Anda di halaman 1dari 31

PERAWATAN DAN PERLINDUNGAN BAHAN PUSTAKA DAN ARSIP UNIVERSITAS MULAWARMAN, 2012

PT. BERDIKARI (PERSERO)


Jl. Yos Sudarso No. 3-11 Jakarta Jl. Jakarta CB No. 31 Samarinda Telp. : +62 541 271965 Email : samarinda@berdikari.com Website : www.berdikari-persero.com CP.: RL. Surya Sungkara Ph. 0811551392 081520499565

HAMA BUKU & ARSIP


Lepisma saccharina, Silverfish
Ciri khasnya adalah sejenis ekor sebanyak tiga buah yang panjangnya hampir sama dengan panjang tubuhnya

Lepismatidae berupa serangga domestik penghuni bangunan dan makan zat yang mengandung tepung dan seringkali sebagai hama

HAMA PERUSAK BUKU & ARSIP


Trogium spp, Larger pale Booklouse

Serangga kecil bertubuh lunak, tak bersayap berwarna coklat kekuningan Bertubuh kecil dan berukuran dibawah 1mm

Pemakan kapang dan kertas yang tidak terawat

HAMA PERUSAK BUKU & ARSIP


Anthrenus verbasci, carpet beetle
Imagonya dapat berkopulasi tanpa makan terlebih dahulu Bisa meletakkan telurnya 100-300 butir Telur menetas dalam 1-3 minggu, siklus hidup 249-359 hari

HAMA PERUSAK BUKU & ARSIP


Liposcellis spp, booklice Berukuran kecil, pipih, pucat, antena panjang seperti rambut Merupakan pemakan bangkai dan sebagai hama, banyak ditemukan pada penyimpanan biji-bijian penggilingan, pengolahan pangan dan rumah, buku. Umumnya banyak terdapat pada bahan yang lembab. Siklus hidup (Liposcelis bostrichophila). Optimum: 21 hari (30C, 70% RH.). Kisaran: (18-36 0C, minimum RH. 60%). Biologi. Telur: diletakan secara acak.. Dewasa: berumur panjang, aktif makan, berlari cepat dengan cara setengah melompat.

HAMA PERUSAK BUKU & ARSIP


Coptotermes spp, Rayap
Ciri-ciri -Sebagai serangga sosial -Hidup berkoloni, terdiri dari kasta: Ratu, Raja, Prajurit, Pekerja Kasta Pekerja: Berfungsi memelihara telur, rayap muda, mencarai makan, memberi makan seluruh koloni, menggali, membuat dan memelihara sarang, liang-liang kembara Saru-satunya yang mampu mencerna cellulose pada kayu, karena mempunyai flagelata dalam usus yang membantu dalam pencernaan selulosa. Rayap yang pertama kali terlihat apabila kita menggangu selter tube atau kayu yang terinfestasi.

HAMA PERUSAK BUKU & ARSIP


Rattus rattus, Tikus
Pola hidup yang oportunis, lincah, dan kemampuan berkembang biak dengan cepat, mampu bertahan dan tersebar hampir di seluruh bagian dunia.

ERRATIC NIBLERS (mencit, tidak menghabiskan makanan yg ada, TIGMOTAKSIS (kembali jalur yg sama awal ketika diganggu karena adanya bulu yg lebih panjang (fibrise) bulu sebagai penunjuk arah) NOCTURNAL

NEOFOBIA (malu akan sesuatu yg baru) BAIT SHYNESS (mudah jera umpan maka dikembangkan antikoagulan yg menyebabkan tikus tdk mati pd saat itu jg) HOARDING (senang mengumpukan makanan disarang, tikus atap. Di gdg berbahaya mencemari makanan lain jika jatuh pd saat dibw)

FUMIGASI
Salah satu teknik pengendalian hama pada komoditi (pertanian; jagung, beras, tepung dll dan non pertanian; arsip, buku, dokumen dll) dengan cara : - Melepaskan gas fumigan - Pada ruang kedap udara - Dengan konsentrasi tertentu - Pada waktu, suhu dan tekanan udara

FUMIGANT
Bahan kimia yang pada suhu dan tekanan tertentu dapat menjadi gas beracun bagi organisme pengganggu atau perusak

KELEBIHAN & KEKURANGAN FUMIGASI DALAM PERAWATAN DAN PERLINDUNGAN ARSIP

Efektif mengendalikan seluruh stadia hama Bekerja Cepat Kerusakan arsip minimum Aman untuk pengguna Tidak meninggalkan residu

Perlu konsentrasi & waktu minimum Perlu keahlian khusus Pilihan fumigan terbatas Perlu ruangan kedap gas Mudah re-infestasi hama

TEKNIK FUMIGASI

Fumigasi Ruang/Kontainer

Fumigasi Sungkup

Arsip Nasional RI

MB mempunyai potensi merusak lapisan ozon di atmosfir (ODS = ozon depleting subtance) dan mempengaruhi iklim global. MB terdaftar sbg bahan yang diawasi sesuai amandemen Kopenhagen dari Protokol Montreal tahun 1992. Kebijakan pemerintah, menghapuskan MB untuk fumigasi pergudangan sejak tahun 2005 sampai akhir tahun 2007 harus nol, kecuali untuk kepentingan kegiatan karantina dan Pra-pengapalan sampai tahun 2015 (dengan Keppres 23/1992, 92/1998, dan Perpres 33/2005, 46/2005.
(Seminar Program Penghapusan Penggunaan Metil Bromida di Gudang Penyimpanan Biji-bijian di Indonesia, penyelenggara : Kementrian Negara Lingkungan Hidup bekerjasama dengan UNIDO dan SEAMEO BIOTROP, 20 Nopember 2007)

Masalah : Fosfin (Hydrogen Phosphide) berdampak korosi (reaksi gas fosfin dg semua jenis metal khususnya perangkat listrik yang terbuat dari logam tembaga) dan menimbulkan efek karat. Cari alternatif, mis. dengan program Pengendalian Hama Terpadu (PHT/PHGT)

PERSYARATAN UMUM
Ruang fumigasi harus bersih & kering Pastikan lantai/dinding tidak ada yang bocor/retak. Jika tidak yakin, lapisi dengan plastik fumigasi atau dicat aquaproof

PERSIAPAN/SAFETY

Siapkan personal protection equipment (PPE)

Pump Accuro

Tube detector

PERSIAPAN
Tutupi semua peralatan (ATK / peralatan elektronik) yang mengandung logam (perak, tembaga, emas, perunggu) dengan plastik / parrafin wax.

PELAKSANAAN
Aplikasi penggunaan plate
Keluarkan fumigan dari kemasan dengan menjauhi wajah

Letakkan dengan kemiringan 45o

Fumigasi Kontainer, Badan Perpustakaan Prov. Kalimantan Timur, 2009

PELAKSANAAN
Lakukan monitoring kebocoran

AERASI

Kumpulkan sisa fumigan Biarkan ruangan terbuka sampai konsentrasi gas < 0,3 ppm Lepaskan tanda bahaya

DEAKTIVASI
Gunakan PPE Masukkan debu residu ke dalam drum berisi air & detergen Aduk perlahan hingga gelembung tidak muncul lagi

DEAKTIVASI
Gunakan PPE Masukkan kantung plate ke dalam keranjang kawat, lalu masukkan ke dalam drum berisi air Tenggelamkan hingga 36 jam atau hingga gelembung tidak muncul

Fumigasi Kontainer, Badan Perpustakaan Prov. Kalimantan Timur, 2009

Fumigasi Buku Perpustakaan, Badan Perpustakaan Prov. Kalimantan Timur 2009

Rayap pada buku

Penutupan celah, Record Center PT. Badak NGL Bontang, 2011

Pemasangan Fumigan di Ruang Fumigasi, Record Center PT. Badak NGL Bontang 2011

Penutupan ruang Fumigasi, Record Center PT. Badak NGL Bontang 2011

Pemasangan tanda peringatan, Record Center PT. Badak NGL Bontang, 2011

Pemasangan selang control/monitoring gas

-Terima kasih-