Anda di halaman 1dari 3

NAMA : AQLI HAQ NIM : 10/301292/TK/36906

RANGKUMAN
Kemerdekaan ialah suatu jembatan emas.Dimana diujungnya terdapat masyarakat yang menunggu demi terwujudnya suatu Indonesia merdeka.Dan demi mencapai kemerdekaan , diperlukan suatu semangat yang berkobar-kobar dan hasrat yang tinggi untuk mencapainya.Tetapi sebelum membentuk Negara yang merdeka,hendaknya dirumuskan terlebih dahulu suatu weltanshauung (dasar Negara) yang kuat.Dimana Negara akan berdiri kokoh diatasnya.Seperti yang dilakukan Negara Jerman,Arab Saudi,Iran,Jepang,dll. Menurut Bung Karno,disuatu Negara merdeka dibutuhkan suatu prinsip kebangsaan.Karena dengan rasa kebangsaan akan timbul rasa kesatuan dan persatuan dalam diri rakyat Indonesia,mulai dari utara Sumatera sampai Irian,sebagai suatu Negara yang merdeka.Inilah yang menjadi alas an Bung Karno menempatkan kebangsaan Indonesia sebagai dasar Negara pertama. Kebangsaan yang dianjurkan Bung Karno bukan kebangsaan yang menyendiri,bukan chauvinisme,seperti Negara-negara eropa.Negara Indonesia bukanlah Negara yang terbagus dan termulya,serta meremehkan bangsa lain.Indonesia harus menuju persatuan dunia.Sehingga Internasionalismedijadikan Bung Karno sebagai dasar Negara yang kedua. Negara Indonesia bukan satu Negara untuk satu orang,bukan satu Negara untuk satu golongan walaupun golongan kaya.Tetapi kita mendirikan NegaraSemua buat semua,satu buat semua,semua buat satu.Sehingga Bung Karno menjadikan Mufakat sebagai dasar Negara ke-3.Dasar Negara yang ke-4 yang diajukan Bung Karno ialah Kesejahteraan.Bung Karno tidak menginginkan adanya kemiskinan. Dan juga tidak ingin kaum capital merajalela,tetapi Bung Karno menginginkan semua rakyatnya sejahtera,yang semua orang cukup makan,cukup pakaian,hidup dalam kesejahteraan.Dan dasar Negara yang ke-5 adalah ketuhanan.Dimana Bung Karno menginginkan hendaknya Negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya menyembah tuhannya dengan cara leluasa.

Sehingga Bung karno merumuskan Pancasila sebagai berikut : 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme,atau peri-kemanusiaan 3. Mufakat,atau demokrasi 4. Kesejahteraan social 5.Ketuhanan Yang kemudian dapat disingkat menjadi trisila : 1. Socio-nasionalisme 2. Socio-democratie 3. Ketuhanan

PERNYATAAN PALING MENARIK


1.Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri,dengan dagingnya sendiri,pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. 2.Kalau tiap-tiap orang di dalam hatinya telah medeka,itulah kemerdekaan. 3.Di dalam Indonesia merdeka kita melatih pemuda kita agar supaya menjadi kuat,di dalam Indonesia merdeka kita menyehatkan rakyat sebaik-baiknya.Inilah maksud saya dengan perkataanjembatan. 4.Asal ada buminya ada rakyatnya,ada pemerintahnya,kemudian diakui oleh salah satu Negara yang lain,yang merdeka inilah yang sudah bernama : merdeka. 5 Seorang anak kecil pun,jika kalau ia melihat peta dunia,ia dapat menunjukkan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan. 6. Indonesia medeka tidak dapat datang jika bangsa Indonesia tidak berani mengambil resiko,tidak berani terjun menyelami mutiara di dalam samudera yang sedalam-dalamnya.

KOMENTAR
Bung Karno terkenal dengan gaya berpidatonya yang tegas,bijaksana,dan penuh makna.Bahkan tidak jarang pidato Bung Karno menjadi awal dari suatu perubahan.Seperti pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 dalam siding pertama BPUPKI.Apa yang dikatakan oleh Bung karno sangat bermakna dan dapat meningkatkan semangat para hadirin yang hadir pada rapat tersebut untuk mencapai kemerdekaan.Banyak pernyataan-pernyataan Bung Karno yang maknanya sangat dalam.Seperti pernyataan beliau Kalau tiap-tiap orang di dalam hatinya telah merdeka,itulah kemerdekaan. Pernyataan ini menyatakan bahwa rasa ingin merdeka itu dimulai dari masing-masing individu.Pidato Bung Karno juga mengungkapkan betapa sulitnya meraih kemerdekaan ditengah peperangan yang tengah berlangsung.Seperti pernyataan Bung KarnoIndonesia merdeka tidak dapat dating jika bangsa Indonesia tidak berani mengambil resiko,tidak berani terjun menyelami mutiara di dalam samudera yang sedalam-dalamnya. Bacaan tersebut dapat membuat para pemuda yang membacanya dapat terunggah hatinya agar lebih kuat mencintai bangsa Indonesia.Seperti keinginan Bung Karno yang menyatakan.Di dalam Indonesia merdeka kita melatih pemuda kita agar supaya menjadi kuat,di dalam Indonesia merdeka kita menyehatkan rakyat sebaik-baiknya.inilah maksud saya dengan perkataan jembatan.