Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kelangsungan hidup di muka bumi ini, karena itu ketersediaan air dengan kuantitas dan kualitas yang baik harus terus terjaga/terjamin. Namun seiring dengan perkembangan populasi manusia, kualitas dan kuantitas air untuk kebutuhan manusia semakin berkurang khususnya air bersih untuk komsumsi sehari-hari. Sumber air bersih semakin sulit didapatkan kendati saat ini pemerintah sedang giat-giatnya membangun instalasi-instalasi penjernihan air untuk mendapatkan air dengan kualitas yang memenuhi standar kesehatan, tetapi langkah ini belum bias menjamin terpenuhinya kebutuhan air bersih. Hal ini dapat dilihat dari fenomena yang terjadi tiap tahunnya dimana pada saat musim kemarau, di berbagai daerah di Tanah Air kita ini khususnya di kota-kota besar mengalami krisis air. Sumber-sumber air permukaan seperti sungai dan danau debit airnya semakin berkurang sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan air dan bahkan ada yang kering sama sekali. Salah satu alternatif untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pemanfaatan air tanah (Ground Water). Hal ini telah diterapkan di beberapa negara, bahkan suatu penelitian pada tahun 1965 menunjukkan bahwa pemakaian air tanah di Amerika Serikat adalah kurang lebih sebesar 58 triliun gallon ( 220 x 10 6 m3 ) per hari yang berarti kira-kira seperlima ( 1/5) dari seluruh pemakaian air di negara tesebut. Disamping itu juga studi air bawah tanah, baik sifat fisik, kimiawi, dan reaksinya terhadap setiap perubahannya sering diperlukan dalam bidang teknik sipil. Masalah penurunan muka air tanah (Dewatering) yang diperlukan untuk penggalian ruang bawah tanah (Basement) yang cukup dalam atau untuk pembuatan pondasi pada suatu lokasi dengan permukaan air tanah yang tinggi, sehingga diharapkan air tanah tidak mengganggu jalannya pekerjaan. Pengontrolan muka air tanah pada daerah pertanian untuk mencegah timbulnya akibat buruk bagi tanah dan tanaman.

Study kwantitas simpanan dan pergerakan air tanah juga diperlukan untuk menentukan kwantitas unsur dari siklus hidrologi lainnya. Pengambilan air bawah tanah menimbulkan perubahan dalam tekanan pori-pori air dan biasanya berakibat dalam penurunan tanah sehingga dalam pengambilan air tanah perlu dilakukan study terlebih dahulu. Agar potensi air tanah dapat dimanfaatkan secara efektif untuk kebutuhan manusia, dan mendukung pembangunan-pembangunan khususnya di bidang teknik sipil, serta mencegah timbulnya dampak negativ dari pemanfaatan air tanah, maka penulis mencoba melakukan study tentang air tanah (Ground Water). I.2 Maksud Dan Tujuan Penulisan Maksud dari penulisan dari tugas akhir ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang ketekniksipilan khususnya mengenai terapan laboratarium. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui besarnya debit air tanah (Q), dan besarnya jari-jari pengaruh (R) akibat pengurasan (pemompaan) air tanah. I.3 Batasan Masalah Untuk menghindari agar penelitian ini tidak terlalu luas, maka penelitian dalam penulisan ini dibatasi pada:

Materi dianggap Homogen Dan isotropik Tidak ada jalur rumbai kapiler/Capilary Zone Alirannya adalah aliran tunak (steady state) Alirannya adalah pada Akuifer Tak Tertekang

I.4

Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini adalah di Laboratorium Hidrolika Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Tamalanrea Makassar.

I.5

Sistematika Penulisan : PENDAHULUAN Mencakup latar belakang studi, maksud dan tujuan studi, batasan masalah, lokasi penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB I

BAB II

: TINJAUAN MASALAH membahas mengenai teori-teori dasar air tanah dan sistem pengaliran air tanah yang dilengkapi dengan rumus-rumus yang menunjang penelitian.

BAB III : METODE PENELITIAN Membahas mengenai kerangka penelitian, rancangan penelitian, dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian. BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN Berisi informasi mengenai hasil-hasil penelitian, meliputi analisis data penelitian, dan parameter-parameter yang dihasilkan dalam penelitian. BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Meliputi kesimpulan dari hasil penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian