P. 1
Mitigasi pantai

Mitigasi pantai

|Views: 84|Likes:
Dipublikasikan oleh Nurany Lukman

More info:

Published by: Nurany Lukman on Oct 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

LAPORAN PRATIKUM MITIGASI BENCANA POTENSI BENCANA BESERTA UPAYA MITIGASI BENCANA DI PANTAI REMBANG

Oleh: Desi Lasri Ana Dian Kharisma Elsha Lusia Fadly Ilhami Febriyantoro K2D008023 K2D008024 K2D008029 K2D008030 K2D008032

PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN JURUSAN ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

287 desa. : Kabupaten Tuban (Jawa Timur). memiliki kode telepon yang sama dengan Tuban (Jawa Timur). berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur.408 ha. Kabupaten Rembang terletak di ujung timur laut Propinsi Jawa Tengah dan dilalui jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura). Bagian selatan wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah perbukitan.240 8. dengan puncaknya Gunung Butak (679 meter). 3. Secara administratif Kabupaten Rembang memiliki 14 kecamatan.6 Lintang Selatan. No. Batas Wilayah Kabupaten Rembang: *Sebelah utar a *Sebelah timur *Sebelah selatan *Sebelah barat : Laut Jawa. secara umum kondisi tanahnya berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. Laut Jawa terletak disebelah utaranya.020 10.673 10. Nama dan luas wilayah untuk masingmasing kecamatan adalah seperti terlihat pada tabel berikut. 7 kelurahan serta memiliki luas wilayah meliputi 101. bagian dari Pegunungan Kapur Utara. Secara astronomis berada pada garis koordinat 111 o 00 ± 111 o 30 Bujur Timur dan 6 o 30 ± 7 o . 4. 5.1 Letak Geografis Rembang Rembang berada di jalur pantura timur Jawa Tengah. 2. Kawasan tersebut kini dilindungi dalam Cagar Alam Gunung Celering.133 Wilayah . terdapat perbukitan dengan puncaknya Gunung Lasem (806 meter). Daerah perbatasan dengan Jawa Timur (seperti di Kecamatan Sarang. : Kabupaten Pati. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. : Kabupaten Blora. sehingga menjadi gerbang sebelah timur Provinsi Jawa Tengah di sebelah timur. Nama Kecamatan Sumber Bulu Gunem Sale Sarang Luas (ha) 7. Sebagian wilayah utara.712 9.

166 3.156 8.58%). Rembang 11. jenis tanah regosol meliputi area seluas 5%.39%) berada pada ketinggian 25 100 meter dari permukaan air laut. kelerengan 2-15% seluas 33.233 Ha (43. 8. Terdapat hujan selama 1 tahun yang tidak menentu.6. sedangkan selebihnya termasuk kategori bulan sedang sampai kering. Pancur 12. kecuali di daerah pegunungan di sebelah timur yang termasuk pegunungan tandus. 9. Kelerangan yang terdapat di Kabupaten Rembang terdiri dari kelerengan 0 % seluas -2 45. kelerengan 15-40 % seluas 13. maka wilayah tersebut memiliki jenis iklim tropis dengan suhu maksimum 33 º C dan suhu rata-rata 23 º C.759 4.980 Ha (14.42 % berada pada ketinggian 100 -500 meter dan sisanya berada pada ketinggian 0-25 m dan 500-1000 m. Sluke 14.504 101. maka upaya-upaya untuk melakukan konservasi sumber daya air dan pengembangan embung embung kecil untuk menahan air hujan sangat diperlukan.18%).38 %). Wilayah Kabupaten Rembang merupakan dataran rendah di bagian Utara Pulau Jawa.864 6. dan sisanya 4.2 Kondisi Topografi Rembang Sebagian besar wilayah Kabupaten Rembang (46. dan tanah mediteran merah kuning seluas 5 % dari seluruh wilayah kabupaten. Kragan 13. sehingga implikasinya sering terjadi kekeringan di wilayah Kabupaten Rembang.946 8.525 6.205 Ha (46. Dengan kondisi topografi datar sampai dengan pegunungan dan berbukit bukit. Berdasarkan hal tersebut. Jenis tanah yang ada ermasuk jenis tanah aluvial meliputi sekitar 10% dari wilayah kabupaten.86% merupakan kelerengan >40%. 7.747 10. Dengan bulan basah 4 sampai 5 bulan. Upaya ini diharapkan dapat . Secara umum dapat dikatakan bahwa wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah pertanian yang cukup berpotensi. tanah grumosol sebesar 32%. 2004 1. jenis tanah andosol meliputi area seluas 8%. Sebesar 30.150 5. Lasem Jumlah Sumber: Rembang dalam Angka.881 4. Sedan Pamotan Sulang Kaliori 7.

