Anda di halaman 1dari 2

Perubahan Zat 1. Perubahan Fisika : yang berubah hanya sifat fisika , sedangkan sifat kimia tetap .

contoh : air didingin kan jadi es, diuapkan jadi uap dst. 2. Perubahan kimia : perubahan dimana sifat zat berubah, terutama sifat intensif / sifat kimianya dan menjadi zat baru. Contoh :Besi berkarat, kayu dibakar, minyak bumi dibakar dll. Komposisi Zat Walaupun terdiri dari gabungan beberapa unsur yang sama, bila komposisinya berlainan akan menghasilkan zat yang berlainan sifatnya Contoh : gula (C6H12O6) dan alkohol (C2H6O) Struktur Zat Bagaimana caranya komponen komponen dasar dari zat tersebut bergabung. Walaupun komposisi sama, bila struktur berbeda , sifatnya akan berbeda. Contoh : intan dan grafit. Energi Yaitu kemampuan untuk melakukan kerja. Bentuk Energi : energi panas, energi cahaya, energi bunyi, energi listrik, energi gerak , energi kimia, energi uap dll. Hukum Kekekalan Energi : Energi dapat diubah dari suatu bentuk menjadi bentuk lain , tetapi energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Klasifikasi Energi: a. Energi kinetik : merupakan energi yang dimiliki suatu benda dalam keadaan bergerak . Besarnya tergantung dari dua sifat benda yang bergerak yaitu massa (m) dan kecepatan (v) , E = mv2 b. Energi potensial : merupakan energi yang tidak ada hubungannya dengan gerak . Yang menjadi penyebabnya adalah tempat dan keadaan atau susunan benda. E = mhg Energi kimia Energi potensial yang bergantung pada zat yang akan mengalami perubahan kimia .

Pada proses reaksi eksoterm, energi kimia adalah berupa kalor yang dikeluarkan dalam proses tersebut . Contoh : pada pembakaran batu barater jadi reaksi kimia yang menghasilkan energi panas dan energi cahaya , reaksi C + O2 CO2 -94030 kal

Pada proses reaksi endoterm : kalor diperlukan agar reaksi dapat berlangsung . Contoh : pada reaksi N2 + O2 2NO + 43000 kal