Anda di halaman 1dari 5

Modul Administrasi Basis Data Pertemuan 1 PENGENALAN MySQL Kompetensi Dasar :

Nanang Sutisna, S.Kom

Mahasiswa mengetahui dan memahami MySQL sebagai RDBMS, keistimewaan MySQL, berbagai MySQL Client untuk administrasi MySQL Server, serta mampu melakukan instalasi MySQL Server di Ubuntu.

Tujuan 1. Mahasiswa mengetahui dan memahami MySQL sebagai RDBMS 2. Mahasiswa mengetahui dan memahami keistimewaan MySQL 3. Mahasiswa mengetahui berbagai MySQL Cilent untuk administrasi MySQL Server 4. Mahasiswa mampu melakukan instalasi MySQL Server di Ubuntu

Materi : MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

Pengenalan MySQL

Modul Administrasi Basis Data 1. MySQL sebagai Relational Database Management System

Nanang Sutisna, S.Kom

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut (http://id.wikipedia.org/wiki/Database). Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer. Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System). DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel. Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dan sebagainya. MySQL adalah sebuah implementasi dari RDBMS yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya. Sebagai database server, MySQL dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lipat lebih cepat dari postgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan interbase.

2. Keistimewaan MySQL MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain : Pengenalan MySQL

Modul Administrasi Basis Data

Nanang Sutisna, S.Kom

1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, dan masih banyak lagi. 2. Open Source. MySQL didistribusikan sebagai open source software, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis. 3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 4. Performance tuning. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. 5. Tipe data. MySQL memiliki tipe data yang sangat banyak dan sesuai dengan kondisi pemrograman saat ini, seperti signed/ unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain. 6. Command dan Function. MySQL memiliki operator dan function yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query) secara penuh. 7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi. 8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. 9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT). 10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. 11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface). 12. Tools dan Client. MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap tool yang ada disertakan dokumentasi online. 13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

Pengenalan MySQL

Modul Administrasi Basis Data 3. MySQL Client untuk Administrasi Basis Data MySQL Server

Nanang Sutisna, S.Kom

Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah terintegrasi yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Anda juga dapat mendownload sebuah aplikasi berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah software gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk tool/software administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL. Untuk mata kuliah kali ini, anda hanya akan menggunakan command-line. 4. Instalasi MySQL Server di Ubuntu Untuk instalasi MySQL Server di Ubuntu, anda cukup buka terminal dan jalankan perintah berikut ini : $ sudo apt-get install mysql-server Ketika menjalankan perintah di atas anda harus terhubung dengan internet atau dengan jaringan repository lokal. Ringkasan MySQL merupakan RDBMS yang memiliki 2 (dua) buah lisensi yaitu GNU/GPL untuk yang free dan lisensi yang sifatnya komersial. Hak cipta atas source code MySQL dimiliki oleh perusahaan asal swedia yaitu MySQL AB. Walaupun sifatnya free namun MySQL memiliki fitur-fitur yang tidak kalah dengan RDBMS serupa yang berbayar, seperti dari segi performance dan security. Untuk administrasi MySQL Server sendiri terdapat banyak MySQL Client yang sifatnya free, walaupun ada juga yang bersifat komersial. Karena MySQL mempunyai versi yang free, sehingga memudahkan user untuk melakukan instalasi MySQL Server. Anda cukup download file instalasinya, kemudian dapat langsung di-install. Tugas Buat artikel tentang MySQL meliputi sejarah perkembangannya mulai dari awal munculnya MySQL sampai versi terbarunya saat ini.

Pengenalan MySQL

Modul Administrasi Basis Data

Nanang Sutisna, S.Kom

Pengenalan MySQL