Anda di halaman 1dari 12
Website : www.palapanusantarajaya.com
Website : www.palapanusantarajaya.com

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com

Harga Eceran Rp 4.000 (Luar daerah + Ongkos Kirim)

Menteri Tenaga Kerja Sebaiknya Mengundurkan Diri Jakarta, PN - Maraknya demonstrasi buruh yang terjadi dihampir seluruh
Menteri Tenaga Kerja
Sebaiknya Mengundurkan Diri
Jakarta, PN -
Maraknya demonstrasi
buruh yang terjadi
dihampir seluruh Indo-
nesia akhir-akhir ini
telah menimbulkan
kerugian besar bagi
semua pihak yakni
kerugian yang dialami
pengusaha, pekerja
dan masyarakat sekitar
industri.
Foto demonstrasi buruh, baru-baru ini di jakarta dan Foto : Ketua umum
Lembaga Independen Perburuhan Indonesia; Tolopan Sihombing.
Para buruh dan serikat buruh menuntut
kepada pemerintah agar segera menghenti-
kan pekerja kontra, alih daya atau outsourcing
dan upah murah, serta peningkatan
kesejahteraan pekerja.
Sebagaimana yang telah dipublikasikan
oleh berbagai media cetak maupun elektronik,
dalam menanggapi unjuk rasa buruh, Menteri
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin
Iskandar menyampaikan pernyataan, bahwa
ada 5 jenis pekerjaan yang boleh di
outsourcing yaitu cleaning service, security,
tranportasi, catering dan pekerjaan penunjang
Bersambung hal 10
Aksi Premanisme Diatas Kapal Pelni Marak
Jakarta, PN
Kantor Adpel Muara Baru
Perlu Perhatian Pembangunan
Aksi premanisme di Indonesia
sepertinya sudah menjadi bagian
bangsa ini, tidak hanya didarat,
disekolah, di kampus, antar kampung,
namun di lautpun hal serupa terjadi.
Seperti yang terjadi diatas Kapal milik
Pelni KM. Labobar baru-baru ini.
Meskipun sudah ada instansi
bernama Otoritas Pelabuhan (OP)
Kementerian Perhubungan yang
mengatur dan mengawasi seluruh
kegiatan orang masuk keluar didalam
pelabuhan di Tanjung Priok, namun
aksi premanisme seperti tukang palak
yang meminta sejumlah uang kepada
calon penumpang kapal laut milik PT
Pelni yang dilakukan sejumlah orang
sipil diatas kapal terhadap penumpang
kerap terjadi, bahkan peristiwa pema-
lakan ini semakin hari tambah marak.
(Inzet) Adpel Muara Baru Suhendra dan gedung kantor Adpel
yang disewa dari kantor Perum Prasarana Perikanan
Samudera Cabang Jakarta. (Wilskmath)
Jakarta,PN
Para oknum Preman yang sedang melakukan Hal ini sungguh jauh berbeda
aksi malak kepada penumpang diatas kapal Pelni
Kantor Pelayanan Administrator Pelabuhan Muara Baru
Jakarta Utara, tempat kegiatan pengurusan dokumen kapal
guna keperluan mendapatkan Surat Persetujuan Berlayar
(SPB) dahulu SIB-red) dari Dirjen Perhubungan Laut
Kementerian Perhubungan dipandang sejumlah pegawai di
KM Labobar. ( Foto : Wilskmath )
Bersambung hal
11
Bersambung hal
11
Bidikan Palnus Salah satu jembatan yang tidak layak pakai di Kecamatan Sengerang, Kab. Tanjung Jabung Barat,
Bidikan Palnus
Salah satu jembatan yang tidak layak pakai di
Kecamatan Sengerang, Kab. Tanjung Jabung
Barat, Propinsi Jambi dan sering memakan
korban yang melaluinya. Perlu mendapat
perhatian dari pemerintah setempat, baca
beritanya halaman 9 (foto: Victor)
Pelita Hidup "Ingatlah, Pemenang adalah seseorang yang berpikir lebih keras dari orang lain, bertindak lebih cepat
Pelita Hidup
"Ingatlah, Pemenang adalah seseorang yang
berpikir lebih keras dari orang lain, bertindak
lebih cepat dari orang lain dan berjuang lebih
gigih dari orang lain."

LSM P3EM Pertanyakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Website : www.palapanusantarajaya.com Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com Menteri

Ketua Umum LSM P3EM Ali Sadikin

Cikarang, PN

Kabupaten Bekasi adalah sebuah daerah penyangga Ibukota yang berkembang pesat dan merupakan Kota jasa dan Industri. Ribuan pabrik tersebar

dibeberapa kawasan industri berada didaerah ini. Kehadiran industri ini seharusnya berdampak positif dalam kesejahteraan masyarakat sekitarnya dan juga bagi jutaan pekerja yang bekerja di perusa- haan-perusahaan ini. Namun kenyataan yang kami lihat saat ini, nasib para buruh yang tinggal dirumah kontrakan- kontrakan disekitar industri sangat memprihatinkan, demikian disampaikan Ketua Umum LSM P3EM (Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Pengembangan & Pember- dayaan Ekonomi Masyarakat) dalam wawancara khusus dengan koran Palapa Nusan- tara. Dilanjutkannya, permasa- lahan limbah yang dihasilkan

oleh Industri di Kabupaten Bekasi sudah sangat memprihatinkan. Hampir semua sungai yang berada di Kabupaten Bekasi tercemar limbah beracun. Warna sungai telah berubah menjadi hitam pekat seperti oli pelumas bekas dan semua ikan dan biota sungai telah mati. Saya asli putra daerah Cikarang, sejak lahir dan masa kecil saya berada disini. Sebelum Ada kawasan Industri, kita biasa mencari ikan disungai. Namun sekarang, jangankan mencari ikan, memelihara ikan saja dikolam sering mati men- dadak akibat keracunan. Saya memiliki kolam pemancingan ikan, sering ikan yang saya pelihara mati mendadak. Ditambahkannya, kehadiran industri di Kabupaten Bekasi seharusnya berdampak postif

Website : www.palapanusantarajaya.com Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com Menteri

LSM P3EM

buat masyarakat sekitar. Karena ada namanya corporate social dan responsibility (CSR) yang didefinisikan sebagai tanggung jawab yang dimiliki oleh suatu perusahaan terhadap masyarakat di mana perusahaan tersebut berdiri atau menjalankan usahanya.

Bersambung hal

11

Dari Redaksi & Ragam 02 Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Pendiri : Tolopan

Dari Redaksi & Ragam

02
02

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

 
Pendiri : Tolopan Sihombing, Doni Yusirwan Penerbit : PT. Palapa Nusantara Jaya Keputusan Menteri Hukum dan
 
 
 

Pendiri :

Tolopan Sihombing, Doni Yusirwan

Penerbit :

PT. Palapa Nusantara Jaya

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Nomor : AHU-00809.AH.01.01.Tahun 2011.

Penasehat:

Irjen Pol (Pur) Drs. H.R. Abubakar Nataprawira, SH, DR. Ramli Ricardo S, SE, MBA, DR. Soekoro, Msc, Drs. P. Suparmo,

Penasehat Hukum :

Humisar Hotler Tambunan, SH Daniel P. Silalahi, SH

Pemimpin Perusahaan :

Doni Yusirwan

Wakil Pemimpin Perusahaan :

Yudha Prayogi

Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi :

Tolopan Sihombing

Redaktur Pelaksana :

Perdana Putra

Wakil Redaktur Pelaksana :

Aminuddin

Koordinator Liputan :

Surono

Dewan Redaksi :

Doni Yusirwan, Yudha Prayogi, Tolopan Sihombing, Perdana Putra Aminuddin, Surono

Redaktur Khusus :

Yusup MT, Ust. HM. Achyar, Johni Sianipar, Maradona P., Wilson K. Mathindas

Manajer Iklan :

Safe’i

Manajer Pemasaran :

Siti Faidah P

Sekretaris Redaksi :

Septiana Ayu Virda

Sirkulasi :

Mopul S.

Lay Out :

Eldi @rt

Website :

Yoseph

Alamat Redaksi / Sirkulasi :

Jl. Raya Kayu Manis Barat No. 39 A1

Matraman, Jakarta Timur - 13130 Mobile : 081219533111 Telp. 021 85912441, Fax : 021 85901518

E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com Website : www.palapanusantarajaya.com Facebook : skupalapa.nusantara @yahoo.com

Bank BRI

Gedung Graha Media, Jl. Blora 8-10 Menteng - Jakarta Pusat

Rek. No. 2019-01-000035-30-5 A/n : PT. Palapa Nusantara Jaya

Percetakan : CV. Jurnal Baru (Isi diluar tanggung jawab percetakan )

Taman Wisata Iman Kab. Dairi

Dari Redaksi & Ragam 02 Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Pendiri : Tolopan

Ikon pariwisata keagamaan terlengkap di indonesia (foto: Posma Togar Aritonang)

Sidikalang, PN

Berbahagialah masyarakat Dairi karena memiliki putra daerah yang dapat menciptakan suatu tempat wisata bernuansa agama. Kalau selama ini petinggi

daerah lain hanya membangun tempat wisata biasa. Ternyata putra Dairi justru mampu menciptakan bernuansa agama yang diakui indonesia. Dua penggagas tersebut adalah

mantan bupati dua periode Kabupaten Dairi, Drs. MP Tumanggor dan wakilnya KRA. Jhonny Sitohang (kini Bupati Dairi). Mereka juga penggagas

Dari Redaksi & Ragam 02 Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Pendiri : Tolopan

berdirinya patung atau monumen LETJEN TB. SIMATUPANG dan LIBERTY MANIK. Mantan Kastaf ABRI di jaman pemerintahan Soekarno dan Liberty Manik adalah pencipta lagu SATU NUSA SATU BANGSA, yang kini kedua nya diakui pemerintah RI sebagai pahalawan nasional , mereka adalah putra terbaik Dairi . Taman Wisata Iman (TWI) terletak di atas bukit dan luasnya sebesar 13 Ha, di TWI kita dapat menjumpai mesjid, gereja protestan, gereja katolik, pihara budha, kuil hindu disini juga kita dapat menginap di BAHTERA NUH dengan tarif murah dan kebersihannya terjamin. TWI mempunyai 2 pintu masuk,gerbang pertama dari arah sumbul, dan gerbang kedua dari Laehole-Sidikalang. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, P.O, Drs. BONAR BUTAR-BUTAR mengatakan, akan menjadikan dairi menjadi tujuan utama wisatawan Sumut. Menjelang 2 tahun jabatannya sebagai KADIS memang terbukti lonjakan pengunjung di TWI meningkat drastis. menurut situmorang pembesut TWI sehari-hari, pengunjung tahun 2011 mendekati 10.000 orang di penghujung tahun 2012 8250 orang, begitu juga wisatawan asing mencapapai 500 orang tahun 2011, tahun 2012 350 orang. dari sisi pemasukan tahun 2011 Rp.496.455.000, tahun 2012 Rp.450.000.000. situmorang juga melakukan pembenahan disemua sektor, perbaikan jembatan dengan jalan,posko kesehatan, diharapkan tahun ini dapat selesai Situmorang juga melanjutkan TAO SILALAHI akan dikembangkan menjadi wisata kembar dengan TWI. Pengunjung luar kota bebas memilih dari TWI dahulu atau TAO SILALAHI, pengunjung dapat menikmati keindahan panorama danau Toba dan berenang di tepi danau. Kita harapkan PEMKAB DAIRI agar lebih menggalakkan promosi TWI ke biro-biro perjalanan, bila perlu melobbi ke DUBES/perwakilan negara-negara sahabat, Semoga. Posma Togar

Kerjasama Investasi P erusahaan yang bergerak dibi dang penerbitan koran, perce takan dan berbagai jasa, serta
Kerjasama Investasi
P erusahaan yang bergerak dibi
dang penerbitan koran, perce
takan dan berbagai jasa, serta
konsultasi dengan badan hukum PT.
Palapa Nusantara Jaya, mencari in-
vestor untuk pengembangan usaha
diseluruh Indonesia. Bentuk kerja-
sama dan besar kepemilikan saham
akan disepakati bersama kemudian
yang dibuat secara notarial.
Bagi yang berminat dapat
menghubungi telp. kantor:
021. 85912441, 0812195 33111
atau mengirim surat minat melalui
email:
skupalapa.nusantara@yahoo.com.
Profil perusahaan dapat diakses di :
www.palapanusantarajaya.com
atau facebook:
skupalapa.nusantara

Staf Redaksi : Tony Setiawan, Haris Hutagalung, Amos Tarigan, Andreas Bukit, Suharno, Handoko Tanzil, Feri Bakara. Jakarta Pusat : Andaru Hutajulu, Jakarta Barat : Agus Kurniawan (Ka. Biro), Zaenudin HM, Rudi Safrudin, Guntur Sadar, Jakarta Utara : Stevenius, Jakarta Timur : Lapiga Torong, Jakarta Selatan : Kilo Soleh Bangun, Biro Kab. Bekasi : Poppy AR., Biro Banten : Nur’aini, Biro Depok : Holidi (Ka. Biro), Jawa Barat : Domi S, Biro Karawang : Pukka Panggabean (Ka. Biro), Apandi Gultom, Gerson Siringo-ringo, Kota/Kabupaten Sukabumi : Dendy Nurdiyansah (Ka. Biro), Apit Sumitra, Ali Asmaul Usna, Jawa Tengah : V. Edi Warsito, Perwakilan Jawa Timur : Feliks Danggur (Kepala), Jubeleum Silaban (Wakil), Biro Sidoarjo : Bonar Situmorang (Ka. Biro), Halomoan Napitulu, Biro Banyuwangi : Syaiful, Taufik Hidayat, Sigit Sutiknoi, Suryadi, Nasibul Umam, Propinsi Bali : Darwis Tampubolon, Lampung : Bonar Siagian, Rudi, Perwakilan Jambi : Marulam Pardosi, Mulasa Musa S. Kota Jambi : M. Siburian, Muaro Jambi : Jintar Siagian, Tanjab Barat : Victor BT. Gultom, Bungo Tebo : Fernando Sibarani (Ka. Biro), Indra Donly Sibarani, Perwakilan Sumsel : Ferdinand Aritonang, Perwakilan Riau : Jhonhar Tambunan, Uli Pasihar Hutabarat,Jhon P, Christianus Siregar, Nangru Aceh Darussalam : Fekry Juliansyah, Biro Kota Medan : Maha Alexander Aritra, Frans Yuli Gukguk, Biro Dairi : Posma Togar Aritonang (Ka. Biro), Saut L. Tobing, Biro Labuhan Batu : Lukman, Biro Labuhan Batu Utara : Hafizah Hayati, Bengkulu : M. Hengky, Biro Lubuk Linggau/Musi Rawas : Jhuan PH. Silitonga, Kepulauan Riau : Tonni, Batam : Agus Budi T (Ka. Biro), Raja Napitupulu, Deni Ibrahim, Biro Lingga : Jamariken Tambunan, Puspandito, Biro Tanjungbalai Karimun : Sahat Marune Sihite (Ka. Biro), Martin SF Purba.

Politik & Hukum

Politik & Hukum Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 03 Proyek Peningkatan Jalan Bernilai

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

03
03

Proyek Peningkatan Jalan Bernilai Puluhan Milyar,

Diduga Diselewengkan

Surabaya, PN - Pelaksanaan proyek peningkatan struktur jalan yang berlokasi di Waru-Taman-Krian- by pass Kabupaten Sidoarjo Propinsi Jawa Timur yang bernilai Rp 29.412.443.000 ini di duga diselewengkan karena pelaksanaannya asal jadi, dengan struktur pembatas jalan yang di bongkar secara manual dan ini di pasang kembali secara asal-asalan, demikian fakta di lapangan yang diliput oleh wartawan Palapa Nusantara Jawa Timur.

