Anda di halaman 1dari 3

Alotropi (Gr.

allos, other, and tropos, manner) or alotropisme adalah perilaku yang diperlihatkan oleh beberapa unsur kimia. Unsur-unsur seperti ini dapat ditemukan dalam dua bentuk atau lebih, yang dikenal sebagai allotrop unsur tersebut. Pada tiap alotrop, atom-atom unsur tersebut terikat dalam bentuk yang berbeda-beda. Alotrop adalah modifikasi struktural yang berbeda-beda dari sebuah unsur. [1] Sebagai contoh unsur karbon memiliki dua alotrop umum: intan, yang terdiri atas atom karbon yang terikat bersama-sama dalam susunan kisi tetrahedral, dan grafit, yang terdiri atas atom karbon yang terikat dalam lembaran-lembaran kisi heksagonal.
Isolator

Memasak air akan lebih cepat mendidih bila menggunakan alat/wadah yang terbuat dari logam, karena logam merupakan penghantar panas (konduktor) yang baik. Bandingkan jika menggunakan alat/wadah yang terbuat dari tanah liat. Begitu pula tangkai atau pegangan alat masak atau alat penggorengan, biasanya menggunakan kayu atau karet. Sebab, kayu dan karet merupakan benda penyekat panas (isolator) yang baik atau penghantar panas yang kurang baik. Benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik di sebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan panas dengan baik disebut isolator. Benda yang bersifat konduktor dan isolator banyak digunakan dalam kehidupan seharihari. Berikut ini adalah contoh benda-benda yang memanfaatkan sifat konduktor dan isolator: Wajan dan Panci Benda yang sangat baik menghantarkan panas yaitu jenis logam ( baja, besi, tembaga, seng, alumunium, perunggu, kuningan ). Logam yang paling baik menghantarkan panas adalah alumunium. Alumunium dipakai untuk perkakas rumah tangga, misalnya : wajan penggorengan, panci, rice cooker, ceret dan lain-lain. Alat dapur yang sering berhubungan dengan api, menggunakan sifat konduktor dan isolator panas. Bagian benda yang menempel pada api terbuat dari bahan konduktor misalnya aluminium. Sedangkan benda yang digunakan sebagai pegangan umumnya terbuat dari isolator untuk menyekat panas. Benda yang digunakan sebagai pegangan pada alat dapur misalnya kayu atau plastik. Thermos

Termos terbuat dari campuran alumunium, kaca, plastik, dan gabus. Bagian dalam termos terbuat dari alumunium yang dilapisi kaca. Bahan ini merupakan jenis konduktor yang cukup baik. Bagian luar termos terbuat dari plastik dan gabus. Tujuannya adalah menjaga suhu dalam termos supaya tetap. Gabus dan plastik adalah isolator panas. Ada juga termos yang menggunakan ruang hampa udara di dalamnya, ruang hampa udara ini juga berfungsi sebagai isolator panas. Termos yang tertutup rapat hingga hampa udara mampu menjaga suhu air. Prinsip kerja termos panas maupun dingin adalah sama. Setrika Setrika listrik ini mengubah energi listrik menjadi energi panas. Panas yang dihasilkan digunakan untuk merapikan pakaian. Setrika listrik dibuat dari campuran bahan konduktor dan isolator. Bagian dasar setrika terbuat dari besi sebagai penghantar panas yang baik(konduktor). Bagian atas setrika (pegangan) terbuat dari plastik. Plastik merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan panas (isolator). Perpaduan inilah yang menjadikan setrika listrik nyaman dipakai meskipun pada suhu tinggi. Jaket Jaket terbuat dari bahan kain yang bersifat isolator. Pada saat suhu udara dingin, jaket akan menahan panas yang ada dalam tubuh keluar. Dengan demikian, kita akan tetap merasa hangat. Pakaian lain yang sama fungsinya dengan jaket adalah sweater, sweater menahan panas tubuh kita agar tidak keluar. Sehingga badan kita tetap hangat.
Perbedaab intan sama grafit

1. FILSAFAT MIPA PERBEDAAN INTAN dan GRAFIT Oleh: Widya Anjelia Tumewu 09 310 975 UNIVERSITAS NEGERI MANADOFAKULTAS MATEMATIKA ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN KIMIA 2011 2. INTAN dan GRAFIT Grafit, sebagaimana berlian, adalah bentuk alotrop karbon, karena kedua senyawa ini mirip namun struktur atomnya mempengaruhi sifat kimiawi dan fisikanya. Grafit terdiri atas lapisan atom karbon, yang dapat menggelincirdengan mudah. Artinya, grafit amat lembut, dan dapat digunakansebagai minyak pelumas untuk membuat peralatan mekanis bekerjalebih lancar. Grafit sekarang umum digunakan sebagai "timbal" padapensil. Grafit adalah penghantar listrik dan panas yang cukup baiktetapi bersifat rapuh. Pada temperatur yang lebih tinggi, grafitteroksidasi oleh asam nitrat berasap, kalor atau oksigen. Grafit hanyadapat dilarutkan dalam besi leleh. Ditinjau dari segi ketahananterhadap korosi, grafit merupakan bahan yang bidang penggunaannyasangat luas. Bahan tersebut tahan terhadap semua asam dan sebagianbesar basa hingga di atas 100C. Intan adalah mineral yang secara kimiamerupakan bentuk kristal, atau alotrop, darikarbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktorkekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifatini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagaipenerapan di dalam dunia industri. 3. Setiap atom karbon di intan terikat secara kovalen pada 4 atomkarbon lainnya dalam struktur tetrahedron, sedangkan di grafit, atomkarbon terikat secara kovalen pada 3 atom karbon lainnya dalamstruktur berbentuk heksagonal yang berlapis-lapis. Susunan molekulintan lebih rapat dibandingkan dengan grafit. Kerapatan intan adalah3,51 g/cm3,

sedangkan grafit 2,22 g/cm3. Intan mempunyai titik leleh3.550C dan titik didih 4.827C, dan grafit titik lelehnya3.652-3.697C (menyumblim) dan mempunyai titik didih 4.200C.Namun, grafit mempunyai kestabilan yang lebih baik di alam, yakni 2,9kJ/mol pada 1 atm 300 K. Dari sifat thermodinamika, pada 300 K 1500 atm dicapaikesetimbangan grafit dan intan, tetapi berjalan sangat lamban. Grafitdapat diubah menjadi intan dengan pemberian tekanan dan suhu yangtinggi, yakni 3000 K, 125 bar dengan katalis logam transisi, seperti Cr,Fe, atau Pt untuk mendapatkan laju seperti yang diharapkan, yang akanmenghasilkan intan 0,1 karat.