Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA STMIK AMIKOM PURWOKERTO

NAMA KELAS NIM Alamat Blog

: FARIZ RACHMANTO : SI 12 B :12.12.0097 : www.ceritakecilfariz.co.cc

A. SOAL DAN PERMASALAHAN


Seiring dengan perkembangan jaman, kebutuhan akan system database yang terkomputerisasi meningkat dengan pesat. Ini dikarenakan Dengan basis data, pengambilan informasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Basis data memiliki kemampuan dalam mengelompokkan, mengurutkan, bahkan melakukan perhitungan dengan matematika.

B. LANDASAN TEORI

Definisi Data dan Basis Data Menurut Kadir:2003 , Data yaitu Deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas dan transaksi yang tidak mempunyai makna / tidak berpengaruh secara langsung kepada pemakai. . Simarmata : 2007:2 Suatu basis data adalah koleksi data yang dapat mencari secara menyeluruh dan secara sistematis memelihara dan me-retrieve informasi. .

C. PEMBAHASAN DAN SQL


Pengertian Basis Data, Sistem Basis Data dan Manajemen Basis Data
Basis data adalah kumpulan informasi yang di simpan di dalam computer secra sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu computer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut system manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. Istilah basis data berawal dari ilmu computer. Meskipun artinya semakin luas. Memasukan hal hal di luar bidang elektronika, Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan catatan atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data data yang saling berhubungan istilah basis data mengacu sebagai system manajemen basis data. Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programmer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Sistem Basis Data merupakan perpaduan antarabasis data dan system manajemen basis

data (SMBD). Database yang kompleks dan disertai dengan teknik pendokumentasian dan prosedur manipulasinya akan membentuk Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Singkatnya DBMS dan program untuk mengaksesnya.
Sistem Manajemen Basis Data adalah suatu system atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalah akuntasi,sumber daya manusia dan system pendukung pelanggan. SMBD telah berkembang menjadi bagian standar dibagian pendukung suatu perusahaan. Contoh SMBD adalh Oracle, SQL server 2002/2003, MS Acces, MySQL dan sebagainya. DBMS merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar.

D. SQL
SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language.SQL merupakan bahasa komputer standard ANSI ( American National Standard Institude ).Dengan SQL kita dapat mengakses database, menjalankan queri untuk mengambil data dari database, menambahkan data ke database, menghapus data di dalam database, dan meng-update data di dalam database. Pernyataan SQL dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, yakni: 1. Data Definition Language ( DDL ). Data Definition Language (DDL) adalah bahasa dalam DBMS yang digunakan untuk membuat atau mendefinisikan obyek-obyek di dalam database. Statement DDL adalah perintah-perintah yang digunakan untuk menjelaskan objek dari database. Dengan kata lain DDL digunakan untuk mendefinisikan kerangka database. Secara umum untuk membuat obyek table. Data Manipulation Language ( DML ). Data Manipulation Languange (DML) merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk memanipulasi data dalam basis data, misalnya untuk pengambilan, penyisipan, pengubahan, dan penghapusan data.Perintah yang termasuk dalam kelompok DML adalah SELECT, INSERT, DELETE, dan UPDATE..

2.

E. Rangkuman PRAKTIKUM 1
Langkah-langkah untuk menyusun latihan 1 di ORACLE 10G

1. Secara default pada saat melakukan instalasi oracle akan dibuatkan satu database global. Oracle mengartikan database sebagai global database yang didalamnya terdapat banyak schema/user dan didalamnya terdapat banyak object database.

Ada beberapa cara untuk membuka program oracle. Diantaranya adalah

1.

Klik start -> All Programs -> Oracle -> OraDb10g_home1 -> ApplicationDevelopment -> SQL Plus. Kemudian akan ada box log on, isi User Name = system dan Password yang telah anda tentukan.

2. Pengguna bisa juga menggunakan fasilitas command prompt. Beberapa cara membuka command prompt diantaranya : 1. klik Start -> Run -> ketik cmd di box open kemudian ok. Atau 2. Klik Start -> All Programs -> Accecories -> Command Prompt

3. Pengecekan Database bisa dengan perintah sebagai berikut : SQL> select * from global_name; 4. pengguna juga bisa melihat berapa banyak user yang menggunakan database, caranya : SQL> select username from dba_users; 5. untuk mengetahui kita berada di schema mana, ketik : SQL> show user; 6. untuk user scott, di software ini secara default belum bisa digunakan karena masih di lock. Agar bisa digunakan silahkan ketik : SQL> alter user scott account unlock;

7. pengguna dapat mengganti password user scott menjadi oracle dengan cara: SQL> alter user scott 2. identified by oracle 3. ; 8. Pengguna dapat berpindah dari user system menjadi user scott dengan cara : SQL> connect Enter user-name : scott Enter password :****** Connected. 9. Atau pengguna juga bisa mengisikan perintah dengan cara seperti ini : SQL> connect scott/oracle Connected. 10.pengguna dapat melakukan pengecekan di schema scott untuk mengetahui object database yang ada di dalamnya denga cara : SQL> select object_name, object_type from user_objects; 12.untuk menampilkan isi buffer sql*plus atau menampilkan perintah yang terakhir diketik dan cara menjalankannya : SQL> List 1* select object_name, object_type from user_object SQL>run 1* select object_name, object_type from user_objects 13.Untuk menyimpan perintah perintah diatas menjadi file script dan menamainya dengan latihan_oracle.sql gunakan perintah berikut : SQL> save latihan_oracle.sql Created file latihan_oracle.sql

14.Untuk mengetahui default penyimpanan, ketik perintah berikut : SQL> host (kemudian akan muncul MS Dos Prompt)

Ini berarti file latihan_oracle.sql disimpan di E:\oracle\product\10.2.0\BIN> kemudian ketik untuk kembali ke sql*plus. Apabila proses penyimpanan akan ditujukan pada satu folder tertentu maka ketikkan tempat penyimpanan yang dimaksud misal akan disimpan ke folder f:\tugasoracle maka tuliskan perintah berikut : SQL> get f :\tugasoracle\latihan_oracle.sql; 1* select object_name, object_type from user_objects Apabila ingin langsung menjalankan file script tersebut gunakan perintah berikut : SQL> start f:\tugasoracle\latihan_oracle.sql Atau juga dapat menggunakan perintah berikut : SQL> @ f: \tugasoracle\latihan_oracle.sql

Kemudian untuk menghilangkan perintah dari buffer gunakan perintah berikut : SQL> clear buffer; 15.Apabila kita akan membuat suatu aplikasi dan kita membutuhkan suatu database maka yang akan kita lakukan adalah membuat user/schema karena didalam oracle sebenarnya telah terdapat database global yang didalamnya mencakup banyak user/schema. Untuk memulai objek database pada suatu schema tertentu maka yang kita lakukan pertama kali adalah membuat user/schema : SQL> connect system; 16.Akhiri koneksi dari database dengan perintah disconnect. Perintah tersebut akan membuat utility SQL plus tetap berjalan tetapi koneksi ke database terputus. Sedangkan untuk mengakhiri SQL plus gunakan perintah exit.

F.KESIMPULAN
Software SQL banyak membantu programmer dalam membuat database, tetapi dalam prosesnya terdapat kelebihan dan kekurangan, diantaranya pengguna harus memahami banyak script kode dan command untuk menjalankan program SQL ini.

G. DAFTAR PUSTAKA
-

WIKIPEDIA Kadir:2003 Simarmata : 2007: