Anda di halaman 1dari 15

PATOFISIOLOGI SISTEM RESPIRASI AKIBAT GANGGUAN SIRKULASI PARU

Kelompok II

Paru paru memiliki tiga sirkulasi :


1. Sirkulasi Paru 2. Sirkulasi Bronkus 3. Sirkulasi Limfe

Penyakit yang berhubungan dengan gangguan akibat sirkulasi paru.


Embolisme Paru Edema Paru Hipertensi Pulmonary

EMBOLISME PARU
Emboli Paru (Pulmonary Embolism) adalah penyumbatan arteri pulmonalis (arteri paruparu) oleh suatu embolus, yang terjadi secara tiba-tiba. Suatu emboli bisa merupakan gumpalan darah (trombus), tetapi bisa juga berupa lemak, cairan ketuban, sumsum tulang, pecahan tumor atau gelembung udara, yang akan mengikuti aliran darah sampai akhirnya menyumbat pembuluh darah.

Penyebab Embolisme Paru


Bekuan darah dari vena, terutama vena di tungkai atau panggul
Penyebab yang paling sering adalah bekuan darah dari vena tungkai, yang disebut trombosis vena dalam

Gelembung udara, lemak, cairan ketuban atau gumpalan parasit maupun sel tumor.

Factor utama timbulnya thrombosis vena kemudian menjadi emboli paru


1. Stasis vena atau melambatnya aliran darah 2. Luka dan peradangan pada dinding vena 3. Hiperkoagulabilitas

Factor-factor resiko terjadinya emboli paru :


1. 2. 3. 4. Keadaan yang menyebabkan statis vena Cedera pada dinding vena Keadaan yang meningkatkan bekuan darah Gangguan-gangguan risiko tinggi

Pengobatan utama untuk emboli paru akut :


1. Terapi dengan fibrinolitik untuk semua pasien dengan emboli paru massif atau tidak menetap. 2. Bedah embolektemi dilakukan bila terapi dengan fibrinolitik merupakan kontraindikasi. 3. Tindakan tambahan yang juga penting adalah menghilangkan nyeri dengan agen antiinflamasi nonsteroid, suplemen oksigen, pemantauan perawatan intensif dan stockingstocking penekanan yang memeberikan gradient tekanan sebesar 30-40 mm hg.

EDEMA PARU
Edema paru merupakan kondisi yang disebabkan oleh kelebihan cairan di paru-paru. cairan ini terkumpul dalam jumlah banyak dalam kantungkantung udara di paru-paru, sehingga sulit untuk bernapas. Dalam kebanyakan kasus, masalah jantung menyebabkan edema paru. Tapi cairan dapat menumpuk karena alasan lain, termasuk pneumonia, paparan terhadap racun tertentu dan obat-obatan, dan olahraga atau hidup pada ketinggian tinggi.

Etiologi Edema Paru


1. Ketidak-seimbangan Starling Forces 2. Perubahan permeabilitas membran alveolar kapiler (Adult Respiratory Distress Syndrome) 3. Insufisiensi Limfatik

Klasifikasi edema paru


Cardiogenic pulmonary edema Non-cardiogenic pulmonary edema

Hipertensi Pulmonary
Hipertensi pulmonal adalah suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah arteri paru-paru yang menyebabkan sesak nafas, pusing dan pingsan pada saat melakukan aktivitas. Berdasar penyebabnya hipertensi pulmonal dapat menjadi penyakit berat yang ditandai dengan penurunan toleransi dalam melakukan aktivitas dan gagal jantung kanan.

Macam hipertensi pulmonal


Hipertensi pulmonal primer (Hipertensi Arteri Pulmonal Idiopatik )adalah hipertensi pulmonal yang tidak diketahui penyebabnya Hipertensi pulmonal sekunder adalah hipertensi pulmonal yang disebabkan oleh kondisi medis lain

Penyebab hipertensi pulmonal


Gagal jantung kiri HIV, penyakit autoimun, Sirosis hati, Anemia sel sabit, penyakit bawaan dan penyakit tiroid. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit paru interstitial, dan Sleep apnea, yaitu henti nafas sesaat pada saat tidur.

Hipertensi Pulmonal oleh karena penyakit emboli trombitik kronik :


Obstruksi tromboembolik arteri pulmonalis proksimal Obstruksi tromboembolik arteri pulmonalis distal Emboli pulmonal non trombotik (tumor, parasit, benda asing)