Anda di halaman 1dari 11

Sejarah Seni Rupa

Budaya Mesir Kuno Di Masa Kini

Edward Harold 212170140

Berikut adalah budaya modern yang masih menggunakan budaya Mesir Kuno:

The Theory
1. Ra

Ra (sering diucapkan sebagai Rah, tetapi lebih tepat sebagai RE) adalah Mesir kuno dewa matahari. Pada kelima dinasti ia menjadi besar dewa dalam agama Mesir kuno, diidentifikasi terutama dengan matahari tengah hari, dengan dewa-dewi lain yang mewakili posisi lain dari matahari. Ra sangat banyak berubah dari waktu ke waktu dan dalam satu bentuk atau lain, kemudian ia berkata kepada matahari yang mewakili setiap saat sepanjang hari. Kemudian disebut Heliopolis yang berarti Kota Matahari oleh orang Yunani Kuno. kemudian, Ra bergabung dengan dewa Horus, sebagai Re-Horakhty. Ketika mencapai posisi penting dalam jajaran Mesir, ia dipercaya untuk memimpin langit, di bumi, dan di bawah tanah. Dia dikaitkan dengan elang, yaitu simbol dewa matahari lain yang melindungi firaun. Setelah dipasangkan dengan dewa-dewi firaun, anak-anak Hathor dianggap ayah oleh Ra. 2. Osiris

Osiris digambarkan dengan menggunakan mahkota, yang mirip dengan mahkota putih dari Mesir. Dia juga membawa crook dan cambuk. Lekukan diperkirakan untuk mewakili Osiris sebagai dewa gembala.Simbol cambuk dikaitkan dengan cambuk gembala. Ia biasanya digambarkan dengan warna hijau (warna kelahiran kembali) atau hitam (mengacu kepada kesuburan dataran banjir Sungai Nil).

3. Isis

Isis adalah dewi di Mesir kuno keyakinan agama, ibadah yang tersebar di seluruh dunia Yunani - Romawi. Dia dipuja sebagai ibu yang ideal, istri, pelindung alam dan sihir. Dia adalah teman budak, orang-orang berdosa, pengrajin, kaum tertindas, serta mendengarkan doa orang-orang kaya, gadis, bangsawan dan penguasa.Isis adalah dewi ibu dan kesuburan

5. Hathor

Hathor adalah seorang Dewi Mesir Kuno yang dipersonifikasikan dengan prinsipprinsip feminin cinta, keibuan dan sukacita. Dia adalah salah satu yang paling penting dan dewa populer sepanjang sejarah Mesir Kuno. Hathor yang disembah oleh masyarakat umum. Dia digambarkan sebagai pemimpin Barat menyambut orang mati ke kehidupan selanjutnya. Peran lain dia adalah seorang dewi musik, tari, dan kesuburan tanah asing yang membantu perempuan dalam proses melahirkan

6. Horus

Horus adalah salah satu dewa yang paling tua dan paling penting dalam agama Mesir kuno, yang di puja, setidaknya hampir akhir periode Predinastik melalui Yunani Romawi. Berbagai bentuk Horus dicatat dalam sejarah dan ini berbeda diperlakukan sebagai dewa oleh Mesir Kuno. Bentuk paling awal adalah Horus Falcon yang merupakan dewa pelindung Nekhen di Mesir. Dalam kartu Yugi-Oh, Pegasus (karakter di Yugi-Oh) memakai millenium item yang berbentuk "Eye of Horus"

7. Maat

Maat adalah Dewi Mesir kuno dengan konsep kebenaran, keseimbangan, keteraturan, hukum, moralitas dan keadilan. Dewi Maat juga di anggap sebagai Dewi yang mengatur bintang bintang, musim, serta tindakantindakan baik manusia dan para dewa, yang mengatur alam semesta dari kekacauan. Setelah perannya dalam penciptaan dan terus mencegah kembali ke alam semesta dari kekacauan, peran utamanya dalam mitologi Mesir berurusan dengan penimbangan jiwa-jiwa yang terjadi di dunia bawah, bulu nya adalah ukuran yang menentukan apakah jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal akan mencapai surga dengan selamat.