Paket pelaksanaan pening- katan struktur jalan yang ada di jalan nasional yang di kerjakan salah satu kontraktor pemenang tender sangat di sayangkan, karena batu pembatas jalan yang sudah terpasang di lokasi di bongkar dan di pasang kembali hanya menaikkan beberapa cm saja yang tujuannya hanya untuk meninggikan pembatas jalan. Kasatker jalan nasional ( mer 1 ) Ir. Tutuk yang di konfirmasi wartawan Koran ini menyaran- kan agar menemui Ir. Sodeli selaku pejabat pembuat ko- mitmen (PPK). Menurut penuturan Sodeli

selaku PPK yang kami temui di lapangan mengatakan, “batu yang di gunakan selama ini sebagai pembatas jalan bisa di fungsikan kembali kalau tidak rusak, kita hanya menaikkan ketinggiannya jadi sama rata,” ungkapnya. Batu-batu tersebut di tata kembali dan hanya di ikat dengan aspal yang di lakukan pada saat peningkatan struktur jalan termasuk pengaspalan. Batu yang terpasang tidak ada pengikat, seperti membuat suatu campuran semen-pasir agar batu- batu yang tingginya sebesar 30 cm itu tidak goyang dan kokoh, cukup hanya meng-

Politik & Hukum Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 03 Proyek Peningkatan Jalan Bernilai

Struktur jalan yang sudah dibongkar dan dipasang kembali

aspal jalan yang ada di samping batu pembatas jalan katanya. Ketika ditanya, “apakah pemasangan yang di lakukan oleh kontraktor selaku pelaksa- na sesuai dengan RAB, jawab-

nya kalau tidak sesuai ya

..

nanti

kita suruh bongkar, kan yang

rugi bukan kita, kan kontraktor sendiri, ungkapnya dengan enteng. Foto batu batu yang sudah selesai di bongkar dan sebaha- gian sudah di pasang kembali,

hanya nempel di atas bekas batu semula tanpa ada perkerasan atau penambahan pasangan pasir dan semen. Nilai kontrak dari proyek ini mencapai Rp 29.412.443.000 dan menurut pengawas proyek yang tidak mau di sebut jati dirinya dari kontraktor pelaksa- na mengatakan, bahwa panjang struktur jalan yang akan di laksanakan 5 km, sampai saat ini hasil investigasi di lapangan masih mencapai kira- kira 3 km.

mengingat waktu masa pelaksa- naan proyek ini sampai 15 No- vember 2012 sudah PHO (selesai) bulan depan dan tidak akan mungkin tereaalisai sesuai batas waktu dalam kontrak kerja. Patut di duga bahwa proyek miliaran rupiah ini asal asalan, karena memang termasuk da-

Tidak pernah ada kelihatan pengawas dari satker ini yang mengawasi proyek pembong- karan ataupun pemasangan kembali batu-batu pembatas jalan, patut di duga juga bahwa proyek ini sudah di atur sedemikian rupa untuk meraup keuntungan sebesar mungkin yang tujuannya agar dapat di

Politik & Hukum Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 03 Proyek Peningkatan Jalan Bernilai

Struktur jalan yang baru di bongkar.

lam paket ini juga ada peng- aspalan, bahkan batu pembatas jalan ada yang asal nempel.

bagikan ke beberapa pejabat tertentu di instansi ini. B. Situmorang/ Silaban

Diduga Orang Tua Lalai Anak Ngapung Di Kolam

Politik & Hukum Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 03 Proyek Peningkatan Jalan Bernilai

Kolam keruh tempat korban bernama Josua mengapung dan meninggal dunia di RSOB (Foto : Agus Budi)

Batam, PN

Kemalangan menimpa ke- luarga Sinaga Dengan istrinya boru Sitompul. Keluarga yang beralamat di kavling Patam indah sekupang ini,mengalami kemalangan akibat dari Meninggalnya buah hatinya yang bernama Josua (1) Minggu (30/9) sekitar tiga pagi menghembuskan nafas terakhir- nya di Rumah sakit Otorita Batam (RSOB). Kronologis kejadian Sabtu sore 29/9, si ibu yang bekerja sebagai pembakar Arang tempurung dan pengepul Kopra di sekitar Patam Indah itu mencari anaknya Josua yang masih merangkak tiba tiba

hilang dari hadapannya. Setelah pencarian yang tidak terlalu lama anak yang masih berumur satu tahun itu ditemukan terapung di kolam ber air keruh, kolam mempu- nyai kedalaman satu setengah meter. Dengan Histeris melihat anaknya terapung, si ibu mengangkat dan melarikan anaknya ke rumah sakit Otorita Batam (RSOB), Sesampai di rumah sakit, Josua mendapat pertolongan dari staf medis unit gawat darurat (UGD), Josua

masih bernafas dan menunjukan masih ada harapan untuk selamat. Setelah dua puluh menit berlangsung, staf medis menga- takan bahwa saat itu Intensive care unit (icu) lagi penuh dan mengarahkan untuk melanjut- kan perwatan ke rumah sakit lain, menurut orang tua Josua, pihak staf medis RSOB me- matok deposit sebesar Rp 10 juta sebagai jaminan untuk proses pemindahanke rumah sakit lain. “Maaf pak ICU lagi penuh, tapi kami bisa hubungi rumah sakit lain, tapi harus ada Rp 10 juta untuk jaminannya,” kata salah satu keluarga korban menirukan perkataan Staf Medis. Di lain tempat, Sinaga ayah Josua sibuk dengan HPnya dan tampak terdengar berbicara dengan kerabatnya, dengan suara yang lumayan keras, terdengar Sinaga Seperti mengharap bantuan, ”Tolonglah dulu, saya hanya punya 4 juta sementara orang itu (RSOB) Minta jaminan 10 juta, katanya. “Harus di rujuk ke rumah sakit lain”, katanya dengan raut wajah tampak pucat. Surianto, seorang pengusa-

ha Arang tempurung yang juga merangkap Rt itu juga tampak berusaha maksimal untuk mencarikan rumah sakit lain untuk perawatan Josua, tetapi dari semua rumah sakit yang ada di Batam mengatakan bahwa untuk perawatan ICU lagi penuh Alhasil Josua dirawat di ruang inap dengan alat medis seadanya. Akhirnya Josua korban yang kelelep air keruh itu di rawat seadanya dengan alat medis yang tidak mendu- kung, Josua pun menghembus- kan nafas terakhirnya sekitar jam tiga pagi (30/9). Pihak keluarga juga menge- cam pelayanan RSOB yang lebih mementingkan uang dari pada nyawa, keluarga juga menduka pihak RSOB telah bercordinasi sebelumnya dengan rumah sakit lain agar tidak menerima, karena pihak keluarga tidak bisa menunjukkan jaminan 10juta. Pada media ini Surianto yang Juga merangkap sebagai RT di dareah itu mengatakan, seluruh rumah sakit di Batam sudah ia tanyakan, tetapi alasannya tetap sama,"ICU lagi penuh". "Kita sudah berusaha se- maksimal mungkin mencarikan rumah sakit,tetapi tidak ada ruang icu yang kosong," ucap Surianto di rumah Duka saat itu.

Josua pun di semayamkan di rumah duka dan sore harinya dikebumikan di tempat pema- kaman Umum (TPU)Sei Tamiang setelah melalui proses adat dan Skramen dari Pendeta Gereja protestan Simalungun (GPS).

abt

Mobil Kejari Medan Terbalik

Medan, PN

Akibat ugal-ugalan, mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang membawa 38 tahanan

terbalik, menimpa mobil seorang perwira Polisi. Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di persimpangan Jalan S Parman Medan dengan Jalan Kejakasaan, Kamis (11/10) sekira pukul 15.00 WIB. Dalam peristiwa itu, beberapa orang tahanan mengalami luka-luka lecet, informasi yang diperoleh menyebutkan, kecelakaan itu terjadi saat mobil kendaraan tahanan Kejaksaan Negeri Medan akan membawa pulang sebanyak 38 taha- nan ke Rutan Tanjung Gusta Medan, setelah menjalani proses persidangan

  • di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Tak pelak, saat tiba di persim- pangan tiga Jalan KeJaksaan dengan Jalan S Parman Medan atau sekitar 500 meter dari gedung PN Medan, mobil tahanan BK 8153 J yang disopiri Darmantah Surbakti mena- brak mobil Kijang Inova warna Hitam Nopol BM 818 BM yang sedang melintas dari Jalan S Parman Medan. Akibatnya, Mobil Inova milik Kompol Elisabet Siahaan pun tertimpa dan mengalami rusak pada bagian depan sebelah kanan. "Jika tak ada mobil Inova, mobil tahanan pasti terguling," ucap warga di sekitar kejadian. Warga yang mengaku bernama Udin itu mengatakan, hampir saban hari mobil tanahan ini melintasi persimpangan Jalan Kejaksaan dengan Jalan S Parman ini. Sopirnya kerab ugal-ugalan saat membawa mobil tanahan menuju Rutan Tanung Gusta. Pantauan wartawan, setelah mobil tahanan lain milik Kejari Medan tiba, seluruh tahanan yang ada dalam

  • di mobil tahanan yang terjungkal itu

langsung dievakuasi. Terlihat di mimik wajah para tahanan shock atas peristiwa tersebut.

Politik & Hukum Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 03 Proyek Peningkatan Jalan Bernilai

Sementara Kompol Elisabet korban kecelakaan itu, saat ditanyai wartawan tidak memberikan keterangan. Ia hanya diam sambil mengitari mobilnya yang rusak.

Kompol Risya, Kasat Lantas Polresta Medan yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, seluruh tahanan yang diangkut dalam mobil tahanan itu lengkap, tidak ada tahanan yang kabur dalam peristiwa kece- lakaan tersebut. Menurut Kompol Risya, terjadi- nya kecelakaan tersebut dinilai akibat kelalaian pengemudinya, karena untuk mengemudi di dalam kota tidak boleh dengan kecepatan tinggi. "Kecelakaan tersebut dikenakan Pasal 30 ayat (1) UU 22/2009 tentang

Lalu Lintas. Kerugian yang dialami cuma meterial, tidak ada korban jiwa," kata Kompol Risya. Sementara itu, Kajari Medan Bambang R Pribadi ketika dikon- firmasi wartawan di lokasi kejadian belum bisa menjawab terkait peristiwa itu. "Saya pelajari dulu ya, dilihat dulu," ujar Bambang singkat. Akibat kecelakaan tersebut, ruas Jalan S Parman- Jalan Kejaksaan mengalami kemacetan. Pasalnya, mobil tahanan kejaksaan itu terungal persis dipersimpangan traffk light Jalan S Parman-Jalan Kejaksaan. Terlihat puluhan polisi mengatur arus lalu lintas. Sekitar setengah jam kemudian, arus lalu lintas baru kembali normal. Maha/Frans

HARGA IKLAN :

Jenis Iklan

Keterangan

Harga

 

Berwarna ( F/C)

Rp 20.000,- / mmk

DISPLAY

Hitam Putih (B/W)

Rp 25.000,- / mmk

 

Halaman 1

 

Halaman

Halaman 1 Banner

Rp 35.000.- / mmk

Warna

Halaman Belakang

Rp 30.000,- / mmk

Iklan Baris

Per Baris

Rp 15.000,-

04 Pendidikan & Sosbud Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Perguruan Tinggi Jangan Seperti
04
04

Pendidikan & Sosbud

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

Perguruan Tinggi Jangan Seperti Menara Gading

Medan, PN - Perguruan Tinggi tidak boleh seperti menara gading, Perguruan Tinggi harus memberikan jembatan ilmu dan tehnologi dalam praktek-praktek pembangunan yang berjalan, sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah tetap dituntut untuk dapat mempertahankan hasil-hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaing dengan kebutuhan pasar kerja.

Hal ini disampaikan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam sambutannya pada acara Orientasi Program Studi Pengenalan Kampus (OSPEK) di Kampus UMN Al-Washliyah, Rabu (10/10), Jalan Garu II Medan Amplas, dihadiri para pembantu rektor, Dekan, para Dosen, serta para civitas akademika UMN Al- Washliyah. “Untuk itu penyelenggaraan pendidikan sistem pendidikan haruslah demokratis, memperhati- kan kebutuhan dan keadaan daerah, peserta didik serta men- dorong partisipasi masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika UMN yang telah menyelenggara- kan proses belajar mengajar dengan baik,” ungkap Rahudman. Dikatakannya, kepada para mahasiswa dan mahasiswi UMN

Al-Washliyah merupakan putra- putri terbaik daerah karena mampu meraih kesempatan yang tidak bisa didapatkan oleh putra-putri daerah lainnya, karena itulah manfaatkan waktu selama melakukan studi di kampus ini dengan tekun dan bersungguh-sungguh, harus diingat kemajuan bangsa ini bergantung pada kontribusi para mahasiswa-mahasiswi, ketika telah menyelesaikan studi dan berkiprah dibidang pembangunan daerah, masyarakat dan bangsa membu- tuhkan kontribusi terbaik dari saudara. “Saat ini salah satu tuntutan pasar terhadap para lulusan perguruan tinggi adalah kemam- puan kewirausahaan, dengan demikian juga lulusan UMN Al- Washliyah diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sebagai wujud

Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM (Foto Maha/Frans)
Walikota
Medan
Drs
H
Rahudman Harahap MM (Foto
Maha/Frans)

kemandirian lulusan sekaligus mendukung kemandirian bangsa,” ujar Walikota Medan. Ditambahkan, lulusan pergu- ruan tinggi diharapkan tanggap terhadap perubahan, memiliki jiwa inovatif, kreatif yang mampu menciptakan peluang usaha serta berkemampuan membangun jejaring usaha sekaligus dapat menjadi pelaku wira usaha yang mampu mengembangkan industri daerah yang kompetitif, sedangkan kepada perguruan tinggi diharap- kan dapat aktif memberikan model, pendekatan praktis dalam kebijakan dan program-program pembangu- nan yang semakin efektif. Selain itu juga kurikulum pendidikan juga harus memfasi- litasi keselarasan antara kompe- tensi pendidikan dengan pasar kerja, untuk itu pemerintah akan bekerja sama dengan perguruan

tinggi dalam implementasinya, karena pembangunan bangsa membutuhkan fikiran-fikiran dan gagasan berkualitas, tindakan- tindakan nyata para mahasiswa sebagai kelompok terdidik, Kota Medan membutuhkan kompetensi saudara untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian masyarakat kota. Rektor UMN Al-Washliyah Drs H Kondar Siregar MA mengatakan, jumlah mahasiswa baru tahun 2012 sebanyak 2.500 orang dari enam Fakultas yakni, Fak Ekonomi, FMIPA, Fak Hukum, Fak Sastra, FKIP dan Fak Pertanian, diharapkan para mahasiswa dapat mengikuti program OSPEK ini dengan baik dengan mentaati aturan-aturan yang telah disepakati, dan para senioran dapat membimbing dan menyayangi para adik-adiknya, dengan demikian nantinya terbina hubungan yang harmonis antara cama-cami, mahasiswa senioran, dan kampus kita nantinya menjadi kampus yang marhamah, yang merupakan harapan keluarga besar UMN Al-Washliyah. “Motivasi kita mendatangkan Walikota Medan karena beliau sebagai pemimpin kota, diharapkan dapat memberikan bimbingan kepada anak-anak didik kita sebagai Kota Medan, dengan harapan anak- anak kita lebih paham sebagai penduduk Kota Medan karena sudah langsung berdialog dengan Walikota Medan,” ujar Rektor UMN Al-Washliyah. Maha/Frans

Bantuan Sosial dan Dana Hibah Harus Rinci

Lingga, PN - Ketua DPRD Kabupaten Lingga H Kamarudin Ali, mengatakan akan terjadi Keterlambatan pengesahan APBD tahun 2013. Bisa terjadi karena sampai sekarang Pemkab Lingga belum juga menye- rahkan KUA PPAS APBD 2013. ”Tiga bulan menjelang akhir tahun,harusnya sudah kita terima ujarnya namun sampai saat ini Bupati Lingga belum menyerahkan KUA PPAS tahun anggaran 2013 kepada DPRD. Hal ini bisa berakibat pada molornya pembahasan serta Pene- tapan untuk APBD 2013,” kata Kama- ruddin yang biasa disapa Wakden kepada Wartawan, Rabu (10/10). Menurutnya, semestinya ekse- kutif telah menyerahkan KUA-PPAS 2013, kepada Dewan pada per-

04 Pendidikan & Sosbud Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Perguruan Tinggi Jangan Seperti

Kamaruddin Ali

tengahan Juni. ”Selain itu, selama ini, eksekutif juga tidak pernah mem- berikan laporan triwulanan kepada legislatif,” ucapnya. Dia menuturkan, ada beberapa aturan baru dalam pembahasan APBD yang ditetapkan Pemerintah Pusat. di antaranya, Permendagri nomor 39 tahun 2011 tentang bantuan sosial dan hibah. Dalam aturan tersebut diharuskan bantuan itu disebutkan secara rinci bagi setiap penerimanya. ”Seperti bantuan untuk organisasi sosial harus diterima oleh organisasi yang memiliki kekuatan hukum atau legal,” katanya memberi contoh. Dipaparkannya, saat ini ada bantuan hibah kepada KONI Lingga yang dari awal pembentukannya, belum pernah ada pelantikan. Sedangkan KONI, membawahi seluruh cabang olahraga. ”Nah, pembahasan ini bisa memakan waktu lama karena pemberian Dana Hibah ini harus tepat sasaran dan diberikan kepada organisasi yang legal,” ucapnya. Ditambahkannya, sambungnya, terkait pelayanan masyarakat dan juga pembangunan Lingga sehingga kabupaten ini terus berkembang. Dalam tiga tahun terakhir, penetapan APBD selalu di akhir tahun atau pada Desember. Namun, pelaksanaan pembangunan pun masih terlambat ujarnya. ”Apalagi dengan terlambatnya penyerahan KUA PPAS, sudah pasti pembangunan akan terlambat,” yang juga berpengaruh besar untuk pekerjaan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lingga, keluhnya. Meskipun sudah meleset dari jadwalnya, ujar Kamaruddin, eksekutif harus sesegera mungkin menyerahkan KUA-PPAS tahun anggaran 2013 kepada DPRD. Agar tidak timbul efek yang mengganggu proses pembangunan. ”Akhirnya masyarakat juga yang menanggung akibatnya,” imbuh Politisi Golkar tersebut jmt

Rehabilitasi SD N 141, Diduga Kuat Tidak Sesuai Bestek

04 Pendidikan & Sosbud Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Perguruan Tinggi Jangan Seperti

Foto : Rehab SDN 141 Kec. Sengerang, Kab. Tanjab Barat (Victor)

Tanjung Jabung Barat, PN

Pengerjaan rehabilitasi ruang kelas di SD Negeri 141 Desa Kempas Jaya, Kecamatan Singerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di duga kuat tidak sesuai dengan Bestek. Inilah realita yang didapat oleh Palapa Nusantara (PN) , di waktu penelusuranya di lokasi tempat sekolah berada. Memang sesampainya PN di lokasi, masih menyaksikan para pekerja rehab sedang melaku- kan aktivitasnya dan orang itupun sangat ramah dan tenang menyambut kedatangan PN dan setelah berbincang – bincang sebentar, PN menanyakan perihal pengerjaan proyek rehap tersebut.

Karena informasi yang didapat dari salah satu warga, bahwa pengerjaan rehab tersebut diduga, sudah melewati batas hari-hari kerja yang ditentukan oleh pemerintah. Ini dikarenakan oleh para orang tua yang tidak rela anaknya selalu masuk siang ke sekolah. Sekitar sepuluh menit berbincang – bincang, PN masih menyempatkan waktu berjalan–jalan dan sekaligus mengamati pekerjaan rehab tersebut. Apa yang dikatakan oleh para wali murid tersebut benar adanya. Karena didalam pengerjaan tersebut, adalah sangat banyak terdapat kejang- galan –janggalan. Seperti skat atau tembok

pemisah kamar ada yang terbuat dari semen atau baru dua tembok pemisah masih tetap bawaan dulu cuman mendapat pengecatan yang baru dan ram pintu kuat dugaan memakai barang bekas alias bahan bekas hasil bongkaran dari gedung sekolah itu sendiri dan di papan nama proyek pun hari atau lama waktu penger- jaan pun tidak tertera (hari – hari kalendernya) dll. Seusai dari lokasi tersebut, PN mencoba konfirmasi dengan kepala sekolah yaitu bapak : Rafudin, SPd, lewat telepon seluler namun tidak ada jawaban. PN juga mencoba konfirmasi ke kepala UPTD Kecamatan Sengerang yaitu bapak : Salipri hasilnya juga tetap nihil . Ini dikarenakan oleh jaringan tidak ada. Mengingat waktu sudah sore, PN akan mengkonfirmasi ulang besok harinya perihal penggunaan dana Rp 268.164.- 000 yang bersumber dari dana APBN 2012 ini, karena meng- ingat besarnya nominal dana ini sudah tergolong besar untuk perehapan ruang kelas yang terdiri dari tiga kelas. Dan setelah sampai di Jambi PN juga tetap konfirmasi kepada bapak Salipri didalam telepon selulernya banyak suara keramaian, menduga bahwa pak Salipri ada acara, maka PN tidak melanjutkan konfirmasi- nya. Victor

Papan Reklame Tak layak Segera Dibongkar

Medan, PN

Seluruh papan reklame maupun bando yang konstruksinya tidak layak dan kekuatan ponda- sinya diragukan segera dibongkar. Pembong- karan ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan tumbang menyusul cuaca sangat ekstrim yang kini sedang menerpa Kota Medan. Selain itu papan reklame dan bando yang dinilai sangat mengganggu estetika kota juga akan dibongkar. “Setelah kita lakukan pantauan ternyata tidak sedikit papan reklame (billboard) maupun bando yang kondisinya sangat mengkhawatirkan sehingga dapat mengganggu keselamatan masyarakat yang berada di sekitarnya. Untuk itu akan segera kita tertibkan,” kata Wali Kota Medan Drs. H. Rahudman Harahap, MM di Balai Kota Medan, belum lama ini. Dengan penertiban yang dilakukan, Wali Kota berharap dapat meminimalisir papan reklame maupun bando yang tumbang pada saat hujan deras dan angin deras tiba seperti terjadi belakangan ini. Peristiwa itu menyebabkan timbulnya kerugian baik moril maupun materil bagi warga yang tertimpa. “Untuk itulah harus kita tertitibkan,” tegasnya. Menurut Wali Kota, pembongkaran papan reklame dan bando yang dinilai sudah tak layak itu akan dilakukan tim yang telah dibentuk Wali Kota. Tim ini melibatkan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Dinas Pertamanan, Dinas Bina Marga, Dinas Kebersihan serta satpol PP yang dipimpin langsung Wali kota. Untuk mengantisipasi hal itu tak terjadi kembali, maka pendirian papan reklame maupun bando ke depannya tidak bisa seperti yang dilakukan selama ini. “Berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal), pendirian papan reklame maupun bando harus melibatkan berbagai intansi terkait. Hal ini untuk memastikan bangunan fisik (konstruksi) maupun pondasinya cukup kuat dan tidak rentan tumbang. Apalagi saat ini sedang

04 Pendidikan & Sosbud Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Perguruan Tinggi Jangan Seperti

datang cuaca ekstrim,” ungkapnya. Selain itu papan reklame maupun bando yang mengganggu estetika kota, jelas Wali Kota, juga akan ditertibkan. Langkah ini dtempuh dalam rangka Medan untuk meraih Piala Adipura Kencana. Sebab, keberadaan papan reklame maupun bando yang mengganggu estetika kota akan menjadi penghalang Kota Medan untuk mendapatkan penghargaan paling bergengsi di seluruh Indonesia tersebut. “Jadi penertiban harus kita mulai dari sekarang,” ungkapnya. Tidak hanya papan reklame dan bando, pohon yang berada di pinggir jalan juga menjadi sorotan Wali Kota. Hal ini tidak terlepas akibat banyaknya pohon tumbang pada saat hujan deras dan angin kencang menerpa. Untuk mencegah pohon tumbang, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga telah menginstruksikan tim yang baru dibentuknya itu untuk memangkas pohon. “Sistem pemangkasan pohon kita rubah. Jika selama ini pemangkasan pohon hanya samping- sampingnya saja, tapi pemangkasan yang kita lakukan kali ini dari atasnya. Selain mengurangi beban pohon, pemangkasan seperti ini akan membuat pohon lebih rindang lagi,” terangnya. Sedangkan kepada camat dan lurah, Wali Kota memerintahkan untuk memantau seluruh papan reklame maupun bando yang berada di wilayahnya masing-masing. Jika menemukan papan reklame maupun bando yang meragukan atau mengganggu estetika kota segera dilaporkan untuk ditertibkan. Maha/Frans

Jabodetabek

Jabodetabek Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 05 Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

05
05

Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa Urus pegawai

Jakarta, PN – Belum lama ini Menteri Dalam Negeri Republik Indone- sia Gamawan Fauzi mengatakan kepada palapa nusanatara dalam acara lokakarya pembahasan Rancangan Undang- Undang Aparatur Sipil Negara di Hotel Sahid, Jakarta,belum lama ini.

Menurut Gamawan, masih saja ada gubernur yang tidak memahami pengelolaan pegawai negeri sipil di daerah. Hal ini terlihat didalam penyusunan struktur maupun penempatan pegawai negeri. Lanjutnya, Ada Gubernur yang tak mengerti pola penempatan pegawai, itu harus diakui, kata Menteri Gamawan. Sambil berseloroh, Gama- wan mencontohkan ada Gu- bernur yang menjanjikan promosi pada pegawai yang memiliki kinerja bagus. Namun, karena ketidak pahamannya, Gubernur tersebut malah menurunkan pangkat pegawai

Jabodetabek Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 05 Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi

itu.

Di tambahkan lagi “Seka- rang kamu eselon tiga, kalau kerjamu bagus akan dinaikan menjadi eselon empat ”Padahal, kata Gamawan, kenaikan pangkat bagi pegawai negeri justru harusnya dari eselon tiga menjadi eselon dua”ujar Gu- mawan” Ketika Palapa Nusantara mewawancarai salah seorang yang secara kebetulan beliau mantan Gubernur Sumatra Barat ini mengatakan kepada Palapa Nusantara , ketidak pahaman ini mungkin terjadi karena Gubernur berasal dari

berbagai latar belakang. Posisi Kepala Daerah yang dipilih melalui pemilu memberi peluang orang dengan bukan latar Birokrasi menjadi kepala daerah.” ujar Mantan Gubernur Sum-Bar ini Menurut keterangan tam- bahan dari Gamawan,salah kelola pegawai negeri, juga terlihat dari struktur dan penempatan pegawai negeri didaerah, Gumawan juga mengakui masih banyak pejabat didaerah yang tidak ditempatkan pada bidang yang dikuasai. Untuk menghindari salah kelola ini,Kementrian Dalam

Nageri pun mengusulkan peru- bahan tata kelola pemerintahan

  • di daerah. Kementerian dalam

Revisi Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah mengusulkan agar pembinaan pegawai negeri tak lagi dikelola gubernur.” ujar Gumawan” Di sisi lain juga Gamawan mengharapkan revisi tersebut yang berbunyi, dalam revisi, pemerintah mengusulkan ke- wenangan pengelola pegawai negeri dialihkan pada sekretaris daerah (SEKDA) pasti mengerti karena dia sudah mengalami jenjang karier. Sekda merupakan jabatan puncak karier birokrat.Selain dari pada itu juga, Gamawan berharap pemberdayaan pega- wai Negeri bias diatur lebih baik dalamrancangan Undang- Undang Aparatur Sipil Negara yang kini tengah dibahas di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).draf RUU ini hingga kini masih dibahas panitia kerja dikomisi pemerintahan,dan RUU ini ditargetkan dan disahkan paling lama Desember 2012. “Ujar Gamawan”

Agus.K

Sudin PU Tata Air Adakan Normalisasi Saluran

Jabodetabek Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 05 Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa

Petugas sedang menguras saluran (kiri) Drs.Achmad Yalla - Didit S - H.Naman S (tengah) Kasudin Tata Air Jak-Bar: Haryanto - Charyanto (kanan)

Jakarta, PN

Belum lama ini Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Barat (Ir. Haryanto) adakan Norma- lisasai repungsi saluran air di sepanjang jalan rawa lele kojan di Rw.010-006 bersama jajaran Kepala Seksi dan Staff Tata Air Kecamatan Kalideres, diantara- nya : Amir Pangaribuan ( Kasie PU.Tata Air ) serta dengan anak buahnya dilapangan Charyanto, Heri dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak dapat di sebutkan satu persatunya. Selain dari pada Kasudin, tampak hadir juga seperti Camat Kalideres Drs.Achmad Yalla, Wakil Camat Drs.Didit S, Kepala Kelurahan Kalideres H.Naman S, Wakil Lurah Ibu Ani beserta staff dan jajarannya sebagai team pelaksana ke- giatan normalisasi repungsi saluran air Kecamatan Kalide- res, karena akan menjelang datangnya musim penghujan yang diperkirakan pada bulan Oktober tahun ini. Di dalam acara tersebut juga hadir diantaranya bapak Walikota Jakarta Barat yang kebetulan

diwakili oleh Wakil Walikota Jakarta Barat Sukarno. Tidak hanya itu saja melainkan Manpol Kecamatan Kalideres Romansen serta Kepala Satuan Tugas Polisi Pamong Praja Kelurahan Kalideres Darsono, serta jajaran Satpol PP Kecamatan Kalideres mau pun Satpol PP Kelurahan juga tampak terlihat dilokasi bongkaran saluran tersebut, kemudian hadir team pelaksana dala program tersebut diantaranya : Camat Kalideres Drs.Achmad Yalla, beserta Wakil Camat Drs.Didit S, dan Sekcam Kalideres Hidayat, Lurah Kalideres H.Naman S, Beserta Wakil Lurah Kalideres Ibu.Ani, Kepala Seksi Kebersihan Kelurahan Kalideres H.Amin. Ketika Palapa Nusantara mewawancarai Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Barat Ir.Haryanto,mengatakan kepada palapa, dalam program norma- lisasi repungsi saluran air sudah direncanakan semuanya, bahwa program tersebut kurang lebih ada 10 titik saluran yang akan kami normalkan sesuai dengan fungsinya, saluran harus bebas

dari sampah dan tumpukan sampah serta saluran air yang ada di pinggir jalan, tidak boleh di pasang jembatan mati seperti jembatan yang terbuat dari besi lalu di cor.” ujar Haryanto Lanjutnya Haryanto,dari sepuluh titik yang sudah disurvei terlebih dahulu tersebut diantara- nya : Kelurahan Semanan yaitu:

Semanan Raya – Kp.Gaga, Kelurahan Tagal Alur yaitu: Di Rw.002 – Kayu Besar, Kelurahan Kamal yaitu: Kamal sisi Barat,Kamal Pusat, serta Kelurahan Kalideres yang sekarang sedang dikejakan oleh beberapa petugas. Sedangkan untuk Tenaga Harian Lepas (THL) kurang lebih 150 tenaga untuk mem- bongkar dan menguras saluran yang di penuhi oleh pasir dan sampah, sehingga air yang tadinya mengalir menjadi terhambat karena pasir dan sampah tersebut. Sedangkan untuk Volume kurang lebih sudah hampir melebihi yaitu 200 Kb.”ujar Haryanto” Ditambahkan lagi kete- rangan dari Camat Kalideres

Drs. Achmad Yalla, ia mengata- kan kepada Palapa Nusantara, berhubung sekarang ini sudah akan mendekati musim peng-

hujan, maka saya beserta jajaran Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Barat, diperintahkan oleh Bapak Walikota Jakarta Barat untuk segera dilaksanakan langsung program normalisasi repungsi seluruh saluran berupa pem- bongkaran dan pengurasan saluran yang ada di wilayah Kecamatan Kalideres terutama

  • di dua titik yang sangat rawan

banjir apabila hujan turun yaitu

  • di Rw.010 dengan Rw.006 Kp.

Kojan Kelurahan Kalideres Jakarta Barat. Lanjutnya Camat, saya mengharapkan kepedulian warga untuk menjaga keber- sihan jangan ada lagi warga yang membuang sampah di sembarang tempat, serta jangan ada lagi warga yang menutup saluran air dengan Cor – Coran, sehingga sulit untuk dibersihkan pada waktu kerja bakti, dan juga tidak boleh berdagang diatas lahan saluran, ujar A.Yalla” Agus.K

K
K
P
P

EMBALIKAN

PDAM Bhagasasi Di Minta Kembalikan Kelebihan uang Rp 9 M

Jabodetabek Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 05 Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa

Cikarang, PN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi diminta untuk segera mengembalikan uang kelebihan Rp. 9 M kepada Pemerintah Kab. Bekasi. Perihal tersebut merupakan hasil audit laporan anggaran yang diperiksa oleh Badan Pemerintah Keuangan (BPK) Kabupaten Bekasi meminta PDAM Bhagsasi, uang kelebihan Rp. 9 Milyar. salah satu anggota Panitia Khusu (Pansus) bertanggung jawab di Daerah Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Bekasi, Hasan Bisri mengatakan terkait tema dari BPK tersebut pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Bupati Bekasi, NENENG HASANAH YASIN yaitu untuk mengklarifikasi dana kelebihan tersebut di PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi. Dalam kesempatan itu, Hasan Bisri mengungkapkan, dana kelebihan yang saat ini masih berada di PDAM Tirta Bhagasasi tersebut seharusnya menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Bekasi. DPRD Kab Bekasi baru mengetahui ada dana lebih dari pemeriksaan anggaran oleh BPK tahun 2012 ini. Dalam pembagian hasil itu, pemerintah Kab Bekasi mendapat 55 Persen dan pemerintah Kota Bekasi 45 Persen. Dengan demikian, ada kekurangan dana yang belum di serahkan PDAM Tirta Bhagasasi kepada pemerintah Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 9 Milyar. Ungkap Hasan Bisri saat di temui di ruang kerja, di Gedung Dewan DPRD Kabupaten Bekasi. Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat. Popy AR

ANTAU

Disnakanlut Kab. Bekasi Pantau Hewan Qurban

Jabodetabek Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 05 Masih Ada Gubernur Yang Tak Bisa

Cikarang, PN - Dinas Peternakan Pemerikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Kabupaten Bekasi akan memantau peredaran Hewan Qurban. Pelaksanaan diperkirakan akan dilakukan mulai tanggal 10 oktober 2012 mendatang. “kami akan memantau Hewan Qurban sebelum hari Raya Idul Adha di semua Kecamatan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya Hewan Qurban yang terjangkit penyakit”. Ucap Kepala Dinas Kabupaten Bekasi Agus Trihono. Dalam melaksanakan pengecekan dan pengawasan Hewan Indonesia (PDHI) dan saat ini telah terbentuk tim pengawas kesehatan Hewan Qurban yang beranggotakan 25 anggota. “Kami akan turun kelapangan langsung dan memeriksa

kesehatan semua hewan qurban. Para pedagangnya juga akan kami berikan sosialisasi seputar Hewan Qurban yang layak jual,”

tambahnya. Permintaan Hewan Qurban pada Idul Adha Tahun ini, kata Agus diperkirakan akan melonjak 10 persen dari sebelumnya dan berdasarkan data yang dimiliki 2.598 ekor, domba 7.927 ekor dan kambing sebanyak 4.302 ekor. “ Kalau jumlah pedagangnya pada tahun lalu mendekati angka 27 orang, tahun ini permintaannya kemungkinan bertambah maka pengawasan yang harus diperketat,” ungkapnya. Sementara itu, wakil Bupati Rohim Mintareja akan segera instruksikan pada Disnakanlut untuk melakukan pengecekan Hewan Qurban, kata dia, pengawasan dan pengecekan secara langsung dilaksanakan pada pertengahan oktober. “Disnakanlut juga harus mewaspadai masuknya hewan dari luar daerah yang di sinyalir ada Hewan Qurban yang sakit yang nantinya masyarakat dirugikan.” Ujarnya. Popy AR

06 Sukabumi Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Bupati Sukabumi Lantik 156 Pejabat Esselon
06
06

Sukabumi

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

Bupati Sukabumi Lantik 156 Pejabat Esselon II, III dan IV

Sukabumi, PN - Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat esselon II, III dan IV dilingkungan kabupaten sukabumi, kiranya menjadi semangat baru dalam menata aktivitas pemerintahan kearah yang lebih baik.

Sehingga amanah dan ke- percayaan yang diberikan benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggungjawab yang tinggi demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya ketika melantik 5 esselon II, 35 Esselon III dan 116 Esselon IV Bertempat di Aula Setda Kabu- paten Sukabumi, Jumat (12/10) Adapun pejabat-pejabat eselon II yang dilantik adalah

06 Sukabumi Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Bupati Sukabumi Lantik 156 Pejabat Esselon

Dedi Sutadi SH sebagai Kepala Badan Perizinan Terpadu, Drs. H. Iwan Ridwan sebagai Kepala Inspektorat, Drs. Maman Adurahman, M.Pd. sebagai Kepala BKD, Usman Jaelani, SH.,MM sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan serta Zaenul S, SE, M.Si, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan

Sipil. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Akhmad Djajuli dan Sekretaris Daerah Drs. H. Adjo Sardjono, MM. Dikatakan pula oleh Bupati, bahwa untuk penempatan pada jabatan baru harus mengandung konsekwensi dan tanggungja- wab untuk mengembangkan organisasi pada satuan organi- sasi yang dipimpin.

Untuk itu sebagai seorang pegawai negeri sipil proses mutasi dan rotasi adalah suatu implementasi kebijakan pe- ngembangan karier pegawai. Karena sifat dari pengem- bangan karier itu dapat bersifat vertikal dan horizontal. Lebih lanjut Bupati menga- takan, keberhasilan pembangu- nan secara nyata dan langsung tergantung kepada bagaimana aparatur Pemerintah mendu- kung serta melakukan pelaya- nan dengan sebaik-baiknya sesuai mekanisme pelaksanaan pembangunan untuk itu kepada yang telah dilantik agar senan- tiasa terus belajar menggali hal- hal yang baru serta melakukan terobosan-terobosan yang berkaitan dengan tugas dan mencari alternarif-alternatif serta langkah-langkah peme- cahan masalah dalam organisasi yang dipimpin. den

Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kab. Sukabumi Periode 2011-2016

Sukabumi,PN

Pembentukan karang taruna pada hakekatnya ditujukan untuk mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial. selain itu juga mampu mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda. demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Sukabumi periode 2011-2016, bertempat di Aula Setda Kab. Sukabumi Palabuhan Ratu, Rabu (10/10).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Drs. H. Adjo sardjono, MM. Ketua Karang Taruna Propinsi Jawa barat Ir. Budi setiawan, M.Si. dan Kepala Dinas Sosial. Sementara itu Bupati mengatakan, sebagai potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) karang taruna berperan sebagai tenaga penggerak pembangunan kesejahteraan sosial. Peranan tersebut diwujudkan melalui program-program usaha kesejahteraan sosial (UKS) yang diselenggarakan oleh karang taruna, yang bertujuan agar mampu mengidentifikasi masalah kesejahteraan sosial yang ada dan berkembang ditengah- tengah masyarakat seperti maraknya

kenakalan remaja, peredaran narkoba, masalah kemiskinan dan keterlantaran. Lebih lanjut Bupati mengatakan, dengan momentum pelantikan ini akan menjadi tonggak dalam meningkatkan kemitraan pemerintah dengan segenap potensi dan sumber kesejahteraan sosial, khususnya karang taruna kabupaten sukabumi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. oleh karenanya karang taruna harus mampu merangkul kekuatan elemen masyarakat yang berada dilingkungannya sedangkan pemerintah melalui SKPD terkait akan terus memberikan bimbingan dan pengawasan agar program-program pembangunan kesejahteraan sosial dapat terlaksana dengan baik. den

Bimtek Desa Mandiri Mewujudkan

Pengelolaan Kegiatan Demokratis, Transparan dan Akuntabel

Sukabumi, PN - Bertempat di Hotel Sukabumi Indah 10 kepala desa, sekdes, bendahara, ketua OKMS dan ketua bumdes yang menerima bantuan desa mandiri menuju desa peradaban tahun anggaran 2012 melakukakan Bimbingan teknis (Bimtek) dengan tema “Mewujudkan pengelolaan kegiatan yang demokratis, transparan dan akuntabel secara partisifatif menuju desa mandiri berbasis potensi lokal”. Acara pembukaan yang diwakili oleh Setda kabupaten Sukabumi Drs. H. Adjo Sardjono, acara pembukaan tersebut semula akan dihadiri bupati Sukabumi H. Sukmawijaya namun ada halangan dan di wakili oleh sekertaris daerah kabupaten Sukabumi (Sekda). Pembukaan ini diawali laporan panitia yang disampaikan Kepala Bapemdes Kabupaten Sukabumi Drs. H.Bambang Ismobroto M.Si, setelah menyampaikan laporannya juga menghimbau kepada peserta bimtek agar diikuti dengan sebaik-baiknya dari awal sampai akhir. Sementara dalam sambutan dan sekaligus peresmian kegiatan bimtek yang disampaikan Setda, sebelum dibacakan sambutan bupati, setda mengharapkan dengan adanya bantuan dari gubernur melalui program desa mandiri menuju peradaban ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat desa yang mendapat program, sehingga dengan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, selain itu pelaksanakan program ini harus sesuai dengan aturan dan ketentuan pedoman yang telah dibuat pemerintah sebagai koridor acuan untuk terlaksananya program ini secara optimal. den

Walikota Sukabumi Melepas Kontingen Ngageulis Dan Boles

Sukabumi,PN

Walikota Sukabumi, H. Mokha- mad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., secara resmi melepas kontingen Ngagotong Eusi jeung Lisung (Ngageulis) dan Bola Leungeun Api (Boles) Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi, untuk mengikuti Fes- tival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Tahun 2012, mewakili Provinsi Jawa Barat, yang akan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 11 sampai dengan 15 Oktober 2012, di Morotai Kota Ter- nate, Provinsi Maluku Utara. Selain melepas kontingen Ngageulis dan Boles Ponpes Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi juga melepas kontingen atlet Pemerintah Kota Sukabumi, untuk mengikuti Pekan Olah Raga Pemerintah Daerah (Porpemda) Tingkat Jawa Barat Tahun 2012, yang akan berlangsung selama 5 hari, tepatnya dari tanggal 15 sampai dengan 19 Oktober 2012, bertempat di Kabupaten Kuningan. Selanjutnya kontingen Pencak Silat Kota Sukabumi, untuk mengikuti

Festival Budaya Beladiri Masyarakat

(BBM) Usia Dini (9 sampai dengan

  • 12 tahun) Tingkat Jawa Barat Tahun

2012, yang akan berlangsung

selama 2 hari, tepatnya dari tanggal

  • 15 sampai dengan 16 Oktober 2012,

bertempat di Bandung. Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dispo- rabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M. menjelaskan, kontingen Ngageulis dan Boles Ponpes Dzikir AL-Fath Kota Sukabumi ini berjumlah 18 orang, dengan target meraih gelar juara pertama tingkat nasional. Sedangkan kontingen Por- pemda Kota Sukabumi berjumlah 60 orang, dengan target masuk 10 besar di Jawa Barat. Sementara kontingen BBM Kota Sukabumi berjumlah 15 orang, dengan target masuk 10 besar di Jawa Barat. Usai melepas secara resmi, Walikota Sukabumi menyerahkan Bendera Pemerintah Kota Sukabumi dan Uang Saku, secara simbolis kepada 3 orang perwakilan kontingen olahraga tersebut.

den

J

UNPK Di Kabupaten Sukabumi Mengalami Penurunan Sebanyak 215 Peserta

Sukabumi,PN - Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Paket C setara SMA tahap 2 serempak dilaksanakan. Ujian nasional program Paket C merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu hasil belajar pendidikan kesetaraan, dan menjadi bagian tanggungjawab Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang pada tahun 2012 Penurunan jumlah peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) tahap ke 2 di Kabupaten Sukabumi merupakan suatu indikator yang positf di mana pada tahap pertama yang berjumlah 2553 peserta yang mengikuti UNPK tahap ke 2 turun sebanyak 215 orang, dan untuk tahap ke 2 yang mengikuti UNPK sebanyak 2338 peserta. Itulah yang dikatakan Kabid PNF H Tubagus Wahid Ansor dan menambahkan untuk jumlah peserta dengan daerah pa- ling terluas di Jawa Barat di bagi menjadi 8 wilayah dan menambahkan biaya ujian Paket C sepenuhnya ditanggung pemerintah. Peserta ujian Paket C sebelumnya sudah melalui pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di setiap kecamatan. den

06 Sukabumi Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Bupati Sukabumi Lantik 156 Pejabat Esselon

Perlombaan Jamsostek Award 2012 Di Sukabumi

Sukabumi,PN - Kepala Biro Pengembangan Sosial Provinsi Jabar yang juga sebagai Ketua Tim Penilai Jamsostek Award Hj. Nenny Kencanawati saat menilai PT Jamsostek Perwakilan Sukabumi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Jamsostek jabar Awarad 2012. Kegiatan tersebut bisa dibilang pertama dilaksanakan di Jabar bahkan di Indonesia.bahkan turut hadir juga Wakil Walikota Sukabumi H.Mulyono dan Undangan lainnya. Dikatakan Nenny, ini, Kegiatan ini untuk mengapresiasikan pemerintah di 26 Kota dan Kabupaten di Jabar serta Jamsostek setempat dalam keikut sertaanya dalam Apresiasi tersebut, kita harus dukung dengan digelarnya Jamsostek Award ini. Insya Allah tanggal 5 Desember mendatang bisa diumumkan pemenangnya, dan salah satunya Kota Sukabumi yang sudah dinilai, ” katanya. Nenny menjelaskan, aspek yang dinilai dalam lomba ini diantaranya meliputi regulasi, kaitanya dengan Jamsostek, pembinaan peserta, dan penyelesaian kasus sesuai dengan undang-undang no 3 tentang Jamsostek. Semua data di daerah sudah masuk tinggal kita lihat dan nilai kelapangan, Ujarnya. Sementara itu Wakil Walikota Sukabumi H.Mulyono menjelaskan, gagasan jabar dalam rangka memberikan perlindungan kepada pekerja dan Kota Sukabumi salah satunya yang ikut dinilai. “Kita Berharap mudah-mudahan penilaian yang meliputi tataran kebijakan, legislasi dan aturan dalam rangka memayungi pekerja di daearahnya.” ujarnya. Yang menarik lanjut Mulyono di kota Sukabumi jumlah pekerja atau buruh 75 persen perempuan. Untuk itu kita komitmen serta berhubungan secara sinergis dengan pihak swasta dan jamsostek itu sendiri dalam melindungi tenaga kerja. Sementara jumlah tenaga kerja di kota Sukabumi saat ini mencapai 146 ribu dengan jumlah 763 perusahaan, Ujarnya. Yang jadi permasalaahan saat ini kata Mulyono, di kita belum ada pengawas fungsional, sementara penanganan kasus-kasus ketenaga kerjaaan diselesaikan oleh dinas dan instansi yang terkait. Den

06 Sukabumi Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Bupati Sukabumi Lantik 156 Pejabat Esselon

DPD PHRI Jabar, Kukuhkan DPC PHRI Kabupaten Sukabumi

Sukabumi, PN - Bertempat di aula hotel Selabintana, sebanyak 13 orang pengurus BPC PHRI periode 2012-2017 yang diketuai oleh Dadang Suhendar, dikukuhkan secara resmi oleh ketua DPD PHRI Jawa Barat, Herman Muhtar yang disaksikan oleh Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya,MM serta undangan dari pengusaha restoran dan hotel yang ada di wilayah sukabumi. Bupati Sukabumi dalam sambutannya mengatakan bahwa, sebagai salah satu wadah berkumpulnya para pelaku pengusaha perhotelan dan restaurant PHRI memiliki peran yang cukup penting dalam terciptanya lapangan kerja. Selain itu PHRI turut berperan dalam pengembangan pariwisata yang menjadi sektor dalam pemasukan pendapatan asli daerah. PHRI selain mempekerjakan warga setempat juga meiliki multiflier effect terhadap warga sekitar. Dikatakan pula, berbagai komponen yang menjadi objek pariwisata baru merupakan salah satu tugas yang belum terselesaikan bagi pemerintah kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk mencari solusi dalam meningkatkan iklim pariwisata di kabupaten Sukabumi. Salah satu langkah kongkrit yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Sukabumi adalah dengan menata kembali sumber-sumber kemacetan, karena tidak dapat dipungkiri bahwa kemacetan lalu lintas menjadi sumber penghambat bagi terjadinya iklim pariwisata yang baik. den

Nusantara

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

07
07

HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

Jambi, PN - Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan, pihaknya akan mengkaji kembali pemberian tunjangan kinerja kepada Pengawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemerintahan Provinsi Jambi pada tahun anggaran mendatang.

Menurut dia, pengkajian tersebut sangat penting di lakukan , sebab sejauh ini tidak ada peningkatan kinerja dari para PNS. ”Kalau tidak ada pening- katan, kenapa kita berikan tunjangan kinerja. Berdasar evaluasi atas kinerja para PNS di Jambi selama ini tidak ada

peningkatan,” katanya, Rabu. Padahal , tunjangan sebesar Rp 40 miliar tersebut diberikan untuk meningkatkan kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun dalam kenya- taannya, sejak tunjangan terse- but di berikan, sama sekali tidak ada peningkatan kinerja. “Tidak sedikit dana yang

dialokasikan untuk tunjangan kinerja itu. jika di hitung, jumlahnya mencapai dana Rp 40 miliar. Lebih baik uangnya kita alihkan saja untuk pembangu- nan,” kata Gubernur . Kekesalan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus atas rendah- nya kinerja para PNS di Jambi, sebenarnya sudah terjadi sejak acara halal bihalal bulan lalu. Saat itu hanya sedikit PNS yang hadir sehingga banyak kursi yang kosong, padahal menurut Gubernur , dalam buku kehadiran, paraf para pegawai berjumlah banyak. Gubernur yang datang ter- lambat dalam acara itu menga-

takan bahwa keterlambatan dirinya bukan karena kesengaja- an, melainkan karena ada keterlambatan keberangkatan pesawat (delay). “Saya sudah dari pukul 05.30 Wib di Bandara Soekarno – Hatta menuju Jambi untuk menghadiri acara ini, namun terlambat karena delay,” ucap- nya . Gubernur kemudian meng- hubungkan kinerja dan kedisi- plinan para pegawai tersebut dengan kondisi daerah- daerah kabupaten kota di Provinsi Jambi yang tidak satupun mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian berdasar Laporan

keuangan pemerintah Daerah Tahun 2011. Menurut Gubernur, wajar jika Jambi tidak mendapat predikat Wajar Tanpa penge- cualian (WTP) pada tahun ini , sebab kinerja dan disiplin para pegawai pemerintah tidak di tingkatkan . “ Wajarlah pada tahun ini jika kita tidak mendapat WTP, karena kinerja dan kedisiplinan pegawai yang rendah . ini baru dari sisi kualitas pegawai. padahal banyak yang kita kerjakan ,” kata Gubernur Menurut Gubernur disiplin, kinerja dan kesadaran para pegawai di Jambi dari tahun ke

tahun tidak mengalami peruba- han .Padahal , pemerintah selalu memberikan motivasi dalam bentuk tunjangan kinerja dan kesejahteraan kepada pegawai . Namun sepertinya, ucap Gubernur, hal itu tidak memba- wa efek positif pada pegawai. Maka itu dirinya akan meninjau kembali tunjangan kinerja para pegawai tersebut. Padahal sebelumnya sebut Gubernur tunjangan yang ada hanya berbentuk tunjangan kinerja daerah, namun demi meningkatkan dan menotivasi para pegawai, pemerintah Provinsi Jambi menambah tunjangan kesejahteraan. MP

Bupati Hadiri Ulang Tahun Dusun Kuamang Dan Resmikan Gedung Madrasah Diniyah

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

Bungo Tebo, PN

Belum lama ini Bupati Kabupaten Bungo

H. Sudirman Zaini,SH,MH dan Wakil Bupati kabupaten Bungo H. Mashu- ri,SP,MP menghadiri ulang tahun kelima Dusun (desa) Kuamang Kecamatan Jujuhan Ilir. Sesampainya rombongan Bupati di lokasi kegiatan, langsung disambut ratusan warga dusun Kuamang dan sejumlah pegawai yang ada di Kecamatan Jujuhan Ilir, yang ditandai dengan tarian sekapur sirih dan pencak silat.Usai sambutan rombongan Bupati mengambil tempat duduk yang telah disediakan. Setelah selesai mengikuti acara HUT Dusun Kuamang dilanjutkan dengan meresmikan pemakaian Madin yang dibangun dari dana PNPM Jujuhan Ilir.

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

Bupati Bungo dalam sambutannya menyampaikan dengan dibangunnya Madin ini diharapkan masyarakat menye- kolahkan anaknya di Madin. Sehingga bisa mempelajari agama dan tentang buta aksara Al-Quran.

