SOAL KELANGKAAN BBM

(korelasinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional)
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebenarnya bukan merupakan fonomena baru bagi bangsa Indonesia, hal semacam ini sering terjadi terutama di musim mudik, atau adanya ngejolak perubahan harga BBM yang ditetapkan pemerintah… hal ini menjadi sebuah ironi karena Indonesia terkenal memiliki kekayaan alam atas minyak bumi yang sangat melimpah tapi kekurangmampuan pemerintah dalam mengelola kekayaan alam Indonesia ini yang pantas di pertanyakan.. Tapi kelangkaan BBM yang terjadi akhir-akhir ini sepertinya merupakan fenomena baru dalam hal penyebab kelangkaannya, berita yang sering terdengar adalah pasokan dari pertamina telat datangnya, namun saya melihat ada faktor lain yang tersembunyi dibalik kelangkaan BBM ini yaitu, sebagian SPBU tidak mau rugi dan berspekulasi atas rencana penurunan harga BBM di bulan ini, ini adalah alasan yang masuk akal sebagai pebisnis bayangkan saja, kulakan satu tangki premium isinya 20.000 liter, kalau misal saat stock masih setengah = 10.000 liter premium, lalu pemerintah menurunkan harga Rp. 1.000 saja maka SPBU tersebut akan rugi Rp. 10.000.000,-, jadi masuk akal jika pengusaha SPBU tidak kulakan dulu sembari menunggu kepastian turunnya harga.. indikasi tersebut jelas terlihat dari hanya sebagian saja SPBU di sebuah kawasan, yang stock premiumnya habis, sedang beberapa lainnya lancar, ini menandakan sebenarnya suplay pertamina tidak ada masalah. Itu adalah pemikiran otak saya yang dangkal dan nggak pinter ini, Lalu apa yang seharusnya dilakukan kalau hal semacam ini terjadi, saya fikir Pertamina perlu membuat suatu mekanisme control stock bahan bakar minyak, yang bisa mendata seberapa stock sebenarnya BBM yang dimiliki SPBU saat perubahan harga, dan kemudian Pertamina harus mengganti kerugian yang di alami SPBU tersebut… Terlepas dari Pertamina punya mekanisme untuk mensiasati kenyataan tersebut atau tidak, ini akan bisa menjadi masalah yang serius jika tidak ditangani segera, apalagi saya dengar kabar bahwa harga BBM akan selalu disesuaikan dengan harga minyak dunia setiap dua minggu sekali, kalau hal ini tidak segera di atasi maka bukan cuman masyarakat yang di rugikan tapi banyak SPBU yang akan kehilangan omset usaha. Dan ini secara langsung akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi bangsa, kita tahu pertumbuhan ekonomi di pengaruhi oleh pendapatan, sedang rumus pendapatan Negara adahal Y=C+I+G+(x-i) Dimana Y = Pendapatan I = Investment (Investasi yang masuk) C = Consumption (Konsumsi Masyarakat) G = Government Expenditure (Pengeluaran Pemerinta / Belanja Negara)

310 kiloliter per hari.310 kiloliter per hari pada Juni.090 kiloliter per hari dan 66. Dan kalau banyak investor yang mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di Indonesia maka akan berbanding terbalik dengan niatan pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran… Jadi jangan anggap sepele masalah semacam ini !!! Source: http://suklowor.wordpress. menyatakan kelangkaan BBM yang terjadi di beberapa tempat karena adanya konsumsi BBM yang naik tinggi.. Jakarta.820 kiloliter per hari. baik kepada BPH Migas. Jayawijaya. "Pada Juni.Dirjen Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sisanya Kabupaten Poso. Pada Februari dan Maret terus naik masing-masing sebanyak 65. Yahukimo. makanya konsumsi BBM subsidi makin lama makin naik. Sebanyak 14 wilayah di Indonesia meminta tambahan kuota BBM bersubsidi. Dari 14 wilayah itu. konsumsi BBM subsidi sebanyak 64. Dua provinsi itu yaitu Kalimantan Timur dan Bangka Belitung. Sementara itu.100 kiloliter per hari." kata Evita saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.com/2009/01/05/soal-kelangkaan-bbm-artikel-17/ Ini Penyebab Kelangkaan BBM VIVAnews . sebelum Januari. Lembata dan Sanggau." kata Evita. Kamis 7 Juli 2011. di Gedung MPR-DPR RI. "Masih banyak yang meminta kuota tambahan. dua di antaranya diusulkan pemerintah dan 12 wilayah diusulkan pemerintah kabupaten. karena kalau masalah SPBU dibiarkan berlarut-larut maka ini akan memperburuk citra Investasi di berbagai sektor. Konsumsi yang naik itu akhirnya mengakibatkan kelangkaan di beberapa wilayah di Indonesia. konsumsi naik tinggi hingga 69. 12 kabupaten yaitu Bengkalis. Evita H Legowo. Konsumsi naik menjadi 69. Pertamina maupun ESDM. Karena disparitas harga. Evita menjelaskan. Siau Tagulandang. Panial. Mimika. Buru Selatan. dan Puncak Jaya.x = Export i = Import Dalam hal kelangkaan BBM ini yang akan terpengaruh jelas Consumption (Konsumsi Masyarakat) karena kalau mereka ndak punya akses transportasi mereka pasti mikir untuk belanja. Kepulauan Meranti. dan tentu saja Investment. .

830 kiloliter per hari.Ditambah April. (art) Source: VIVAnews . Peningkatan konsumsi ini disebabkan harga BBM non subsidi naik. dan Mei juga naik menjadi 67.900 kiloliter. konsumsi BBM naik menjadi 66.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful