereka dapat itu tidak benar. Rombongan Soekarno dan Moh. kata maklumat diganti dengan istilah proklamasi sehingga berunyi “Proklamasi Kemerdekaan”. Rombongan tiba di Jakarta.00 WIB. Sekitar pukul 23. Jakarta. Sekitar pukul 04. tetapi hanya Chairul Saleh dan Sukarni yang datang sebagai wakil para pemuda. Hatta. kemudian meminta mereka segera menyatakan kemerdekaan Indonesia.00 WIB. M. Bagia pertama merupakan saran Ahmad Subardjo yang diambil dari rumusan BPUPKI. sedangkan Sukarni dan Jusuf Kunto menjemput Moh. Hatta mengusulkan agar proklamasi kemerdekaan ditandatangani keesokan harinya di hadapan sidang PPKI. Hatta dilaksanakan pukul 04. dan para anggota PPKI. bagian kedua merupakan buah pikiran Moh. Subardjo dan Iwa mendatangi tempat para pemuda untuk mengajak mereka ke rumah Laksamana Maeda. Soekarno. Hatta adalah Rengasdengklok. Akhrinya mereka mencapai kesepakatan untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. menganggap teks tersebut terlalu keras dan mereka menolaknya. Soekarno dengan bantuan Moh. Sesampainya mereka di sana sudah menanti B. Jakarta Pusat). Para pemuda sepakat. Iwa Kusumamantri. Hatta. Sukarni dan Chairul Saleh sebagai wakil kaum muda menolak usul tersebut. Akhrinya mereka pun setuju. suatu kota kawedanan d Karawang. Tetapi mereka menolah karena tidak ada kesepakatan bahwa di sana ditandatanganinya. Hatta diminta segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mereka menjemput Soekarno dan Moh. Soekarno dan Moh. Awalnya para pemuda menolak. Rombongan ini dikawal oleh pasuka PETA di bawah pimpinan Cudanco Singgih. Moh. Hatta.30 perundingan dimulai. berangkatlah rombongan dari Pegangsaan Timur. Kelompok kaigun sudah menyiapkan temapt yang aman. asalkan diadakan di Jakarta. Sutjipto. atas usul Iwa. yaitu rumah kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Sukarni kemudian membacakan teks yang sudah dipersiapkan oleh para pemuda. penekanaan bahwa rakyat akan merebut badan – badan pemerintahan yang dikuasai asing. dan Umar Bachsan. Sukarni menjelaskan maksud membawa kedua tokoh politik tersebut menyikir dari Jakarta. Hatta. Semaun Bakri dari Jawa Hokokai. Hatta. Jusuf Kunto. Diah dari surat kabar Asia Raya. yang berisi pernyataan kemerdekaan. Sayuti Melik. Subadjo menjelaskan karena mencegah gangguan dan halangan dari Kempetai Jepang. Hatta dan Ahmad Subardjo kemudian meyiapkan teks dengan judul “Maklumat Kemerdekaan”.Tempat yang dipilih untuk mengamankan Soekarno dan Moh. Cudan Rengasdengklok berada di bawah Komando Daidan PETA Purwakarta yang mempunyai hubungan erat dengan Daidan PETA Jakarta. padahal proklamasi di . Jusuf kunto kembali ke Jakarta untuk melaporkan keadaan di Rengasdengklok kepada Ahmad Subardjo yang sedang mencari Soekarno dan Moh. Tempat ini dipilih karena merupakan markas PETA (Pembela Tanah Air) di bawah Cudanco (Komandan Kompi) Subeno dan letaknya terpencil dari jalan raya Jakarta-Cirebon. Akhirnya kedua tokoh tersebut bersedia untuk menandantangani pernyataan kemerdekaan Indonesia. no. Selain itu. Hatta tiba d Rengasdengklok dengan selamat pada pagi hari. Pada tanggal 17 Agustus 1945 sekitar pukul 01. Chairul Saleh dan Muwardi ditugaskan untuk menjemput Soekarno. Tetapi keadaan di Jakarta mulai genting. Sementara itu.00 dini hari. 56.