bendungan dan air laut. Sedan. Di tempat itu terdapat bangunan kuno yang diperkirakan sebagai tempat pertemuan dan pesta orang-orang Belanda. Kabupaten Rembang merupakan salah satu kota yang dilintasi jalan tersebut. mempunyai kandungan mineral yang kaya akan unsur-unsur yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.68 %. dan Lasem).470. Pada . 1. kemudian potensi lain adalah miosen fasies sedimen yaitu seluas 32. batu bara (Gunem dan Sale). Sale. kapur (Sumber. phospat (Gunem. Kalipang. Gunem. dan Sluke). Pada zaman kolonial Belanda. pasir kuarsa (Bulu. di atap bangunan ini pernah ditemukan tulisan angka tahun pembuatan gedung tersebut. Gunem. dan Pamotan). Kening. Di Kabupaten Rembang terdapat 21 bendungan dan 25 daerah irigasi. Kabupaten Rembang memiliki curah hujan yang rendah dan memiliki sumber air berupa air permukaan dan air tanah. dan Sedan).menjaga kesinambungan sumber daya air terutama pada musim kemarau baik untuk kebutuhan pengairan sawah maupun untuk kebutuhan lainnya.783 ha atau 44. Sudo dan Sungai Patiyan. taman itu di samping digunakan sebagai tempat rekreasi juga digunakan untuk mengawasi lalu lintas laut di sekitar perairan Rembang. Dari beberapa macam kondisi geologi tersebut. Kandungan yang terbesar adalah jenis Alluvium yang meliputi luas 45. Sluke. tetapi tid sepanjang tahun ak dialiri air. gedung tersebut selanjutnya difungsikan sebagai taman bacaan dan perpustakaan pemerintah da erah. Sarang. Sumber air permukaan berupa sungai. Kragan. Menurut informasi dari Dinas Pariwisata Rembang. Sale. Telas. Kragan. Karanggeneng. dan Sedan). dan Lasem). yang mana memiliki beberapa macam kondisi geologi. Sedan. Babagan. Sale.000 ha atau 31. serta gibsum (Gunem. trass (Pancur.125. dan Sluke). yakni tahun 1811. ball clay (Bulu. Sarang. Seandainya hal ini benar maka kemungkinan gedung ini dibuat pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal HW Daendels (1808-1811) yang terkenal sebagai pemrakarsa pembangunan jalan Anyer Panarukan itu. Sungai yang melewati wilayah Kabupaten embang antara lain Sungai Randugunting. Kabupaten Rembang yang berbatasan dengan laut Jawa bagian Utara dan pegunungan bagian timur. Sejak 1945. Bulu. Sarang.3 Pantai Taman Kartini Rembang Pantai Kartini (TPRK) adalah salah satu tempat tujuan wisata yang berlokasi di Kabupaten Rembang yang sudah dikenal oleh masyarakat di wilayah ini dan daerahdaerah sekitarnya sejak zaman penjajahan Belanda. Wilayah pantai meliputi sepanjang 7 km.84 % dari luas wilayah Kabupaten Rembang. Gunem. Pancur. gedung ini dimanfaatkan oleh jemaat umat Kristen Protestan untuk beribadah. Namun karena semakin lama jemaatnya berkurang. Sarang. Sedangkan bahan galian golongan C yang ada berupa: andesit (Sedan.

Bojonegoro. Jika dilihat perkembangannya. Taman Rekreasi Pantai Kartini bentuknya lebih indah. gedung tersebut oleh Pemkab selanjutnya akan digunakan sebagai gedung pertemuan dan pusat promosi dan pengembangan wisata kota penghasil garam ini. kapalnya di terjang gelombang besar hingga rusak berat. jangkar yang dulunya berada di tengah tengah Pantai Kartini itu pada 2003 dipindahkan ke tempat yang aman. Pemkab melakukan berbagai upaya agar bangunan tersebut dapat berdiri kembali. Melihat kondisi gedung bersejarah tersebut rusak parah. Demi mengingat peristiwa itu selanjutnya Kabupaten Rembang mengabadikan jangkar tersebut sebagai simbol semangat bahari. Konon ceritanya. tepatnya 20 meter dari garis pantai. tetapi dari luar daerah seperti Blora.akhir 2001. sedangkan layarnya tertiup angin topan yang akhirnya jatuh di pantai Bonang yang sekarang terkenal sebagai batu layar. Yang tersisa hanya tiang penyangga dan temboknya. Pada hari-hari libur banyak sekali pengunjung yang datang ke tempat itu. dan Jepara juga ingin melihat keindahan Pantai Kartini Rembang dari dekat. Pati. Yakni. pada 1979 di tempat wisata tersebut dibangun sarana bermain anak anak. Setelah dilakukan renovasi. Salah satu daya tarik yang memikat masyarakat untuk datang ke tempat itu adalah jangkar raksasa yang oleh masyarakat dikenal sebagai jangkar Dampo Awang. Selanjutnya pada 1992 diadakan penataan lagi dengan menambah fasilitas seperti gardu pandang dan pembangunan talud pantai untuk menarik minat pengunjung atau wisatawan. Sekarang. . atap bangunan tersebut roboh. pada saat Sam Phoo Khong berlayar di laut Jawa dalam rangka ekspedisi ke Selatan. Tidak hanya warga Rembang. Taman Rekreasi Pantai Kartini ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Rantai jangkar kapal itu terlepas dan terdampar di Rembang. Jangkar itu sekarang berada di monumen megah yang dilengkapi dengan pelindung kaca dan lampu yang dibangun di atas perairan tepi pantai. Bahkan.

1 Gambar Citra Pantai Rembang .BAB II ISI 2.

tanah longsor. Banjir dapat terjadi dikarenakan kawasan Pantai Rembang sangat berdekatan dengan Laut Jawa dan terletak di sebelah Utara Pulau Jawa. Selain itu. kurangnya daerah resapan air di kawasan tersebut menyebabkan terjadinya banjir apabila curah hujan tinggi.000 batang. potensi bencana yang terdapat di kawasan Pantai Rembang adalah banjir. Sekitar 60 kilometer kawasan pantai di Kabupaten Rembang cukup rawan terjadi abrasi terutama di wilayah pantai Kragan. Untuk itu.2. Pemkab Rembang bersama instansi terkait harus menata kembali dengan penghijauan. Sluke. dan Sarang sehingga perlu penghijauan dengan tanaman bakau. abrasi. Cukup positif Perum Perhutani menyediakan bibit tanaman bakau sebanyak 40. Di Desa Karangmangu Kecamatan Sarang pernah terjadi ombak yang menghantam sejumlah rumah warga.2 Identifikasi Potensi Bencana Berdasarkan Hasil Pengamatan Citra Berdasarkan hasil pengamatan citra. rawan intrusi air laut. Sedangkan abrasi merupakan bencana yang sangat terlihat mencolok yang terjadi di Pantai Rembang karena jika dibandingkan dengan foto citra tahun-tahun sebelumnya akan terlihat jelas perbedaan garis pantai. hal ini perlu ditindaklanjuti untuk penghijauan agar masyarakat memiliki peduli terhadap kelestarian lingkungan . kekeringan.

Mungkin itu semua terjadi karena letaknya yang sangat dekat dengan Laut Jawa yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa. jalan tol tersebut bisa pula berfungsi sebagai benteng untuk menanggulangi kenaikan air laut di daerah Pantura tersebut.3 Upaya Mitigasi Terhadap Bencana Abrasi dan Banjir Kita mengetahui bahwa sering sekali terjadi bencana banjir akhir-akhir ini. karena banyak rakyat Jawa Tengah yang sering melewati jalur Pantura.pantai untuk mengurangi abrasi. Pemerintah mungkin pula mulai bingung bagaimana cara untuk mengatasinya. Pohon-pohon sebagai tempat resapan dan tampungan air hujan banyak ditebangi untuk dijadikan lahan tambak garam. Penanaman bakau yang selama ini dilakukan sangat minim. namun biaya masuk jalan tol-nya bisa digunakan sebagai pendapatan daerah dan biaya operasional jalan tol tersebut. Selain itu juga harus dicanangkan penanaman mangrove (bakau) di wilayah pantai sepanjang 65 kilometer mulai akhir 2010 agar mampu mengurangi bencana banjir yang melanda Kabupaten tersebut. Potensi lahan penanaman mangrove ini seluas 39 hektare yang membentang di wilayah pantai sepanjang 65 kilometer penanaman tersebut akan dimulai akhir tahun ini karena selama ini hutan mangrove di wilayahnya berangsur habis. Terutama di daerah Pantura / Pantai Utara Pulau Jawa. Karena air tawar setelah banjir terbuang semua ke laut karena tidak ada daerah resapan air. Selain itu banjir juga menjadi bencana yang mengancap warga pesisir Rembang. Beberapa alasan : 1. Hal ini juga termasuk bencana bagi warga Rembang karena mereka masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk minum dan kebutuhan sehari-hari disaat musim kemarau. bila di sepanjang jalan dari Pantai Utara Jawa (dari Demak-Kudus-Pati-Rembang dan sekitar Pantura) mulai dibuat jalan tol yang lebar di pesisir pantai. saya yakin sekali bisa untuk menjadi pencegahan air pasang. Masyarakat yang . bila ada Jalan Tol di daerah Pantura. menurut saya. Jalan Tol itu bisa dijadikan sumber pendapatan daerah. Sehingga akibatnya adalah tidak ada lagi yang dapat menampung air hujan. Berdasarkan kedua alasan tersebut. 2. Apabila curah hujan yang sangat tinggi dan tidak adanya daerah resapan air sehingga air akan membludak dan menggenangi daerah sekitar tersebut. menurut saya akan menambah pendapatan daerah melalui biaya masuk jalan tol. Menurut saya. ma disana ka juga sering terjadi krisis air tawar. Dengan banyaknya rakyat yang melewati jalan tol tersebut. Kedua. 3. jauh lebih baik dan lebih efektif.

Petani udang di Kecamatan Lasem masih mengkalkulasi ketrugian yang dideritanya. tumbuh khususnya di tempat tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Kecamatan Lasem. Potensi lahan untuk mangrove di Sarang memang paling besar yakni 7. guna menghindari kerugian yang lebih besar. sehingga petani merasa trauma dengan kejadian itu. Wilayah pantai yang tersebar di enam kecamatan tersebut terancam abrasi terutama Kecamatan Sarang. Saat hujan deras diketahui acapkali limpahan air menggenangi rumah warga sekitar rumah dan jalan desa di sebelah timur . Kecamatan Kota Rembang. petani tambak dihimbau untuk tidak menebar benih. bila dibanding dengan udang windu. Limpahan air embung Banyukuwung di desa Sudo kecamatan Sulang sewaktu turun hujan deras memicu terjadinya banjir beberapa minggu terakhir. karena udang maupun bandeng hanyut terbawa air.memiliki kepedulian untuk ini masih sangat sedikit. Itu disebabkan embung bervolume 2. Kecamatan Sluke.2 hektare. Mayoritas dalam tambak berisi bandeng maupun udang windu/fanamae dengan usia baru mencapai dua bulan ( masa pembesaran).4 juta meter kubik. Masyarakat sekitar pantai umumnya memanfaatkan bakau untuk menangkal terpaan ombak selain jugauntuk melindungi ekosistem lain seperti terumbu karang dan biota laut di sekitar pantai.7 hektar. hal itu karena komoditas kualitas ekspor ini bibitnya harganya cukup mahal. Sluke 6.5 hektare. Kebanyakan mangrove tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang -surut air laut. Ratusan hektar lahan tambak yang tersebar di desa-desa sepanjang pantai utara (pantura) wilayah Kabupaten Rembang tergenang banjir. setiap kali turun hujan deras. Wilayah yang terkena bencana banjir tambak diantaranya di wilayah Kecamatan Kaliori. Sebagian masyarakat pesisir ada yang kurang peduli pada mangrove. Contohnya abrasi pantai terutama Sarang yang kerap menjadi sorotan media dan kerusakan mangrove. Masalah kronis yang dihadapi wilayah pantai seperti Rembang beragam. Khusus untuk udang faname petani merugi cukup banyak. Akibat hujan yang mengguyur selama hampir lima hari berturut-turut menyebabkan ratusan hektar tambak udang dan tambak bandeng terendam air. Berikutnya Kecamatan Kaliori seluas 7. dengan adanya laporan warga belum lama ini terkait penebangan mangrove oleh oknum pelaksana normalisasi sungai. Tanaman yang identik dengan kebutuhan mengurangi pemanasan global ini. Kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah. Kecamatan Kragan dan Kecamatan Sarang. sudah tak mampu lagi menampung air dari sungai Ngrajek dan Bathok. karena curah hujan masih tinggi. Tapi. Akibat bencana ini petani menderita kerugian yang tidak sedikit. Lasem dan Kragan masing-masing seluas 6. Warga sebenarnya mulai peduli.3 hektare serta Kecamatan Rembang seluas 6 hektar. Bencana banjir yang menimpa para petani tambak di wilayahnya.

