LAPORAN PRATIKUM MITIGASI BENCANA POTENSI BENCANA BESERTA UPAYA MITIGASI BENCANA DI PANTAI REMBANG

Oleh: Desi Lasri Ana Dian Kharisma Elsha Lusia Fadly Ilhami Febriyantoro K2D008023 K2D008024 K2D008029 K2D008030 K2D008032

PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN JURUSAN ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

5. Sebagian wilayah utara. Kabupaten Rembang terletak di ujung timur laut Propinsi Jawa Tengah dan dilalui jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura). No. Secara astronomis berada pada garis koordinat 111 o 00 ± 111 o 30 Bujur Timur dan 6 o 30 ± 7 o .408 ha. 1. Bagian selatan wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah perbukitan. : Kabupaten Tuban (Jawa Timur). 2. 4.673 10. bagian dari Pegunungan Kapur Utara. Nama Kecamatan Sumber Bulu Gunem Sale Sarang Luas (ha) 7.020 10. : Kabupaten Pati. 287 desa. Batas Wilayah Kabupaten Rembang: *Sebelah utar a *Sebelah timur *Sebelah selatan *Sebelah barat : Laut Jawa. Laut Jawa terletak disebelah utaranya.240 8.BAB I PENDAHULUAN 1. : Kabupaten Blora. dengan puncaknya Gunung Butak (679 meter).1 Letak Geografis Rembang Rembang berada di jalur pantura timur Jawa Tengah. secara umum kondisi tanahnya berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. memiliki kode telepon yang sama dengan Tuban (Jawa Timur). terdapat perbukitan dengan puncaknya Gunung Lasem (806 meter). sehingga menjadi gerbang sebelah timur Provinsi Jawa Tengah di sebelah timur.712 9. Secara administratif Kabupaten Rembang memiliki 14 kecamatan.133 Wilayah . 3. Daerah perbatasan dengan Jawa Timur (seperti di Kecamatan Sarang. Nama dan luas wilayah untuk masingmasing kecamatan adalah seperti terlihat pada tabel berikut.6 Lintang Selatan. Kawasan tersebut kini dilindungi dalam Cagar Alam Gunung Celering. 7 kelurahan serta memiliki luas wilayah meliputi 101. berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur.

6. Berdasarkan hal tersebut. Secara umum dapat dikatakan bahwa wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah pertanian yang cukup berpotensi.205 Ha (46.18%).747 10. jenis tanah andosol meliputi area seluas 8%. Pancur 12.58%).166 3. Sebesar 30. Sedan Pamotan Sulang Kaliori 7.86% merupakan kelerengan >40%. Kelerangan yang terdapat di Kabupaten Rembang terdiri dari kelerengan 0 % seluas -2 45.42 % berada pada ketinggian 100 -500 meter dan sisanya berada pada ketinggian 0-25 m dan 500-1000 m.2 Kondisi Topografi Rembang Sebagian besar wilayah Kabupaten Rembang (46.980 Ha (14.156 8. kecuali di daerah pegunungan di sebelah timur yang termasuk pegunungan tandus. Sluke 14. 9.150 5.233 Ha (43.525 6.864 6. dan tanah mediteran merah kuning seluas 5 % dari seluruh wilayah kabupaten. kelerengan 15-40 % seluas 13.39%) berada pada ketinggian 25 100 meter dari permukaan air laut. Wilayah Kabupaten Rembang merupakan dataran rendah di bagian Utara Pulau Jawa.38 %). 8. 7. dan sisanya 4. Dengan bulan basah 4 sampai 5 bulan. Rembang 11. Lasem Jumlah Sumber: Rembang dalam Angka.946 8. jenis tanah regosol meliputi area seluas 5%. Upaya ini diharapkan dapat . Dengan kondisi topografi datar sampai dengan pegunungan dan berbukit bukit. Jenis tanah yang ada ermasuk jenis tanah aluvial meliputi sekitar 10% dari wilayah kabupaten. Kragan 13. sehingga implikasinya sering terjadi kekeringan di wilayah Kabupaten Rembang. maka wilayah tersebut memiliki jenis iklim tropis dengan suhu maksimum 33 º C dan suhu rata-rata 23 º C. kelerengan 2-15% seluas 33. Terdapat hujan selama 1 tahun yang tidak menentu.881 4. tanah grumosol sebesar 32%.504 101. sedangkan selebihnya termasuk kategori bulan sedang sampai kering.759 4. maka upaya-upaya untuk melakukan konservasi sumber daya air dan pengembangan embung embung kecil untuk menahan air hujan sangat diperlukan. 2004 1.