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

“Mengenai jalan mudah-mudahan tahun 2013 nanti akan diperbaiki, kami harap masyarakat memelihara aset pemerintah yang telah dibangun selama ini,”tutupnya, dilanjutkan acara peresmian secara simbolis oleh wakil Bupati kabupaten Bungo. FS

Pemkab dan TP.PKK Bungo Ikuti Lomba

Senam Lansia Bersama Askes

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS

Bungo Tebo, PN

Baru-baru ini pemerintah kabupaten Bungo dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Bungo mengikuti kegiatan senam lanjut Usia (Lansia) bersama PT. Askes Cabag Bungo di lapangan Pusparagam dalam rangka me- meriahkan HUT Kabupaten Bungo ke-47. Dalam kegiatan senam ini diikuti oleh Bupati kabupaten Bungo H. Sudirman Zaini,SH,MH, Wakil Bupati kabupaten Bungo H. Mashuri,Sp,ME, Ketua GOW Verawaty Mashuri, Sekda Bungo H. Ridwan Is, para kepala SKPD, para asisten dan ratusan peserta senam dan para staf

lainnya di lingkungan pemerintah kabu- paten Bungo. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya senam pagi, lomba senam lansia dan cek kesehatan gratis. Acara ini diawali dengan senam sehat dan dilanjut- kan dengan senam yang dibawakan anak- anak SD 101 Muara Bungo. Selanjutnya acara diisi dengan eksibisi senam lansia dari sanggar Harajuju dan dilanjutkan dengan lomba senam lansia. Puluhan klub tercatat mengikuti perlombaan ini. Kepala Askes dr. Eddy Matadinata melalui Zulkifli, Kepala Seksi Pengendalian Manfaat PT. Askes (Persero) cabang

Bungo dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakn dalm rangka untuk memeriahkan HUT Bungo ke – 47 yang sebentar lagi akan tiba. Selain itu seusai dengan komitmen kita Askes ingin agar masyarakat Bungo bisa hidup dengan sehat. Dengan senam ini kita berharap sampai lansia pun kita masih bisa sehat dan produktif,” ujarnya. Ketua TP PKK kabupaten Bungo Hj. Enny Wardhani Sudirman dalam arahannya berharap kegiatan itu bukan hanya lomba mencari pemenang belaka. Namun bisa berkelanjutan agar lansia di Bungo bisa sehat agar bisa menjalani aktivitas sehari- hari tanpa harus selalu menggantungkan pada orang lain. “Kegiatan ini saya minta bisa berke- lanjutan. Disetiap kecamatan PKK harus aktif menggalakkan senam ini. Harus diupayakan rutin setiap minggu,”paparnya. FS

TP. PKK Bungo Hadiri Lomba Kreasi Poco-poco Yang Digelar DWP Dinas Pendidikan Bungo

Bungo Tebo, PN

Ketua TP. PKK kabupaten Bungo Hj. Enny Wardhani Sudirman belum lama ini menghadiri kegiatan lomba kreasi senam poco-poco yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bungo. Acara yang digelar di halaman kantor Dinas Pendi- dikan kabupaten Bungo ini untuk memeriahkan HUT kabupaten Bungo yang ke-47. Kegiatan ini diikuti sebanyak 17 tim poco-poco dari 17 Dhar- ma Wanita UPTD Dinas Pendi- dikan yang ada di kabupaten Bungo. Selain Ketua TP.PKK kabupaten Bungo, tampak hadir Kepala Dinas Pendidikan Bungo, Mursidi, Ketua DWP Dinas Pendidikan Suryana

Mursidi, Sekretaris Dinas Pendidikan Hardius serta jajaran Dinas Pendidikan dan undangan lainnya. Dalam sambutannya ketua TP.PKK kabupaten Bungo Hj. Enny Wardhani Sudirman langsung memberikan apresiasi terhadap program kerja dan kegiatan DWP Dinas Pendi- dikan. Dirinya berharap, ke- giatan itu bukan hanya perlom- baan semata, namun bisa dilanjutkan pada program DWP Dinas Pendidikan di UPTD dan

dijadikan program rutin setiap minggu. “Saya minta ini jangan hanya sebatas lomba hari ini saja, tapi bisa dimasukkan dalam pro- gram, sehingga bisa dilakukan secara rutin. Sebab seperti kita ketahui, bahwa didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Bagaimana mau ikut serta membangun daerah kalau kita tidak sehat,”ujarnya. Sementara itu DWP Dinas Pendidikan dalam sambutannya, Suryana Mursidi mengatakan bahwa tujuan digelarnya acara itu untuk memanfaatkan potensi perempuan sebagai ibu rumah tangga mampu sebagai abdi masyarakat dengan tujuan membangun kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan. Kemudian juga untuk menyam- bung tali silaturrahmi antara DWP Disdik dengan DWP pada UPTD Pendidikan kecamatan se-kabupaten Bungo. Selesai kegiatan lomba, juga disebutkan Yana Mursidi, DWP Disdik juga memberikan bantuan kepada anak yatim, memberikan bantuan kepada fakir miskin di kelurahan Jaya Setya dan memberikan bantuan kepada anggota DWP Pendi- dikan yang mengalami musibah kebakaran di Sungai Pinang. FS

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 07 HBA : Tinjau Ulang Tunjangan PNS
08 Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Penyelidikan Dugaan Korupsi Dipertanyakan Lingga, Kepri,
08
08

Nusantara

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dipertanyakan

Lingga, Kepri, PN - Masyarakat bakung mempertanyakan Pembangunan Dermaga di Desa mereka, yang hingga saat ini pengerjaan dermaga tersebut tidak selesai di kerjakan. Kinerja aparat penegak hukum di Kabupaten Lingga kembali dipertanyakan.

Pertanyaan itu mencul terkait dua dugaan kasus dugaan korupsi yang hingga saat ini tidak jelas penyelesaiannya. Pertama, dugaan kasus korupsi Dermaga Bakong di Desa Bakong. Kedua, dugaan korupsi pada kegiatan pembangunan penahan gelombang di Desa Kelombok. Dugaan korupsi pada dua kegiatan itu, diduga telah merugikan negara hingga miliaran rupiah. Namun, hingga kini dugaan kasus itu mengendap di tangan pihak aparatur penegak hukum. “Hingga kini, kedua kasus dugaan korupsi itu tidak ada penyelesaiannya. Aparatur penegak hukum harus menjelaskan kepada masyarakat apa penyebab kedua kasus ini tidak dapat diselesaikan,” kata Ketua LSM Forum Masyarakat Untuk Transparansi (Format) Yustim MS, kepada Koran ini Senin (8/10). Dikatakannya, pihak penegak hukum seperti Kejari maupun Polres Lingga supaya dapat lebih Proporsional dalam mengungkap dugaan kasus-kasus korupsi di Lingga. Kasus dermaga Bakong dan penahan

08 Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Penyelidikan Dugaan Korupsi Dipertanyakan Lingga, Kepri,

gelombang di Kelombok, awalnya seperti diperebutkan oleh kedua institusi penegak hukum di Lingga. “Namun akhirnya, meng- hilang tanpa ada penyelesaiannya,” ucap- nya. Dia menjelaskan, pada awal terungkap- nya kasus itu pihak kepolisian dan kejaksaan secara bersamaan melakukan penyelidikan. Pada perjalanannya, pihak kejaksaanlah yang meneruskan penyelidikan. “Jika memang dari penyelidikan lanjutan yang dilakukan tidak ada indikasi korupsi yang terjadi, harus dijelaskan kepada masya- rakat atau di SP3,” ucapnya. Dia menuturkan, dengan tidak jelasnya penegakan hukum atas kedua kasus ini menyebabkan masyarakat bertanya bagai- mana kredibilitas penegakan hukum di Lingga. Kondisi ini, menyebabkan tidak ada efek jera bagi pejabat di Kabupaten Lingga untuk tidak melakukan hal yang sama. “Tidak jelasnya penindakan hukum berimbas pada mandeknya proses pem- bangunan di Kabupaten Lingga,” ucapnya. Dia memaparkan, untuk kasus Dermaga

Bakong sebelumnya pada tahun 2010, pihak kejaksaan telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Togi Simanjuntak dan Direktur PT Bandar Dunia Madani, Zulkadri Darja sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Untuk kegiatan proyek pembangu- nan Dermaga Desa Bakong dengan nilai Rp2,5 miliar. “Pihak Kejari Tanjungpinang (saat itu Kejari Daik Lingga belum berdiri, red) juga telah membidik Kadis PU Iskandar Ideris yang pada saat bersamaan juga tersandung kasus Dermaga Rejai,” ucapnya. Dilanjutkannya, pada perjalanan kasus hukumnya, kedua pejabat yang dindikasikan terlibat itu dinyatakan terbukti melakukan korupsi pada proyek pembangunan Dermaga Rejai dan telah dijatuhkan hukuman. “Sedangkan Untuk Kasus Dermaga bakong, hingga saat ini tidak ada kejelasan- nya,” sebutnya. Untuk penahan gelombang di Desa Kelombok, kata Yustin, kasus dugaan korupsi dengan nilai proyek Rp1,2 miliar ini, malah lebih tidak jelas pengungkapannya. Proyek yang dikerjakan pada tahun 2010 ini, hingga kini penyelidikannya hanya pada tahap pengumpulan data. “Sudah lebih setahun proyek ini diusut Kejari Daik Lingga. Namun hingga saat ini belum ada perkembanganya,” imbuh Yustin. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Daik Lingga Joko Susanto SH, enggan memberikan konfirmasi terkait hal ini. Pesan singkat yang dikirmkan koran ini, hingga berita ditulis tidak juga mendapatkan jawaban.

jmt

R
R

EHAB

KELAS

Komisi III Hearing Rehab Kelas SMPN 2

Lingga, PN - Komisi III DPRD Lingga memanggil seluruh pihak terkait dalam proyek rehabilitasi empat ruang kelas SMP Negeri 2 Dabo. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sumber terjadinya perubahan pada spek gambar rehab yang dilakukan di Sekolah tersebut. “Senin (8/10) Komisi III dijadwalkan memanggil seluruh pihak yang terkait kegiatan Rehabilitasi kelas di SMPN 2,” Ujar Ketua Komisi III DPRD Lingga Rudi Purwonugroho. Menurutnya, banyak kejanggalan yang terlihat dari rehabilitasi empat ruang kelas tersebut. Seperti gambarnya yang tidak sesuai dengan spek, sehingga muncul dugaan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan. “Bahkan PPTK tidak mengetahui jika gambar Rehabilitasi Berubah, ini sudah tidak benar,” ucapnya . Dia menuturkan, sebenarnya proyek Rehabilitasi Rehap empat ruang kelas untuk SMPN 2 ini telah dianggarkan pada tahun 2011 dengan pagu Rp200 juta. Pagu anggaran sebesar itu dinilai tidak mencukupi untuk merehabilitasi empat ruang kelas, hingga pelaksanaannya dipending. “Saya tidak mengerti kalau muncul lagi pada tahun 2012, dengan nilai yang sama,” ucapnya. Meski demikian, sambungnya, persoalan yang mendasar pada Rehabilitasi ini adalah perubahan gambar yang tidak diketahui oleh PPTK. Sementara konsultan perencana mengaku perubahan yang dilakukan telah mendapat persetujuan dari PPTK.ada Dugaan Pemalsuan perubahan Gambar. “Lebih jelasnya nanti setelah hearing,” imbuhnya. Hingga berita ini dirilis hearing antara Komisi III DPRD Lingga dan pihak terkait rehabilitasi empat ruang kelas di SMPN 2 masih berlangsung. jmt

Buruh Demo Damai, Wako janjikan Angin Segar

30 Oktober Batas Akhir Perekaman E-KTP

Buruh : "Hapus Outsoursing, Naikan gaji kami 2X lipat"

08 Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Penyelidikan Dugaan Korupsi Dipertanyakan Lingga, Kepri,

Tampak : Wawako Rudi (kiri) dan Wako Batam Ahmad Dahlan (tengah) tengah meredahkan suasana demo (Foto : Agus Budi)

Batam, PN

Unjuk rasa kembali di gelar buruh

baru-baru ini Ribuan buruh meme- nuhi Ruas jalan depan pemko Batam. Ratusan personil polisi disiagakan untuk pengamanan unjuk rasa, Pihak kepolisian juga menye- diakan satu mobil Water canon diduga untuk mengantisipasi keru- suhan, tidak ada aksi anarkis atau perusakan Fasilitas umum seperti

yang lalu untuk demontrasi ini. Wako Batam Ahmad Dahlan dalam pernyataannya mengatakan masih menunggu kebijakan Pusat,menurut Wako bahwa Sistem outsoursing masih legal,Wako juga mengatakan dalam waktu dekat ini kementerian tenaga kerja akan mengeluarkan peraturan Sistem outcoursing baru. Menurut wako Sistem outsour-

sing yang baru ini adalah outsoursing yang berlaku untuk perkerja pendu- kung dan bukan bagi pekerja di produksi utama. Adapun peraturan baru tentang outsoursing berlaku untuk pekerjaan di bidang profesi Satpam(security),Pekerja Catring,Transportasi,Cleaning cervis dan Pertambangan di bidang tertentu. Tentang upah wako menjelaskan ,bahwa tahun lalu kelayakan hidup (KLH) dalam pembahasan ada 46 item sekarang sudah bertambah menjadi 60 item Bahkan termasuk Celana dalam pun sudah termasuk dalam item tersebut, Candanya Wako juga mengaku bahwa pengawasan di lapangan selama ini sangat minim dan berjanji akan menambah pengawasan yang lebih maksimal. Wako juga berjanji kedepannya akan rutin mengadakan pertemuan satu kali per tiga bulan dengan antara pemerintah, pengu- saha, dan perwakilan buruh untuk membahas apa saja masalah yang

  • di hadapi. Pernyataan wali kota Batam itu,

  • di dengar seluruh pendemo dan di

saksikan para anggota DRPD komisi empat, tiga dan ketua DPRD kota

Batam Surya sardi. abt

Batam, PN

Pemerintah Kota Batam optimis menyelesaikan pere- kaman e-KTP bagi penduduk Kota Batam sebelum tanggal 30 Oktober 2012. Demikian disampaikan Wakil Walikota Batam usai menggelar rapat pemantauan e-KTP bersama Walikota Batam, Kepala Dinas, Camat dan jajaran Lurah se Kota Batam di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Walikota Batam. Dikatakan Rudi, saat ini perekaman e-KTP secara kese- luruhan mencapai 53 persen, dengan alat perekam bejumlah 48 unit. Ditambahkan Rudi minggu ini akan ada tambahan sebanyak 8 unit alat perekam yang akan dioperasionalkan di pusat keramaian baik di Mall maupun kantor Pemerintah. Kepala Dinas Kependu- dukan dan Pancatatan Sipil KOta batam Sadri Khairuddin

yang mendampingi Wakil Walikota mangatakan beberapa

kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kota Batam untuk mempercepat target perekaman e_KTP penduduk Batam

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS Sebagai Ketua Umum

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten

Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya

H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS

Sebagai Ketua Umum KADIN Provinsi Banten Masa Bakti 2012-2017

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS Sebagai Ketua Umum

H. IYUS YUSUF SUPTANDAR, BBA

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Tata Laksana

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS Sebagai Ketua Umum

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten

Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya

H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS

Sebagai Ketua Umum KADIN Provinsi Banten Masa Bakti 2012-2017

Kamar Dagang Dan Industri Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.TB.CHAERI WARDHANA, B.BUS Sebagai Ketua Umum

Hj. TITA RUSDINAR, SE

Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate dan Kawasan Industri

diantaranya dengan menambah jumlah jam kerja petugas pere- kaman di Kantor Kecamatan se Kota Batam, sebelunya 12 jam kerja dari pukul 08.00 -21.00 akan ditambah menjadi 15 jam kerja yaitu dari jam 08.00 hingga pukul 24.00 WIB. Tidak hanya itu untuk mencapai target perekaman e- KTP bagi 707.430 wajib KTP Batam, dilakukan juga dengan penambahan alat tambahan oleh Kementrian Dalam Negeri. Tambahan alat perekam yang datang minggu ini sebanyak 8 unit yang akan di pasang di pusat keramaian termasuk di Kantor Walikota Batam. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dan pegawai negeri untuk merekam e-KTP disaat jam kerja. Terobosan lain juga dilakukan yaitu dengan merekam data e- KTP di seluruh kantor Camat se Kota Batam tanpa harus sesuai alamat domisili KTP. “ini dimaksudkan agar masyarakat yang tidak sempat ke Kantor Camat sesuai domisili dapat ke Kantor Camat dekat tempat bekerja” jelas Sadri. Sadri menambahkan, bagi masyarakat yang ingin merupak data kependudukan (nama, sta- tus, alamat, dll) dapat langsung

ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sekupang untuk melakukan perubahan data. Tidak hanya itu di Dinas Kependudukan juga dapat langsung merekam e-KTP tanpa harus ke Kantor Camat. Sebelumnya Dinas Kepen- dudukan telah menambah loket pelayanan rekam e-KTP di tigaMall yang ada di Batam yaitu di BCS Mall, DC Mall dan Panbill Mall. Pelayanan rekam e-KTP di Mall tersebut dise- suaikan dengan jam operasinal Mall. Menurut Kepala Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil Sadri Khairuddin penam- bahan lokasi perekaman di pusat keramaian (Mall) sangat membantu efektif dan disambut baik oleh masyrakat Batam. Diakhir keterangannya Wakil Walikota Batam Rudi menghimbau kepada seluruh warga Batam yang belum merekam e-KTP agar segera menrekam datanyadi tempat yang telah disediakan, meng- ingat setelah tanggal 30 Oktober, waktu perekaman e-KTP untuk Kota Batam selesai dan tidak ada lagi proses rekam e-KTP tambahan sambil menunggu keputusan Pemerintah Pusat. abt

08 Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Penyelidikan Dugaan Korupsi Dipertanyakan Lingga, Kepri,

Nusantara

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 09 Akses Jalan Darat Di Kec. Sengerang

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

09
09

Akses Jalan Darat Di Kec. Sengerang Sangat Memprihatinkan

Tanjab Barat, PN - Infra struktur jalan adalah sarana yang sangat vital di dalam menopang kemajuan suatu daerah .baik itu di perkotaan maupun di pedesaan .

Oleh karena itu pemerintah sangat memberikan perhatian yang tinggi , terhadap prasarana dan sarana jalan. Namun di pasca pembangunan sekaranng ini, masih ada daerah yang sangat sulit di jangkau oleh kendaraan roda empat. Ini jelas kekurang perhatian dari para pembuat kebijakan – kebijakan dari pemerintah setempat, inilah realita kehidupan yang dialami oleh masyarakat Kecamatan Sengerang . Dalam pemantauan Palapa Nusantara di lokasi, bahwa akses jalan darat di kecamatan Sengerang apalagi itu banyak terdiri dari Jembatan –jembatan

Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 09 Akses Jalan Darat Di Kec. Sengerang

Beberapa Jembatan yang Tidak layak Pakai di Kec. Sengerang, Tanjab Barat (Foto Victor)

yang bahan bakunya terbuat dari kayu . Menurut informasi yang PN peroleh dari salah satu warga, sudah kerap kali terjadi kecela- kaan-kecelakaan yang diakibat- kan oleh jembatan tersebut dan kalau kita cermati keberadaan Jembatan tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Namun apa daya karena jalan satu – satunya jalan darat mau keluar dari Kecamatan Senge- rang tidak ada yang lain dan bukan hanya itu, mengingat kecamatan Sengerang adalah salah satu daerah kaya akan hasil

perkebunan yakni: pinang, sawit, kelapa,dll. Jelas dengan tidak adanya akses jalan yang bagus , tidak tertutup kemungkinan masyara- kat akan sulit memasarkan hasil dari tanamanya dan PN pun sempat berbincang – bincang :

“kami pak , jalan inilah yang kami risaukan, bapak tengok sendiri gimana kami mau bisa leluasa memasarkan hasil tanaman kami kalau keadaan jalanya begini”. Adapun jalan lain yaitu lewat air tetap juga sulit di karenakan oleh karena ketergantungan dengan alam misalnya: kalau

pasang air kami bisa memasar- kan barang lewat air ke Tungkal itukan ada batas waktunya jadi tetap juga sulit pak, kata dari salah satu warga ke PN. Memang apa yang di keluh- kan oleh warga tersebut adalah sangat benar dan cukup ber- alasan dengan adanya jalan darat yang baik tentu masyarakat sudah leluasa memasarkan barang hasil tanamanya kapan tanpa di batasi oleh waktu.dan akan berdampak positif terhadap kesejahteraan hidup masyarakat khususnya Kecamatan Senge- rang . victor

Gubernur Kawal Pembangunan Menara Gentala Arasy

Jambi, PN

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengawal serius pembangunan Menara Gentala Arasy, calon ikon ibukota Provinsi Jambi di seberang Kota Jambi (Sekoja). HBA meninjau lokasi melihat kemajuan pembangunan menara yang telah menjulang setinggi 32 meter, dari rencana 85 meter. Pembangunan menara sekaligus menandai keseriusan Pemprov Jambi menggarap sektor pariwisata sebagai penopang PAD. Selain potensi wisata air, pemprov juga mengintegrasikan dengan wisata sejarah. Apalagi Jambi memiliki sejumlah situs peninggalan wisata sejarah yang menggaung ke pentas nasional. Sebut saja candi Muaro Jambi, perkampungan Islam di Sekoja, Situs Sul- tan Thaha dan sejumlah situs bersejarah lainnya, yang kini tengah menjadi objek perhatian ratusan peserta lawasan sejarah nasional (Lasenas ) ke-10 selama beberapa terakhir. Melengkapi garapan sektor pariwisata, pemprov juga tengah mengkaji pemberian intensif fisikal kepada investor berupa pembebasan pajak selama 1-2 tahun. Termasuk mengawal rencana pem- bangunan jalan tol lintas sumatera. Khusus menara Gentala Arasy, pembangunannya terus di kebut sesuai jadwal. “(pembangunan ) saat ini sudah sekitar

42 persen . selesai kejar Desember,” ungkap HBA saat meninjau lokasi. Nantinya di atas menara terpasang jam berdiameter 3,5 meter. Selain menjadi penunjuk waktu, jam juga berdentang setiap masuk waktu shalat warga Jambi. Tidak hanya itu, menurut HBA dalam menara juga akan terpasang lift setinggi 30 meter yang memungkinkan warga Jambi melihat keindahan lanskap Jambi. Skenarionya, menara nanti terhu- bung dengan jembatan pedestrian yang membentang diatas sungai Batanghari. Namun rencana pembangunan me- nunggu penjadwalan ulang . “ masih re- schedule nanti,” kata HBA. Dengan anggaran Rp15 miliyar, menara nanti akan terintegrasi sepaket dengan atraksi wisata air dan sejarah. Pasalnya, didalam menara yang diklaim lebih tinggi dari jam gadang di bukit tinggi, itu bakal dilengkapi museum yang menceritakan sejarah masuknya Islam ke Jambi. “Ini lebih tinggi dari jam gadang. Dari atas Kota Jambi sudah tampak,” promosi HBA. Konsep wisata air menurut HBA, nanti akan ada kapal penumpang yang membawa pelancong menikmati pesona sungai Batanghari. Bertolak dari menara ke jembatan Batanghari I-II. HBA Beberapa

waktu lalu, memastikan rencana itu tidak akan mematikan penarik ketek yang menjadi moda transportasi andalan Jambi. Bebas pajak nama jambi yang melejit di pentas nasional, bahkan dunia lewat situs candi Muaro Jambi bakal diman- faatkan pemprov menjadi pintu masuk menarik investasi ke Jambi. Pemprov kata HBA, bakal menyedia- kan sejumlah kemudahan innvestasi. Bahkan, kini tengah di kaji memberikan insentif fiskal berupa pembebasan pajak selama 1-2 tahun kepada pemodal yang berinvestasi ke Jambi. “Kita tengah kaji kemungkinan mem- berikan free tax selama 1-2 tahun ,”ungkap HBA di gubernuran. HBA juga sudah memiliki gambaran Jambi ke depan, termasuk dalam pengem- bangan kota. Masuknya investor properti sekelas Ciputra, menurutnya diikhtiarkan guna mendistribusikan pertumbuhan ke kawasan barat kota .”Sehingga tidak menumpuk di satu lokasi ,”jelas HBA . Melengkapi sarana infrasturktur, HBA mengaku mengikuti saksama rencana pemerintah membangun jalan tol lintas Sumatera. Namun Pemprov masih menunggu realisasinya sembari menyo- dorkan ruas Tempino sebagai prioritas membuka akses transportasi. MP

P
P

ILKADA

Menjelang Pilkada Lubuklinggau

Surat Suara Siap Disebarkan

Lubuklinggau, PN

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan saat ini sebanyak 146.285 surat suara ditambah 2,5 persen cadangan sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sudah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota

Lubuklinggau. Surat suara itu akan disebar ke 353 tempat pemungutan suara (TPS) ditambah 3 TPS dengan total TPS 356. Dimana masing- masing TPS terdapat dua bilik suara. Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Lubuklinggau, Syamsu Rijal mengatakan, surat suara tersebut dicetak oleh PT Jasuwindo Tiga Perkasa yang berada di Kabupaten Sidoarjo, Surabaya. Dimana percetakan ini yang selalu memenangkan percetakan soal ujian nasional (UN). Percetakan surat suara tersebut dilakukan secara selektif dan ketat dengan aturan yang sudah ditetapkan dengan menempatkan beberapa anggota kepolisisan untuk melakukan pengamanan mengawal kedatangan surat suara tersebut hingga sampai di Lubuklinggau. "Surat suara di kantor KPUD tiba, Kamis (11/10) sekitar pukul 20.00 Wib dan diamankan langsung di kantor dengan pengawalan aparat kepolisian,"ujar Syamsu Rizal, diruang kerjanya, pekan lalu. Menurut Syamsu, untuk tahap awal sekarang dilakukan pembukaan formulir C6 dengan undangan yang melekat dengan kartu pemilih. H-5 sudah disebar ke panitia pemungutan kecamatan (PPK) dan H-1 pemilih sudah menerima. "Surat suara nanti dihitung setelah formulir C6 dibuka bersamaan dengan undangan pemilih. Penyortiran sudah dilakukan pihak perusahaan dan sudah musnahkan master surat suara,"ungkapnya. Sementara itu, Divisi Teknis, Topandri mengatakan, KPUD segera melakukan pendataan seluruh nama-nama pemilih yang meninggal dunia dan terdaftar dalam DPT. Sehingga, surat undangan yang melekat dengan identitas pemilih disortir dan segera ditarik untuk pemilih yang telah meninggal dunia. "Kita segera melakukan pendataan ulang yang lebih ketat agar tidak digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk pemilih ganda hingga sekarang belum ada laporan dan untuk pindah lokasi pemilih meminta surat pindah memilih,"pungkasnya Sementara dari pantauan Palapa Nusantara menjelang dilaksanakannya Pilkada Kota Lubuklinggau, untuk wilayah lokalisasi Patok Besi yang terletak di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II saat ini telah mendapatkan sosialisasi tentang tata cara pemilihan umum kepala daerah dari pihak KPUD Kota setempat. "Kegiatan ini memang sebelumnya sudah kita jadwalkan dan ini memang harus kita lakukan agar merekapun dapat mengenal enam pasangan cawako dan cawawako yang akan mereka pilih pada tanggal

  • 20 oktober nanti," kata Divisi Hubungan Antar Lembaga KPUD Kota

Lubuklinggau Hendri almawijaya di damping Divisi Hukum Efriadi suhendri dan Divisi Teknis Topandri tanjung usai acara sosialisasi itu. Menurutnya, tidak semua memahami tentang tata cara pencoblosan untuk itu pada kegiatan ini langsung di laksanakan simulasi pencoblosan dan pihaknya juga memberitahukan cara mencoblos yang benar serta menerangkan mana suara yang sah atau tidak, untuk sosialisasi ini bertempat di gedung klinik konsultasi kesehatan di kawasan lokalisasi yang memang di sediakan sebelumnya oleh pemerintah kota Lubuklinggau dan di hadiri ratusan orang baik itu penduduk yang bermukim di situ ataupun pekerja sex komersial (PSK). "Biar bagaimanapun juga mareka adalah warga Lubuklinggau yang memiliki hak untuk memilih pemimpinnya untuk itu sebelumnya mereka harus mengenal dan mengerti caranya memilih," Jelasnya. Kedepan pada waktunya nanti, tambahnya, dia berharap dengan penjelasan dari pihaknya para penduduk yang ada di wilayah itu dapat menggunakan haknya sebagai warga kota ini dengan baik, karena suara mereka sangat berarti untuk kemajuan kota ini kedepan.

" Untul itu kami minta jangan sampai golput , karena warga negar yang baik dapat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik mungkin,"harapnya. Sementara itu,Sekretaris Ketua Rukun tetangga RT 07 kelurahan setempat menyatakan, di lokalisasi itu ada 84 kepala keluarga dengan jumlah PSK sebanyak 74 orang dan semunya sudah menetap. " Mayoritas mereka sebelumnya berasal dari daerah Jawa Barat, sekitar

  • 80 persen memang orang Bandung," Pungkasnya. Jhuan

Ketua Umum Ali sadikin Sekretaris Jenderal Mengucapkan Antonius Pasaribu ( LSM P3EM ) Lembaga Swadaya Masyarakat
Ketua Umum
Ali sadikin
Sekretaris Jenderal
Mengucapkan
Antonius Pasaribu
( LSM P3EM )
Lembaga Swadaya Masyarakat
Pusat Pemberdayaan & Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Dengan semangat berqurban, kita tingkatkan Iman dan Taqwa pada Allah SWT.
Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H
Lembaga Swadaya Masyarakat membutuhkan dapat datang langsung ke alamat : Jl. Raya Gatot Subroto Perumahan Grand

Lembaga Swadaya Masyarakat

membutuhkan dapat datang langsung ke alamat : Jl. Raya Gatot Subroto Perumahan Grand Cikarang City, Blok Cluster no. 1 Cibalok Bahari, Kab. Bekasi. Atau menghubungi Telp. 021. 68671227

Lembaga Swadaya Masyarakat membutuhkan dapat datang langsung ke alamat : Jl. Raya Gatot Subroto Perumahan Grand

Pusat Pemberdayaan & Pengembangan Ekonomi Masyarakat (LSM P3EM)

MENJUAL HEWAN KURBAN SAPI DAN KAMBING, bagi yang

10 Nusantara Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 Musi Rawas Daerah Penghasil Ikan Air
10
10

Nusantara

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

Musi Rawas Daerah Penghasil Ikan Air Tawar, Terbesar Bagi Sumsel

Musi Rawas, PN - Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kecamatan Tugumulyo saat ini merupakan salah satu daerah penghasil ikan air tawar terbesar di wilayah Sumatera Selatan.

"Tugumulyo merupakan kecamatan terbesar penghasil

ikan air tawar di Kabupaten Musi Rawas dalam setiap ta- hunnya. Tahun 2011 kecamatan ini memproduksi ikan sebanyak

13.372 ton dan

2012 hingga

saat ini sudah memproduksi

18.767,60 ton ikan segar," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Musi Rawas, Bam- bang Hariadi, di Lubuk Linggau. Produksi ikan yang dihasil- kan petani di daerah tersebut pada tahun lalu, kata dia, ialah jenis ikan nila sebanyak

6.125,71 ton, ikan mas 4.645,3 ton, ikan lele 4.176,49 ton, ikan gurami 68,28 ton dan untuk ikan patin 34,57 ton. Total produksi ikan air tawar Musi Rawas pada 2011 menca- pai 25.870 ton atau meningkat sekitar 35 persen dibandingkan 2010 yang hanya 19.272 ton, dimana sebagian besar produksi itu dihasilkan oleh petani di Kecamatan Tugumulyo. Usaha perikanan di Musi Rawas sebagian besar dihasil-

kan dari kolam air deras yang memanfaatkan pengairan irigasi dengan jumlah keseluruhan mencapai 1.440 unit, terdiri atas kolam air deras 143 unit, ditambah kolam air tenang 543 unit unit, dan kolam sawah 754 unit. Secara keseluruhan usaha perikanan dalam 21 kecamatan

  • di daerah itu saat ini tercatat

merupakan yang terbesar di Provinsi Sumsel, dengan luas areal budidaya mencapai

2.979,95 hektare terdiri atas usaha perikanan air deras irigasi, keramba, usaha perikanan umum, dan kolam air tenang, dengan total produksi pertahun- nya mencapai 60.300,43 ton ikan segar. Dengan hadirnya proyek rehabilitasi irigasi induk Kelingi di daerah itu oleh pemerintah

pusat terhitung 21 April - 21 Oktober 2012, ia memastikan produksi ikan Musi Rawas akan menurun karena sebagian besar

usaha kolam air deras meng- andalkan pengairan dari irigasi sehingga tutup total. Untuk mengurangi kerugian petani ikan, saat pengeringan irigasi tersebut pihaknya menganjurkan peternak ikan terutama di Kecamatan Muara Beliti dan Tugumulyo untuk mengalihkan ke usaha kolam air tenang dan usaha kolam terpal, sehingga produksi ikan daerah itu tidak menurun drastis. Jhuan

Menteri Tenaga Kerja Sebaiknya Mengundurkan Diri

.....

Sambungan hal 1

penambangan. Pernyataan tersebut telah menimbulkan kebingungan bagi pekerja, serikat pekerja, pengusaha outsourcing, dan pengguna jasa pekerja. Menurut Ketua Umum Lembaga Independen Perbu- ruhan Indonesia, Tolopan Sihombing, bahwa Syarat- syarat pekerjaan yang dapat diserahkan kepada perusahaan lain telah diatur secara jelas dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pada pasal 65 (1) Penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain dilaksanakan melalui perjanjian pemborongan pekerjaan yang dibuat secara tertulis. (2) Pekerjaan yang dapat diserahkan kepada perusahaan lain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a. dilakukan secara terpisah dari kegiatan utama; b. dilakukan dengan perintah langsung atau tidak langsung dari pemberi pekerjaan; c. merupakan kegiatan penunjang perusahaan secara keseluruhan; d. tidak menghambat proses produksi secara langsung. (3) Perusahaan lain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus berbentuk badan hukum. (4) Perlindungan kerja dan syarat- syarat kerja bagi pekerja/buruh pada perusahaan lain seba-

gaimana dimaksud dalam ayat (2) sekurang-kurangnya sama dengan perlindungan kerja dan syarat-syarat kerja pada perusahaan pemberi pekerjaan atau sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. (5) Perubahan dan/atau penambahan syarat-syarat sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri. (6) Hubungan kerja dalam pelaksa- naan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dalam perjanjian kerja secara tertulis antara perusahaan lain dan pekerja/buruh yang dipekerjakannya. (7) Hubungan kerja seba- gaimana dimaksud dalam ayat (6) dapat didasarkan atas perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu apabila meme- nuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59. (8) Dalam hal ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) tidak terpenuhi, maka demi hukum status hubungan kerja pekerja/ buruh dengan perusahaan penerima pemborongan beralih menjadi hubungan kerja pekerja/buruh dengan perusa- haan pemberi pekerjaan. (9) Dalam hal hubungan kerja beralih ke perusahaan pemberi pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (8), maka

Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa Kabupaten Musi Rawas Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10
Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa
Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H
Dengan semangat berqurban, kita tingkatkan Iman dan Taqwa pada Allah Swt.
Rudi Irawan
Kepala Badan
Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa Kabupaten Musi Rawas Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa
Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan
Selamat Hari Sumpah Pemuda
28 Oktober 2012
Rudi Irawan
Kepala Badan

hubungan kerja pekerja/buruh dengan pemberi pekerjaan sesuai dengan hubungan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (7). Pemerhati Ketenagakerjaan ini menambahkan, Syarat dan ketentuan alih daya tersebut diperkuat didalam pasal 66 (1) Pekerja/buruh dari perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh tidak boleh digunakan oleh pemberi kerja untuk melaksana- kan kegiatan pokok atau kegiatan yang berhubungan langsung dengan proses pro- duksi, kecuali untuk kegiatan jasa penunjang atau kegiatan yang tidak berhubungan lang- sung dengan proses produksi. Dari ketentuan-ketentuan tersebut diatas, telah mengatur secara jelas syarat-syarat pekerjaan yang dapat dialih dayakan dan bukan mengatur jenis pekerjaannya. Karena menurut hemat saya, tidak ada satu pasal pun dalam ketentuan hukum yang mengatur jenis pekerjaan yang dapat dialih dayakan. Jika syarat-syarat pekerjaan tidak dipenuhi, maka konse- kwensi juga jelas yaitu hu- bungan kerja pekerja beralih keperusahaan pemberi pe- kerjaan (pasal 65 ayat 8, UU no. 13 th. 2003). Oleh sebab itu, pernyataan seorang Menteri yang mengatakan, bahwa ada lima jenis pekerjaan yang boleh

  • di outsourcing adalah pernya-

taan yang menyesatkan dan bertentangan dengan hukum, demikian ungkapnya. Jadi kenyataan yang terjadi atas buruknya nasib pekerja di Indonesia saat ini adalah merupakan suatu hal yang wajar, karena Menterinya saja tidak bisa membaca pasal dengan benar, bagaimana mau menerapkannya?. Kita lihat faktanya diberbagai perusahaan, hampir seluruhnya pekerja hubungan kerjanya perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak dan dari perusahaan outsourcing. Namun semuanya berjalan terus seperti tidak ada masalah, karena sanksi yang diberikan oleh pengawas ketenagakerjaan atas pelanggaran syarat-syarat tersebut tidak tegas. Belum lagi disebabkan oleh kurangnya pemahaman atas ketentuan hukum oleh pegawai pengawas, seperti pernyataan Menterinya dan juga kemungkinan adanya oknum-oknum Pengawas ketenagakerjaan yang terlibat dalam bisnis outsourcing atau menerima upeti dari pihak perusahaan outourcing dan atau perusahaan pengguna jasa. Oleh sebab itu, jika tidak bisa mengatasi permasalahan tenaga kerja yang terjadi saat ini, sebaiknya menteri Tenaga Kerja mengundurkan diri saja, ung- kapnya.

Dinas Peternakan & Perikanan Kabupaten Musi Rawas Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433
Dinas Peternakan & Perikanan
Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H
Dengan semangat berqurban, kita tingkatkan Iman dan Taqwa pada Allah Swt.
Bambang Hariadi
Kepala Dinas
Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H Dengan
Dinas Kesehatan
Kabupaten Musi Rawas
Mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H
Dengan semangat berqurban, kita tingkatkan Iman dan Taqwa pada Allah Swt.
Dr. H. Tjahjo Kuntjoro, M.Kes.
Kepala Dinas

Ditambahkannya, Kemen- terian Tenaga Kerja itu sudah

jelas namanya yaitu Kemente- rian yang mengurusi masalah ketenagakerjaan, dan mengatasi pengangguran, namun yang terjadi selama ini kementerian ini terkesan hanya berpihak kepada kepentingan Pengusaha. Kalau begitu diganti saja namanya menjadi Kementerian Pengu- saha dan pebisnis, imbuhnya. Kemenakertrans juga seha- rusnya harus bekerjasama dengan Kemendiknas untuk mengorder tenaga-tenaga terampil yang siap pakai didunia kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri. Namun kenyataan yang terjadi sekarang ini, kedua Kemeterian ini seperti berjalan sendiri-sendiri yang masing- masing sibuk dengan urusan proyeknya. Hal ini salah satu penyebab utama banyaknya permasalahan tenaga kerja didalan negeri dan diluar negeri, ungkapnya bersemangat. Maka untuk menghindari hal yang lebih buruk, pemerintah harus segera mereformasi total birokrasi dibidang ketenaga- kerjaan mulai dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten sampai ke Kementerian. Jika pemerintah tidak segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan saat ini, maka tidak tertutup kemungkinan suatu waktu nanti akan terjadi mogok kerja massal yang dapat

melumpuhkan ekonomi na- sional. Dilain tempat, menurut Ali Sadikin Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LSM P3EM) yang berkantor di Grand City Cikarang mengatakan, seharus- nya masyarakat dan pekerja yang bekerja diberbagai sektor Industri di Kabupaten Bekasi sudah harus sejahtera, namun kenyataannya tidak seperti yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengawasan apara- tur negara dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, dan lemahnya kebijakan pemerintah dalam mengatasi pengangguran, membuat kondisi masyarakat dan pekerja tidak dapat sejahtera. Terkait pernyataan Kemen- terian Tenaga Kerja tersebut, bahwa hanya ada lima perusa- haan yang boleh dioutsourcing- kan. Redaksi Palapa Nusantara telah mengirimkan surat konfirmasi dan klarifikasi tertanggal 9 Oktober 2012, dengan nomor : 23/PN-RED/X/ 2012 kepada Menteri Tenaga Kerja, namun sampai berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan sama sekali. Mungkin surat kabar Palapa Nusantara dianggapnya tidak ada apa-apa- nya, jadi tidak perlu ditanggapi.

(Red)

Pantara Jasa dan Konsultan

Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang berbagai jasa dan konsultan, diantaranya:

  • 1. Jasa pengurusan perijinan perusahaan (Akta, SIUP, Domisili, dll).

  • 2. Jasa pengurusan IMTA (ijin mempekerjakan tenaga kerja asing)

  • 3. Jasa pengurusan Paspor dan Dokumen keimigrasian

  • 4. Jasa pengurusan IMB (ijin mendirikan bangunan) rumah, Pabrik, dll.

  • 5. Jasa pengurusan SIM, STNK, Balik nama dan Mutasi.

  • 6. Jasa pemasangan listrik baru dan penambahan daya.

  • 7. Jasa penagihan Hutang Piutang

  • 8. Jasa Percetakan

  • 9. Konsultan Ketenagakerjaan.

    • 10. Konsultan perijinan tambang mineral dan batubara

    • 11. Konsultan pemenangan Calon legislatif dan calon kepala daerah.

    • 12. Konsultan Keuangan, Audit (kantor akuntan publik), Apraisal dan Perpajakan.

Butuh layanan kami, kirimkan data-data jasa yang diperlukan melalui:

Email : pantarajasa@yahoo.com

atau hubungi Hp: 08121 9533 111

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 11 Aksi Premanisme Diatas Kapal Pelni Marak ......................

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

11
11

Aksi Premanisme Diatas Kapal Pelni Marak

......................

Sambungan hal 1

dengan kapal swasta yang mengangkut penumpang sebut saja kapal milik PT Prima Fista yang sandar dan mengangkut penumpang dari Tanjung Priok. Meski hanya kelihatan satu o- rang aparat yang berjaga di tangga kapal tapi tidak ada satupun oknum preman yang berani naik diatas kapal dapat melakukan aksi tidak terpuji tersebut. Bahkan lebih ironis lagi meski ditangga kapal sudah dijaga oleh berbagai macam petugas berseragam termasuk anggota Koppasus dan diatas kapal sejumlah anggota Polres Pelabuhan (KP-3) Tanjung Priok dan KPLP juga sering mondar mandir diatas kapal Pelni untuk melakukan patroli. Tapi tetap saja oknum-oknum yang konon disebut saja penya- kit masyarakat, bisa saja lolos dan gentayangan diatas kapal. Pemandangan yang kurang baik dan mengerikan itu setiap hari terjadi ketika ada kapal Pelni sandar di Pelabuhan tanjung priok lebih khusus saat kapal mengangkut penumpang tujuan ke wilayah Indonesia timur para calon penumpang itu

sering mengeluh atas ulah aksi premanisme tersebut, tidak tanggung tanggung sejumlah oknum preman tersebut me- malak Rp 10.000,- hingga Rp 20.000,- per penumpang . Modus operandi mereka saat penumpang naik diatas kapal, baik perorangan maupun rombongan, mereka langsung di jemput di depan pintu kapal dek 4 bagian belakang. Kemudian digiring ke kabin - kabin tempat tidur seakan- akan para oknum preman inilah yang berjasa mencari tempat tidur buat penumpang, padahal nomor kabin penumpang jelas tertulis dalam tiket yang dimiliki penumpang. Seperti yang dialami Ferry Suawa, penumpang KM Lam- belu Bitung, Jumat lalu menge- luh meskipun dia memegang tiket yang mempunyai set tempat tidur, tapi namun karena alasan keselamatan dirinya, terpaksa harus mengeluarkan uang Rp 15.000,- dan memberi kepada oknum-oknum preman tersebut, “Sapa ndak mo tako lia dorang pe muka pe serem rupa mo making pa kita, lebe bae kase,” tutur Ferry dengan

dialeg bahasa Manado. Yang dalam terjemahan bahasa Indonesia katanya, siapa yang tidak takut melihat wajah mereka yang serem seperti mau makan dirinya lebih baik dia keluarkan uang saja. Manajer Usaha/Kepala Operasi PT Pelni Cabang Tanjung Priok, Ridwan Man- daliko, dalam percakapan dengan Palapa Nusantara, mengakui sedang mengevaluasi kinerja staf operasi Pelni dan terutama para satuan Penga- manan ( Satpam) Outsorching dari PT KJA yang di tugaskan didarat di tangga kapal. Sebab semestinya jika ber- cermin dari pelayanan kapal swasta dalam embarkasi pe- numpang hanya dijaga satu petugas di tangga, para penum- pang dengan tertib menaiki tangga kapal, tentunya untuk kapal Pelni, dengan banyaknya petugas baik sejumlah Satpam dibantu KP-3 dan KPLP, mesti- nya tidak ada lagi ada orang- orang yang tidak berkepen- tingan yang bisa lolos naik ke atas kapal selain penumpang ber tiket dan ABK yang memiki tanda pengenal serta petugas

yang punya ID Card. “Kami sedang evaluasi kinerja jajarannya terutama para Satpam. Hasilnya kami akan sampaikan kepada Direksi Pelni karena keberadaan Satpam Outsorching PT. KJA di Pelni Cabang Tanjung Priok, adalah kebijakan Direksi, mungkin anggota-anggota Satpam ini sudah mulai jenuh,” kata Ridwan. Kepala Seksi Lalu Lintas Laut, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Hotman Sidja- bat, ketika ditemui diruang kerjanya mengakui, di pelabu- han Tanjung Priok, makin banyaknya oknum oknum pre- man yang berkeliaran diatas kapal dikarenakan sistem pengamanan yang masih terkesan jalan sendiri-sendiri. Hal ini, dikarenakan setiap instansi punya kepentingan masing-masing, sehingga mereka menganggap pelabu- han ini adalah lahan empuk bagi mereka . jadi dibuatnya semau gue padahal sudah ada payung hukum yang jelas , “ kata Hotman.

(Wilskmath)

LSM P3EM Pertanyakan Tanggung Jawab Sosial

.............

Sambungan hal 1

Hal ini telah diatur dalam ketentuan UU no. 40 tahun 2007 tentang perseroan, yaitu dalam Bab I – Ketentuan Umum Pasal 1 ayat (3) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun pada masyarakat pada umum- nya. Mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan ini dipertegas lagi di dalam pasal 74, ayat (1) Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Ayat (2) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana di- maksud pada ayat (1) merupa- kan kewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang

pelaksanaannya dilakukan dengan memperhitungkan kepatutan dan kewajaran. (3) Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Didalam UU no. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, pasal 15 dan pasal 16 juga telah mengatur mengenai tanggung jawab sosial ini, demikian ungkapnya. Dilanjutkannya, Tidak ada yang menyangkal bahwa korporasi telah memberikan sumbangan bagi kemajuan ekonomi, peningkatan sumber- daya manusia dan sebagainya. Namun, dampak negatif aktivitasnya juga berskala yang sama. Kerusakan lingkungan, proses pemiskinan dan mar- ginalisasi kelompok masyarakat rentan, kian lebarnya kesen-

Konsultan - Bank Garansi - Surety Bond Jl. Raya Kayumanis Barat No. 39 A1, Matraman Jakarta
Konsultan - Bank Garansi - Surety Bond
Jl. Raya Kayumanis Barat No. 39 A1, Matraman Jakarta Timur 13130
Telp. (021) 8590 1741 (Hunting), Fax. : (021) 8590 1518
Mobile : 0812-1356-636
E-mail : sinarindo_pj@yahoo.com
LINES OF INSURANCE :
Fire Insurance
Marine Cargo Insurance
Marine Hull Insurance
Heavy Equipment Insurance
Engineering Insurance
(C.A.R., E.A.R., MB)
All Risks Insurance
Payment Bond, etc
Melayani Bank Garansi & Surety Bond :
Bid Bond (Jaminan Penawaran)
Performance Bond (Jaminan Pelaksanaan)
Advance Payment Bond (Jaminan Uang Muka)
Maintenance Bond (Jaminan Pemeliharaan)
Dan Asuransi Umum lainnya

jangan ekonomi serta pengaruh- nya terhadap proses politik yang tidak demokratis di berbagai jenjang pemerintahan hanyalah sebagian dari dampak negatif itu. Di sisi lain, masih terdapat kebijakan ekonomi-politik pemerintah dan produk hukum yang kurang kondusif dalam mendorong investasi yang ramah sosial dan lingkungan. Implementasi kebijakan CSR korporasi yang bersifat kosmetikal juga masih kerap ditemukan. Bagaimanapun CSR akan terus menguat di tahun-tahun ke depan. Tidak seperti banyak konsep bisnis lainnya, CSR jelas merupakan konsep yang luwes dan terus berkembang karena merupakan tuntutan normatif dari seluruh pemangku kepen- tingan. Sehingga kebijakan-kebijakan pemerintah dapat berpihak kepada pembangunan yang ramah lingkungan, dan mau mengakomodir tuntutan ber- bagai organisasi masyarakat sipil yang mengawasi kiprah

perusahaan dan pemerintah. Seperti apa yang akan dilakukan LSM P3EM, ungkapnya. Oleh sebab itu P3EM, akan mempertanyakan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi. Juga akan mengajukan kritik, usulan dan solusi untuk menangani dampak negatif yang terjadi saat ini kepada pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan yang ada. Agar perusahaan-perusahaan dapat merealisasikan CSR, menjaga lingkungan hidup dengan tidak membuang limbah sembarangan ke sungai dan meningkatkan kesejahteraan pekerjanya dan memprioritaskan pekerja dari masyarakat sekitarnya. P3EM juga akan mengusulkan dilakukannya seminar-seminar dan pelatihan CSR, serta pembentukan divisi/ departemen yang menangani CSR di berbagai perusahaan, demikian himbauannya menutup pembicaraannya dengan Palapa nusantara. Red

Dibutuhkan: SKU Palapa Nusantara, membutuhkan Wartawan/ Perwakilan/Biro untuk wilayah Propinsi/Kota/ Kabupaten di seluruh Indonesia : Syarat
Dibutuhkan:
SKU Palapa Nusantara, membutuhkan Wartawan/
Perwakilan/Biro untuk wilayah Propinsi/Kota/
Kabupaten di seluruh Indonesia :
Syarat :
-
Pendidikan minimal SLTA
-
Sehat Jasmasni dan Rohani
-
Tertarik dengan dunia Jurnalistik dan berjiwa
kritis.
-
Memiliki kapabilitas dan berkomitmen
-
Rajin, mau belajar dan mengembangkan diri
kirimkan data pribadi anda :
Daftar Riwayat Hidup,
Pasfoto & Fotocopi KTP
melalui email:
skupalapa.nusantara@yahoo.com
S
S

TANDAR

Jokowi Diminta Cabut Peraturan Gubernur Kenaikan Tarif Parkir

Jakarta, PN - Joko Widodo (JOKOWI) diminta mencabut peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun

2012 tentang biaya parkir pada penyelenggaraan fasilitas parkir untuk umum diluar badan jalan bila sudah resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Salah satu alasan diantaranya, kenaikan tariff parkir sampai 100 persen itu berpotensi menjadi lahan korupsi baru bagi perusahaan, UPT (Unit Pelaksana Teknis) pengelolaan parkiran, dan DPRD DKI Jakarta, ”pada siaran Persnya baru-baru ini. Perlu diketahui juga, pada tahun 2011, target pendapatan perparkiran hanya Rp 21,4 Miliar (Rp 21.439.958.080) dan menurun Rp 4,4 Miliar (Rp 4.439.958.080) menjadi Rp 17 Miliar pada tahun

2012.

Dan pendapatan dari parkiran sungguh amat kecil dan terlalu kental korupsi, demikian disampaikan ucok Saki Kordinator FITRA. Agus K

Kantor Adpel

..........

Sambungan hal 1

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012 11 Aksi Premanisme Diatas Kapal Pelni Marak ......................

