Anda di halaman 1dari 29

KELOMPOK I

Arief Hiola M. Husnul Aulia Arif Rony Kurniawan 12-2002-198 12-2003-083 12-2004-026

Proses Pembuatan Saluran Pembungan Pada Master Rem Menggunakan Stainless Steel

Materi
Latar Belakang Maksud dan Tujuan Klasifikasi Material Pengertian Baja Tahan Karat Sifat-sifat Baja Tahan Karat Aplikasi dari Baja Tahan Karat Pemilihan Bahan dan Proses Pembuatan Saluran pembuangan Pada Master Rem

Letar Belakang
Saluran Pembungan Pada Master Rem diaplikasikan untuk kendaraan bermotor dan harus memiliki ketahan korosi yang baik. Apalagi jika penggunaanya pada Negara yang yang memiliki 4 musim, ancaman untuk terserang korosi sangat tingggi sehingga dipilih Baja Tahan Karat sebagai bahan untuk pembuatan Saluran Pembungan Pada Master Rem

Maksud dan Tujuan


Menambah wawasan tentang baja tahan (Stainless steel). Mengaplikasikan baja tahan karat dalam suatu produk berupa Saluran Pembungan Pada Master Rem. Mengetahui tahapan proses pembuatan Saluran Pembungan Pada Master Rem.

Klasifikasi Material
ferro

logam

nonferrous Besi cor

Baja
Baja karbon C rendah C medium

Besi putih Besi kelabu Besi Besi Paduan tinggi nodular malleable C tinggi

Baja perkakas

Baja Tahan karat

BTK Martensit

BTK Feritik

BTK Austenitik

Pengertian Baja Tahan Karat (Stainless Steel) Baja tahan karat merupakan baja yang memiliki kandungan Cr lebih dari 12% Fe adalah komponen utama pada baja tahanan karat, sehingga membentuk Fe Cr. Akibat kandungan Cr, maka akan membentuk lapisan cromium yang stabil di permukaan baja, sehingga dapat menahan terjadinya korosi akibat adanya kontak langsung baja dengan lingkungan.

Jenis Baja Tahan Karat


1. 2.

3.

Baja Tahan Karat Martensit Baja Tahan Karat Ferrit Baja Tahan Karat Austenit

baja tahan karat martensit memiliki komposisi kimia 12-13 %Cr dan 0,11,3 % C. Dengan kadar Cr 12-13 % merupakan batas terendah untuk ketahanan asam.

Baja tahan karat ferrit adalah baja yang mengandung Cr sekitar 1618%. Baja tahan Karat ini biasanya digunakan untuk bahan kontruksi, Peralatan dapur, dsb.

Baja tahan karat austenit dengan komposisi 18 %Cr 8%Ni. Baja biasanya digunakan untuk Turbin, Komponen berputar, komponen mobil, dsb.

Gbr. Diagram Fasa Fe Cr.

Sifat Sifat dari Baja Tahan Karat


Memiliki ketahanan karat. Mampu lasnya rendah. Sifat mampu bentuknya rendah. Memiliki kekuatan regangan (tensile strengths) antara 500 600 mpa. Bersifat getas pada temperature 457C. Ketahanan ausnya baik

Beberapa Contoh Pengaplikasian Baja Tahan Karat

Alat Alat Rumah Tangga


- Sendok Makan - Garpu Makan - Pisau Dapur

Alat Alat Kontruksi


-

Paku Beton Tuas Pintu Tralis

Alat alat Kedokteran


-

Pisau Bedah Pinset Gunting

Komponen Modifikasi Mobil


-

Trim Mobil Saluran Pembungan Pada Master Rem

SALURAN PEMBUANGAN PADA MASTER REM

Prinsip kerja
Pada saat saluran diputar berlawanan dengan arah jarum jam, fluida akan mendorong bola baja yang terdapat didalam lubang, sehingga bola baja bergerak naik keatas (membuka) dan jika diputar searah dengan arah jarum jam maka bola baja akan bergerak turun kebawah (menutup).

Gambar saluran Pembungan Pada Master Rem

Gambar Master Rem Pada Mobil

Material
Baja tahan karat yang digunakan adalah Baja tahan karat seri 303 yang merupakan baja tahan karat Austenit. Baja tahan karat seri 303 memiliki kelebihan :

Tahan terhadap tekanan tinggi Tidak mudah terkorosi. Tidak mudah aus. Tahan temperatur tinggi

Bahan untuk membuat saluran pembuangan pada rem master ini berbentuk Hexagonal.

Unsur Kimia Pada Baja Tahan Karat seri 303.

Proses pembuatan Saluran Master Rem


Proses pembuatan saluran pembuangan pada master rem menggunakan proses pemesinan. Mesin yang dgunakan adalah mesin perkakas CNC (Computer Numerical Control). Tahapan proses untuk pembuatan saluran pembuangan pada master rem adalah : 1. Pembuatan Sket 2. Proses Pembentukan Profil a. Proses Turning (Pembubutan). b. Proses Freis 3. Proses Pengepresan

Pembuatan Sket
Pembuatan Sket dilakuakn secara manual, Setelah mendapat desain dan ukuran yang diinginkan kemudian sket tersebut di gambar kembali dengan menggunakan perangkat lunak pada komputer (Software).

Proses Pembubutan
Proses ini menggunakan mesin perkakas CNC (Turning). Komputer dihubungkan dengan mesin perkakas CNC. Dengan menggunakan software, maka kita akan mendapatkan data berupa kode yang tertera pada mesin CNC. Kode ini disusun kembali untuk menentukan setting pahat pada saat penukaran pahat, dan melalui kode inilah kita juga dapat mengetahui urutan proses pembuatan saluran pembungan pada master rem, seperti : 1. Pembentukan Tirus. 2. Feeding. 3. Pembutan Ulir. 4. Pembutan Alur. 5. Pembuatan Lubang.

Proses Freis
Mesin Freis yang digunakan adalah mesin Freis Verikal . Proses Freis ini digunakan pada saat pembutan lubang pada bagian sisi luar. Tahapan prosesnya sama dengan proses pembentukan profil dengan menggunkan mesin turning. Dimana Lubang ini berfungsi sebagai saluran masuk untuk fluida.

Gambar Tahapan Proses

Gambar Tahapan Proses

Proses Pengepresan
Komponen silinder berlubang berbahan kuningan yang dimasukan pada bagian ujung keluaran dari saluran pembungan dengan cara ditekan dengan menggunakan mesin peneumatik (hidrolik).

Daftar Pustaka

Tata Surdia, Prof. Ir., dan Shiroku Saito, Prof. DR., Jakarta 1999. Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta; PT.Pradnya Paramita. Sedrik, A John. United State 1979. Corrosion Of Stainless Steel. http://www.stainlesssteel303.co.uk/ http://www.speedbleeder.zoovy.com. Diktat Kuliah.

Terima Kasih