Bulu. Gunem. Namun karena semakin lama jemaatnya berkurang.470. Sarang. Kabupaten Rembang yang berbatasan dengan laut Jawa bagian Utara dan pegunungan bagian timur. kapur (Sumber.783 ha atau 44. Sejak 1945.3 Pantai Taman Kartini Rembang Pantai Kartini (TPRK) adalah salah satu tempat tujuan wisata yang berlokasi di Kabupaten Rembang yang sudah dikenal oleh masyarakat di wilayah ini dan daerahdaerah sekitarnya sejak zaman penjajahan Belanda. Menurut informasi dari Dinas Pariwisata Rembang. Sedan. Sale. Pada zaman kolonial Belanda. Karanggeneng. dan Lasem). bendungan dan air laut. Sarang. tetapi tid sepanjang tahun ak dialiri air. Pada . Telas. dan Pamotan). Kening. gedung ini dimanfaatkan oleh jemaat umat Kristen Protestan untuk beribadah. gedung tersebut selanjutnya difungsikan sebagai taman bacaan dan perpustakaan pemerintah da erah. Kragan. mempunyai kandungan mineral yang kaya akan unsur-unsur yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Kabupaten Rembang merupakan salah satu kota yang dilintasi jalan tersebut. trass (Pancur. yang mana memiliki beberapa macam kondisi geologi. Wilayah pantai meliputi sepanjang 7 km.68 %. Kragan. Sedangkan bahan galian golongan C yang ada berupa: andesit (Sedan. dan Lasem). Sluke. Sungai yang melewati wilayah Kabupaten embang antara lain Sungai Randugunting. Kabupaten Rembang memiliki curah hujan yang rendah dan memiliki sumber air berupa air permukaan dan air tanah. yakni tahun 1811. Gunem. Dari beberapa macam kondisi geologi tersebut. dan Sluke). Pancur.84 % dari luas wilayah Kabupaten Rembang. Sale. dan Sluke). ball clay (Bulu. Kandungan yang terbesar adalah jenis Alluvium yang meliputi luas 45. Sale. Di Kabupaten Rembang terdapat 21 bendungan dan 25 daerah irigasi. phospat (Gunem. dan Sedan). taman itu di samping digunakan sebagai tempat rekreasi juga digunakan untuk mengawasi lalu lintas laut di sekitar perairan Rembang. Sumber air permukaan berupa sungai. kemudian potensi lain adalah miosen fasies sedimen yaitu seluas 32. 1. di atap bangunan ini pernah ditemukan tulisan angka tahun pembuatan gedung tersebut. Sedan. serta gibsum (Gunem. Seandainya hal ini benar maka kemungkinan gedung ini dibuat pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal HW Daendels (1808-1811) yang terkenal sebagai pemrakarsa pembangunan jalan Anyer Panarukan itu. Di tempat itu terdapat bangunan kuno yang diperkirakan sebagai tempat pertemuan dan pesta orang-orang Belanda. pasir kuarsa (Bulu.menjaga kesinambungan sumber daya air terutama pada musim kemarau baik untuk kebutuhan pengairan sawah maupun untuk kebutuhan lainnya. Babagan. dan Sedan). batu bara (Gunem dan Sale).000 ha atau 31. Gunem. Sudo dan Sungai Patiyan.125. Sarang. Sarang. Kalipang.