8.Nephthys

Nephthys adalah dewi yang asalnya belum diketahui, dengan nama Mesir kuno yang berarti Lady of the House

9. Anubis

Anubis adalah dewa untuk melindungi dari kematian dan membawa mereka ke alam baka. Dia biasanya digambarkan sebagai setengah manusia, setengah serigala, atau dalam bentuk serigala lengkap mengenakan pita dan memegang cambuk di lekuk lengannya.Para serigala itu sangat terkait dengan kuburan di Mesir kuno,tapi dengan warna daging yang membusuk dan dengan tanah hitam lembah Sungai Nil, melambangkan kelahiran kembali

10. Sobek

Di Mesir kuno, Dewa Sobek digambarkan sebagai buaya biasa, atau sebagai seorang laki-laki dengan kepala buaya. Ketika dianggap sebagai pelindung pasukan firaun, ia ditampilkan dengan simbol otoritas raja. Dia juga ditunjukkan bersama symbol ankh, yang mewakili kemampuannya untuk membatalkan jahat dan menyembuhkan penyakit. Ia pernah menjadi Sobek-Ra, ia juga ditunjukkan dengan cakram matahari di atas kepalanya, yang menunjukkan Ra adalah dewa matahari.

11. Thoth

Thoth dianggap sebagai salah satu dewa yang lebih penting dari dewa Mesir, sering digambarkan dengan kepala dari burung Ibis. Kepalanya berada di Khemennu tempat suci, di mana dia memimpin masyarakat setempat, kemudian berganti nama menjadi Hermopolis oleh orang-orang Yunani

12. Sekhmet

Dalam Mesir kuno, Sekhmet digambarkan sebagai singa betina, pemburu paling sengit dikenal oleh Mesir. Dia dipandang sebagai pelindung dari firaun dan memimpin mereka dalam peperangan. Sekhmet kemudian dianggap sebagai ibu Maahes, seorang dewa yang muncul selama Kerajaan Baru. Dia terlihat seperti singa pangeran, putra dari dewi.

13. Khnum Dalam Mesir Kuno, Khnum adalah salah satu dewa Mesir yang paling awal, awalnya dewa sumber Sungai Nil. Karena banjir tahunan Sungai Nil membawa lumpur dan tanah liat itu, dan membawa air kehidupan kepada sekitarnya, ia dianggap sebagai pencipta tubuh manusia anak-anak, yang dilakukan di roda tembikar, dari tanah liat, dan ditempatkan di Rahim ibu mereka

Alasan : Kartu kartu ini menggunakan budaya Mesir Kuno karena para dewa dewa yang ada pada kartu ini sangatlah kuat dan tidak ada yang dapat menandingi mereka. Oleh sebab itu para dewa ini dipakai sebagai simbol dalam kartu tersebut.

ANKH
Simbol Ankh dapat mewakili kehidupan selamanya (keabadian) dan kematian, laki-laki dan perempuan, keseimbangan. Bisa juga mewakili semangat, sukacita kehidupan, dan energi. Dalam bahasa Mesir Kuno, pengertian Ankh berasal dari kata n yang berarti makna kehidupan. Hal ini disebut juga Crux Ansata, bahasa Latin dari Cross With a Handle.

Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan dewa Ra, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari. Ankh juga merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.

Alasan : Boleh percaya atau tidak, symbol ini merupakan symbol kehidupan yang mewakili kehidupan yang kekal.

Hatshepsut
Hatshepsut (terkadang dieja dengan Hatchepsut yang berarti Perempuan Bangsawan Paling Terkemuka) adalah firaun kelima dari Dinasti ke - 18 di Mesir kuno. Para Egyptologis umumnya menganggapnya sebagai salah seorang firaun perempuan yang paling berhasil di Mesir, yang memerintah lebih lama daripada perempuan penguasa manapun dalam sebuah dinasti bumiputra. Hatshepsut dipercayai pernah memerintah sebagai salah seorang penguasa dari sekitar 1479 hingga 1458SM (Tahun 7 hingga 21 dari Thutmose III). Ia dianggap sebagai ratu penguasa yang paling awal dikenal dalam sejarah dan perempuan kedua yang diketahui naik takhta sebagai "Raja Mesir Hulu dan Hilir" setelah Ratu Sobekneferu dari Dinasti ke - 12. Pada 27 Juni 2007, sebuah mumi dalam makam KV60 di Lembah Para Raja diidentifikasikan sebagai Hatshepsut.

Hashepsut dalam budaya populer Ketika gerakan feminis menjadi matang, tokoh-tokoh penting perempuan dari zaman dahulu dicari dan keberhasilan mereka semakin dipublikasikan. Hatshepsut berubah dari pemimpin Mesir yang paling tak dikenal pada awal abad ke 20, menjadi tokoh paling terkenal dari negara itu pada akhir abad tersebut. Berbagai biografi seperti misalnya Hatshepsut oleh Evelyn Wells meromantisasikannya sebagai perempuan yang cantik dan pasifis "perempuan besar pertama dalam Sejarah". Hal ini cukup berlawanan dengan pandangan abad ke-19 tentang Hatshepsut yang melukiskannya sebagai ibu tiri yang kejam, yang merebut takhta dari Thutmose III. Novel Mara, Daughter of the Nile oleh Eloise Jarvis McGraw, mempertahankan pandangan tentang ibu tiri yang kejam dengan menempatkan Hatshepsut sebagai tokoh utama cerita itu. Plotnya berkembang sekitar upaya-upaya Mara, seorang budak perempuan, dan sejumlah bangsawan untuk menggulingkan Hatshepsut dan mengangkat pewaris yang "sah", Thutmose III, sebagai Firaun. Mereka mempersalahkan berbagai proyek pembangunan Hatshepsut sebagai penyebab kebangkrutan negara Mesir. Ia juga digambarkan telah menahan Thutmose III sebagai tawanan di lingkungan tembok istana.

Pada 1960 sebuah lingkaran utama asteroid yang ditemukan oleh Cornelis Johannes van Houten, Ingrid van Houten-Groeneveld dan Tom Gehrels dinamai 2436 Hatshepsut untuk menghormatinya. Ada teori popular yang menyatakan bahwa Hatshepsut adalah putri yang menemukan Musa saat terapung-apung di sungai Nil, namun teori ini umumnya dibantah oleh para Egiptologiwan dan pakar Alkitab. Sekurang-kurangnya ada tiga pengarang yang telah menulis novel fiksi sejarah yang menggambarkan Hatshepsut sebagai pahlawannya: Hatshepsut: Daughter of Amun oleh Moyra Caldecott, Child of the Morning oleh Pauline Gedge dan Pharaoh oleh Eloise Jarvis McGraw, dan seri novel misteri Lieutenant Bakyang mengambil tempat pada masa pemerintahannya. Hatshepsut juga muncul dalam plot Illinois Jane and the Pyramid of Peril, sebuah sandiwara lucu oleh T. James Belich (Colorado Tolston). Di sini dilukiskan Hatshepsut menemukan ramuan panjang umur. Dalam cerita ini, hilangnya Hatshepsut digambarkan telah menyebabkan ia abadi, meskipun ia tak pernah secara langsung tampil dalam sandiwara ini. Humoris Amerika, Will Cuppy, menulis sebuah esai tentang Hatshepsut yang diterbitkan setelah kematiannya dalam buku The Decline and Fall of Practically Everybody. Tentang salah satu tulisannya di dinding, ia menulis, Tentang penampilan Hatshepsut pada suatu tahap kariernya, kita berutang kepada salah satu tulisan di dinding. Di situ dikatakan bahwa "memandang dia jauh lebih cantik dari apapun juga, kemolekannya dan bentuk tubuhnya sungguh bagaikan seorang dewi." Sebagian menganggap aneh bahwa seorang Firaun perempuan ternyata begitu berani, dalam usia 50-an seperti Hatshepsut. Sama sekali tidak. Ia Cuma mengatakan bagaimana keadaannya sekitar 35 tahun sebelumnya, sebelum ia menikahi Thutmose II dan kemudian menghantam Thutmose III. "Ia adalah seorang putri, cantik dan memekar," demikian dikatakan dalam hieroglif, dan kita tidak mempunyai alasan untuk meragukannya. Memang, tak ada salahnya menceritakan kepada dunia bagaimana rupa seseorang pada 1514 SM. Dalam pertunjukan laga hidup untuk anak-anak, The Secret of Isis (1975), tokoh utamanya, Andrea Thomas, menemukan sebuah jimat Mesir kuno dan kemudian menyadari bahwa ia adalah seorang keturunan Hatshepsut dan pewaris daya kekuatan Isis. Hatshepsut dirujuk dalam narasi pembukaan. Dalam Civilization IV ia digambarkan sebagai pemimpin Mesir yang menggantikan Cleopatra VII dari Civilization III.

Alasan: Alasan Hatshepsut digunakan dalam film tersebut dikarenakan para Egyptologis umumnya menganggapnya sebagai salah seorang firaun perempuan yang

paling berhasil di Mesir, yang memerintah lebih lama daripada perempuan penguasa manapun dalam sebuah dinasti bumiputra.

~ END ~