Anda di halaman 1dari 14

GASIFIER

Gasifier adalah alat yang digunakan untuk membuat bahan bakar gas dari bahan bahan padat yang bisa terbakar atau mengandung kalor. Gasifikasi adalah suatu proses perubahan bahan bakar padat secara termo-kimia menjadi gas, dimana udara yang diperlukan lebih rendah dari udara yang diperlukan untuk proses pembakaran. Gasifier Biomasa adalah Gasifier yang menggunakan bahan baku berupa limbah pertanian. Yang banyak dikenal adalah Sekam, Tongkol Jagung, Sepah Tebu, Tempurung, Kayu Bakar dll.

SEJARAH SINGKAT
1699- 1800- Dilakukan bebarbagai percobaan oleh Thomas ShirleyRober Garden, Dean Clayton dll 1840 Gasifier komersial pertama di buat di Prancis. 1861. Buatan Siemens dianggap unit yang terbaik. 1900 . Gasifier 600 HP di pamerkan di Paris selanjutnya dibuat yang berukuran 540 HP. 1901-JW Parker yang pertama memakainya untuk mobil. 1901-1920 Banyak dijual untuk mobil maupun untuk Pembangkit Listrik di Eropah 1930 1939 Sudah membudaya di Eropah termasuk 250 000 truk yang terdaftar di Swedia. 1939-1945- Dipakai untuk kerperluan sipil karena BBM dipakai untuk keperluan Perang Dunia ke II. 1955-1970- Gasifier mulai kehilangan zaman keemasannya karena tersedianya BBM yang banyak dan murah. Bahkan ada yang melarangnya karena penggunaan kayu= kelestarian hutan. 1970 Harga Minyak mulai bergerak Naik, Gasifier mulai dilirik lagi tapi dengan menggunakan limbah agro.

GASIFIER PENGGERAK TRAKTOR zaman Perang Dunia ke-2

Dump Truck Scania Swedia th 1950an dengan Gasifier

Mobil VW th 1950an dengan Gasifier

GASIFIER DI INDONESIA
Kami belum menemukan info kapan Gasifier mulai hadir di Indonesia, karena banyak orang kampung yang mebuatnya dari bahan-bahan seadanya, Drum Minyak Tanah, Pipa Bekas, Wajan, Kaleng Cet dll, untuk menggerakan mesin Disel Listrik dan Pompa Sawah. 1996 Mentri Ristek menyumbangkan 2 Gasifier 23 KVA, dengan bahan bakar sekam padi, unit masing masing untuk Gorontalo dan NTT. Keduanya buatan Boma-Bisma Surabaya. Boleh jadi dari disain BPPT/LIPI 2007- Genset 125 KVA dengan Gasifier Sekam Padi sudah dipakai PT Pertani Indramayu-Jawa Barat Pembuatan perorangan makin tumbuh sejak era internet, karena banyak web yang memberikan cara cara pembuatan secara mudah. Paling tidak adak beberapa Fabrikator yang sudah membuatnya secara komersial berdasarkan pesanan.

Pembangkit Listrik Gasifier Sekam Sumbangan BPPT untuk Gorontalo di lokasi 0,97095 LU 122,18025 BT (2010)

Gasifier buatan Perorangan dari barang bekas

Tempat Nasi/Penggorengan Pipa Bekas untuk Tungku

Gasifier Sekam petani dan Mesin Diesel Penggerak Pompa Air

DISAIN PT DIAN BAGAN REAKTOR

BAHAN BAKAR SOLAR


Gasifier yang kami produksi masih mengunakan mesin mesin diesel biasa, karena mesin ini sudah dikenal dipedesaan dalam arti kata mudah pemeliharaannya. Pembangkit ini masih menggunakan 10 s/d 15% solar. Normalnya 1 liter solar dapat menghasilkan 3,3 KWH. Jika harga solar Industri Rp. 10 000,-/liter maka biaya solar menjadi 10 000 : 3,3 = Rp. 3000/KWH. Dengan Gasifier solar yang perlu maximum 15% X Rp. 3000 = Rp. 450/ KWH. Masih dibawah harga PLN Rp. 950/KWh. Apalagi jika menggunakan BBM subsidi.

UKURAN DAN HARGA PEMBANGKIT


Gasifier berukuran 30, 50 dan 75 KW (75000 Wat), cukup untuk konsumsi satu Desa, baik penerangan atau penggerak alat alat pertanian stasioner, seperti gilingan padi, mesin perontok jagung, pemanas dll. Harga Gasifier ini Pabrik Cikarang Jawa Barat s/d Oktober 2012 adlah Rp. 75 123 dan 155 Juta termasuk Mesin gensetnya. Belum termasuk ongkos kirim dan biaya pemasangan dan pelatihan operator. Selain itu Pemakai akan menyediakan rumah pembangkit dan bak air pendingin dari beton berukuran 3 X 2 X 1 meter dan jaringan antara pembangkit dan perumahan desa. Operator hanya 2 orang. Untuk menjaga pembangkit, mengisi bahan bakar, mengganti dan membersihkan bak air.

GASIFIER 30 kw. Dengan bahan bakar Tongkol Jagung Lukman Nento Ironsand2004@yahoo.com