sedangkan layarnya tertiup angin topan yang akhirnya jatuh di pantai Bonang yang sekarang terkenal sebagai batu layar. Jika dilihat perkembangannya. jangkar yang dulunya berada di tengah tengah Pantai Kartini itu pada 2003 dipindahkan ke tempat yang aman. kapalnya di terjang gelombang besar hingga rusak berat. Yakni. Setelah dilakukan renovasi. atap bangunan tersebut roboh. Rantai jangkar kapal itu terlepas dan terdampar di Rembang. Sekarang. Jangkar itu sekarang berada di monumen megah yang dilengkapi dengan pelindung kaca dan lampu yang dibangun di atas perairan tepi pantai. pada 1979 di tempat wisata tersebut dibangun sarana bermain anak anak. tepatnya 20 meter dari garis pantai.akhir 2001. Yang tersisa hanya tiang penyangga dan temboknya. Salah satu daya tarik yang memikat masyarakat untuk datang ke tempat itu adalah jangkar raksasa yang oleh masyarakat dikenal sebagai jangkar Dampo Awang. tetapi dari luar daerah seperti Blora. Pemkab melakukan berbagai upaya agar bangunan tersebut dapat berdiri kembali. gedung tersebut oleh Pemkab selanjutnya akan digunakan sebagai gedung pertemuan dan pusat promosi dan pengembangan wisata kota penghasil garam ini. Konon ceritanya. Demi mengingat peristiwa itu selanjutnya Kabupaten Rembang mengabadikan jangkar tersebut sebagai simbol semangat bahari. pada saat Sam Phoo Khong berlayar di laut Jawa dalam rangka ekspedisi ke Selatan. Pati. Selanjutnya pada 1992 diadakan penataan lagi dengan menambah fasilitas seperti gardu pandang dan pembangunan talud pantai untuk menarik minat pengunjung atau wisatawan. Pada hari-hari libur banyak sekali pengunjung yang datang ke tempat itu. Tidak hanya warga Rembang. Melihat kondisi gedung bersejarah tersebut rusak parah. Taman Rekreasi Pantai Kartini bentuknya lebih indah. Bojonegoro. dan Jepara juga ingin melihat keindahan Pantai Kartini Rembang dari dekat. Taman Rekreasi Pantai Kartini ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. . Bahkan.

1 Gambar Citra Pantai Rembang .BAB II ISI 2.

Sekitar 60 kilometer kawasan pantai di Kabupaten Rembang cukup rawan terjadi abrasi terutama di wilayah pantai Kragan. potensi bencana yang terdapat di kawasan Pantai Rembang adalah banjir. hal ini perlu ditindaklanjuti untuk penghijauan agar masyarakat memiliki peduli terhadap kelestarian lingkungan . kurangnya daerah resapan air di kawasan tersebut menyebabkan terjadinya banjir apabila curah hujan tinggi. Untuk itu.000 batang. Selain itu. abrasi. tanah longsor. Banjir dapat terjadi dikarenakan kawasan Pantai Rembang sangat berdekatan dengan Laut Jawa dan terletak di sebelah Utara Pulau Jawa.2. Sedangkan abrasi merupakan bencana yang sangat terlihat mencolok yang terjadi di Pantai Rembang karena jika dibandingkan dengan foto citra tahun-tahun sebelumnya akan terlihat jelas perbedaan garis pantai. Di Desa Karangmangu Kecamatan Sarang pernah terjadi ombak yang menghantam sejumlah rumah warga. Sluke. Cukup positif Perum Perhutani menyediakan bibit tanaman bakau sebanyak 40. kekeringan. Pemkab Rembang bersama instansi terkait harus menata kembali dengan penghijauan.2 Identifikasi Potensi Bencana Berdasarkan Hasil Pengamatan Citra Berdasarkan hasil pengamatan citra. rawan intrusi air laut. dan Sarang sehingga perlu penghijauan dengan tanaman bakau.

