Anda di halaman 1dari 17

PIELONEFRITIS & URETROCITITIS

OLEH : KELOMPOK 2 2b

Pielonefritis
Pielonefritis adalah inflamasi pada pelvis ginjal dan parenkim ginjal yang disebabkan karena adanya infeksi oleh bakteri. Infeksi bakteri pada jaringan ginjal yang dimulai dari saluran kemih bagian bawah terus naik ke ginjal. Infeksi ini dapat mengenai parenkim maupun renal pelvis.

Gejala
Gejala biasanya timbul secara tiba-tiba berupa demam, menggigil, nyeri di punggung bagian bawah, mual dan muntah. Beberapa penderita menunjukkan gejala infeksi saluran kemih bagian bawah, yaitu sering berkemih dan nyeri ketika berkemih.

Etiologi
Escherichia coli merupakan penyebab dari 90% infeksi ginjal diluar rumah sakit dan penyebab dari 50% infeksi ginjal di rumah sakit. Infeksi biasanya berasal dari daerah kelamin yang naik ke kandung kemih.

Patofisiologi
Masuk ke dalam pelvis ginjal dan terjadi inflamasi. Inflamasi ini menyebabkan pembengkakan di daerah tersebut. Dimulai dari papilla dan menyebar ke daerah korteks.

Pengkajian
Riwayat kesehatan : apakah ada masalah dalam berkemih seperti sakit pada saat berkemih? Keluhan : Adanya kelemahan yang umum Nyeri pinggang Klien dengan pyelonefritis mempunyai keluhan klasik seperti disuria, frekuensi dan urgency.

Pemeriksaan
Pemeriksaan

fisik : Pada perkusi kostovertebral kadang ditemui nyeri ketuk Pada pemeriksaan urine ditemukan bakteri

Masalah keperawatan
Penurunan sampai hilangnya fungsi ginjal akibat terjadinya jaringan fibrotik yang luas pada ginjal Penurunan berat badan Terdapatnya akteri pada urine yang diidentifikasi patogen pada kultur urine Terjadinya infeksi bakteri terhadap instrumentasi kateter urine

Uretrocititis
Peradangan pada uretra disebut uretritis, dan peradangan pada vesika urinaria disebut cistitis. Peradangan dapat diawali dari uretra kemudian mengenai vesika urinaria dan sebaliknya.

lanjutan

Peradangan saluran kemih bawah sangat jarang terjadi pada pria, lebih sering pada wanita, oleh karena uretra yang pendek dan lurus. Dengan kondisi ini pula bila terjadi uretritis pada wanita tidak jarang mengenai vesika urinaria sehingga terjadi uretrocistitis.

Penyebab

Bakteri gram negatif, seperti Escheresia Coli, Klabsiella, Proteus, Enterobakteri dan Pseodononas. Fungi Parasit noninfeksius

Patofisiologi
Penyebab tersering dari uretrocistitis adalah mikroorgannisme golongan bakteri yang dapat naik ke uretra dan vesika urinaria, disebut sebagai penyebaran langsung. Dapat juga melalui penyebaran hematogen dan limfogen meskipun jarang.

lanjutan
Penyebaran

ini disebut penyebaran tak langsung. Infeksi saluran kemih bawah ini selanjutnya dapat naik keatas mencapai pielum ginjal dan ginjal.

Pengkajian

Riwayat kesehatan : - Rasa panas saat berkemih - Rasa tidak puas sewaktu berkemih - Perubahan warna urine seperti keruh, pekat - Demam Keluhan : Klien dengan Uretrocistitis mempunyai keluhan klasik seperti disuria, frequency, dan urgency.

Pemeriksaan
Inspeksi uretra terhadap tanda infeksi seperti warna kemerahan, dan adanya pengeluaran sekret. Palpasi vesika urinaria. Terhadap nyeri tekan simpisis pubis, dan mudah terangsang.

Masalah keperawatan
Gangguan

rasa nyaman : disuria Potensial terjadinya infeksi ulang