Gedung kantor Adpel yang disewa dari kantor Perum Prasarana Perikanan Samudera Cabang Jakarta. (Wilskmath)

instansi tersebut kurang layak dijadikan sebagai kantor Adpel. Sebab, selain kantornya sangat kecil, ruangan khusus kepala kantor sering merembes air kotor dan bau dari lantai dua. Demikian diungkapkan sejum- lah pegawai kantor Adpel Pela- buhan kepada Palapa Nusan- tara di pelabuhan Muara Baru. Mereka sangat prihatin dengan kondisi ruangan kepala kantornya selain sempit ber- ukuran 2 meter kali 3,5 meter disekat dengan lemari doku- men untuk ruangan tamu, sedangkan dilantai dua tersebut tepat diatas ruang kepala kantor adalah kamar mandi dan WC kantor Cabang Perum Prasarana Perikanan Samudera. “Bapak lihat sendiri ruangan meja kerja kepala kantor kami, basah terus akibat air menetes terus karena rembesan dari atas langit langit, sebab diatas ruangan adalah kamar mandi dan WC,” ujar salah seorang staf yang minta namanya jangan ditulis dalam berita ini sambil tangannya menunjuk-nunjuk ke arah semua tempat yang basah termasuk meja kursi tamu basah sampai ke lantai. Kepala Kantor Administrator Pelabuhan Muara Baru, Su- hendra dalam percakapan dengan Palapa Nusantara mengatakan kantor Pelabuhan ini berdiri sendiri sejak tahun 2003 sebelumnya hanya meru- pakan pos pelayanan dari pelabuhan Sunda Kelapa, hingga saat ini masih menempati ruangan yang disewa setiap tahun dari kantor Perum

Prasarana Perikanan Samudera Cabang Jakarta. ”Sejak dilantik jadi Adpel di Muara baru pertengahan 2009, hingga saat ini, masih menempati ruangan yang disewa, sebab kami disini tidak mengelola APBN karena tidak ada APBN yang masuk di kantor kami,” ujar Suhendra sembari berharap kiranya Pemerintah dapat menyediakan suatu tempat yang lebih layak untuk kegiatan kantor meskipun bukan hak milik tapi setidaknya hak guna pakai sampai suatu saat Adpel ini sudah benar benar tidak dibutuhkan lagi. Menyinggung adanya dua- lisme Kesyahbandaran di Pelabuhan Muara Baru yang bernama Pelabuhan Nizam Zachman, antara syahbandar Kementerian Perhubungan dan syahbandar Kementerian Kelautan dan Perikanan, Suhendra mengatakan, “hal itu terjadi karena undang-undang yang membolehkan khususnya UU nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan, khusus dalam pasal 42 dan pasal 44”. Kesyahbandaran Perikanan di pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia ini sendiri, diresmikan pada tahun 2010 oleh dua menteri yakni Menteri K&P dan Menteri Perhubungan ketika itu dijabat oleh Fadel Muhammad dan Freddy Numberi. “ Jadi hal itu tidak perlu di perdebatkan lagi” tegas Adpel Suhendra. ( Wilskmath)

Website : www.palapanusantarajaya.com Facebook : skupalapa.nusantara E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com 12 Edisi 22 / 17 -

Website

: www.palapanusantarajaya.com

Facebook

: skupalapa.nusantara

E-mail : skupalapa.nusantara @yahoo.com

12
12

Edisi 22 / 17 - 31 OKTOBER 2012

LSM P3EM Lahir Untuk Memberdayakan Ekonomi Masyarakat

 
Pusat Pengembangan & Pemberda-

Pusat Pengembangan & Pemberda-

telah bersemayam dalam jiwa Ibu Pertiwi dan sejak berdirinya Nusantara menjadi pengawal yang setia dan mewujudkan cita-cita masyarakat adil dan makmur. LSM juga senantiasa memiliki komitmen dan intergritas dalam membantu masyarakat keluar dari persoalan-persoalan sesuai cita-cita yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar1945. Peran serta LSM juga senapas dengan Sumpah Patih Gajah Mada

bervariasi wujudnya. Kalau dahulu para pejuang kita menghadapi penjajah kolonial dan bentuk invansi fisik, sekarang penjajahan telah berubah dalam bentuk maya yang dapat dikategorikan penjajah gaya baru (Neokolonialisme), dengan musuh – musuh bak siluman, yang bermain disegala tataran khususnya dengan memanfaatkan pengaruh kebebasan informasi era globalisasi dan kebera- daan teknologi canggih. Negara kita menjadi target neoli-

Pusat Pengembangan & Pemberda- telah bersemayam dalam jiwa Ibu Pertiwi dan sejak berdirinya Nusantara menjadi pengawal

yang terkenal dengan Sumpah Palapa

beralisme karena kita merupakan

C . Fokus Permasalahan

Susunan Pengurus LP3EM :

Dari kiri kekanan: 1. Lili Sarmili, 2. Toni Chandra, 3. Ibrahim M.K,

yang berbunyi “Saya tidak akan makan buah palapa sebelum saya

satu dari segelintir negara didunia yang memiliki Sumber Daya Alam ( SDA )

4. Ali Sadikin (Tengah Baju Kuning, Ketua Umum), 5. Bagus Saragih,SH, 6. Aman Suhada, 7. Alex T.M

dapat menyatukan Nusantara dalam Kerajaan Majapahit”.Semboyan tersebut memiliki makna tekat

yang melimpah ruah dan Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang besar, dimana kedua komponen ini menjadi

tujuan tersebut adanya suatu peme- rintahan yang kuat dan berwibawa

scouting, autdoor Activity, Youth Camp, dan lainnya.

D engan Rahmat Tuhan Yang

Maha Esa, Lembaga Swa

daya Masyarakat Pusat

yaan Ekonomi Masyarakat (LSM seorang Patih Gajah Mada yang ingin

prasarat utama untuk menjadi sebuah

yang dapat menjamin suasana damai

  • 8. Turut serta dalam memerangi

P3EM) secara khusus memperhati-

mempersatukan Nusantara. sumpah

bangsa dan Negara yang kuat, Kokoh

dan aman serta sanggup mengatasi

kemiskinan, kebodohan dan keterting-

Pengembangan & Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LSM P3EM)

P3EM.

kan masalah Perekonomian Ma- syarakat Indonesia menuju Masya-

palapa menjadi titik tolak dalam menyatukan Nusantara yang terdiri

bahkan menjadi adidaya.

segala bentuk hambatan , gangguan maupun ancaman .

galan serta peduli dengan lingkungan dan membela ekonomi lemah.

didirikan di Kabupaten Bekasi dan

rakat yang Berkeadilan Ekonomi,

dari 17.508 buah pulau yang tersebar

Dalam bidang Perekonomian

Hal itu merupakan faktor penun-

Perdagangan manusia ( Trafficking ),

  • 9. Mendorong masyarakat akan

disahkan serta ditetapkan pada tanggal

Makmur dan Sejahtera.

baik darat dan lautan.

masyarakat adalah tantangan yang kita

jang yang sangat dominan dan mutlak

hak-hak kewernegaraan dan ke-

11 Juli 2011. Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Pengembangan & Pember-

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Pengembangan & Pemberdayaan

Komitmen Patih Gajah Mada menjadi cikal bakal Negara Kepu- lauan Indonesia secara geografis

hadapi semakin berat. Kedaulatan ekonomi wajib dibangun demi kepen- tingan masyarakat umum dan

diperlukan,sehingga patutlah LSM P3EM menjadikannya sebagai tujuan dalam fokus pergerakan .

pemilikan suatu indentitas/tunggal KTP untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan.

dayaan Ekonomi Masyarakat (LSM

Ekonomi Masyarakat (DPP. LSM antara dua benua dan dua samudra,

kesejahteraan setiap keluarga, inilah

LSM P3EM memahami penting-

Konsep Pergerakan, Kerangka

Konsep pergerakan P3EM adalah

P3EM) menyatakan bahwa Panca- sila, UUD 1945,dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.Siapa pun yang ingin merubah kedaulatan NKRI,adalah musuh LSM

P3EM) mematuhi berlakunya Anggaran Dasar dan Anggaran Ru- mah Tangga serta susunan Pengurus DPP LSM P3EM Kabupaten Bekasi telah dinyatakan sah dan berlaku merupakan aturan mengikat ke-

dimanapun berada.

sesuai dengan kondisi geografis dalam usaha pengembangan Wa- wasan Kebangsaan dan konsep ketatanegaraan. Makna kesatuan geografis juga adanya kebangsaan berbangsa dan

fokus pembangunan dan konsentrasi pemberdayaan manusia hingga kemajuan peradaban dan kesejah- teraan masyarakat ke masa depan menjadi harapan setiap warga masyarakat Indonesia.

nya masyarakat terlibat dalam ber- bagai sektor program pemberdayaan perekonomian nasional melalui membangun kesadaran untuk pro- duktif dan mandiri bersama kekayaan sumber daya alam di bumi pertiwi.

Program, Asas dan Landasan Serta Sifat & Aspek Legalitas

Konsep Perekonomian Nasional, Konsep Persatuan dan Kesatuan, Konsep Bhineka Tunggal Ika, Konsep

Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Pengembangan & Pemberda- yaan Ekonomi Masyarakat (LSM P3EM) bersatu mewujudkan keter- paduan menjadi suatu kekuatan Bangsa dan Negara, baik secara individu maupun yang terorganisir dalam organisasi rakyat yang demokrasi dan transparan bagi

semua Ketua Eksekutif, Kader, Kandidat dan Anggota LSM P3EM

Akhir kata ” Selamat Bekerja dan berjuang dalam meraih kesejahtraan melalui membangun kesadaran produktif, memiliki harga diri dan mandiri demi rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

bertanah air dan mempererat rasa persaudaraan. Landasan tersebut menjadi kerangka usaha memper- satukan tanah air menghadapi konflik horizontal apabila terjadi ancaman disintergrasi bangsa. Senapas dengan pemikiran dan garis perjuangan Patih Gajah Mada dan para pendiri Bangsa atau Found-

B. Pokok Permasalahan

Potensi Sumber Daya Manusia dengan jumlah populasi penduduk dan potensi Sumber Daya Alam. Sejatinya mampu menghantar bangsa Indonesia melebihi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan Negara lain. Berbagai regulasi dan produk – produk perundang undangan telah

LSM P3EM mempersiapkan Advokasi untuk menekan dan meminimalisasi pesoalan dalam kejahatan tradisional seperti :

Narkoba, pedagangan gelap senjata api bahkan bahan peledak, mafia pertanahan, illegal logging,money laundry dan embrio separatism

Kebangsaan, dan Konsep Geopolitik. Sedangkan Kerangka program adalah Sosialisasi, Advokasi, Kampanye dan Training. Adapun Asas dan landasan adalah Pancasila dan UUD 1945. Sedangkan sifat organisasi adalah Organisasi social Kemasyarakatan yang bersifat terbuka, independen dan nonpartisan. Aspek legalitas dari

kesemua Warga Negara Merdeka

Dasar Pemikiran

ing Father juga melahirkan Dasar

banyak diproduksi oleh Pemerintah

Visi & Misi

organisasi ini adalah Akta Pendirian:

tanpa harus membedakan suatu

A. Umum

Negara,Pancasila.Secara

dan Pemerintahan sebelumnya untuk

Visi

Notaris No: 06 Tanggal 11 Juli 2011 /

suku,agama,gender keturunan dan kedudukan sosial. Lembaga Swadaya Masyarakat

Negara Kesatuan Republik Indo- nesia adalah sebuah Negara bangsa ( nation state ) yang berasal dari

prinsip,nilai-nilai Pancasila menjadi perekat dalam kehidupan berbangsa, bertanah air dan keberagaman adat

berpihak terhadap pembangunan perekonomian bangsa dan pem- bangunan masyarakat.

“ Mewujudkan Masyarakat Indo- nesia yang berkeTuhanan, Bersatu, Adil dan Makmur serta berwawasan

AHMAD ALI NURDIN,S.H. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( yang sudah di sempurnakan ) Surat

Pusat Pengembangan & Pemberda-

kerajaan – kerajaan dan Kesultanan

budaya serta kekayaan dalam

Kebijakan pembangunan eko-

Kebangsaan dan Cinta Tanah Air “

Keterangan Domisili No : 470/PEM –

yaan Ekonomi Masyarakat (LSM

di Nusantara. Bahwa sang Khalik

hamparan budaya daerah sebagi

nomi ( makro maupun mikro ) bangsa

Misi

28/VI/2011.

P3EM) salah satu perwujudan anak

yang telah menganugrahi kita sebuah

khasanah pemersatu bangsa.

Indonesia ( u.p. Pemerintah ) masih

  • 1. Turut Mendukung Pemerintah

Surat Keterangan Terdaftar

Bangsa Indonesia, tujuan utama

Negara dengan letak geografis yang

Dengan demikian,apa yang sudah

terus diwarnai oleh intervensi dan

dan Masyarakat dalam mewujudkan

Pemerintah Kabupaten Bekasi Cq

mendukung pemerintah dan masya- rakat dalam mewujudkan UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah dan UU Nomor 25 Tahun 1999

strategis dan Maha Luas dengan muatan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah,dihuni ratusan juta penduduk yang tersebar lebih dari 17

dirintis oleh pendiri Bangsa Indonesia dari masa kejayaan Kerajaan Maja- pahit perlu di pertahankan dan di lestarikan oleh seluruh rakyat Indo-

pengaruh dari Negara – Negara maju yang memiliki daya modal ( capital ) dan kapasitas teknologi dengan jangkauan intervensi pasar lokal dan

otonomi daerah yang mantap dan transparansi Intansi Pemerintah / BUMN,Swasta dan Lembaga lainnya.

Kantor Kesbangpol.No 220.52/1515/ Kesbangpol/XI/2011. NPWP Orga- nisasi 31.360.110.6-414.000 Direkto- rat Jendral Pajak Depkeu RI (tanggal

tentang perimbangan keuangan

ribu pulau, secara telematis dan logis

nesia dalam Bingkai NKRI sebagai

lintas regional yang tinggi.

  • 2. Mendukung ditegakannya

terdaftar 25-07-2011 ).

antara pusat dan daerah, Kabupaten

Negri ini adalah sebuah Maha Besar

wujud Bhineka Tunggal Ika.Wawasan

Pemerintah memperbesar ruang

supremasi Hukum ( Law Of Rule ).

Adapun Motto dari organisasi ini

maupun Kota dapat melakukan

Ciptaan Yang Maha Esa yang tiada

kebangsaan adalah pengejawantahan

gerak dan partisipasi pengusaha

  • 3. Menjaga dan Melindungi Hak

adalah Berjuang membangun

tindakan strategis dan konkrit untuk

duanya.

falsafat Pancasila dan UUD 1945

nasional ( menengah dan besar )

Asasi Manusia atas keadilan ekonomi

ekonomi kerakyatan menuju ma-

mewujudkan Otonomi Daerah demi

Kita wajib memahami dan meng-

dalam wadah Negara Kesatuan

untuk menterjemahkan kebijakan

berdasarkan Pancasila dan

syarakat sehat dan sejahtera.

kesejahteraan Perekonomian Ma-

hayati para Pejuang-Pejuang yang

Republik Indonesia(NKRI).

pembangunan ekonomi bangsa

UUD1945.

Berdasarkan motto tersebut, LSM

syarakat.

telah berkorban dermi ibu Pertiwi

Melalui wawasan kebangsaan,

dengan beragam regulasi maupun

  • 4. Melakukan kerja sama yang

P3EM lahir untuk membangun

Lembaga Swadaya Masyarakat

dalam memperjuangkan dan mem-

LSM Pusat Pengembangan & Pem-

prasarana/fasilitas pendukung guna

saling menguntungkan dengan

ekonomi masyarakat Indonesia,

Pusat Pengembangan & Pemberda- yaan Ekonomi Masyarakat (LSM

pertahankan Bangsa Indonesia yang kokoh dengan meletakan dasar-

berdayaan Ekonomi Masyarakat menunjukan dharma baktinya melalui

memaksimalkan peran serta mereka dalam meraih tingkat pertumbuhan

intsansi Pemerintah / BUMN dan lembaga lainnya.

khusunya masyarakat Kabupaten Bekasi.

P3EM) Mendukung Supremasi

dasar Negara (idologi dan konsitusi

karya kemasyarakatan dengan

perekonomian nasional.

  • 5. Menjadi Partnersip/rekanan

Dalam waktu dekat P3EM akan

Hukum ( Law Of Rule ) sebagai

)yang genius dan mengacu pada

melaksanakan kegiatan, Program

D.

Fokus Pergerakan

Pemerintah BUMN dalam mengada-

menyelenggarakan kegiatan-kegiatan

landasan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk melindungi Hak Asasi Manusia dan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2000 tentang

karaktersitik nusantara yang maje- muk dan multikultur. Oleh karena itu sesuai dengan amanat para pejuang yang telah

dan pembekalan serta pembinaan wira usaha kepada masyarakat kecil yang termarjinalkan untuk mencapai taraf ekonomi kerakyatan yang lebih

Lembaga Swadaya Masyarakat P3EM terbentuk bukan tanpa sasaran dan tujuan demi terlaksana nya sasaran organisasi yang harus

kan barang dan jasa sebagai mana disebutkan dalam Keppres No.18 Tahun 2000 tentang Lembaga Swadaya Masyarakat.

sosial bagi masyarakat Bekasi, seperti sunatan massal gratis, pasar murah dan hiburan, serta konsultasi hukum. Bagi masyarakat yang membutuh-

Lembaga Swadaya Masyarakat

bersusah payah dalam memperta-

baik merupakan implementasi rasa

mempunyai wawasan luas, sanggup

  • 6. Memantau dan menjalankan

kan layanan kami dan ingin melakukan

sebagai fungsi kontrol sosial, serta

hankan keutuhan NKRI haruslah kita

kepedulian masyarakat di bidang

berkerja keras, serta sanggup

fungsi pengawasan ( kontrol social

pengaduan permasalahannya dapat

menjalankan Keputusan Presiden Nomor 18 pasal 74 Tahun 2000

mejaga dengan sepenuh hati demi keutuhan Negara Kesatuan Republik

pemerataan perekonomian masya- rakat oleh para pemimpin yang

berkorban. Sasaran dan tujuan bersama

pembangunan ) terhadap lingkungan hidup ( environment ),kampanye

langsung datang kealamat Sekretariat DPP LSM P3EM yang berada di Jl.

tentang Kewenangan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam sektor

Indonesia dengan segala jaminan keamanan dan kenyamanan bagi

dipercaya memimpin Negara kita.

yang mempunyai cakupan luas serta menjangkau kepentingan bangsa dan

pemanasan global ( global warming ) dan consertion programme.

Raya Gatot Subroto Perumahan Grand Cikarang City, Blok Cluster no. 1,

usaha (proyek, property, perda-

rakyat Indonesia.

Setelah sekian tahun Indonesia

Negara adalah suatu sasaran dan

  • 7. Pelatihan Kepemimpinan dan

Cibalok Bahari, Kab. Bekasi. Telp. 021.

gangan, biro jasa hukum,dll )

Lembaga Swadaya Masyarakat

merdeka, tantangan dan ancaman

tujuan luhur yang bersipat abadi.

Gerakan Disiplin Nasional melalui Pro-

68671227 RED

Lembaga Swadaya Masyarakat

( LSM ) ibarat ”ruh” yang terpendam

yang kita hadapi semakin berat dan

Untuk menycapai sasaran dan

gram :kelas-Keterpaduan , Talent