Anda di halaman 1dari 14

PERANAN PROSES PRODUKSI TERHADAP PENETAPAN BIAYA PRODUKSI BAROKAH ALAM

Presented By : IKA DWI DAMAYANTI ANDI MUHAMAD YASSER

YUDHA PERDANA
RIANTI YUNITHA

PENDAHULUAN
Kota Bandung merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki potensi paling tinggi di bidang industri dan perdagangan. Selain itu Kota Bandung juga terkenal dengan industri pendidikannya. Namun pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan masih menjadi tantangan sejumlah sentra industri di kawasan Kota Bandung. Upaya tersebut harus segera dilakukan untuk menyikapi makin menyusutnya potensi industri yang ada. Kawasan tersebut merupakan satu dari tujuh sentra industri yang dinilai potensial di Kota Bandung. Keenam kawasan lainnya adalah sentra pembuatan tahu dan tempe Cibuntu, sentra rajut Binongjati, sentra jins Cihampelas, sentra tekstil dan konfeksi Cigondewah, sentra kaus Suci, serta sentra boneka Sukajadi. Salah satu bagian dari Kabupaten Bandung yang cukup kompetitif dalam pengelolaan potensi daerahnya ialah Desa Cisondari, kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung. Desa Cisondari salah satu dari sepuluh desa yang termasuk wilayah administrasi Kecamatan PasirJambu Kabupaten Bandung terdiri dari 20 Rukun Warga dan 69 Rukun Tetangga dengan batas wilayah Sebelah utara Desa Cukanggenteng sebelah Selatan Desa Tenjolaya sebelah Timur Desa Cibodas dan sebelah Barat Desa Pasirjambu. Luas wilayah mencapai kurang lebih 2.024,010 Ha yang terdiri dari lahan sawah (388,30) Ha, tegalan (419,28 Ha), pekarangan (2.50 Ha). Jumlah penduduk 8.596 jiwa, laki laki : 4.252 jiwa dan perempuan : 4.344 jiwa dengan jumlah kepala keluarga 2.613 termasuk kategori keluarga miskin (Gakin) 60% sekitar 1.577 KK mayoritas mata pencaharian adalah petani/peternak, disamping pengusaha kecil, PNS, Polri, dan ABRI.

Subject System Thinking

PENDAHULUAN
Dilihat dari topografi dan kontur tanah, Desa Cisondari Kecamatan Pasirjambu secara umum berupa lereng dan punggung bukit yang berada pada ketinggian 1000 s/d 1200 meter diatas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar antara 18C s/d 28C. Desa Cisondari terdiri dari 5 dusun, 20 RW dan 70 RT. Orbitasi waktu tempuh dari ibu kota kecamatan Pasirjambu 1 Km dengan waktu tempuh 5 menit dan dari Ibu Kota Kabupaten Bandung 13 Km dengan waktu tempuh 25 Menit. Adapun prioritas desa Cisondari adalah perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana umum pendukung perekonomian, pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, peningkatan kinerja aparat dan penyempurnaan manajemen pemerintahan desa, serta menumbuh kembangkan rasa kesetakawanan sosial. Menurut cerita, jaman dahulu di wilayah selatan kota Bandung terdapat pasir-pasir (bukit-bukit) yang penuh dengan tanaman jambu, sehingga dijadikanlah nama daerah itu yaitu Pasirjambu. Namun seiring dengan perubahan jaman, tanaman jambu yang tumbuh subur dipasir-pasir (bukit-bukit) itu sedikit demi sedikit bergeser dan akhirnya punah dari wilayah yang sekarang menjadi kecamatan Pasirjambu. Tahun 2007 di kecamatan Pasirjambu tepatnya di desa Cisondari diadakan pemilihan kepala desa dan terpilihlah kepala desa yang baru. Sejak saat itu pembangunan wilayah dan masyarakat desa Cisondari dengan berbagai macam program baik fisik maupun mental seperti pengembangan dan pembinaan di sektor peternakan, pertanian maupun pelatihan-pelatihan kewirausahaan demi terciptanya peningkatan sumber daya manusia. Salah satu dari upaya itu kini jambu-jambu yang telah punah dirintis dan dibudayakan kembali di desa Cisondari yang sekarang sudah hampir mencapai 6 (enam) hektar dengan rata-rata produksi 2 s/d 4 kwintal setiap harinya. Untuk meningkatan pendapatan masyarakat petani tersebut, dan setelah melalui pelatihan-pelatihan dan pembinaan baik dari pihak pemerintah (dinas-dinas terkait), maupun dari pihak-pihak lain, didesa Cisondari berdirilah kelompok olahan jambu biji Barokah Alam dengan produk GuavaGua yang masuk dalam kategori Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Subject System Thinking

TINJAUAN TEORITIS PENGERTIAN MANAJEMEN


Menurut G.R. Terry manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksud yang nyata. Manajemen juiga adalah suatu ilmu pengetahuan maupun seni. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalm kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen

Subject System Thinking

TINJAUAN TEORITIS PENGERTIAN MANAJEMEN PRODUKSI


Menurut T. Hani Handoko, Manajemen produksi atau operasi manggunakan peramalan dalam pembuatan keputusankeputusan yang menyangkut proses, perencenaan kapasitas, dan layout fasilitas serta berbagi keputusan yang bersifat terusmenerus berkenaan dengan perencanaan,schedulling dan persediaan

Subject System Thinking

DEFINISI PRODUKSI MENURUT PENDAPAT AHLI ANTARA LAIN :

1. Oleh Agus Ahyari : Merupakan proses kegiatan untuk mengadakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dari produksi dan proses produksi. 2. Oleh Sukanto : Merupakan usaha mengelola dengan cara optimal terhadap faktor-faktor produksi atau sumber seperti manusia, tenaga kerja, mesin dan bahan baku yang ada.
Subject System Thinking

PRODUCTION

DEFINISI PRODUKSI
JADI, Produksi ; suatu proses di mana input diubah

dan dikombinasikan menjadi outputs.


Produksi ; proses penambahan value atau utility dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia.

Subject System Thinking

DEFINISI AKUNTANSI BIAYA

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan caracara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Objek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya. (Mulyadi, 2005 : 6)

Subject System Thinking

DEFINISI BIAYA
Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Ada 4 unsur pokok dalam definisi biaya tersebut diatas : 1. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi 2. Diukur dalam satuan uang 3. Yang telah terjadi atau yang secara potensial akan terjadi 4. Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu (Mulyadi,2005 : 8)
Subject System Thinking

DEFINISI BIAYA PRODUKSI

Biaya Produksi merupakan biayabiaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk di jual. Menurut Objek pengeluarannya, secara garis besar biaya produksi ini dibagi menjadi : biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. (Mulyadi, 2005 : 14)
Subject System Thinking

INDIKATOR PENELITIAN
VARIABEL Menurut T. Hani Handoko, Manajemen produksi atau operasi manggunakan peramalan dalam pembuatan keputusankeputusan yang menyangkut proses, perencenaan kapasitas, dan layout fasilitas serta berbagi keputusan yang bersifat terus-menerus berkenaan dengan perencanaan,schedulling dan persediaan DIMENSI INDIKATOR Kebutuhan Pendanaan Kebutuhan Persedian Bahan baku Kebutuhan & By.Bahan Pembantu/Penunjang/ Kebutuhan Teknologi Selera Konsumen Para Pesaing Segmentasi Pasar By.Pemasaran Kebutuhan Tenaga Kerja Kecakapan Tenaga Kerja Etos Kerja Biaya Tenaga Kerja

KEBUTUHAN MODAL

PRODUCTION

KONDISI PASAR

TENAGA KERJA

Subject System Thinking

INDIKATOR PENELITIAN
VARIABEL Menurut T. Hani Handoko, Manajemen produksi atau operasi manggunakan peramalan dalam pembuatan keputusankeputusan yang menyangkut proses, perencenaan kapasitas, dan layout fasilitas serta berbagi keputusan yang bersifat terus-menerus berkenaan dengan perencanaan,schedulling dan persediaan DIMENSI INDIKATOR Ketersediaan Bahan Mentah Kebutuhan Bahan Mentah Biaya Bahan Mentah Pengolahan Bhn Mentah Kesesuaian Teknologi Biaya Teknologi Pengguna Teknologi Resiko Teknologi Planning Organizing Actuating Controling

BAHAN MENTAH

PRODUCTION

TEKNOLOGI

KETRAMPILAN MANAJEMEN

Subject System Thinking

INDIKATOR PENELITIAN
VARIABEL Biaya Produksi merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk di jual. Menurut Objek pengeluarannya, secara garis besar biaya produksi ini dibagi menjadi : biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. (Mulyadi, 2005 : 14) DIMENSI INDIKATOR Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Biaya Overhead Pabrik (V) Biaya Overhead Pabrik (T) Biaya Adm.&Umum Biaya Pemasaran Biaya Overhead Pabrik (V) Biaya Overhead Pabrik (T)

FULL COSTING

PRODUCTION

VARIABLE COSTING

Subject System Thinking