Susunan 12 Departemen bentukan PPKI berserta nana – nama menterinya No. Pada tanggal 29 Agustus 1945 Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) berhasil dilantik atas prakarsa dari Sahrir sebagai perwakilan terkuat dari kelompok sosialis. dinyatakan perlunya dibuat sebuah badan pekerja untuk memaksimalkan pencapaian tugas – tugas dari KNIP. Kurang lebih lima belas menit setelah upacara. Memilih dan mengangkat pimpinan tinggi Negara 3. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mencapai kesepakatan tentang beberapa hal yang mendasar. A. di Jalan Pegangsaan Timur. Buntaran Martoatmodjo 8 Menteri Pengajaran Ki Hajar Dewantara 9 Menteri Penerangan Amir Syarifuddin 10 Menteri Pekerjaan Sosial Abikusono Cokrosujono 11 Menteri Sosial Iwa Kusuma Mantri 12 Menteri Keamanan Rakyat Soeprijadi 2. tetapi mereka terlambat. Rakyat sudah bertekad untuk mempertahankannya. Adisurjo 7 Menteri Kesehatan dr. Pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tetapi bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia dalam melepaskan diri dari para penjajah. Dr. no. Muwari mendesak Bung Karno untuk segera memulai upacara. Cudanco Peta. Menetapkan dan mengesahakan UUD RI 1945 2. Supomo 5 Menteri Perhubungan (ad interim) Abikusono Cokrosujono 6 Menteri Kemakmuran Ir. Pada tanggal 19 Agustus 1945 sidang kedua PPKI berhasil membentuk 12 departemen dan 4 menteri Negara tanpa portofolio sebagai badan eksekutif. Surachman T. Marawis 4 Menteri Kehakiman Prof. berdaulat. Susunan 4 Menteri Negara tanpa portofolio . A. Setelah mendengarnya mereka segera menuju kesana. melainkan awal dari pembentukan sebuah Negara yang demokratis. Menjelang upacara proklamasi terjadi ketegangan antara Bung karno dan Muwardi. Dalam suasana yang hening. yang kemudian menjadi dasar terbentuknya system birokrasi di Indoensia.adakan di depan kediaman Soekarno. 1.56 Jakarta Pusat.00 WIB. yaitu : 1. Pada tanggal 22 Agustus 1945 KNIP yang baru saja dibentuk berwenang untuk membantu tugas kepresidenan menjadi actor yang secara aktif menjaga pemerintahan di Jakarta saat para pemuda bangsa melakukan hijrah pemerintahan ke Yogyakarta. Wiranata Kusuma 2 Menteri Luar Negeri Achmad Subardjo 3 Menteri Keuangan A. tetapi Bung Karno baru memulai saat Bung Hatta muncul beberapa menit sebelum pukul 10. Pada tanggal 04 September 1945 hasli sidang PPKI yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 1945 diumumkan sebagai berikut. serdadu Jepang datang untk\uk mencegah. Membentuk Komite Nasiona Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). dan memiliki integritas di lingkungan internasional. A. Abdul Latief. Departemen Menteri 1 Menteri Dalam Negeri R. mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya yang secara spontan dinyanyikan oleh segenap hardirin. Pada tanggal 02 September 1945 telah disusun kabinet yang pada dasarnya mencerminkan komposisi yang mewakili keragaman ideologi di Indonesia.

Amir b. Pemerintah RI mgnhendaki munculnya partai – partai politik untuk menjadi media dalam menyalurkan dan mempresetasikan seluruh aliran dan faham yang terdapat di Indonesia. para pemuda anggota badan – badan perjuangan BKR melakukan gerakan bersenjata untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah dproklamasikan. Pada tanggal 16 Oktober 1945 posisi wewenang KNIP yang dikukuhkan melalui Maklumat X. Sartono d. S. Mayor KNIL Oerip Soemohardjo dipanggil pemerintah untuk menyusun sebuah tentara nasional yang efektif. Isi maklumat tersebut sebagai berikut : 1. setelah dikeluarkannya Maklumat ini.a. M. Pangeran Muhammad 8 Provinsi Borneo Noer Pada pertengahan bulan September 1945 tentara sekutu yang diboncengi Netherlands Indies Civil Administration (NICA) datang. Provinsi Gubernur 1 Provinsi Sumatra Teuku Muhammad Hasan 2 Provinsi Jawa Barat Sutarjo Kartohadikusumo 3 Provinsi Jawa Tengah R. G. Latuharhary 6 Provnsi Maluku Dr. Dr. Pada tanggal 03 November 1945 kebijakan mengenai KNIP yang disetarakan dengan DPR tetapi hanya untuk waktu yang sementara yang ditandatangani oleh Wakil Presiden atas desakan dari Sahrir sebagai ketua Badan Pekerja-Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP). S. kondisi keragaman ideolodi ini telah berperan besar dalam susunan lembaga kepresidenan Negara dan menetapkan kebebasan untuk . J. Pada tanggal 20 Oktober 1945 Oerip Soemohardjo Panglima KNIL diangkat sebagai Kepala Staf Umum TKR. menetapkan bahwa KNIP memiliki kewenang eksekutif dan legislative yang setara dengan DPR untuk sementara waktu sebelum dilaksanakannya pemilihan umum untuk memilih anggota DPR yang sebenarnya. Maklumat ini hadir sebagai sebuah peraturan dari pemerintah Indonesia yang bertujuan mengakomodasikan suara rakyat yang majemuk. Namun Supriyadi menghilang dan tidak muncul kembali. yang pernah memimpin pemberontakan PETA di Blitar. Otto Iskandardinata 3. Ratulangi 7 Provnsi Sulawesi Ir. Pada tanggal 05 Oktoer 1945 dikeluarkan Mkalumat Pemerintah yang menyatakan berdirinya tentara nasional yang disebut Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin oleh Supriyadi. Panji Suroso 4 Provinsi Jawa Timur I Gusti Ketut Pudja 5 Provinsi Sunda Kecil (Nusa Tenggara) J. R. Pemerintah RI menetapkan bahwa pembentukan partai – partai politik telah tersusun secara rapi sebelum dilaksanakannya pemilihan anggota Badan Perwakilan Rakyat yang dilakukan awal Januari 1946. Wachid Hasyim c. Pemerintah RI kemudian menyadari bahwa BKR tidak cukup solid untuk menghadapi provokasi Belanda. Meskipun partai – partai politik baru bermuculan. 2. Susunan pembagian wilayah yang terbagi atas 8 provinsi beserta nama – nama gubernurnya No.

Pada awal tahun 1946 saat dimana Jakarta dalam keadaan yang genting. Pada tanggal 07 November 1945 berdirinya partai politik berhaluan agama yang bernama Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyum) yang dipimpin oleh Dr. Pada tanggal 05 Juli 1946 sebagai wujud implementasi dari kebijakan ekonomi progresif. 2. dan Laskar Mataram pmpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang siap sedia untuk bertempur apabila terjadi keadaan yang paling genting sekali pun. J. 17 tahun 1946 yang berisi tentang pemberlakuan Oeang Repoeblik Indonesia (ORI). 02 Tahun 1946. Asalan pemilihan Yogyakarta adalah bahwa di kota ini terdapat markas besar tentara. komando atau kesatuan – kesatuan bersenjata yang ada. kemandirian nasional mutlak untuk mecapai Negara berdaulat. Pada tanggal 01 oktober 1946. dan Gabungan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Sidik Djojosukarso. B. Pemerintah menunjuk Margono Djojohadikusumo untuk menjabat sebgai pemimpin / kepala BNI 1946. Sejak itu. Kasimo. diintegrasikan ke dalam TKR. Sudirman menjabat sebagai Panglima Divisi V Banyumas. 19 tahun 1946 yang mengatur penukaran mata uang Jepang terhadap ORI. Kepala staf TKR dijabat oleh Oerip Soemohardjo dengan pangkat letnan jendral. Pada awal tahun 1947 Indonesia membentuk sebuah lembaga perwakilan dagang di Singapura yang bernama Indonesia Office (Indoff). Oerip Soemohardjo tetap menjabat sebagai kepala staf. Pada tanggal 04 Januari 1946 para petinggi bangsa harus memindahkan ibu kota Negara ke Yogyakarta untuk sementara waktu. pasukan Laskar Hizbullah Sabilillah. Berikut ini beberapa peraturan penukaran mata uang Jepang tersebut. Serikat Rakyat Indonesia. Negara – Negara yang berinteraksi dagang langsung dengan Indonesia mersa tidak nyaman dengan adanya blockade laut Belanda. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. Kolonel Sudirman dipilih sebagai pimpinan tertinggi TKR. Bank Negara Indonesia 1946 menjadi bank umum pertama milik pemerintah RI. pemerintah mengeluarkan UU No. pemerintah Republik Indonesia menetapkan peraturan tentang pembentukan Bank Negara Indonesia. Saat itu. TKR mengadakan konferensi di Yogyakarta. . Pada tanggal 18 Desember 1945 pemerintah secara resmi mengangkat Kolonel Sudirman sebagai Panglima Besar TKR dengan pangkat Jendral. Soekiman Wirjosandjojo. Pertama. Assa. Pada tanggal 17 Desember 1945 berdirinya partai politik berhaluan sosial-komunis yang bernama Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) yang dipimpin oleh J. Pada tanggal 12 November 1945. Dalam konferensi tersebut. Sementara itu. Pada tanggal 08 Desember 1945 berdirinya partai politik berhaluan agama yang bernama Partai Katolik Republik Indonesia (PKRI) yang dipimpin oleh I. satu rupiah ORI sama dengan 50 rupiah uang Jepang. Lembaga ini bertugas menajalankan tugas diplomasi ekonomi sebagai sebuah strategi untuk mencapai kepentingan luar negeri Indonesia. Pada tanggal 08 November 1945 pula berdirinya partai politik berhaluan sosial-komunis yang bernama Partai Rakyat Jelata yang dipimpin oleh Sutan Dewanis. sepert laskar – laskar. Di luar Jawa dan Madura. satu rupiah ORI sama dengan 100 rupiah uang Jepang.membentuk partai politik sebagai sarana pembantu perjuangan. Contohnya rawan oleh terror dan intimidasi pihak asing. Menurut partai ini. Pada tanggal 29 Januari 1946 berdirinya partai politik berhaluan nasionalis yaitu PNI penggabungan dari Partai Rakyat Indonesia. TKR berubah menjadi Tentara Repubik Indonesia (TRI). Strategi ini cukup efektif karena dua hal utama. 1. UU ini diperkuat dengan UU No. Pada tanggal 08 November 1945 berdirinya partai politik berhaluan sosial-komunis yang bernama Partai Buruh Indonesia (PBI) yang dipimipin oleh Nyono. Di Jawa dan Madura. Pada Januari 1946.

