Anda di halaman 1dari 21

JAM DIGITAL TUNANETRA DENGAN PERANGKAT SUARA BERBASIS MIKROKONTROLER Usulan Program Kreatifitas Mahasiswa PKMT

Diusulkan oleh :
Ketua Anggota : Agung Raharja Ishanjaya : Khalisetya Andriani Elis Sri Mardiana Bayu Hendriyono Ahmad Reza Musthafa (7608040018) 2008 (7608040019) 2008 (7608040021) 2008 (7608040029) 2008 (7609040007) 2009

POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2010
1

Halaman Pengesahan
1. Judul Kegiatan

Jam Digital Tunanetra dengan Perangkat Suara Berbasis Mikrokontroler ( ) PKM-P ( ) PKM-T ( ) Kesehatan ( ) MIPA ( ) Sosial Ekonomi ( ) Pendidikan ( ) PKM-K ( ) PKM-M ( ) Pertanian ( ) Teknologi dan ( ) Humaniora

2. Bidang Kegiatan (Pilih salah satu)

3. Bidang Ilmu : (Pilih salah satu) Rekayasa

4. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Jurusan d. Universitas/Institut/Politeknik

e. Alamat Rumah dan No Tel./HP f. Alamat email


5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis

: Agung Raharja Ishanjaya : 7608040018 : Teknik Komputer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya - ITS : Jl.Blitar Raya.6 Perum GKB Gresik : agvnks.90@gmail.com : 4 orang

6. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : Fernando Ardilla, SST b. NIP : 19820203 200812 1 001 c. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Sukolilo Dian Regency Makmur 4/23 7. Biaya Kegiatan Total : a. Dikti b. Sumber lain (sebutkan . . . ) 8. Jangka Waktu Pelaksanaan

: Rp 3.015.000,00 : Rp : 5 bulan

Surabaya, 19 Oktober 2010


2

Menyetujui, Ketua Jurusan / Program Studi Teknik Komputer

Ketua Pelaksana Kegiatan PKMT

Ir. Sigit Wasista, M.Kom NIP. 19660812 199303 1 005

Agung Raharja Ishanjaya NIM. 7608040018

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Dosen Pendamping PKMT

Drs. Miftahul Huda, MT NIP. 19631012 199303 1 002

Fernando Ardilla, SST NIP. 19820203 200812 1 001

1. Judul
3

JAM DIGITAL TUNANETRA DENGAN SOUND DEVICE BERBASIS MIKROKONTROLER

2. Latar Belakang Banyaknya penyandang cacat fisik di sekitar kita yang umumnya memiliki keterbatasan fisik, baik saat beraktifitas maupun beradaptasi dengan lingkungan mereka. Penderita fisik sering disebut dengan istilah tuna. Jenis kelainan terdiri dari kelainan fisik meliputi tuna netra, tuna rungu, dan tuna daksa. Tuna netra adalah individu dengan gangguan penglihatan, dimana seseorang tersebut tidak memiliki penglihatan sama sekali (buta total) hingga mereka yang masih memiliki sisa penglihatan tetapi tidak mampu menggunakan penglihatannya untuk membaca tulisan biasa berukuran 12 point dalam keadaan cahaya normal meskipun dibantu dengan kaca mata (kurang awas / low vision). Tuna netra berat adalah mereka yang tidak memiliki sama sekali kemampuan untuk membaca tulisan biasa sehingga memerlukan media lain seperti braille atau audio sedangkan Tuna Netra Ringan/ Low Vision adalah mereka yang masih memiliki kemampuan visual untuk membaca tulisan biasa dengan adaptasi tertentu. Penyandang cacat fisik khususnya penderita tuna netra memiliki keterbatasan untuk mengetahui kondisi di sekitar mereka. Khususnya untuk mengetahui posisi mereka dan waktu dimana seseorang tuna netra tersebut sedang berada. Umumnya mereka menanyakan keadaan tersebut kepada orang-orang terdekat atau disekitar mereka. Dengan adanya alat bantu pendukung khusus bagi tuna netra disekitar mereka akan memudahkan para penderita tuna netra tersebut untuk mengetahui kondisi sekitar mereka. Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka kami mencoba untuk membuat sebuah alat informasi waktu yang berguna untuk membantu para penderita tuna netra berupa jam digital khusus penderita tuna netra. Jam digital ini akan dikembangkan dimana dapat mengeluarkan suara (audio) sebagai penanda waktu dan tanggal sehingga penderita dapat mengetahui waktu melalui jam digital ini dengan fasilitas khusus yang telah disediakan.

3. Rumusan Masalah
4

Berdasarkan dari penjelasan diatas, dapat diperoleh beberapa rumusan masalah yaitu :
1. Bagaimana membuat sebuah alat informasi waktu yang akurat berdasarkan data waktu

yang tersedia? 2. Bagaimana metode yang digunakan untuk pembuatan alat tersebut?
3. Bagaiman alat tersebut dapat merespon ketika pengguna sedang menggunakan

perangkat?.
4. Bagaimana tombol dapat bekerja pada sistem mikrokontroler untuk menghasilkan

tampilan jam dan audio?. 4. Tujuan Penelitian


1. Membuat sebuah alat informasi waktu khusus bagi para penderita tunanetra. 2. Membuat serta mengembangkan teknologi yang telah ada yakni dari jam digital biasa

menjadi sebuah jam digital audio kompatibel. 5. Luaran yang diharapkan Proyek pembuatan perangkat ini merupakan alat bantu bagi tuna netra yang

berfungsi sebagai perangkat informasi waktu. Perangkat yang dibuat yakni jam digital yang memiliki akses tombol khusus bagi penderita tuna netra. Pembuatan sistem ini menggunakan sistem control berbasis microcontroller untuk memproses sistem kerja jam digital yang memiliki display berupa seven segment.

Gambar 1 konsep jam digital

Pada pembuatan jam digital ini , diharapkan menghasilkan keluaran berupa display tampilan jam dan juga audio sebagai penunjuk informasi waktu, pengingat atau alarm, dan adzan. Sistem yang dibuat memiliki akses khusus yaitu berupa tombol Braille yang berfungsi untuk memudahkan pennderita tuna netra untuk mengatur jam pada jam digital. 6. Kegunaan Program Kegunaan program bagi mahasiswa : 1. Melatih kepekaan mahasiswa dengan permasalahan dari penderita kecacatan fisik disekitar mereka. 2. Meningkatkan pengetahuan mereka dibidangnya dan dapat mengembangkan sebuah inovasi baru khususnya dibidang teknologi. 3. Melatih kemampuan mahasiswa untuk menggunakan komponen-komponen dasar elektronika dan mampu mengimplementasikan ilmu-ilmu elektronika. Kegunaan program bagi masyarakat : 1. Mempermudah para penderita tunanetra dalam menggunakan alat bantu penunjuk waktu.
2. Berfungsi sebagai sarana informasi waktu bagi masyarakat non tunanetra.

7. Tinjauan Pustaka
6

1. Rangkaian sistem minimum Mikrokontroller AVR ATmega16

AVR merupakan seri mikrokontroler CMOS 8-bit buatan Atmel,berbasis arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer). Hampir semua instruksi dieksekusi dalam satu siklus clock. AVR mempunyai 32 register general-purpose, timer/counter fleksibel dengan mode compare, interrupt internal dan eksternal, serial UART, programmable Watchdog Timer, dan mode power saving, ADC dan PWM internal.AVR juga mempunyai In-System Programmable Flash on-chip yang mengijinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem menggunakan hubungan serial SPI. ATMega16. ATMega16 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz membuat disainer sistem untuk mengoptimasi konsumsi daya versus kecepatan proses. Rangkaian sistem minimum dari mikrokontroler ATMega16 terdiri dari rangkaian osilator dan power on reset. Rangkaian osilator ini digunakan untuk membangkitkan clock/detak..Pada saat sumber tegangan diaktifkan kapasitor terhubung singkat sehingga arus mengalir dari VCC langsung ke kaki RST sehingga reset berlogika 1, kemudian kapasitor terisi hingga tegangan pada kapasitor sama dengan VCC. Pada saat itu kapasitor terisi penuh. Dengan demikian tegangan reset akan turun menjadi 0 sehingga kaki RST berlogika 0, perangkat yang akan dibuat adalah sebagai berikut :