perlu adanya komunikasi antara penjaga pintu air embung Banyukuwung dengan perangkat desa yang daerahnya sering mengalami banjir. Dengan adanya wilayah pantai yang cukup besar. Daerah aliran sungai sungai yang perlu dinormalisasi diantaranya alur sungai desa Sukorejo Tlogotunggal. Sedimentasi di sungai tersebut tergolong tinggi. saat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik Dan Perlindungan Masyarakat yang juga merupakan Sekretaris Posko Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Rembang Suharso dikonfirmasi menjelaskan. Namun sejumlah jalur irigasi harus dinormalisasi terlebih dahulu. Kuangsan. Upaya lain yang diagendakan membuat saluran air baru menuju sungai melewati desa Gunungsari menuju Banyudono. Baik langkah normalisasi maupun memecah saluran akan membutuhkan anggaran cukup besar.embung dengan ketinggian sekira setengah meter. Pengkol. pihaknya bebrapa kali telah memantau kondisi embung Banyukuwung. agar mampu mengalirkan limpahan air dari embung Bnyukuwung. dan Babadan. caranya nanti pintu air sedikit dibuka. agar air mengalir di sejumlah sungai. tidak menyebabkan banjir. pesisir pantai Kabupaten Rembang adalah pesisir pantai terpanjang yang dimiliki oleh kabupaten/kota yang ada di Pulau Jawa.5 km. Sedimentasi sungai di sepanjang saluran keluar embung yang memicu melimpahnya terlalu cepat akan dikeruk. Selain normalisasi embung. Bahkan mengalir keluar menuju sungai desa Sukorejo kecamatan Sumber dan dusun Tempel desa Kwangsan kecamatan Kaliori. Manakala debit air tinggi dan hamipr tak tertampung. Pesisir pantai merupakan salah satu aset wilayah Kabupaten Rembang yang potensial. Untuk itu terlebih dahulu akan dimintakan ijin ke Bupati Rembang apakah kegiatan tersebut bisa masuk pada pos anggaran rehab pasca bencana. menyebabkan terjadi banjir. dikhawatirkan banjir terus terjadi pada musim penghujan yang diperkirakan mulai pada bulan Oktober ini. ancaman banjir akibat luapan Embung Banyukuwung akan disikapi dengan melakukan normalisasi saluran dan sungai dijalur limpahan air. Terkait dengan hal tersebut. dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)-nya. hanya mengalirkan air dalam debit kecil yang berimbas menjadi banjir. Jika tidak segera dilakukan upaya penanganan secepatnya. sejumlah sungai di sepanjang saluran embung juga akan dinormalisasi supaya mampu menampung dengan normal. Terpisah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Sinarman mengatakan. Sehingga warga bersiap melakukan antisipasi bencana. Harus menunggu debit berkurang. Kabupaten Rembang berupaya mengoptimalkan kekayaan sumber daya perikanan dan kelautan dengan melakukan perbaikan dan p engembangan . Jika normalisasi belum bisa dilakukan ketika debit air embung cukup tinggi. untuk memastikan tingkat elevasi air. Dengan panjang 63.Saat ini diperlukan pemecahan aliran air sebelum limpahan air menggenangi desa Kwangsan.

