Anda di halaman 1dari 10

PERAN KIMIA DALAM KEPERAWATAN

Disusun Oleh :
1. Febri Rista Fauzi (A11000658 ) 2. Lusyana P. ( A11000648)

PENGERTIAN
Pengertian Kimia
Kimia sering disebut sebagai "ilmu pusat" karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, ilmu bahan, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, bioinformatika, dan geologi . Koneksi ini timbul melalui berbagai subdisiplin yang memanfaatkan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu. Sebagai contoh, kimia fisik melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika terhadap materi pada tingkat atom dan molekul.

Ilmu kimia merupakan bagian dari kelompok ilmu alam dasar. Penerapan ilmu kima dalam keperawatan berfokus pada prinsip Kimiawi Larutan dan Senyawa organik. Penekanan pada pemahaman tentang sifat keseimbangan Asam basa, Sistem koloid, manfaat Senyawa organik dan Sifatsifat karbohidrat, Lipid dan Protein bagi tubuh manusia.

Pemahaman ilmu kimia dalam keperawatan berfokus pada:


1. Atom, Ion dan molekul dalam tubuh 2. Larutan
LARUTAN adalah campuran homogen dua zat atau lebih yang saling melarutkan dan masing-masing zat penyusunnya tidak dapat dibedakan lagi secara fisik. Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan, seperti garam atau gula dilarutkan dalam air.

3. Keseimbangan asam,basa, garam dan buffer


Asam adalah zat yang dalam air melepaskan ion H+. dengan kata lain, pembawa sifat asam adalah ion H. Basa adalah zat yang dalam air menghasilkan ion hidroksida (OH-). dengan kata lain, pembawa sifat basa adalah (OH-). Asam dan Basa merupakan dua golongan zat kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan sifat asam Basa, larutan dikelompokkan dalam tiga golongan, yaitu bersifat asam, bersifat basa, dan bersifat netral.

4. System

Koloid

System koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaanya terletak antara larutan dan suspense (campuran kasar). Contohnya yaitu lem, jeli dan santan. Sistim koloid perlu dipelajari karena berkaitan erat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari cairan tubuh, seperti darah adalah sistim koloid. Bahan makanan, seperti susu, keju, nasi dan roti adalah sistim koloid. Cat , berbagai jenis obat bahan kosmetik.

5. Kimia karbohidrat dan protein

Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Peran sebagai cadangan energi Peran sebagai materi pembangun

6. Struktur, penggolongan dan penggunaan senyawa organik


Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O).

Peran dasar kimia dalam keperawatan


Obat adalah substansi yang berhubungan fungsi fisiologis tubuh dan berpotensi mempengaruhi status kesehatan. Pengobatan / medikasi adalah obat yang diberikan untuk tujuan terapeutik / menyembuhkan. Obat dapat diklasifikasikan melalui beberapa cara, antara lain berdasarkan : bahan kimia penyusunnya, efek yang ditimbulkan baik didalam laboratorium maupun tubuh manusia. Perawat memiliki peran yang utama dalam meningkatkan dan mempertahankan dengan mendorong klien untuk proaktif jika membutuhkan pengobatan.Dengan demikian : perawat membantu klien membangun pengertian yang benar dan jelas tentang pengobatan, mengkonsultasikan setiap obat yang dipesankan, dan turut bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan tentang pengobatan bersama tenaga kesehatan lainnya.

Dalam pemberian obat Perawat harus memperhatikan hal berikut :


Interpretasikan dengan tepat resep obat yang dibutuhkan. Hitung dengan tepat dosis obat yang akan diberikan sesuai dengan resep. Gunakan prosedur yang sesuai dan aman, ingat prinsip 5 benar dalam pengobatan. Setelah memvalidasi dan menghitung dosis obat dengan benar, pemberian obat dengan akurat dapat dilakukan berdasarkan prinsip 5 benar.

PRINSIP 5 BENAR PENGOBATAN :

1. Benar Klien
dipastikan dengan memeriksa identitas klien, dan meminta klien menyebutkan namanya sendiri. hak klien untuk mengetahui alasan pemberian obat. hak klien untuk menolak penggunaan sebuah obat

2. Benar Obat
berarti klien menerima obat yang telah diresepkan. tanggung jawab perawat untuk mengikuti perintah yang tepat. menghindari kesalahan, label obat harus dibaca tiga kali . Pada saat melihat botol atau kemasan obat, Sebelum menuang / mengisap obat dan Setelah menuang / mengisap obat

3. Benar

Dosis Obat

Dosis yang diberikan untuk klien tertentu. Dalam kebanyakan kasus, dosis diberikan dalam batas yang direkomendasikan untuk obat yang bersangkutan. Perawat harus menghitung setiap dosis obat secara akurat, dengan mempertimbangkan variable berikut : tersedianya obat dan dosis obat yang diresepkan (diminta), dalam keadaan tertentu, berat badan klien juga harus dipertimbangkan, misalnya 3 mg/KgBB/hari.

4. Benar Waktu Pemberian

Saat dimana obat yang diresepkan harus diberikan. dosis obat harian diberikan pada waktu tertentu dalam sehari, seperti b.i.d ( dua kali sehari ) , t.i.d ( tiga kali sehari ), q.i.d ( empat kali sehari ), atau q6h ( setiap 6 jam ), sehingga kadar obat dalam plasma dapat dipertahankan. obat mempunyai waktu paruh (t ) yang panjang, maka obat diberikan sekali sehari. Obat-obat dengan waktu paruh pendek diberikan beberapa kali sehari pada selang waktu yang tertentu . beberapa obat diberikan sebelum makan dan yang lainnya diberikan pada saat makan atau bersama makanan

5. Cara

Pemberian

Perlu untuk absorpsi yang tepat dan memadai rute yang lebih sering dari absorpsi adalah : 1. oral ( melalui mulut ): cairan , suspensi ,pil , kaplet , atau kapsul. 2. sublingual ( di bawah lidah untuk absorpsi vena ). 3. topikal ( dipakai pada kulit ). 4. inhalasi ( semprot aerosol ). 5. instilasi ( pada mata, hidung, telinga, rektum atau vagina ). 6. empat rute parenteral : intradermal , subkutan , intramuskular , dan intravena

TERIMAKASIH

Wassalamuallaikum Wr.Wb