Anda di halaman 1dari 28

Mengenal Tumbuh Kembang Anak (Untuk Orang Tua)

Oleh : Dewi Ilma Antawati, M.Psi Psikolog PPG Jawa Timur HP. 085230243542

Tahap Perkembangan Anak

Perkembangan FISIK MOTORIK, KOGNITIF & AFEKTIF

GOLDEN AGE
Benjamin S. Bloom:
20% 8-18 Th

o 50% kemampuan belajar seseorang ditentukan pd 4 th pertamanya (0-4 th); o 30% berkembang pada 4 tahun berikutnya (4-8 th); o Hal-hal yang dipelajari seseorang sepanjang hidupnya dibangun di atas dasar ini (0-8 th); o 20% sisanya berkembang pada 10 tahun berikutnya (818 th).

30% 4-8 Tahun

50% 0-4 Tahun

Pembentukan Sinaps

(Sel Saraf Otak)


Lahir-3 tahun: banyak dan cepat. Usia 3-8 tahun: kepadatan sinaps 2 kali lipat orang dewasa. Usia 8-18 tahun: terjadi pemangkasanpenurunan kepadatan sinaps.

Sumber: Huttenlocher, 1987; Jernigan, dkk, 1991; Pfefferbaum dkk, 1994; Chugani, 1998; Kolb et al, 1999; Huttenlocher, 1999)

MASA PENDIDIKAN TERPENTING


1. Pralahirmasa dalam kandungan. 2. Badutamasa usia 0 2 tahun. 3. Prasekolah awalmasa usia 2 4 tahun. 4. Prasekolah lanjutmasa usia 4 6 tahun. 5. Sekolah awalmasa usia 6 8 tahun.

Landasan dasar bagi sukses kehidupan di masa dewasanya!!!

Masa Pembentukan Kepribadian


1. Menurut Erik Erikson usia dini merupakan masa pembentukan dasar-dasar kepribadian seseorang. 2. Kepribadian yang terbentuk saat usia dini akan menjadi karakter yang sulit diubah hingga masa dewasanya. 3. Pembentukan kepribadian membutuhkan waktu yang lama melalui pembiasaan-pembiasaan serta proses imitasi dari lingkungannya. 4. Media yang paling efektif adalah memberi kepercayaan, menyemangati, dan modeling (keteladanan).

Kapan pendidikan dimulai?


Begitu terdengar lengking tangis bayi mengawali kehadirannya di muka bumi, saat itu anak telah membutuhkan pendidikan untuk berkembang. Bagi umat Islam pendidikan pertamanya adalah memperdengarkan adzan di telinga kanan dan iqomat di telinga kiri. Para ahli menganjurkan dilakukan inisiasi menyusu dini: sesaat setelah lahir, tali pusar dipotong, bayi ditengku-rapkan di atas dada ibunya agar dapat merasakan kehangatan dan kedekatan emosional, bayi pun akan bergerak dg sendirinya shg dlm beberapa menit saja mulutnya akan mencapai puting susu Ibunya, lalu ia menyusu. Biarkan anak terus menyusu hasil temuannya sendiri, walaupun saat itu air susu ibunya belum keluar. Inilah yang dibutuhkan bayi, inilah proses pendidikan pertamanya.

Bagaimana Pendidikan Dalam Kandungan?


Sesungguhnya setiap manusia dikumpulkan kejadiannya dalam perut ibunya selama 40 hari sebagai nuthfah, 40 hari sebagai alaqah, selama itu pula sebagai mudhghah. Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh ke dalam tubuh manusia yang berada dalam rahim itu. (HR Bukhari & Muslim). Artinya pada akhir 40 hari ke-3 (akhir bulan ke-4) usia kandungan, bayi sudah lengkap dibekali nyawa. Menurut para ahli, sejak awal bulan ke-5 bayi dalam kandungan sudah bisa mendengar suara-suara dari luar sehingga pendidikan sudah bisa dilakukan. Pendidikan dalam kandungan dapat dilakukan melalui musik, belaian, dan suara-suara lembut lainnya. Pendidikan dalam kandungan dapat dilakukan oleh orangtua secara bertahap, berulang, konsisten.

Bagaimana Pembinaan Cabe Rawit Yang Tepat ?


menyenangkan (dalam suasana bermain). merangsang semua aspek kecerdasan anak. sesuai tahap perkembangan, potensi, dan kebutuhan masing-masing anak (tidak dipaksakan). Dilaksanakan secara bertahap, berulang, tuntas.

Tahap Perkembangan Anak

2 3 Tahun
Motorik kasar berkembang pesat
Sangat aktif : mendorong, menarik, menyentuh, menjatuhkan, memanjat, memekik, tertawa, berteriak Merobek2 kertas, membanting barang, mencoretcoret, membongkar barang

Mulai bisa dilatih buang air Imajinasi mulai berkembang


Mulai suka bermain peran Memakai benda2 sebagai mainan Banyak bertanya Suka dengan buku bergambar

Penguasaan bahasa berkembang pesat Suka bermain dengan anak lain


Bisa diajari bermain dengan baik bersama teman Sering bertengkar dengan teman

4 5 Tahun
Fisik dan motorik semakin kuat & aktif
Tidak mau tidur siang Bermain menggunakan kekuatan Sudah bisa buang air sendiri

Awal pendidikan sex Belajar bicara dengan benar Mulai belajar mengenal huruf & angka Ketergantungan pada orangtua berkurang Pertengkaran dengan teman berkurang Sudah sadar akan kekurangannya dan belajar menerima diri sendiri dasar pembentukan konsep diri

6 7 Tahun
Mulai masuk sekolah Selalu ingin disukai orang lain Menyukai permainan yang memerlukan keterampilan dan pikiran (Cth.Playstation) Sering bertanya kenapa.? Mulai memilih teman Menyamakan diri dengan orang dewasa Bangga dengan kondisi keluarga

8 9 Tahun
Mulai mandiri Punya kelompok bermain sendiri Suka nonton TV Mulai terlihat perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan Suka menceritakan dirinya dan pengalamannya Suka mengoleksi barang Mulai memahami aturan Semangat berkompetisi tinggi

10 Tahun
Sudah bisa mengatur jadwal sendiri Ingatan sudah mulai kuat dan tajam Pikiran terbuka Mulai menirukan idolanya Mulai dapat memahami orang lain dan dapat mempertahankan pendiriannya

Pra-Remaja
Perbedaan fisik semakin mencolok Memasuki masa pubertas Intelektualitas berkembang Sudah bisa menentukan pilihan sesuai keinginannya Cinta monyet

PERAN KELUARGA
Sebagai pendidik yang pertama dan utama.
Sebagai basis pendidikan moral dan agama. Sebagai pelestari nilai-nilai luhur
(Enam Tabiat Luhur dan Akhlakul Karimah)

Fakta
Tidak ada seorang anakpun yang minta dilahirkan Anak bukan hak milik orangtua Mengasuh dan membesarkan anak adalah kewajiban semua orangtua

Pembinaan karakter
Mencakup semua aspek pembinaan Tidak bisa tumbuh sendiri, membutuhkan orang/orang-orang lain sebagai model Berkembang dalam proses panjang: bawaan kebiasaan - karakter

Karakter
Dimulai dari rumah Keharmonisan keluarga adalah prasyarat utama Masa 5 tahun pertama paling penting Bisa berubah tapi memerlukan kemauan yang keras dari orangnya

Peran orangtua
Masa bayi dan balita: pelindung dan pembangun struktur dasar perilaku Masa anak (s/d masa akil baliq): pendidik dan pembimbing Masa remaja s/d dewasa: teman

Apa saja kebutuhan dasar anak?


Penerimaan
Setiap anak adalah unik Dengarkan perkataan anak

Penghargaan dan perhatian


Banggalah pada anak Berikan motivasi pada anak

Pujian Disiplin
Jangan menunda disiplin Jangan memukul kalau belum memberikan peraturannya Bedakan kesalahan anak Jangan menuntut apa yang belum bisa dilakukan anak

Orangtua sepanjang masa


Orangtua gaul Bisa diandalkan Bisa menjadi model Bisa menempatkan diri pada posisi anak (berempati) Memandang anak sebagai individu Berorientasi pada kebutuhan anak

Penutup

Tidak ada sekolah orangtua, tetapi kita semua bisa belajar untuk menjadi orangtua