Anda di halaman 1dari 9

Sarah Sucia Ramadhani

140610100047
1
PRAKTIKUM 1
ANALISIS MULTIVARIAT
1. Data pada tabel berikut merupakan hasil pengukuran terhadap variabel variabel tingkat
polusi udara yang dicacat pada jam 12.00 di daerah Los Angeles selama satu periode
pengamatan/hari;
Hari X1:wind X2:Solar rad X3:CO X4:NO X5:NO2 X6:O2 X7:HC
1 8 98 7 2 12 8 2
2 7 107 4 3 9 5 3
3 7 103 4 3 5 6 3
4 10 88 5 2 8 15 4
5 6 91 4 2 8 10 3
6 8 90 5 2 12 12 4
7 9 84 7 4 12 15 5
8 5 72 6 4 21 14 4
9 7 82 5 1 11 11 3
10 8 64 5 2 13 9 4
11 6 71 5 4 10 3 3
12 6 91 4 2 12 7 3
13 7 72 7 4 18 10 3
14 10 70 4 2 11 7 3
15 10 72 4 1 8 10 3
16 9 77 4 1 9 10 3
17 8 76 4 1 7 7 3
18 8 71 5 3 16 4 4
19 9 67 4 2 13 2 3
20 9 69 3 3 9 5 3
21 10 62 5 3 14 4 4
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
2
22 9 88 4 2 7 6 1
23 8 80 4 2 13 11 4
24 5 30 3 3 5 2 3
25 6 83 5 1 10 23 4
26 8 84 3 2 7 6 3
27 6 78 4 2 11 11 3
28 8 79 2 1 7 10 3
29 6 62 4 3 9 8 3
30 10 37 3 1 7 2 3
31 8 71 4 1 10 7 3
32 7 52 4 1 12 8 4
33 5 48 6 5 8 4 3
34 6 75 4 1 10 24 3
35 10 35 4 1 6 9 2
36 8 85 4 1 9 10 2
37 5 86 3 1 6 12 2
38 5 86 7 2 13 18 2
39 7 79 7 4 9 25 3
40 7 79 5 2 8 6 2
41 6 68 6 2 11 14 3
42 8 40 4 3 6 5 2
a. Hitung vektor X
Dengan menggunakan formula AVERAGE maka didapat :
X1:wind : 7.5
X2:Solar rad : 73.85714286
X3:CO : 4.547619048
X4:NO : 2.19047619
X5:NO2 : 10.04761905
X6:O2 : 9.404761905
X7:HC : 3.047619048
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
3
b. Hitung matriks
1 n
S


Untuk mendapatkan matriks
1 n
S

terlebih dahulu kita harus mengetahui varian dan
kovarian dari masing masing baris dan kolom karena elemen yang mengisi matriks
1 n
S

adalah kovarian dan varian . diketahui bahwa rumus varian adalah :
2
1
1
( )
1
n
i
i
S x x
n
=
=



Sedangkan rumus kovarian adalah :
1 1 2 2
1
1
( )( )
1
n
j j
i
S x x x x
n
=
=



Namun jika dengan bantuan software excel akan lebih mudah untuk mendapatkan
hasilnya yakni dengan menggunakan formula VAR untuk mencari varian dan COVAR
untuk mencari covarian untuk tiap baris dan kolom. Output yang didapat yakni sbb :

1 2 3 4 5 6 7
1 2.5
-
2.71428571 -0.36905 -0.45238 -0.57143 -2.17857 0.095238
2 -2.71429 300.515679 3.816327 -1.35374 6.602041 30.05782 -0.06463
3 -0.36905 3.81632653 1.522067 0.657596 2.259637 2.754535 0.164399
4 -0.45238 -1.3537415 0.657596 1.182346 1.062358 -0.79138 0.181406
5 -0.57143 6.60204082 2.259637 1.062358 11.36353 3.052154 1.164399
6 -2.17857 30.0578231 2.754535 -0.79138 3.052154 30.97851 0.74263
7 0.095238
-
0.06462585 0.164399 0.181406 1.164399 0.74263 0.583043
Maka matriks
1 n
S

adalah

1
2.5 2.714 0.36 0.45 0.57 2.17 0.095
300.515 3.81 1.35 6.602 30.057 0.06
1.522 0.657 2.259 2.754 0.164
1.182 1.0623 0.7913 0.1814
11.36 3.0521 1.164
30.97 0.742
0.5830
n
S

(
(

(
(
(
=
(
(
(
(
(


Dengan catatan bahwa nilai S
12
= S
21
begitupun seterusnya hingga S
1 7
= S
7 1



c. Hitung matriks R dan interpretasikan hasilnya.
Sama dengan cara untuk mencari matriks S tadi namun kini komponen dari matriks ini
adalah kolerasi (r) dari data tersebut.
Diketahui bahwa rumus kolerasi adalah sbb :
1
2 2
1 1
( )( )
( ) ( )
n
ij i kj k
j
n n
ij i kj k
j j
x x x x
r
x x x x
=
= =

