Anda di halaman 1dari 6

8/3/2012

XII IPA 5

TUGAS KELOMPOK PENJASKES (BOLA BASKET)

Nama Anggota Kelompok: | KELOMPOK 2


(12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) NATALI HARTONO (20) NI KADEK DEA WIDYASMARA (21) (22) (23)

BOLA BASKET
1. Peraturan Permainan Bola Basket
a. Cara Memainkan Bola 1) Bola dimainkan dengan tangan 2) Berdiri dengan bola, kemudian berlari sambil mendrible bola 3) Melempar bola ke dalam ring b. Kontrol Bola 1) Seorang pemain disebut mengontrol bola jika: a) Sedang memegang atau memantul-mantulkan bola dalam permainan, b) Saat dalam posisi akan melakukan lemparan ke dalam 2) Suatu regu disebut mengontrol bola jika: a) Salah seorang pemain dari regu tersebut sedang dalam keadaan menguasai bola, b) Bola dioperkan di antara pemain dari regu tersebut. c. Suatu Regu Menguasai Bola jika: 1) Bola dikuasai oleh pemain dari regu lawan, 2) Saat bola mati, 3) Pada saat bola telah lepas dari tangan seorang pemain yang melakukan tembakan ke arah jarring atau tembakan hukuman. d. Bola Masuk dan Poin yang Akan Didapatkan 1) Bola masuk dari lemparan bebas dihitung 1 angka 2) Bola masuk dari lapangan dihitung 2 angka 3) Bola masuk yang dibuat dari daerah 3 angka dihitung 3 angka e. Lemparan Ke Dalam Dari Luar Lapangan 1) Setiap regu lawan yang memasukkan bola akan diberinya nilai yang tercatat, lemparan bola ke dalam yang dilakukan dari luar lapangan atau di belakang garis akhir di ujung lapangan di mana bola itu terjadi.

2) Menyusul satu pelanggaran atau pergantian pemain dan permainan harus dimulai lagi dengan lemparan ke dalam dari luar garis (kecuali sesudah lemparan bebas atau gol lapangan yang sah) 3) Pemain yang akan melempar bola ke dalam harus berdiri dari luar garis seperti yang ditentukan oleh wasit di tempat saat permainan dihentikan. 4) Pemain yang harus melakukan lemparan ke dalam dari luar garis tidak diperkenankan melangkah ke samping lebih dari dua langkah yang normal (kira-kira 1 meter). Ia juga tidak diperbolehkan lebih dari satu arah dari tempat yang ditentukan oleh wasit sebelum melepaskan bola. 2. Formasi Permainan Bola Basket a. Pola Penyerangan 1) Penyerangan bebas Penyerangan yang tergantung pada dilakukan dengan tanpa pola, penguasaan teknik, kemampuan yang sangat taktik dan

kesempurnaan fisik dari setiap regu. 2) Penyerangan kilat Penyerangan dengan 2 atau 3 operan harus sudah melakukan tembakan. 3) Penyerangan berpola Penyerangan dengan mengatur setiap pemain regu mempunyai tugastugas tertentu dan jalur-jalur gerakan. Bentuk pola dasar penyerangan terhadap pertahanan daerah 1) Pola 1-3-1: Pemain nomor 1 sebagai pengolah bola utama dan pengaman Pemain nomor 2 dan 3 sebagai pemain mahir menembak dari sisi luar Pemain nomor 4 dan 5 sebagai pemain mahir menembak loncatan/jump shoot dan merebut bola

2) Pola 2-1-2: Pemain nomor 1 dan 2 sebagai pemain guard/penjaga yang mahir menembak dari posisinya. Pemain nomor 3 dan 4 sebagai pemain forward/pemain depan yang mahir menembak dari kedua daerah sudut lapangan. Pemain nomor 5 sebagai pemain pos yang mahir menembak dari daerah pivot dan mahir merebut bola. 3) Pola 2-3 (penyerang pos tunggal): Pemain nomor 1 dan 2 pemain yang memprakarsai serangan Pemain nomor 3 pemain yang mahir yang menembak dari sudut lapangan Pemain nomor 4 sebagai pemain pivot bergerak di berbagai arah Pemain nomor 5 pemain pembuka untuk melakukan penyerangan pada lingkaran tembakan hukuman. 4) Pola 3-2 (penyerangan pos rangkap): Pemain nomor 1, 2, dan 3 pemain yang memprakarsai gerakan penyerangan Pemain nomor 4 dan 5 pemain pos, rapat pada garis atau dapat merenggang. b. Pola Pertahanan Pola dasar pertahanan sebagai berikut: 1) Pola 2-1-2 pertahanan daerah (zone defence) Setiap pemain bertahan harus menjaga ketat daerahnya masingmasing dan berusaha merebut bola dari lawan, yaitu dua pemain penjaga yang posisinya jauh dari ring basket, satu pemain penjaga di posisi tengah dan dua pemain penjaga dekat ring basket. 2) Pertahanan satu lawan satu (man to man defence) Menjalankan pola pertahanan satu lawan satu di daerah pertahanan, pada prinsipnya setiapa pemain harus mengawal atau menjaga pemain lawan yang masuk ke daerah bertahan dengan membentuk formasi bersyarat

man to man, yang artinya seeorang pemain bertanggungjawab terhadap satu orang lawan. Kemanapun lawan yang dijaga bergerak, pemain yang bersangkutan harus mengikuti dan menjaganya. 3. Pewasitan Dalam Bola Basket a. Klasifikasi Wasit Bola Basket Wasit bola basket ditentukan oleh pengurus besar Persatuan Bolal Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), dalam hal ini PERBASI dibantu oleh komisi wasit. Hak dan kewajiban komisi wasit, menatar, mengangkat, dan menghentikan wasit dari tingkat C sampai A dan mengusulkan pada wasit untuk mengikuti ujian wasit internasional. Klasifikasi PERBASI terdiri dari: 1) Wasit anggota (C), 2) Wasit daerah (B2), 3) Wasit wilayah, b. Perlengkapan Wasit Bola Basket Perlengkapan wasit dalam permainan bola basket antara lain sebagai berikut: 1) Peluit 2) Celana panjang warna abu-abu 3) Kemeja atau kaos abu-abu 4) Sepatu basket atau sepatu tenis c. Tugas Dan Kewajiban Wasit Pertandingan bola basket dipimpin oleh tiga wasit, yaitu wasit I (referee), wasit II (umpire), dan wasit pencatat (scorer). Kewajiban dan kekuasaan khusus wasit I adalah sebagai berikut: 1) Melaksanakan bola loncatan (Jump Ball) pada setiap permulaan babak 2) Memeriksa dan mengesahkan semua perlengkapan alat pertandingan termasuk alat-alat petugas meja 3) Menetapkan jam permainan yang resmi dan menyelesaikan tanda perwasitan kepada wasit II dan petugas meja 4) Wasit nasional (A), 5) Wasit internasional

4) Melarang

pemain

menggunakan

alat-alat

yang

mungkin

dapat

membahayakan pemain lain 5) Apabila terjadi perbedaan pendapat mengenai bola masuk yang terjasi, maka wasit I harus memutuskan masuk atau tidaknya 6) Berhak menghentikan pertandingan bila keadaan mengkhendaki 7) Bila di antara petugas meja terdapat perbedaan pendapat, wasit I harus memutuskan persoalan ini 8) Memeriksa dan mengesahkan angka dalam daftar angka pada tiap akhit suatu babak 9) Memutuskan setiap peristiwa yang tidak tertampung dalam peraturan permainan dan peraturan pertandingan