2. bila di sepanjang jalan dari Pantai Utara Jawa (dari Demak-Kudus-Pati-Rembang dan sekitar Pantura) mulai dibuat jalan tol yang lebar di pesisir pantai. Mungkin itu semua terjadi karena letaknya yang sangat dekat dengan Laut Jawa yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa. Terutama di daerah Pantura / Pantai Utara Pulau Jawa. 3. karena banyak rakyat Jawa Tengah yang sering melewati jalur Pantura. namun biaya masuk jalan tol-nya bisa digunakan sebagai pendapatan daerah dan biaya operasional jalan tol tersebut. Karena air tawar setelah banjir terbuang semua ke laut karena tidak ada daerah resapan air. Potensi lahan penanaman mangrove ini seluas 39 hektare yang membentang di wilayah pantai sepanjang 65 kilometer penanaman tersebut akan dimulai akhir tahun ini karena selama ini hutan mangrove di wilayahnya berangsur habis.3 Upaya Mitigasi Terhadap Bencana Abrasi dan Banjir Kita mengetahui bahwa sering sekali terjadi bencana banjir akhir-akhir ini. ma disana ka juga sering terjadi krisis air tawar. Menurut saya. Pohon-pohon sebagai tempat resapan dan tampungan air hujan banyak ditebangi untuk dijadikan lahan tambak garam. Dengan banyaknya rakyat yang melewati jalan tol tersebut. jauh lebih baik dan lebih efektif. bila ada Jalan Tol di daerah Pantura.pantai untuk mengurangi abrasi. menurut saya akan menambah pendapatan daerah melalui biaya masuk jalan tol. Masyarakat yang . Berdasarkan kedua alasan tersebut. Hal ini juga termasuk bencana bagi warga Rembang karena mereka masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk minum dan kebutuhan sehari-hari disaat musim kemarau. Jalan Tol itu bisa dijadikan sumber pendapatan daerah. Selain itu banjir juga menjadi bencana yang mengancap warga pesisir Rembang. jalan tol tersebut bisa pula berfungsi sebagai benteng untuk menanggulangi kenaikan air laut di daerah Pantura tersebut. saya yakin sekali bisa untuk menjadi pencegahan air pasang. Selain itu juga harus dicanangkan penanaman mangrove (bakau) di wilayah pantai sepanjang 65 kilometer mulai akhir 2010 agar mampu mengurangi bencana banjir yang melanda Kabupaten tersebut. menurut saya. Pemerintah mungkin pula mulai bingung bagaimana cara untuk mengatasinya. Apabila curah hujan yang sangat tinggi dan tidak adanya daerah resapan air sehingga air akan membludak dan menggenangi daerah sekitar tersebut. Sehingga akibatnya adalah tidak ada lagi yang dapat menampung air hujan. Beberapa alasan : 1. Kedua. Penanaman bakau yang selama ini dilakukan sangat minim.

guna menghindari kerugian yang lebih besar. Kecamatan Lasem.memiliki kepedulian untuk ini masih sangat sedikit. bila dibanding dengan udang windu. Lasem dan Kragan masing-masing seluas 6. Kecamatan Kragan dan Kecamatan Sarang. Khusus untuk udang faname petani merugi cukup banyak. sehingga petani merasa trauma dengan kejadian itu.7 hektar. Tapi. Potensi lahan untuk mangrove di Sarang memang paling besar yakni 7. Sebagian masyarakat pesisir ada yang kurang peduli pada mangrove. Kecamatan Sluke. sudah tak mampu lagi menampung air dari sungai Ngrajek dan Bathok. Masyarakat sekitar pantai umumnya memanfaatkan bakau untuk menangkal terpaan ombak selain jugauntuk melindungi ekosistem lain seperti terumbu karang dan biota laut di sekitar pantai. Bencana banjir yang menimpa para petani tambak di wilayahnya. Limpahan air embung Banyukuwung di desa Sudo kecamatan Sulang sewaktu turun hujan deras memicu terjadinya banjir beberapa minggu terakhir. Berikutnya Kecamatan Kaliori seluas 7. Akibat bencana ini petani menderita kerugian yang tidak sedikit. karena udang maupun bandeng hanyut terbawa air. karena curah hujan masih tinggi. Masalah kronis yang dihadapi wilayah pantai seperti Rembang beragam. Kecamatan Kota Rembang. Akibat hujan yang mengguyur selama hampir lima hari berturut-turut menyebabkan ratusan hektar tambak udang dan tambak bandeng terendam air. Ratusan hektar lahan tambak yang tersebar di desa-desa sepanjang pantai utara (pantura) wilayah Kabupaten Rembang tergenang banjir. Petani udang di Kecamatan Lasem masih mengkalkulasi ketrugian yang dideritanya. Warga sebenarnya mulai peduli. hal itu karena komoditas kualitas ekspor ini bibitnya harganya cukup mahal. Itu disebabkan embung bervolume 2.2 hektare. Sluke 6. petani tambak dihimbau untuk tidak menebar benih. Tanaman yang identik dengan kebutuhan mengurangi pemanasan global ini. Saat hujan deras diketahui acapkali limpahan air menggenangi rumah warga sekitar rumah dan jalan desa di sebelah timur . Kebanyakan mangrove tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang -surut air laut. Kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah. Contohnya abrasi pantai terutama Sarang yang kerap menjadi sorotan media dan kerusakan mangrove.5 hektare.4 juta meter kubik. setiap kali turun hujan deras. tumbuh khususnya di tempat tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Mayoritas dalam tambak berisi bandeng maupun udang windu/fanamae dengan usia baru mencapai dua bulan ( masa pembesaran).3 hektare serta Kecamatan Rembang seluas 6 hektar. Wilayah pantai yang tersebar di enam kecamatan tersebut terancam abrasi terutama Kecamatan Sarang. dengan adanya laporan warga belum lama ini terkait penebangan mangrove oleh oknum pelaksana normalisasi sungai. Wilayah yang terkena bencana banjir tambak diantaranya di wilayah Kecamatan Kaliori.

Selain normalisasi embung. Dengan adanya wilayah pantai yang cukup besar. tidak menyebabkan banjir. menyebabkan terjadi banjir. Upaya lain yang diagendakan membuat saluran air baru menuju sungai melewati desa Gunungsari menuju Banyudono. pihaknya bebrapa kali telah memantau kondisi embung Banyukuwung. Pengkol. dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)-nya. Terkait dengan hal tersebut. Manakala debit air tinggi dan hamipr tak tertampung. Kuangsan. Daerah aliran sungai sungai yang perlu dinormalisasi diantaranya alur sungai desa Sukorejo Tlogotunggal. Sedimentasi sungai di sepanjang saluran keluar embung yang memicu melimpahnya terlalu cepat akan dikeruk. agar mampu mengalirkan limpahan air dari embung Bnyukuwung. Harus menunggu debit berkurang. Jika tidak segera dilakukan upaya penanganan secepatnya. dikhawatirkan banjir terus terjadi pada musim penghujan yang diperkirakan mulai pada bulan Oktober ini. hanya mengalirkan air dalam debit kecil yang berimbas menjadi banjir. Baik langkah normalisasi maupun memecah saluran akan membutuhkan anggaran cukup besar. caranya nanti pintu air sedikit dibuka. Untuk itu terlebih dahulu akan dimintakan ijin ke Bupati Rembang apakah kegiatan tersebut bisa masuk pada pos anggaran rehab pasca bencana. perlu adanya komunikasi antara penjaga pintu air embung Banyukuwung dengan perangkat desa yang daerahnya sering mengalami banjir. Sehingga warga bersiap melakukan antisipasi bencana. Dengan panjang 63. Jika normalisasi belum bisa dilakukan ketika debit air embung cukup tinggi. Kabupaten Rembang berupaya mengoptimalkan kekayaan sumber daya perikanan dan kelautan dengan melakukan perbaikan dan p engembangan . pesisir pantai Kabupaten Rembang adalah pesisir pantai terpanjang yang dimiliki oleh kabupaten/kota yang ada di Pulau Jawa. untuk memastikan tingkat elevasi air.Saat ini diperlukan pemecahan aliran air sebelum limpahan air menggenangi desa Kwangsan. Bahkan mengalir keluar menuju sungai desa Sukorejo kecamatan Sumber dan dusun Tempel desa Kwangsan kecamatan Kaliori. dan Babadan. Sedimentasi di sungai tersebut tergolong tinggi. sejumlah sungai di sepanjang saluran embung juga akan dinormalisasi supaya mampu menampung dengan normal. Pesisir pantai merupakan salah satu aset wilayah Kabupaten Rembang yang potensial. ancaman banjir akibat luapan Embung Banyukuwung akan disikapi dengan melakukan normalisasi saluran dan sungai dijalur limpahan air.5 km. agar air mengalir di sejumlah sungai. Namun sejumlah jalur irigasi harus dinormalisasi terlebih dahulu.embung dengan ketinggian sekira setengah meter. saat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik Dan Perlindungan Masyarakat yang juga merupakan Sekretaris Posko Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Rembang Suharso dikonfirmasi menjelaskan. Terpisah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Sinarman mengatakan.

