Anda di halaman 1dari 2

Geometri Bidang,Vektor 1.

Persamaan Parametrik
Gerak benda yang paling sederhana sesudah gerak sepanjang garis lurus adalah gerak benda yang jejaknya pada sebuah bidang, seperti pada gambar .

Pertama kita perlu menemukan hubungan antara koordinat x dan y untuk tiap posisi. Hubungan ini tidak dapat dinyatakan dalam bentuk y=f(x) yaitu y sebagai fungsi dari x, maupun x=g(y). Terdapat garis vertikal yang memotong kurva lebih dari satu kali. Maka bentuk y=f(x) tidak mungkin digunakan.

Terdapat garis horizontal yang memotong kurva lebih dari satu kali. Jadi, hubungan tersebut tidak mungkin dalam bentuk x=g(y). Salah satu alternatif adalah dalam bentuk F(x,y)=0 Sebagai contoh, jejak gerak melingkar dapat dinyatakan sebagai x2+y2 - r2 =0 (F(x,y)= x2+y2 - r2 ) atau dalam bentuk yang umum, x2+y2=r2. Bentuk F(x,y)=0 hanya menyatakan hubungan antara koordinat x dan y pada tiap posisi (x,y) dari bendaOrientasi atau arah gerak belum ada. Misalnya, dari persamaan x2+y2 - r2 =0 belum kita tidak dapat mengetahui apakah gerak benda searah atau berlawanan jarum jam. Ini adalah masalah kedua dalam penyajian gerak pada bidang. Arah gerak benda bisa dinyakan bila unsur waktu terwakili. Jadi kita memerlukan variabel baru yaitu parameter waktu t. Karena tiap koordinat berubah seiring perubahan waktu, maka kita dapat menyatakan tiap koordinat pada posisi benda sebagai fungsi dari waktu: x = (f(t), g(t)), dan y = g(t), tI dengan I adalah selang waktu. Sepasang fungsi bersama interval waktu I seperti di atas disebut parameterisasi dari kurva. Misalkan I = [a,b]. Maka : titik P(f(a), g(a)) disebut titik awal, dan titik Q(f(b), g(b)) disebut titik akhir. Jika P=Q, maka kurva disebut kurva tutup.

Kurva disebut sederhana jika x y

a < t1 t2 < b (f(t1), g(t1)) (f(t2), g(t2))


Contoh Perlihatkan bahwa kurva dengan parameterisasi x=a cos t, y=b sin t, 0 t 2merupakan sebuah elips. Jawab : x= cos t, y= sin t, 0 t 2 x= cos 2 t, y= sin 2 t, 0 t 1 x= cos t, y= - sin t, 0 t 2 adalah lingkaran berpusat di titik asal berjari-jari 1. Sedangkan parameterisasi ke tiga mempunyai orientasi searah jarum jam. Orientasi parameterisasi pertama dan ke dua berlawanan arah jarum jam.

Teorema
Jika turunan dari dan kontinu untuk tiap < t < serta f (t) tidak pernah nol, maka persamaan parameter x = f (t) , y = g(t) , < t <

mendefenisikan y sebagai fungsi x yang dapat di turunkan sebagai : =

Beri Nilai