=



dengan bantuan software excel akan lebih mudah untuk mendapatkan hasilnya yakni
dengan menggunakan formula VAR untuk mencari varian dan COVAR untuk mencari
covarian untuk tiap baris dan kolom. Output yang didapat yakni sbb :
contoh untuk mencari nilai r
12
digunakan formula sbb :
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
4
=C49/(SQRT(B49)*SQRT(C50))
Dimana nilai C49 , B49 dan C50 didapat dari

A B C D
48

1 2

49 1 2.5 -2.714285714

50 2 -2.71429 300.5156794

51 3 -0.36905 3.816326531

52 4 -0.45238 -1.353741497

53

R 1 2 3 4 5 6 7
1 1
-
0.09902663 -0.18919 -0.26312 -0.10721 -0.24755 0.078884
2

1 0.178441 -0.07182 0.112976 0.311526 -0.00488
3

1 0.490196 0.543332 0.401145 0.174515
4

1 0.289829 -0.13076 0.227832
5

1 0.162675 0.452371
6

1 0.17474
7

1
Maka matriks R adalah
1 0.099 0.189 0.26312 0.1072 0.247 0.0788
1 0.17844 0.0718 0.1129 0.3115 0.004
1 0.4901 0.5433 0.4011 0.17451
1 0.2898 0.1307 0.2278
1 0.1626 0.4523
1 0.1747
1
R
(
(

(
(
(
=
(
(
(
(
(


Dengan catatan bahwa nilai R
12
= R
21
begitupun seterusnya hingga R
10
= R
1 7


Bisa juga dengan formula sbb :
=CORREL(B2:B43,C2:C43)
Dan hasil yang akan didapat adalah
R 1 2 3 4 5 6 7
1 1 -0.101441911 -0.193803181 -0.26954 -0.10982 -0.25359 0.080808
2 -0.101441911 1 0.182793377 -0.07357 0.115732 0.319124 -0.005
3 -0.193803181 0.182793377 1 0.502152 0.556584 0.410929 0.178771
4 -0.269542608 -0.073569075 0.502152457 1 0.296898 -0.13395 0.223818
5 -0.109824879 0.115731991 0.556583803 0.296898 1 0.166642 0.463405
6 -0.253592816 0.319123733 0.410928752 -0.13395 0.166642 1 0.179002
1 0.080808277 -0.005001357 0.178771231 0.223818 0.463405 0.179002 1

Ada sedikit perbedaan hasil yang diperoleh , namun saya fikir itu tidak akan menjadi
masalah karena perbedaannyapun rata rata cukup kecil . Mungkin ini terjadi
dikarenakan adanya pembulatan saat perhitungan.



Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
5
General Motors
Ford
Exxon
IBM
General Electric
Mobil
Philip Morris
Chryster
Du Pont
Texaco
0
20,000
40,000
60,000
80,000
100,000
120,000
140,000
0 2 4 6 8 10 12
P
e
n
j
u
a
l
a
n

Company
Penjualan Perusahaan
X1:Sales (millions of dollars)
2. Sepuluh perusahaan industri terbesar di Amerika menghasilkan data sbb :

Company
X1:Sales
(millions of
dollars)
X2: Profit
(million of
dollars)
X3:assets
(million of
dollar)
General Motors 126,974 4,224 173,297
Ford 96,933 3,835 160,893
Exxon 86,656 3,510 83,219
IBM 63,438 3,758 77,734
General Electric 55,264 3,939 128,344
Mobil 50,976 1,809 39,080
Philip Morris 39,069 2,946 38,528
Chryster 36,156 2,359 51,038
Du Pont 35,209 2,480 34,715
Texaco 32,416 2,413 25,636

a. Plot data diatas kedalam Scatter Diagram , jelaskan hasilnya


Dapat dilihat dari diagram diatas bahwa jumlah penjualan setiap
perusahaan beragam, jumlah penjualan tertinggi dipegang oleh perusahaan
General Motors sedangkan jumlah penjualan terkecil yakni perusahaan
texaco.

Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
6


Dapat dilihat dari diagram diatas bahwa keuntungan setiap perusahaan
beragam, keuntungan tertinggi dipegang oleh perusahaan General Motors
sedangkan keuntungan perusahaan terkecil yakni perusahaan Mobil .



Dapat dilihat dari diagram diatas bahwa aset yang dimiliki oleh setiap
perusahaan beragam, aset terbesar masih dipegang oleh perusahaan General
Motors sedangkan yang memiliki aset perusahaan terkecil yakni perusahaan
Texaco.


General Motors
Ford
Exxon
IBM
General Electric
Mobil
Philip Morris
Chryster
Du Pont
Texaco
0
500
1,000
1,500
2,000
2,500
3,000
3,500
4,000
4,500
0 2 4 6 8 10 12
K
e
u
n
t
u
n
g
a
n

Perusahaan
Keuntungan Perusahaan
X2: Profit (million of
dollars)
0
20,000
40,000
60,000
80,000
100,000
120,000
140,000
160,000
180,000
200,000
0 5 10 15
A
s
e
t

P
e
r
u
s
a
h
a
a
n

Perusahaan
Aset Perusahaan
X3:assets (million of
dollar)
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
7


Dapat dilihat dari diagram diatas bahwa secara garis besar profit yang
didapat sebuah perusahaan berbanding lurus dengan jumlah penjualan
perusahaan tersebut.



Dapat dilihat dari diagram diatas bahwa secara garis besar profit yang
didapat sebuah perusahaan berbanding lurus dengan aset yang dimiliki
perusahaan tersebut.

0
20,000
40,000
60,000
80,000
100,000
120,000
140,000
0 2 4 6 8 10 12
Penjualan dan Keuntungan yang didapat
X1:Sales (millions of
dollars)
X2: Profit (million of
dollars)
0
20,000
40,000
60,000
80,000
100,000
120,000
140,000
160,000
180,000
200,000
0 5 10 15
aset dan keuntungan
X2: Profit (million of
dollars)
X3:assets (million of
dollar)
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
8


b. Hitung X
,

1 n
S

,
R interpretasikan hasilnya.

- Hitung vektor X
Dengan menggunakan formula AVERAGE maka didapat :

X
X1:Sales (millions of dollars) X2: Profit (million of dollars) X3:assets (million of dollar)
62,309 3,127 81,248

- Hitung matriks X
1
2
3
62.309
3.127
81.248
X
X X
X
(
(
(
(
= =
(
(
(
(

(



- Hitung matriks
1 n
S


Untuk mendapatkan matriks
1 n
S

terlebih dahulu kita harus mengetahui varian dan
kovarian dari masing masing baris dan kolom karena elemen yang mengisi matriks
1 n
S

adalah kovarian dan varian . diketahui bahwa rumus varian adalah :
2
1
1
( )
1
n
i
i
S x x
n
=
=



Sedangkan rumus kovarian adalah :
1 1 2 2
1
1
( )( )
1
n
j j
i
S x x x x
n
=
=



Namun jika dengan bantuan software excel akan lebih mudah untuk mendapatkan
hasilnya yakni dengan menggunakan formula VAR untuk mencari varian dan COVAR
untuk mencari covarian untuk tiap baris dan kolom. Output yang didapat yakni sbb :




0
20,000
40,000
60,000
80,000
100,000
120,000
140,000
160,000
180,000
200,000
0 5 10 15
X1:Sales (millions of
dollars)
X2: Profit (million of
dollars)
X3:assets (million of
dollar)
Sarah Sucia Ramadhani
140610100047
9
S 1 2 3
1 1000509114 17787419.67 1360644507
2 17787419.67 688553.3444 35047076.58
3 1360644507 35047076.58 2980489782

Maka matriks
1 n
S

adalah

1
1000509114 17787419.67 1360644507
17787419.67 688553.344 35047076.58
1360644507 35047076.58 2980489782
n
S

(
(
=
(
(


Dengan catatan bahwa nilai S
12
= S
21
begitupun seterusnya hingga S
1 3
= S
3 1



- Hitung matriks R dan interpretasikan hasilnya.
Sama dengan cara untuk mencari matriks S tadi namun kini komponen dari matriks ini
adalah kolerasi (r) dari data tersebut.
Diketahui bahwa rumus kolerasi adalah sbb :
1
2 2
1 1
( )( )
( ) ( )
n
ij i kj k
j
n n
ij i kj k
j j
x x x x
r
x x x x
=
= =

=




dengan bantuan software excel akan lebih mudah untuk mendapatkan hasilnya yakni
dengan menggunakan formula
CORREL
untuk mencari korelasi antara tiap baris dan
kolom. Output yang didapat yakni sbb :

R 1 2 3
1 1 0.752993317 0.875483207
2 0.752993317 1 0.859600528
3 0.875483207 0.859600528 1

Maka matriks R adalah
1 0.752993 0.875483
0.752993 1 0.8596005
0.875483 0.8596005 1
R
(
(
=
(
(



Dapat dilihat bahwa koefisien korelasi SALES dan ASET adalah 0.875483, cukup
signifikan jika dibandingkan korelasi variabel lain karena nilainya yang paling mendekati
angka 1. Koefisien korelasi bertanda positif (+) artinya terdapat hubungan antara SALES
dengan ASET sangat erat. Biasanya angka yang mendekati nilai 1 atau (-1) berarti sangat
signifikan.