Sedangkan strategi mundur yakni berupaya untuk tidak menentang bencana tersebut dengan cara pindah dari kawasan yang akan terendam akibat kenaikan permukaan air laut tersebut.wilayah hulu yang berbatasan dengan laut lepas. Sebagian dari pesisir pantai Rembang adalah kawasan dengan tingkat bencana abrasi tinggi. pengembangan pantai tidak meningkatkan kerentanan terhadap kenaikan permukaan laut dan kesiapsiagaan dan mekanisme respons terhadap kenaikan permukaan laut. Berdasarkan pada hasil kerentanan. kajian tentang lingkungan hidup merupakan syarat utama dalam proses evaluasi RTRW. Selama masa penyusunan. Perbaikan itu dilakukan juga atas dasar untuk mengurangi potensi bencana banjir. Eksplorasi dan eksploitasi potensi alam dapat dihalalkan demi pembangunan namun upaya menjaga keberlanjutan ekosistem hayati untuk menunjang kestabilan lingkungan juga perlu diperhatikan. identifikasi daerah-daerah rawan terhadap kenaikan permukaan laut. Secara garis besar 3 strategi yang dapat diterapkan dalam mengatasi kerentanan bencana ini yakni strategi protektif. strategi akomodatif dan strategi mundur. sedangkan sebagian lagi merupakan kawasan dengan tingkat sedimentasi tinggi. Strategi protektif yakni bersifat melawan terhadap kerawanan kenaikan permukaan air laut dengan mengupayakan teknologi struktur penahan air laut. diharapkan daerah terus berkoordinasi dengan pusat terkait dengan klarifikasi data agar diperoleh RTRW yang berkualitas. Meskipun kaya akan sumber daya perikanan. Selain itu data acuan yang digunakan dalam penyusunan RTRW seharusnya berakurasi tinggi sehingga perwujudannya tepat guna. . Jangan sampai kita berdayakan potensi yang ada namun lupa untuk memelihara kelestarian lingkungan. RTRW seyogyanya turut memfasilitasi isu-isu strategis pelestarian lingkungan. Dengan mengacu hasil kerentanan secara garis besar strategi yang dapat digunakan yakni strategi mundur/retreat dan strategi akomodatif. survei primer dan kajian penentuan strategi kenaikan air laut maka dapat dijabarkan beberapa alternatif strategi untuk mengantisipasi potensi kenaikan air laut yang akan mengenangi Wilayah Pesisir Kabupaten Rembang. wilayah peisisr pantai Kabupaten Rembang memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu. Hal ini karena hasil analisis kerentanan Wilayah Pesisir Kabupaten Rembang tergolong pada tingkatan rendah hingga sedang. Perbaikan wilayah hulu memang diupayakan untuk mengurangi tingkat abrasi di pesisir. Strategi akomodatif yakni bersifat menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi akibat bencana tersebut dengan tetap berupaya menggunakan kawasan-kawasan yang ada. Penentuan strategi juga mengacu kepada 4 hal yakni manajemen perencanaan kawasan pantai harus memperhitungkan faktor kenaikan permukaan laut.

org/ http://www.com/id/arsip/1977/09/03/LIN/ http://rembangkab.com/index.com/nextblog?navBar=true&blogID=6128006768327563034 y y y http://www.DAFTAR PUSTAKA y y y y http://majalah.net/forum/ http://wartamerdeka.penataanruang.com/ http://www.blogger.go.id/potensipotensi-daerah/perikanan-dan-kelautan http://wartamerdeka.blogspot.php?option=com_content&view=category&layou t=blog&id=89&Itemid=463 .indonesiarainforest.tempointeraktif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful