Anda di halaman 1dari 2

Apa sih buta warna itu?

Buta warna adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan antara dua warna atau lebih. Cari epidemiologi! Faktanya, buta warna lebih sering terjadi pada seseorang berjenis kelamin lelaki dibandingkan perempuan. Sebanyak 99% seorang buta warna tidak mampu membedakan antara warna hijau dan merah.

Bagaimana sih tanda dan gejala buta warna itu?

Apa sih penyebab buta warna itu? Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik, yaitu diturunkan kepada anak-anaknya dari seseorang yang mengalami buta warna.

Banyak orang menyangka kalo buta warna itu hanya mampu melihat warna hitam putih aja. Tapi anggapan itu salah, karena buta warna itu banyak jenisnya. Mau tau? Yuk kita kenali jenis-jenisnya !! 1. Trikhromatisma a. Protoanomali, disebut juga lemah merah. Yaitu jika melihat warna merah, akan terlihat lebih redup. b. Deuteranomali, disebut juga lemah hijau. c. Tritanomali, disebut juga lemah biru. 2. Dikhromatisma a. Protanopia, disebut juga buta warna merah. Yaitu tidak bisa melihat warna merah. Warna merah akan terlihat abu-abu dan warna oranye, kuning dan hijau akan terlihat hampir sama. b. Deuteranopia, disebut juga buta warna hijau. Yaitu tidak bisa melihat warna hijau. Warna hijau akan terlihat abu-abu, serta warna merah, oranye, atau kuning akan membingungkan. c. Tritanopia, disebut juga buta warna biru. Yaitu hanya dapat melihat 2 corak warna yaitu kemungkinan merah atau hijau. Warna kuning akan dibingungkan dengan warna putih dan tidak dapat melihat warna kuning-biru. 3. Monokhromatisma, disebut juga buta warna total. Yaitu hanya bisa melihat warna hitam dan putih. Bagaimana cara mendeteksi seseorang buta warna? Untuk mengetahui apakah seseorang menderita buta warna, dilakukan tes dengan menggunakan plat bernama Ishihara. Ishihara itu adalah

Cari tentang ishihara. Buta warna bisa di obatin ga sih? Tidak ada cara untuk mengobati buta warna, karena buta warna bukan penyakit melainkan cacat mata.

Cari gambar-gambarnya.....