Gambar 2. Sistem Minimum AVR ATMega16

Gambar 3. Pin-pin ATmega16 kemasan 40-pin

Gambar 3. Blok Diagram AVR ATMEGA16

2. RTC DS 1307 (64 x 8 Real Time Clock)


8

Alasan menggunakan IC RTC DS1307 ini karena komunikasinya menggunakan serial I2C, sehingga apabila menggunakan RTC12C887 akan mengalami banyak kesulitan. Battery lithium 3v harus ditambahkan di rangkaian karena tidak dilengkapi battery internal didalamnya, sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang, bukan hanya itu saja tetapi proses oscilator internal juga akan tetap berjalan. Hal ini mengakibatkan apabila terjadi power off data yang tersimpan tidak akan hilang dan akan otomatis update, sehingga apabila ditampilkan tetap akan mengikuti jam yang sebenarnya. Memory yang terdapat dalam chip ini terbatas hanya sampai 56 byte yang bisa dipakai, apabila dirasa masih kurang bisa menggunakan EEPROM internal Atmega16. Pada minimum sistem yang digunakan dalam proyek jam dan kalender digital ini, PORT C.0 untuk SCL dan PORT C.1 untuk SDA. Fitur Dari IC DS1307 :

Real-time clock (RTC) meyimpan data-data detik, menit, jam, tanggal, 56-byte, battery-backed, RAM nonvolatile (NV) RAM untuk

bulan,hari dalam seminggu, dan tahun valid hingga 2100; penyimpanan; Antarmuka serial Two-wire (I2C) Sinyal luaran gelombang-kotak terprogram (Programmable

squarewave); Deteksi otomatis kegagalan-daya (power-fail) dan rangkaian switch; Konsumsi daya kurang dari 500nA menggunakn mode baterei cadangan Tersedia fitur industri dengan ketahana suhu: -40C hingga +85C Tersedia dalam kemasa 8-pin DIP atau SOI

dengan operasional osilator;

Sedangkan daftar pin DS1307: VCC - Primary Power Supply X1, X2 - 32.768kHz Crystal Connection VBAT - +3V Battery Input GND - Ground
9

SDA - Serial Data SCL - Serial Clock SQW/OUT - Square Wave/Output Driver

Gambar 4. Pin-pin RTC DS 1307


3. Rangkaian Catu Daya

Gambar 5. Power Supply 5v DC Catu daya yang digunakan dalam proyek akhir ini mempunyai tegangan keluaran + 5 Volt . Rangkaian catu daya ini mendapatkan tegangan masukan tegangan bolakbalik sebesar 220 Volt dari jala-jala PLN. Tranformator yang digunakan adalah transformator step down yang digunakan untuk mentransfer daya, sehingga setelah melewati transformator, tegangan jala-jala akan diturunkan. Tegangan yang masih berupa tegangan bolak-balik tersebut disearahkan oleh rangkaian penyearah yang menggunakan dua buah dioda. Dari hasil penyearahan masih terdapat tegangan bolak-baliknya (tegangan riak). Untuk mengurangi tegangan riak hasil dari penyearahan digunakan rangkaian penapis yaitu kapasitor. Semakin besar nilai kapasitor, semakin kecil tegangan riaknya. Untuk mendapatkan output yang diinginkan, digunakan IC regulator tegangan LM 7806 untuk tegangan 6 Volt. Pada keluaran dari IC tersebut dipasang transistor penguat
10

arus TIP 3055 yang digunakan untuk memperkuat arus keluaran. Terdapat tegangan kompensasi sebesar 0,7 Volt sebagai akibat pemasangan transistor TIP 3055 yang akan mengurangi tegangan keluaran sebesar 0,7 Volt.
4. 7-SEGMENT

