Anda di halaman 1dari 5

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN

A. HASIL PENELITIAN Penelitian tindakan kelas dengan pembelajaran IPA pada mater Energi Panad dan Bunyi ini dilaksanakan di kelas IV semester II SD Negeri Karangduren sokaraja dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan dari tanggal 27 April 2012 21 Me 2012 dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran atau 70 menit dalam satu pertemuan. Dalam dua perteman tiap siklus tersebut masing-masing terdapat pelaksanaan tindakan observasi guru dan observasi siswa. Selain itu, ada tindakan penilaian hasil belajar setiap pertemuan ke 2 untuk penilaian prestasi siswa. Setiap akhir siklus diadakan kuis untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa terhadap materi yang telah diberikan. Sebelum penelitian dilaksanakan peneliti telah mendapat skor dasar atau skor awal sebaga berikut : Tabel 4.1 Rekapitulasi Hasil kuis pra siklus No 1 2 3 4 5 6 7 8 Indikator Jumlah Siswa KKM Presentase ketuntasan kelas (indikator keberhasilan) Jumlah Siswa tuntas belajar pra siklus Jumlah siswa tidak tuntas belajar pra siklus Jumlah nilai pra siklus Rata-rata nilai pra silus Presentase ketuntasan pra siklus Keterangan 33 66 80% 7 26 2020 61 21,21%

Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Hasil siklus I a. Hasil Perencanaan 1) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) materi yang diajarkan sesuai dengan pembelajaran IPA pada materi Energi panas dan Bunyi. Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun sebagai pedoman guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. 2) Menyusun dan menyiapkan lembar penilaian partisipasi siswa dan lembar obsevasi guru. Lembar penilaian partisipasi siswa digunakan untuk mengetahui hasil partisipasi siswa yang berkaitan dengan sikap. Lembar observai guru dgunakan untu mengetahui baik tidaknya pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan pembelejaran IPA pada materi energi Panas dan Bunyi. 3) Menyiakan soal kuis atau tess siklus. Tes siklus dilaksanakan pada setiap akhir siklus yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa dalam menguasai materi yang diajarkan, sehingga dapat menjadi tolak ukur prestasi belajar siswa. 4) Menyiapkan sarana dan media pembelajaran yang akan digunakan dalam setiap pembelajaran yaitu berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) dan media yang digunakan pada materi Energi Panas dan Bunyi.

e. Refleksi Pada akhirnya diadakan refleksi yang didasarkan pada hasil evalusi sebagai berikut : 1) Dari hasil evaluasi terhadap aktivitas guru sudah baik terkait dengan kegiatan membangitkan minat belajar siswa serta menanyakan

kondisi/keadaan siswa. 2) Dari hasil evaluasi aktivitas siswa pada siklus II, diperoleh rata-rata aktivitas siswa pada pertemuan I adalah 2,85 dan pertemuan II sebesar 3,26. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran siklus II mengalami peningkatan yang lebih baik. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya aktivitas siswa secara keseluruhan dari 2,39 (Siklus I) menjadi 3,05 (Siklus II). Oleh karena itu, pada pertemuan berikutnya guru harus menjaga kinerjanya yang sudah baik adn terus berusaha agar hasil yang dicapai akan jauh lebih baik. Berdasarkan hasil evaluasi belajar siswa pada siklus II, diperoleh jmlah siswa yang tuntas belajar sebesar 93,93%, nilai tertinggi 100, nilai terendah 60, dan rata-rata nilai kuis II sebesar 88,63. Ketuntasan belajar sudah meningkat yaitu dari 42,42% menjadi 93,93% dikkarenakan perhatian siswa terhadap penjelasan guru sudah lebih baik dari siklus I. Keaktifan siswa selama diskusi

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 Pemb. Pemb. Siklus I Siklus II

Nilai rata-rata

Gambar 4.7 grafik perkembangan hasil belajar siswa

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Karangduren Kompetensi Dasar Energi.

2. Aktivitas Siswa Aktivitas siswa selama proses pembelajaran siswa selama proses pembelajaran dari siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan. Hasil aktivitas siswa tersebut dapat dilihat pada tabel 4.8. Tabel 4.8 Nilai rata-rata aktivitas siswa Siklus I II Rata-rata Pertemuan I 2,32 2,85 Rata-rata Pertemuan II 2,46 3,26 Rata-rata Siklus 2,39 3,05 Persentase 57,97% 76,37% Kriteria aktivitas Baik Baik

Perolehan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 2,63 (65,75%) yang berarti kinerja guru baik dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,66 (91,50%) yang berarti kionerja guru juga sangat baik. Dari data tersebut, menunjukkan bahwa kinerja guru dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan pemahaman guru tentang meningkat di setiap pertemuanya dan adanya diskusi antara guru dengan peneliti dalam pelaksanaan pembelejaran tersebut.