Anda di halaman 1dari 29

PERTEMUAN 5

ANALISIS SUMBER DANA DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA

Definisi Modal Kerja


Konsep Kuantitatif Jumlah dana yang dibutuhkan untuk membiayai operasi perusahaan yang bersifat rutin. rutin. Modal Kerja adalah jumlah aktiva lancar atau gross working capital.

Definisi Modal Kerja


Konsep Kualitatif Kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek. Konsep ini menitikberatkan pada Net Working Capital.

Definisi Modal Kerja


Konsep Fungsional Dana yang dimiliki oleh perusahaan yang digunakan untuk menghasilkan laba dari usaha pokok perusahaan. perusahaan. Sebagian besar aktiva lancar dan depresiasi aktiva. aktiva.

Kas Piutang Dagang Persediaan Surat Berharga Persekot Asuransi Tanah Gedung 60 Akum.Peny.Gdg 50 Mesin 80 Akum.Peny.Mesin 60

PERUSAHAAN ARJUNA NERACA Periode 31 Desember 2008 (Dalam Jutaan Rupiah) 10 Hutang Dagang 25 Hutang Wesel 15 Hutang Bank 5 5 Hutang Obligasi 90 Modal Saham Laba yang ditahan 10 20

15 30 10 40 75 10

180

180

Keterangan: 1.Dalam penjualan barang dagangan diperhitungkan laba sebesar 25% dari harga pokok. 2.Penyusutan gedung dan mesin 20% dari harga buku.

MODAL KERJA KUANTITATIF


Kas Piutang Persediaan Surat Berharga Persekot Asuransi Jumlah Modal Kerja 10 juta 25 juta 15 juta 5 juta 5 juta 60 juta

SELURUH AKTIVA LANCAR

KONSEP KUALITATIF
Jumlah Aktiva Lancar - Hutang Lancar Jumlah aktiva lancar 60 juta Jumlah hutang lancar 55 juta -----------Jumlah modal kerja 5 juta =======
AKTIVA LANCAR HUTANG LANCAR

KONSEP FUNGSIONAL
Kas 10 juta Persediaan Barang 15 juta Piutang sebesar harga pokok barang 20 juta* juta* Penyusutan gedung 2 juta Penyusutan mesin 4 juta ---------Jumlah modal kerja 51 juta MODAL MADUL? ====== Catatan: Catatan: Karena laba dihitung dari harga pokok maka investasi dalam piutang dihitung sebagai berikut Misal harga pokok 100 x Laba 25 % dari harga pokok = 25% X 100x = 25 x ------- + 125 x Besarnya modal kerja yang terinvestasi dalam piutang= 100/125 x piutang= 25 juta = Rp 20 juta

Modal Kerja WB Taylor


Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital), modal kerja yang secara terus menerus

diperlukan untuk kelancaran usaha. usaha.

Modal kerja permanen dibedakan menjadi : Modal Kerja Primer (Primary Working Capital), yaitu jumlah modal kerja minimum yang harus ada pada perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya. usahanya. Modal Kerja Normal (Normal Working Capital), yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi normal. Pengertian normal disini adalah dalam artian yang dinamis. dinamis.

Modal Kerja Variabel (Variable Working berubahCapital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubahubah sesuai dengan perubahan keadaan. keadaan. Modal kerja ini dibedakan antara lain:
Modal Kerja Musiman (Seasonal Working Capital), Capital), yaitu modal kerja yang berubah-ubah jumlahnya berubahdisebabkan karena fluktuasi musim. musim. Modal Kerja Siklis (Cyclical Working Capital), yaitu Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah berubahdisebabkan karena fluktuasi konjungtur. konjungtur. Modal Kerja Darurat (Emergency Working Capital), Capital), yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah berubahkarena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya misalnya adanya pemogokan, bencana pemogokan, alam, alam, perang dan lain sebagainya. sebagainya.

KEBUTUHAN MODAL KERJA


Volume Penjualan

Perusahaan yang bekerja dengan penjualan yang konstan akan bekerja dengan modal kerja yang relatif konstan pula, sedangkan perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan akan membutuhkan modal kerja yang meningkat. Faktor-faktor Musiman FaktorBeberapa perusahaan akan mengalami fluktuasi musiman dalam permintaan akan barang dan jasa yang dihasilkan (pengalengan ikan, buah-buahan, ikan, buah-buahan, perusahan penjual makanan, pakaian). makanan, pakaian).

Lanjutan Lanjutan
Kemajuan Teknologi Bilamana perusahaan membeli mesin yang dapat mengola bahan-bahan dengan tingkat kecepatan bahanyang lebih tinggi memungkinkan perusahaan mengola bahan-bahan lebih banyak, persediaan bahanbanyak, permanen cenderung naik. naik.

Kebijaksanaan Perusahaan Politik penjualan kredit dan penentuan persediaan.

1. .

GAMBAR KEBUTUHAN MODAL KERJA


Jumlah (dalam rupiah) Modal Modal Kerja Kerja Siklis Darurat Modal Kerja Variabel

Modal Kerja Normal Modal Kerja Primer


MODAL KERJA?

Pentingnya Modal Kerja


Melindungi perusahaan dari krisis, krisis, karena turunnya nilai aktiva lancar. lancar. Kemungkinan membayar hutang lancar tepat pada waktunya. waktunya. Pelayanan terhadap para konsumen. konsumen. Kesiapan perusahaan untuk beroperasi dengan lancar. lancar.

Kecukupan Modal Kerja


Sifat dan jenis perusahaan. perusahaan. Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang atau jasa. jasa. Harga per satuan barang yang diproduksi. diproduksi. Syarat pembelian bahan/barang dagangan. bahan/ dagangan. Syarat penjualan. penjualan. Tingkat perputaran modal kerja. kerja.

Kelebihan Modal Kerja: Kerja:


Pengeluaran Obligasi/saham dalam jumlah yang Obligasi/ besar. besar. Penjualan aktiva tak lancar yang tak diganti. diganti. Terjadinya laba operasi yang tidak digunakan untuk pembayaran deviden. deviden. Akumulasi sementara dari berbagai dana yang disediakan untuk investasi-ekspansi. investasi-ekspansi.

Kekurangan Modal Kerja: disebabkan


Kerugian usaha Kerugian luar biasa Ekspansi perusahaan yang tidak mendapatkan tambahan modal kerja Kebijakan deviden yang kurang baik Penggunaan modal kerja untuk memperoleh aktiva tak lancar Pembayaran utang jangka panjang

Sumber Modal Kerja


Hasil operasi perusahaan. Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga (investasi jangka pendek). Penjualan aktiva tidak lancar. Penjualan saham atau obligasi.

PENENTUAN KEBUTUHAN MODAL KERJA


Periode perputaran modal atau periode terikatnya modal kerja. kerja.
Periode perputaran atau periode terikatnya modal kerja adalah merupakan keseluruhan atau jumlah dari periode-periode yang meliputi jangka periodewaktu pemberian kredit beli, lama penyimpanan beli, bahan mentah di gudang, lamanya gudang, proses produksi, lamanya barang jadi disimpan di produksi, gudang dan jangka penerimaan piutang. piutang.

Pengeluaran kas rata-rata setiap harinya. rataPengeluaran kas setiap harinya merupakan sejumlah pengeluaran kas rata-rata setiap rataharinya untuk keperluan pembelian bahan mentah, mentah, bahan pembantu, pembayaran upah pembantu, buruh dan biaya-biaya lainnya. biayalainnya.

Contoh : Periode Perputaran: Lamanya proses produksi ................................................... 10 hari Lamanya barang disimpan di gudang ............................... 5 hari Lamanya jangka waktu penerimaan piutang .................. 15 hari Periode terikatnya............................................................. 30 HARI Pengeluaran setiap harinya : Bahan mentah ..............................................Rp. 50.000,00 Bahan pembantu ..........................................Rp. 10.000,00 Biaya tenaga kerja ........................................Rp. 35.000,00 Biaya lain-lain ..............................................Rp. 5.000,00 Jumlah pengeluaran setiap harinya ...........Rp. 100.000,00 Keterangan: Kebutuhan modal kerja bagi perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha setiap harinya dapat menjamin kontinuitas usahanya dibutuhkan modal kerja sebesar Rp. 100.000,00 x 30 hari= Rp. 3.000.000,00.

AKTIVA LANCAR MODAL KERJA (+) (+) (+) (+)

HUTANG LANCAR

HUTANG JANGKA PANJANG (+)

AKTIVA TETAP (-) MODAL (+) (+)

Penggunaan Modal kerja


Pembayaran biaya operasi perusahaan. perusahaan. Kerugian yang diderita perusahaan. perusahaan. Pembentukan dana (pemisahan aktiva lancar) lancar) (Dana Ekspansi, pensiun, Ekspansi, pensiun, pelunasan Obligasi) Obligasi) Pembelian aktiva tetap Pembayaran hutang jangka panjang Prive, pembayaran deviden Prive, Pembelian Kembali Saham

AKTIVA LANCAR MODAL KERJA (-) (-) (-) (-)

HUTANG LANCAR

HUTANG JANGKA PANJANG (-)

AKTIVA TETAP (+) MODAL (-)

