Anda di halaman 1dari 4

JOB I PENGUJIAN KADAR AIR ( AGREGAT HALUS )

A. TUJUAN Untuk menentukan kadar air yang dikandung oleh agregat halus sehingga dapat diperhitungkan dalam perancangan campuran beton.

B. DASAR TEORI Kadar air merupakan perbandingan antara berat air yang terkandung dalam agregat dengan berat agregat dalam keadaan kering yang dinyatakan dengan persen (%). Berat air yang terkandung dalam agregat besar sekali pengaruhnya pada pekerjaan yang menggunakan agregat terutama beton. Dalam rancangan campuran beton kondisi agregat dianggap dalam keadaan kering permukaan atau jenuh (saturated surface dry condition/SSD) oleh karena itu kadar air agregat harus diperikasa sebelum digunakan. Jika agregatnya tidak jenuh air, maka agregat akan menyerap air campuran beton yang menyebabkan kurangnya air untuk proses pengerasan. Ada pun kadar air yang disyaratkan untuk
agregat halus yaitu 3 5%. Dengan mengetahui kadar air dari agregat maka koreksi

jumlah air dapat dihitung pada saat akan dilaksanakan pengecoran dilapangan. Rumus kadar air :

w W1 W2

= Kadar air ( % ) = Berat agregat sebelum dioven ( gr ) = Berat agregat setelah dioven ( gr )

C. ALAT DAN BAHAN Alat : Timbangan dengan ketelitian 0,01 gram Talam Oven pengering Sendok material Kain lap

Bahan : Agregat Halus ( pasir ) sebanyak 1000gr

D. LANGKAH KERJA 1. Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. 2. Meletakkan talam di atas timbangan kemudian timbangan di nol-kan. 3. Memasukkan agregat ke talam, dan menimbangnya. 4. Mencatat hasil timbangan (W1) 5. Memasukkan benda uji ke dalam oven selama 24 jam dengan suhu 110 115C. 6. Mengeluarkan benda uji dari oven kemudian didinginkan. 7. Menimbang benda uji dan mencatat hasilnya (W2) 8. Menganalisis kadar air yang terkandung dalam agregat.

E. DATA HASIL PERCOBAAN No. 1. 2. Agregat Halus URAIAN Berat agregat sebelum dioven (W1) Berat agregat setelah dioven (W2) SATUAN gr gr BENDA UJI 1 1000 917,8 2 1000 925

F. ANALISA DATA
Uraian Berat basah pasir (W1) Berat kering oven pasir (W2) Berat air (W3) Kadar air (w) Kadar air rata-rata (w rata-rata) Rumus W1 - W 2 (W3 / W2) x 100% (wI + wII) / 2 Satuan gr gr gr % % Pengujian I II

1000 917.8 82.2 8.95 8.53

1000 925 75 8.11

G. KESIMPULAN Agregat Halus Kadar air yang disyaratkan = 3 5 % Kadar air yang diperoleh = 8,53 % ( 3 5 % < 8,53 %) artinya kadar air yang diperoleh melebihi kadar air yang disyaratkan oleh sebab itu kadar air agregat ini perlu dikoreksi.

H. DOKUMENTASI

Timbangan Digital Ketelitian 0.001 gram Oven Pemanas Dengan Suhu Mencapai 115 0 C

Talam

Pasir