strategi akomodatif dan strategi mundur. diharapkan daerah terus berkoordinasi dengan pusat terkait dengan klarifikasi data agar diperoleh RTRW yang berkualitas. identifikasi daerah-daerah rawan terhadap kenaikan permukaan laut. Eksplorasi dan eksploitasi potensi alam dapat dihalalkan demi pembangunan namun upaya menjaga keberlanjutan ekosistem hayati untuk menunjang kestabilan lingkungan juga perlu diperhatikan. RTRW seyogyanya turut memfasilitasi isu-isu strategis pelestarian lingkungan. wilayah peisisr pantai Kabupaten Rembang memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lain. Secara garis besar 3 strategi yang dapat diterapkan dalam mengatasi kerentanan bencana ini yakni strategi protektif. Perbaikan wilayah hulu memang diupayakan untuk mengurangi tingkat abrasi di pesisir. survei primer dan kajian penentuan strategi kenaikan air laut maka dapat dijabarkan beberapa alternatif strategi untuk mengantisipasi potensi kenaikan air laut yang akan mengenangi Wilayah Pesisir Kabupaten Rembang. Sedangkan strategi mundur yakni berupaya untuk tidak menentang bencana tersebut dengan cara pindah dari kawasan yang akan terendam akibat kenaikan permukaan air laut tersebut. Berdasarkan pada hasil kerentanan. Hal ini karena hasil analisis kerentanan Wilayah Pesisir Kabupaten Rembang tergolong pada tingkatan rendah hingga sedang. Selama masa penyusunan. Sebagian dari pesisir pantai Rembang adalah kawasan dengan tingkat bencana abrasi tinggi. Penentuan strategi juga mengacu kepada 4 hal yakni manajemen perencanaan kawasan pantai harus memperhitungkan faktor kenaikan permukaan laut.wilayah hulu yang berbatasan dengan laut lepas. Selain itu data acuan yang digunakan dalam penyusunan RTRW seharusnya berakurasi tinggi sehingga perwujudannya tepat guna. Strategi akomodatif yakni bersifat menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi akibat bencana tersebut dengan tetap berupaya menggunakan kawasan-kawasan yang ada. Meskipun kaya akan sumber daya perikanan. Jangan sampai kita berdayakan potensi yang ada namun lupa untuk memelihara kelestarian lingkungan. Dengan mengacu hasil kerentanan secara garis besar strategi yang dapat digunakan yakni strategi mundur/retreat dan strategi akomodatif. Strategi protektif yakni bersifat melawan terhadap kerawanan kenaikan permukaan air laut dengan mengupayakan teknologi struktur penahan air laut. pengembangan pantai tidak meningkatkan kerentanan terhadap kenaikan permukaan laut dan kesiapsiagaan dan mekanisme respons terhadap kenaikan permukaan laut. Oleh karena itu. . Perbaikan itu dilakukan juga atas dasar untuk mengurangi potensi bencana banjir. kajian tentang lingkungan hidup merupakan syarat utama dalam proses evaluasi RTRW. sedangkan sebagian lagi merupakan kawasan dengan tingkat sedimentasi tinggi.

indonesiarainforest.blogspot.id/potensipotensi-daerah/perikanan-dan-kelautan http://wartamerdeka.net/forum/ http://wartamerdeka.com/ http://www.penataanruang.DAFTAR PUSTAKA y y y y http://majalah.blogger.tempointeraktif.com/index.php?option=com_content&view=category&layou t=blog&id=89&Itemid=463 .org/ http://www.com/nextblog?navBar=true&blogID=6128006768327563034 y y y http://www.go.com/id/arsip/1977/09/03/LIN/ http://rembangkab.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->