Gambar 6. 7Segment Seven Segment adalah suatu segmen- segmen yang digunakan menampilkan angka. Seven segmen ini tersusun atas 7 batang LED yang disusun membentuk angka 8 dengan menggunakan huruf a-f yang disebut DOT MATRIKS. Setiap segmen ini terdiri dari 1 atau 2 Light Emitting Diode ( LED ). Jenis- jenis Seven Segment 1. Common Anoda Disini, semua anoda dari diode disatukan secara parallel dan semua itu dihubungkan ke VCC dan kemudian LED dihubungkan melalui tahanan pembatas arus keluar dari penggerak. Karena dihubungkan ke VCC, maka common anoda ini berada pada kondisi aktif high. 2. Common Katoda Disini semua katoda disatukan secara parallel dan dihubungkan ke ground. Karena seluruh katoda dihubungkan ke ground, maka common katoda ini berada pada kondisi aktif low. Prinsip kerja seven segmen ialah input biner pada switch dikonversikan masuk ke dalam decoder, baru kemudian decoder mengkonversi bilangan biner tersebut menjadi decimal, yang nantinya akan ditampilkan pada seven segment.
5. Light Dependent Dioda (LED)

11

Gambar 6. Light Emiting Dioda (LED) LED adalah singkatan dari Light Emiting Dioda, merupakan komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N juga melepaskan energi berupa energi panas dan energi cahaya. LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.
6. Modul antarmuka MMC

Gambar 6. Antarmuka MMC

EMS SD/MMC/FRAM merupakan antarmuka antara SD (Secure Digital) card atau MMC (MultiMedia Card) dengan mikrokontroler yang bekerja pada tegangan +5 VDC dan di lengkapai regulator 3.3v, io dengan pembatas zener 3.3v. SD card atau MMC dapat digunakan sebagai memori non-volatile yang mudah diganti sehingga memudahkan ekspansi kapasitas
12

memori yang lebih besar. Antarmuka ini cocok untuk berbagai aplikasi yang membutuhkan media penyimpan data, misalnya: sistem absensi, sistem antrian, atau aplikasi data logging lainnya. Spesifikasi teknis: Membutuhkan catu daya +5 VDC. Tersedia regulator 3,3V DC untuk catu daya SD card atau MMC. Jenis kartu yang didukung: SD Card (dan MMC). Antarmuka SD Card (dan MMC) dengan mikrokontroler secara SPI. Tersedia 2K byte Ferroelectric Non-Volatile RAM (FNVRAM) FM24C16. Antarmuka FNVRAM dengan mikrokontroler secara TWI (Two-Wire Interface). Tersedia format penyimpanan data FAT16. Tersedia contoh aplikasi untuk DT-51 Low Cost Series dan DT AVR Low Cost Series dalam bahasa BASIC untuk MCS-51 (BASCOM-8051) dan bahasa C untuk AVR (CodeVisionAVR). Cost Series. Mendukung DT-51 Minimum System, DT-51 PetraFuz, dsb.

8. Metode Pelaksanaan Program. Sewaktu melakukan apapun terlebih dahulu harus diketahui urutan urutan yang benar sehingga dapat dikerjakan dengan baik, begitupula dengan pembuatan wireless smoker sensor ini. Dengan penjadwalan dan urutan kegiatasn yang jelas, diharapkan pembuatan aplikasi ini bisa berjalan dengan baik dan dengan hasil yang baik pula. Untuk dapat merancang dan membuat wireless smoker sensor, maka perhatikan urutan flow chart berikut:

MULAI

OBSERVASI

STUDI LITERATUR

13

PEMBUATAN MINIMUM SISTEM

PEMBELIAN BAHAN PRODUKSI (KOMPONEN)

PENGAKSESAN DATA DARI PUSH BUTTON KE MIKROKONTROLER

UNTUK DI KELUARKAN DI SOUND DEVICE

MENAMPILKAN DATA DARI MIKROKONTROLER KE 7SEGMENT

UJI COBA PENGIRIMAN DATA KE MIKROKONTROLLER

PENGUJIAN DAN EVALUASI SISTEM KESELURUHAN

PEMBUATAN LAPORAN

SELESA I 1. Studi literatur Dalam studi literatur ini kita akan mempelajari beberapa hal berikut ini :
o o

Mempelajari tentang bahasa pemrograman microcontroller berbasis AVR, Mempelajari tentang microcontroller AVR ATMEGA 16.

o Mempelajari tentang interfacing MMC .


14

Mempelajari tentang Sound Device.

2. Blok diagram jam digital tunanetra

Push Button Braille

Mikrokontroler ATMEGA 16

At

Sound Device

7Segment Display

9. Jadwal pelaksanaan program.

No

Studi literatur

Bulan keI II III IV V VI

1.

