Anda di halaman 1dari 4

Ketakutan Teman Sekelas dengan Kimia Sebait lirik lagu dari Chrisye membuat saya mengenang masa lalu

yang paling indah yaitu saat berada di bangku SMA, tepatnya di SMA Negeri 1 Lumajang . Apalagi ketika kelas VIII, saya merasa lebih nakal dibanding waktu kelas VII. Saat dikelas VIII, saya merasakan lebih nakal disebabkan oleh beberapa factor diantaranya : sudah merasa lega masuk kelas jurusan IPA, merasa tidak ada beban yang paling berat dibanding kelas VII dan kelas IX. Saya dan teman teman saya di kelas VIII IPA4 merupakan kelas terkompak dalam hal segalanya. Dalam hal segalanya tersebut meliputi dalam hal mata pelajaran, lomba lomba yang diadakan oleh pihak sekolah, termasuk juga dalam hal kenakalan. Untuk hal kenakalan saya dan teman teman kelas punya cerita yang unik yang tidak pernah dilupakan sampai kapanpun. Kita sudah tahu semua pelajaran yang paling rumit waktu SMA diantaranya yang saya tempuh sekarang di bangku kuliah yaitu fisika kemudian kimia dan biologi. Cerita uniknya itu sebagai berikut, di SMA Negeri 1 Lumajang terdapat guru paling terkenal, beliau bernama BU Lumintu Prapti. Beliau mengajar mata pelajaran kimia, mata pelajaran yang sangat rumit banget. Beliau juga terkenal dengan sangat disiplin, rapi dan cubitannya yang sangat kecil. Saat kita ada mata pelajaran beliau, kita harus sungguh sungguh belajar terlebih dahulu dimalam harinya, jika tidak belajar dengan sungguh sungguh maka keesokan harinya harus siap mendapatkan cubitan yang sangat kecil, berulang ulang dan bergiliran apabila tidak bisa menjawab pertanyaan beliau dengan benar dan tepat. Selain mendapatkan cubitan tersebut kita disuruh berdiri di dinding. Untuk kelas saya lebih banyak teman teman yang mendapatkan cubitan kemudian berdiri di dinding dibanding dengan teman teman yang duduk dengan nyaman. Hal tersebut sebenarnya membuat kita menjadi lebih berani dan bersemangat dalam mengikuti mata pelajaran tersebut, ternyata membuat kita takut dalam menghadapi mata pelajaran tersebut. Karena ketakutan tersebut, ada kejadian yang tidak terlupakan yaitu saat Bu Prapti menyampaikan materi pelajaran kimia ada yang ngompol di dalam kelas dikarenakan ketakutannya terhadap mata pelajaran tersebut. Siswi tersebut merupakan teman sekelas saya waktu kelas VIII IPA4

Demikian cerita unik diatas, apapun yang terjadi diatas membuat saya kangen waktu sekolah SMA. Cerita tersebut mempunyai makna bagi kita yaitu apabila kita melakukan sesuatu dengan ketakutan maka kita tidak akan mendapatkan sesuatu yang sesungguhnya bermanfaat bagi kita. Demikian pula sebalik apabila kita melakukan sesuatu dengan keberanian dan semangat yang tinggi maka kita mendapatkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kita

Kegiatan yang Rutin Saya Kerjakan Pada tanggal 30 Agustus, alarm saya berdering menunjukkan pukul 03.15 WIB. Saya terbangun dari tempat tidur mata saya terasa berat untuk bangun. Saat beberapa menit kemudian saya ingat kalau hari ini ada pertandingan Super Cup Piala Spanyol di stasiun tv terkenal yaitu TV ONE. Hal yang membuat saya bangun pagi karena adanya acara sepak bola tersebut dan yang bertanding saat itu adalah club favorit saya yaitu FC BARCELONA dengan rival abadinya Real Madrid. Ketika babak pertengahan teman saya pendukung REAL MADRID mengirim pesan terhadap saya untuk membangunkan, sekaligus mengejek saya dikarenakan club favorit saya FC Barcelona kalah selisih gol dengan jumlah skor 2 1. Karena kekalahan FC Barcelona saya merasa putus asa untuk melihat pertandingan tersebut akhirnya saya tertidur didepan tv sehingga bangun jam 05.00 WIB saya bergegas untuk bangun dan mengambil wudhu untuk melangsungkan sholat shubuh sebelum fajar terbit. Setelah selesai sholat subuh saya mandi agar tidak mengantuk saat kuliah. Kebanyakan mahasiswa setelah mandi dilanjutkan dengan sarapan tetapi untuk saya setelah mandi tidak sarapan disebabkan didaerah tempat tinggal saya tidak ada warung nasi yang buka pagi. Setelah mandi saya melakukan aktivitas seperti membersihkan kamar, menyiapkan buku yang akan dibawa kuliah dsb. Setelah jam menunjukkan pukul 06.30 WIB saya berangkat kuliah. Jam ke 1-2 pada hari kamis dalam jadwal perkuliahan saya tidak ada mata kuliah tetapi saya mendapat informasi dari ketua kelas bahwa untuk hari ini jadwal praktikum gelombang optik jam ke 3 4 masuk pada jam ke 1 2 karena akan diadakan penjelasan dari dosen. Saya tiba di kampus jam 06.45 WIB. Kemudian saya menunggu dosen didepan laboratorium, ternyata setelah saya menunggu terlalu lama ada perubahan dosen dan dosen tersebut tidak datang untuk mengajar mahasiswa di kelas saya. Oleh sebab itu saya langsung pulang karena sudah menunggu lama sekitar 45 menit saya menunggu bersama teman sekelas saya dan belum sarapan. Sehingga saya sarapan di kantin untuk mengisi perut saya yang

sedang kelaparan. Setelah makan saya menyicil mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen. Tugas tersebut dikumpulkan minggu depan, tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB saatnya untuk sholat dhuhur dan makan siang. Setelah itu saya bergegas berangkat kuliah karena ada jadwal perkuliahan pada jam ke 7 8. Jam ke 7 8 tersebut tertera di jadwal kuliah saya yaitu mata kuliah KDM ( Ketrampilan Dasar Mengajar ) dosen yang mengajar Bapak Bambang Tahan Sungkowo. Beliau mengajarkan kita tentang cara kita mengahadapi orang banyak agar percaya diri. Proses pembelajaran telah selesai, saya langsung pulang untuk sholat ashar. Sambil menunggu sholat maghrib saya istirahat sejenak. Ketika telinga saya mendengar suara kumandang adzan, saya mandi dan melakukan sholat secara berjamaah dengan teman kos. Beberapa waktu kemudian saya melihat buku saya ternyata ada tugas mata kuliah KDM ( Keterampilan Dasar Mengajar ). Tugas yang pertama membuat tulisan kegiatan saya mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Tugas yang kedua menceritakan pengalaman unik sejak sekolah SMP/SD/Kuliah. Sebelum saya melaksanakan tugas saya makan malam terlebih dahulu. Jarum jam terus berputar ternyata jam menunjukkan pukul 22.00 WIB, tugas tersebut telah selesai dikerjakan untuk berikutnya saya sholat isya kemudian tidur malam agar tidak kelelahan dalam mengahadapi aktivitas yang akan kita hadapi.