Anda di halaman 1dari 4

Jika Anda tidak mencari penjelasan struktur rumus, melainkan contoh penggunaan fungsi saja - Anda mungkin bisa

kunjungi artikel ku berikut ini :


IF, suatu fungsi kondisional yang menghitung nilai dengan kriteria tertentu INDEX dan MATCH, mengambil nilai dan referensi berdasarkan pencarian SUMIF, melakukan penjumlahan dari suatu range dengan kriteria tertentu INDIRECT, mengambil nilai berdasarkan teks referensi alamat MID, mengambil bagian dari teks (substring) AVERAGE, menghitung nilai rata-rata dari suatu range nilai VLOOKUP, melakukan lookup dari suatu referensi range dengan suatu nilai, dan mengambil kembalian kolom lain dari range tersebut ARRAY FORMULA, penggunaan rumus array untuk tingkat lanjut ADDRESS, mengambil teks alamat berdasarkan posisi kolom dan baris cell

Pendahuluan
Untuk menguasai Excel, tentunya tidak mungkin jika kita tidak memahami dan menguasai kumpulan formula atau rumus yang disertakan. Rumus sendiri adalah suatu gabungan dari beberapa elemen yang akan menghasilkan suatu nilai kembalian. Elemen-elemen tersebut adalah :

nilai konstan berupa angka atau teks referensi cell operator fungsi

Contoh rumus dan hubungan dari tiap elemen tersebut di atas ditunjukkan pada ilustrasi berikut.

Untuk Anda yang baru pertama kali belajar bagaimana memasukkan rumus pada Excel dapat mengunjungi artikel kami berikut ini : Penggunaan Rumus Pada Excel 2007.

Elemen Operator
Berikut adalah daftar operator yang bisa digunakan pada formula - disusun secara kategoris dengan penjelasan penggunaannya :

Operator Aritmatika o + (tanda plus) : digunakan untuk menjumlahkan dua nilai. o - (tanda minus) : digunakan untuk mengurangi dua nilai, atau digunakan sebagai tanda negasi pada suatu angka konstanta. o * (tanda bintang) : digunakan untuk mengalikan dua nilai. o / (tanda garis miring) : digunakan untuk membagi suatu nilai dengan nilai lainnya. o % (tanda persen) : digunakan untuk merepresentasikan nilai persentase. o ^ (tanda sisipan) : digunakan sebagai tanda pangkat.

Gambar 1 : Contoh Penggunaan Operator Aritmatika

Operator Perbandingan Nilai o = (tanda sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu sama dengan nilai lainnya. o > (tanda lebih besar) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih besar dengan nilai lainnya. o < (tanda lebih kecil) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih kecil dengan nilai lainnya. o >= (tanda lebih besar sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih besar atau sama dengan nilai lainnya. o <= (tanda lebih kecil sama dengan) : menunjukkan apakah nilai yang satu lebih kecil atau sama dengan nilai lainnya. o <> (tanda lebih kecil dan lebih besar) : menunjukkan ketidaksamaan antara dua nilai.

Gambar 2 : Contoh Penggunaan Operator Perbandingan Nilai

Operator Penggabungan Teks o & (tanda dan / ampersand) : digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih teks.

Gambar 3 : Contoh Penggunaan Operator Penggabungan Teks

Operator Referensi o : (tanda titik dua) : operator range (rentang nilai) yang mengambil dua referensi sel sebagai awal dan akhir rentang nilai. o , (tanda koma) : operator union yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih referensi menjadi satu referensi sel. o (tanda spasi) : operator irisan yang digunakan untuk menghasilkan perpotongan dari dua referensi atau lebih menjadi satu referensi sel.

Gambar 4 : Sumber Data

Gambar 5 : Contoh Penggunaan Operator Referensi (dibantu dengan fungsi SUM)