Studi Literatur
15

Pembelian Mikrokontroler, Antarmuka MMC, Sound Device, 7Segment Display dan juga komponen pendukung lain

3 4 5 6

Pembuatan alat secara lengkap Pengujian Alat Uji coba alat di lapangan Pembuatan laporan akhir

10. Rancangan Biaya

Adapun dana yang digunakan dalam pembuatan alat ini, yaitu: Pengeluaran: 1. Studi literature :
Internet Photocopy literatur Biaya transportasi

= = =

Rp. 200.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 100.000,00 + Rp. 350.000,00

Sub Total 2. Pemebelian hardware dan sensor:


IC c Atmega 16 IC BCD to 7Segment

= = = = =

Rp. 60.000,00 Rp. 10.000,00 Rp. 15.000,00 Rp. 30.000,00 Rp. 300.000,00

IC RTC DS 1307
Sound Device 7Segment 5

6 x @50.000,00
Transistor

Rp. 50.000,00

50 x @1.000,00
16

Antarmuka MMC PCB Acrylic Kabel Socket Kabel + IC Push Button Braille Komponen Lain-lain Biaya Implementasi Biaya testing

= = = = = = = = = =

Rp. 150.000,00 Rp. 250.000,00 Rp. 250.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 200.000,00 Rp. 700.000,00 Rp. 500.000,00 Rp. 2.665.000,00

Sub Total

11. Daftar Pustaka


1. Atmel Corporation. 2005. Data Sheet ATMEGA 16.

(http://www.alldatasheet.com).
2. National Semiconductor. 2000. Data Sheet DS1307.

(http://www.alldatasheet.com).
3. http://www.houseofelectronic.com 4. http://www.memoryinterface.com 5. http://.www.clockdigital.com 17

6. http://en.wikipedia.org/wiki/emsmmc 7. http://www.datasheetarchive.com/808H5v7*-datasheet.html 8. http://id.wikipedia.org/wiki/tunanetra 9. http://blog.uny.ac.id/mashoedah

12. Lampiran

1. Biodata Ketua dan Anggaran Kelompok a.) Ketua Nama Lengkap NIM Jurusan : Agung Raharja Ishanjaya : 7608040018 : Teknik Komputer
18

Universitas/Institut/Politeknik

: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jl. Blitar Raya No.6 Perum GKB Gresik / 085755115941 Alamat email : agvnks.90@gmail.com

b.) Anggota 1 Nama Lengkap NIM Jurusan Universitas/Institut/Politeknik : Khalisetya Andriani : 7608040019 : Teknik Komputer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Alamat Rumah dan No Tel./HP : PERUMDOS ITS Blok I No.14 Surabaya/ 085730119272 Alamat email : blubbiess@rocketmail.com

c.) Anggota 2 Nama Lengkap NIM Jurusan Universitas/Institut/Politeknik : Elis Sri Mardiana : 7608040021 : Teknik Komputer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
19

Alamat Rumah dan No Tel./HP : PERUMDOS ITS Blok I No.14 Surabaya/ 085232040444 Alamat email : elz_niez91@yahoo.com

d.) Anggota 3 Nama Lengkap NIM Jurusan Universitas/Institut/Politeknik : Bayu Hendriyono : 7608040029 : Teknik Komputer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Alamat Rumah dan No Tel./HP : PERUMDOS ITS Blok U No.111 Surabaya/ 08973182713 Alamat email : bayce08@gmail.com

e.) Anggota 4

Nama Lengkap NIM Jurusan Universitas/Institut/Politeknik

: Ahmad Reza Muthafa : 7609040007 : Teknik Komputer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jl. Tangunan no.188, kec puri kab.mojokerto 085731080013 Alamat email : rezaaltraz@yahoo.com
20

2. Biodata Dosen Pembimbing Nama Lengkap NIP : Fernando Ardilla, SST : 19820203 200812 1 001

Universitas/Institut/Politeknik : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Alamat Rumah dan No Tel./HP : Sukolilo Dian Regency makmur 4/23, Surabaya 08563312336 Alamat email : nando@eepis-its.edu

21