Neraca yang Diperbandingkan


Perkiraan Kas Piutang Dagang Piutang Wesel Persediaan Persekot Biaya Tanah Gedung Alat Kantor Jumlah Cad. Penyust Gedung Cad. Penyust Alat Kantor Hutang Dagang Hutang Wesel Hutang Gaji Hutang Obligasi Modal Saham Laba Ditahan Jumlah 31 Desember 2000 545.500 1.324.200 500.000 951.200 46.000 200.000 1.600.000 700.000 5.866.900 225.500 153.000 655.000 150.000 312.000 600.000 2.000.000 1.771.400 5.866.900 2001 919.700 1.612.800 250.000 1.056.500 37.000 200.000 2.000.000 850.000 6.926.000 261.000 201.000 552.200 125.000 443.500 450.000 2.600.000 2.293.300 6.926.000 Naik (Turun) 374.200 288.600 (250.000) 105.300 (9.000) 400.000 150.000 1.059.100 35.500 48.000 (102.800) (25.000) 131.500 (150.000) 600.000 521.900 1.059.100

Laporan Perubahan Modal Kerja


Perkiraan Kas Piutang Dagang Piutang Wesel Persediaan Persekot Biaya Hutang Dagang Hutang Wesel Hutang Gaji Jumlah 31 Desember 2000 2001 545.500 919.700 1.324.200 1.612.800 500.000 250.000 951.200 1.056.500 46.000 37.000 655.000 552.200 150.000 125.000 312.000 443.500
Kenaikan Modal Kerja

Modal Kerja Naik Turun 374.200 288.600 250.000 105.300 9.000 102.800 25.000 131.500 895.900 390.500 505.400 895.900 895.900

Sumber dan Penggunaan Modal Kerja


Sumber Modal Kerja 1. Hasil Operasi Laba Depresiasi 2. Penjualan Saham Jumlah Sumber Modal Kerja Penggunaan Modal Kerja 1. Pembelian Gedung 2. Pembelia Alat-alat Kantor 3. Pembayaran Hutang Obligasi Jumlah Penggunaan Modal Kerja Kenaikan Modal Kerja 521,900 83,500 600,000 1,205,400

400,000 150,000 150,000 700,000 505,400

Perkiraan Kas Piutang Dagang Piutang Wesel Persediaan Persekot Biaya Tanah Gedung Alat Kantor Jumlah Cad. Penyust Gedung Cad. Penyust Alat Kantor Hutang Dagang Hutang Wesel Hutang Gaji Hutang Obligasi Modal Saham Laba Ditahan Jumlah

Penggunaan Worksheet 31 Desember Perubahan


2000 545.500 1.324.200 500.000 951.200 46.000 200.000 1.600.000 700.000 5.866.900 225.500 153.000 655.000 150.000 312.000 600.000 2.000.000 1.771.400 5.866.900 2001 D K 919.700 374.200 1.612.800 288.600 250.000 250.000 1.056.500 105.300 37.000 9.000 200.000 2.000.000 400.000 850.000 150.000 6.926.000 261.000 35.500 201.000 48.000 552.200 102.800 125.000 25.000 443.500 131.500 450.000 150.000 2.600.000 600.000 2.293.300 521.900 6.926.000 1.595.900 1.595.900 Kenaikan Modal Kerja

Sumber & Peng-gunaan Modal Kerja Sumber Penggunaan 400.000 150.000 35.500 48.000 150.000 600.000 521.900 1.205.400 700.000 505.400 1.205.400 1.205.400

Modal Kerja Naik Turun 374.200 288.600 250.000 105.300 9.000 102.800 25.000 131.500 895.900 390.500 505.400 895.900 895.900

Latihan Soal: Soal:


Perkiraan Kas Piutang Dagang Piutang Wesel Persediaan Persekot Biaya Tanah Gedung Alat Kantor Jumlah Cad. Penyust Gedung Cad. Penyust Alat Kantor Hutang Dagang Hutang Wesel Hutang Gaji Hutang Obligasi Modal Saham Laba Ditahan Jumlah 31 Desember 2000 2001 300.000 400.000 760.000 800.000 300.000 400.000 400.000 700.000 50.000 37.000 400.000 400.000 4.000.000 4.300.000 200.000 250.000 6.410.000 7.287.000 150.000 300.000 200.000 400.000 600.000 500.000 250.000 100.000 138.600 200.000 800.000 1.200.000 2.500.000 2.600.000 1.771.400 1.987.000 6.410.000 7.287.000 Naik (Turun)

Buatlah
1. LAPORAN PERUBAHAN MODAL KERJA 2. SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA 3. WORKSHEET SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA