Anda di halaman 1dari 3

2. Dolina Dolina adalah lubang lubang yang berbanuk corong.

Dolina dapat terjadi karena erosi (pelarutan) atau karena runtuhan. Dolina terdapat hampir di semua bagian pegunungan kapur di Jawa bagian selatan, yaitu di pegunungan seribu.

Gbr. Danau Dolina - Goa dan Sungai Bawah Tanah Di dalam tanah kapur mula-mula terdapat celah atau retakan. Retakan akan semakin besar dan membentuk gua-gua atau lubang-lubang, karena pengaruh larutan.Jika lubang-lubang itu berhubungan, akan terbentuklah sungai-sungai di dalam tanah.

Danau Dolina adalah danau yang terdapat di daerah icorst dan umumnya berupa danau kecil yang bersifat temporer. Bila di dasar tebing dolina terdapat bahan geluh lempung yang merupakan bahan yang tak tembus air, maka air hujan yang jatuh tertampung di dolina tak dapat terus masuk ke tanah kapur, sehingga terjadilah danau dolina. Danau dolina dapat terjadi juga karena adanya air di dalam tanah kapur tinggi. Contohnya danau di sekitar gunung kidul.

http://tugasgeografi.wordpress.com/2011/03/08/pelapukan/

http://id.scribd.com/doc/79544192/danau-dolina http://id.scribd.com/doc/108737435/Samodra-H-2001-Nilai-Strategis-Kawasan-Kars-DiIndonesia
http://id.scribd.com/doc/47584032/Bentuk-Muka-Bumi-Akibat-Tenaga-Eksogen

CUBO DISARING LAGI BAHAN YANG INI KRIS :

2 . P e l a p u k a n o r g a n i k Penyebabnya adalah proses organisme yaitu binatang tumbuhandan manusia , binatang yang dapat melakukan pelapukan antara laincacing tanah, serangga. Dibatu-batu karang daerah pantai sering terdapatlubang-lubang yang dibuat oleh binatang.Pengaruh yang disebabkan oleh tumbuh tumbuhan ini dapat bersifat mekanik atau kimiawi. Pengaruh sifat mekanik yaitu berkembangnya akar tumbuh-tumbuhan di dalam tanah yang dapatmerusak tanah disekitarnya. Pengaruh zat kimiawi yaitu berupa zat asamyang dikeluarkan oleh akarakar serat makanan menghisap garammakanan. Zat asam ini merusak batuan sehingga garamgaraman mudahdiserap oleh akar. Manusia juga melalui aktifitas penebangan pohon, pembangunan maupun penambangan. 3 . P e l a p u k a n k i m i a w i Pada pelapukan ini batu batuan mengalami perubahan kimiawiyang umumnya berupa pelarutan. Pelapukan kimiawi tampak jelasterjadi pada pegunungan kapur (Karst). Pelapukan ini berlangsungdengan batuan air dan suhu yang tinggi. Air yang banyak mengandungCO2 (Zat asam arang) dapat dengan mudah melarutkan batu kapur (CACO2). Peristiwa ini merupakan pelarutan dan dapat menimbulkangejala karst.Di Indonesia pelapukan yang banyak terjadi adalah pelapukankimiawi. Hal ini karena di Indonesia banyak turun hujan. Air hujaninilah yang memudahkan terjadinya pelapukan kimiawi.Batuan kapur mudah larut oleh air hujan. Oleh karena itu jikaAnda perhatikan pada permukaan batuan kapur selalu ada celah-celahyang arahnya tidak beraturan. Hasil pelapukan kimiawi di daerah karst biasa menghasilkan karren, ponor, sungai bawah tanah, stalagtit, tiang-tiang kapur, stalagmit, atau gua kapur . Gejala atau bentuk bentuk alam yang terjadi di daerah karst diantaranya:1 . D o l i n a Dolina adalah lubang lubang yang berbanuk corong. Dolina dapatterjadi karena erosi (pelarutan) atau karena runtuhan. Dolinaterdapat hampir di semua bagian pegunungan kapur di Jawa bagianselatan, yaitu di pegunungan seribu. 2.Gua dan sungai di dalam Tanah

Di dalam tanah kapur mula-mula terdapat celah atau retakan.Retakan akan semakin besar dan membentuk gua-gua atau lubang-lubang, karena pengaruh larutan.Jika lubang-lubang itu berhubungan, akan terbentuklah sungai-sungai di dalam tanah.

3 . S t a l a k t i t Adalah kerucut kerucut kapur yang bergantungan pada atap gua.Terbentuk tetesan air kapur dari atas gua. Stalakmit adalahkerucut-kerucut kapur yang berdiri pada dasar gua. Contohnnyastalaktit dan stalakmit di Gua tabuhan dan gua Gong di Pacitan, jawa Timur serta Gua jatijajar di Kebumen, Jawa Tengah. 4 . K a r r e n Di daerah kapur biasanya terdapat celah-celah atau alur-alur sebagai akibat pelarutan oleh air hujan. Gejala ini terdapat didaerah kapur yang tanahnya dangkal. Pada perpotongan celahcelah ini biasanya terdapat lubang kecil yang disebut karren. 5 . P o n o r Ponor adalah lubang masuknya aliran air ke dalam tanah padadaerah kapur yang relatif dalam. Ponor dapat dapat dibedakanmenjadi 2 macam yaitu dolin dan pipa karst. Dolin adalah lubangdi daerah karst yang bentuknya seperti corong. Dolin ini dibagimenjadi 2 macam, yaitu dolin korosi dan dolin terban. Dolin korositerjadi karena proses pelarutan batuan yang disebabkan oleh air. Didasar dolin diendapkan tanah berwarna merah (terra rossa).Sedangkan dolin terban terjadi karena runtuhnya atap gua kapur (perhatikan gambar).

Dolin Korosi.Dolin Korosi. Dolin Terban.Dolin Terban.