Anda di halaman 1dari 17

Pengaruh Diet Diabetes Mellitus Terhadap Pengendalian Gula Darah Pada Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha

Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012

Elinda Widiyawati 07.1101.5137.10

Tujuan Umum
Mengetahui bagaimana pengaruh diet Diabetes Mellitus terhadap pengendalian gula darah pada Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda tahun 2012

Tujuan Khusus
Mengetahui bagaimana pengaruh diet diabetes mellitus terhadap pengendalian gula darah pada Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri. Mengetahui perubahan kepatuhan jadwal makan sebelum dan sesudah diet diabetes mellitus Mengetahui perubahan kesesuaian jumlah makan sebelum dan sesudah diet diabetes mellitus Mengetahui perubahan konsumsi jenis makan sebelum dan sesudah diet diabetes mellitus

Gambaran Umum Tempat Penelitian


Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Jl. Meyjen Sutoyo Samarinda

Jumlah Lansia SDM Jumlah Wisma Sampel

: 120 orang : 49 orang : 19 wisma : 15 orang

Karakteristik Responden
Tabel. Distribusi Responden Menurut Usia Pada Lanjut Usia di PSTW Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012

Usia (Tahun) <70 >70 Jumlah

N 9 6 15

% 60 40 100

Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan

N 4 11

% 26,7 73,3

Jumlah

15

100

Keadaan Tubuh Kurang Berat

N 12

% 80

Berat Normal Kelebihan Berat


Jumlah

1 2
15

6,7 13,3
100

Keadaan Tubuh

Kurang Berat Berat Normal Kelebihan Berat


Jumlah

12 1 2
15

80 6,7 13,3
100

Pengendalian Gula Darah puasa Baik Sedang Buruk Jumlah

Pretes n 0 3 12 15 % 0 20 80 100 n

Postes % 73,3 20 6,7 100

11 3 1 15

Tabel 4.5. Distribusi Rata-Rata Pengendalian Gula Darah Sebelum dan Sesudah Pemberian Menu Diet DM Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda.

Variabel

Mean

Std. Deviation
29,22 11,50

Min

Max

P value

Gula Darah Pretes Gula Darah Postes

135,73 98,40

71 85

180

0,003
136

Tabel 4.7. Distribusi Rata Rata Perubahan Keteraturan Jadwal Makan Lansia Sebelum dan Sesudah Diet Diabetes Mellitus di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012.

Variabel

P Value

Jadwal Makan Prestes


Jadwal Makan Postes

15

0,001

Tabel 4.8. Distribusi Kesesuaian Jumlah Makan Lansia Sebelum dan Sesudah Diet Diabetes Mellitus di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012.

Pretes Jumlah Makan n Sesuai Tidak Sesuai Jumlah 3 12 15 % 20 80 100 n

Postes %

13 2 15

86,7 13,3 100

Tabel 4.9. Distribusi Rata-Rata Kesesuaian Jumlah Makan Lansia Sebelum dan Sesudah Diet Diabetes Mellitus di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012.

Variabel

P Value

Jumlah Makan Prestes

15

0,002

Jumlah Makan Postes

Tabel 4.10. Distribusi Responden Menurut Jenis Makan Pada Lanjut Usia di PSTW Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012

Pretes Jenis Makan N %

Postes N %

Tepat
Tidak Tepat

2
13

13,3
86,7

14
1

93,3
6,7

Jumlah

15

100

15

100

Tabel 4.11. Distribusi Rata-Rata Ketepatan Jenis Makan Lansia Sebelum dan Sesudah Diet Diabetes Mellitus di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Tahun 2012.

Variabel Jenis Makan Prestes

P Value

15 Jenis Makan Postes

0,000

Saran : -Sebaiknya kepada pihak Panti Slebih memperhatikan asupan makanan bagi lansia dengan riwayat penyakit tertentu . -Pengasuh di setiap wisma lebih memperhatikan pola makan lansia terkait jadwal, jenis dan jumlah makanan yang di makan oleh lansia asuhannya.

-Diberikan penyuluhan terkait pengaturan pola makan kepada pihak dapur -Sebaiknya minimal ada 1 orang tenaga ahli gizi di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda yang nantinya akan bertugas untuk menyusun dan memonitoring pengolahan makanan yang ada di panti tersebut sehingga diharapkan nantinya lansia yang memiliki riwayat penyakit diabetes ataupun penyakit lainnya yang nantinya dapat menjalankan diet sesuai penyakitnya dengan tepat. Sebaiknya pihak pendistribusian makanan di panti (dapur) mengurangi konsumsi nasi dalam sehari untuk lansia penyandang diabetes dan menggantinya dengan makanan lain yang mengandung indeks glikemik rendah seperti umbi-umbian yaitu singkong, ubi dan kentang yang direbus dan serat yang terdapat pada sayur seperti bayam, buncis, selada dan buah seperti apel, pisang, jambu niji dan belimbing.