Pada tanggal 12 Juni 1951 hasil kinerja Panitia Nasionalis de Javasche Bank mulai terlihat. Sebagai hasilnya. program ini tidak berhasil mancapai tujuan. Sumitro Djojohadikusumo menggagaskan sebuah sistem yaitu bahwa penataan kondisi ekonomi Indonesia harus diawali dengan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional. Dr. Menteri Perekonomian . Sumitro Djojohadikusuma dan diterapkan pada masa kabinet Natsir. Pada bulan September 1950 hingga April 1951 pemerintah RI di era awal kemerdekaan juga menyusun sebuah kebijakan perekonomian yang dinamakan Sistem Ekonomi Gerakan Benteng. A. Meski telah direncanakan dengan baik. Badan ini bertugas menyusun rencana pembangunan perekonomian salam dua samapai tiga tahun. Para pengusaha ternyata justru semakin bergantung kepada pemerintah tanpa berusaha secara mandiri. Pada tanggal 19 Juni 1951 pemerintahan Indonesia mengalami kesulitan dengan kondisi komposisi pegawai Nasionalis de Javasche Bank yang terdiri atas orang – orang Belanda. Para pengusaha nasional harus diberi prioritas untuk lebih berkembang dnegan pemberian bantusan modal dan pelantikan. Upaya – upaya yang ditempuh adalah sebagai berikut : 1. Negara – Negara partener dagang Indonesia aan secara langsung mendukung Indonesia untuk mencabut blokade laut Belanda berdasarkan alasan kelancaran kepentingan ekonomi dan perdagangan mereka terhadap Indonesia. Pada tanggal 03 Juni 1947 presiden RI menetapkan TRI diubah menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pemerintah mendirikan perusahaan Negara 3. Program ini dinamakan Program Bentang yang dimaksudkan untuk menghidupkan industri – industri kecil sebagai kekuatan utama perekonomian nasional. K. juga menggulirkan sebuah rencana untuk melakukan swasembada pangan keras. berusaha mendorong kemali pengusaha – pengusaha kecil untuk berkembang. Program ini dilanjutkan dengan kebijakan Indonesianisasi. Houwink dari posisi presiden de Javasche Bank dan mengangkat Syafruddin Prawiranegara sebagai presiden de Javasche yang baru. Berbagai kebijakan – kebijakan perekonomian dan keuangan yang digagas oleh tokoh pemikir Indonesia di awal kemerdekaan ini merupakan sebuah langkah awal dalam membangun ekonomi dan moneter Negara. Rencana ini dikenal sebagai nama Kasimo Plan. Gani. Menteri Kemakmuran saat itu. Pemerintah Indonesia selanjutnya mengintensifkan kontak dagang dengan Negara – Negara yang mamberikan dukungan atas kemerdekaan Indonesia tersebut. Karena . Iskaq Tjokroadisuryo. Sistem Ekonomi Gerakan Benteng adalah program ekonomi yang digagas oleh Dr. Di bawah kebinet Ali Sastromidjojo. atau lebih dikenal dengan Program Benteng. Pada tanggal 28 Juni 1947 Jendral Sudirman diangkat sebagai Panglima TNI dan dilantik di Yogyakarta. Pemerintah memberikan kredit bagi pengusaha nasional 4. 2.Kedua. Pemerintah memberikan perlindungan hukum yang jelas. Kasimo yang menjabat sebagai Menteri Urusan Bahan Pangan. Pada tanggal 19 Januari 1947 keluar kebijakan keuangan dan ekonomi progresif dar pemerintah yang diresmikan bernama Badan Perancang Ekonomi. mengajukan draf Rencara Pembangunan 10 tahun. Pemerintah mewajibkan perusahaan asing untuk melatih tenaga – tenaga Indonesia. Pada bulan April 1950 hingga 1953 Dr. Pemerintah RI memberhentikan Dr.

11/1953 dan Lembaran Negara No. UU ini diperkuat dengan UU No. Pada tanggal 15 Desember 1951 pemerintah mengeluarkan UU No. pemerintah membentuk Panita Nasionalisasi de Javasche Bank. Bank Indonesia terus menjalankan peranannya dalam men . Berfungsi untuk mempersiapkan pembentukan bank sentral Indonesia sebagai pengatur arus sirkulasi moneter Negara. menjadi Bank Indonesia (BI) yang berfungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi di Indonesia. 40 yang berisi tentang restruktruisasi tatanan birokrasi pejabat keuangan dan moneter Indonesia. Sebagai bank sentral milik pemerintah Indonesia.kebijakan tersebut keuangan tidak dapat dikendalikan secara mandiri oleh pemerintah Indonesia. Isinya menyangkut nasionalisasi de Javasche Bank N. Untuk mengatasi hal tersebut. 24 tahun 1951. V.

.

Ahmad Subardjo c.A Maramis e. Pendidikan. Panji Suroso c. Jawa Timur. Latuharhary g. Departemen Kemakmuran dikepalai Surachman Cokroadisurjo f.A. Departemen Pekerjaan Umum dikepalai Abikusno Tjokrosuyoso l. Menteri negara R.A. Menteri negara Wachid Hasyim 2. gubernurnya R.J. Teuku Mohammad Hassan 2. Wiranata Kusumah b. tanggal 19 Agustus 1945 PPKI melanjutkan sidangnya dan berhasil memutuskan beberapa hal berikut. Departemen Luar Negeri dikepalai Mr. Pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan secara aklamasi atas usul dari Otto Iskandardinata. 1. Departemen Kehakiman dikepalai Prof. Berikut ini 12 departemen tersebut. 3. Menteri negara R. Sam Ratulangi f. I. Departemen Sosial dikepalai Iwa Kusumasumantri i. Departemen Pengajaran. Gusti Ktut Pudja h. Supomo d. Sunda Kecil (Nusa Tenggara).S. Maluku. Departemen Keuangan dikepalai Mr. gubernurnya Mr. 2.A. Jawa Barat. Membentuk Komite Nasional (Daerah). a. Pembagian wilayah. Departemen Pertahanan dikepalai Supriyadi j. A. Pada hari berikutnya. gubernurnya Sutarjo Kartohadikusumo b. Amir Syarifudin Sedangkan 4 menteri negara yaitu: 1. Menteri negara M. dan Kebudayaan dikepalai Ki Hajar Dewantara h. terdiri atas 8 provinsi. 3. gubernurnya Mr.M Sartono . Amir 3. Mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang telah dipersiapkan oleh Dokuritsu Junbi Coosakai (BPUPKI).Hasil – hasil Sidang PPKI Hasil-Hasil Sidang PPKI Secara Lengkap Berikut ini beberapa keputusan penting dalam sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Departemen Perhubungan dikepalai Abikusno Tjokrosuyoso k. Borneo (Kalimantan). gubernurnya Ir. yang kemudian dikenal dengan Undang-Undang Dasar 1945. G. Mohammad Hatta sebagai wakil presiden. Departemen Penerangan dikepalai Mr. Suryo d. Mr. Departemen Kesehatan dikepalai Dr. Sulawesi. Memilih Ir.S. 1. gubernurnya Mr. Buntaran Martoatmojo g. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Pangeran Muhammad Noor e. gubernurnya Dr. Sumatra. Jawa Tengah. a. J. Departemen Dalam Negeri dikepalai R. Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu presiden selama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum terbentuk. Menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4 menteri negara. Otto Iskandardinata 4. Dr. gubernurnya R.

Pembentukan Komite Nasional 2. A. Mr. Mr. Soekarjo Wirjopranoto Sidang PPKI yang ketiga tanggal 22 Agustus 1945 memutuskan: 1. Kusumaatmaja 2. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat . Sekretaris negara. Membentuk Partai Nasional Indonesia 3.G. Dr. Pringgodigdo 4. Mr.Di samping itu diangkat pula beberapa pejabat tinggi negara yaitu: 1. Gatot Tarunamihardja 3. Jaksa Agung. Juru bicara negara. Ketua Mahkamah Agung.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->