Anda di halaman 1dari 18

MODUL III Sistem Operasi Windows

I. Tujuan Percobaan 1. Praktikan dapat mengerti apa itu Sistem Operasi terutama Windows 2. Praktikan dapat mengetahui bagaimana instalasi Windows (Windows 7) 3. Praktikan dapat memahami perintah perintah basic pada Command Prompt 4. Praktikan dapat menggunakan desktop Windows dengan baik 5. Praktikan dapat mensetting IP pada Windows baik melalui GUI maupun CLI

II.Pengenalan Sistem Operasi Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi. Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian: 1) Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory 2) Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi 3) Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna 4) Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain 5) Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem

Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS.

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar: 1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Window 8 yang dirilis tahun 2012. 2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll. Dalam Praktikum ini kita membahas tentang OS Windows. Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka berbasis grafik (graphical user interface). Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

III. Materi Percobaan Spesifikasi minimum untuk Windows 7 :


Prosessor sebesar 1 gigahertz (GHz) atau lebih Memory RAM 1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) atau 2 GB RAM (64-bit) Space harddisk sebesar 16 GB (32-bit) atau 20 GB (64-bit) Grafik Video Minimum 128 MB untuk efek desktop DirectX 9 A. Instalasi Windows 7 1. Masukkan CD Windows 7 ke dalam CD/DVD-ROM pada komputer dan boot komputer melalui CD. CD akan me-load file setup

2. Pilih Bahasa,waktu dan mata uang, Metode Input pada keyboard yang akan dipakai, kemudian tekan tombol next

3. Tekan tombol Install Now

4. Check I accept the license terms dan klik Next.

5. Pilih drive yang ingin kita install Windows 7 dan klik Next. Jika ingin membuat drive partisi klik Drive options (advanced), kemudian buatlah partisi baru kemudian klik Next.

6. Kemudian akan secara otomatis menginstall Windows 7.

7. Setelah semua sudah dijalankan maka setelah 15 detik setup akan otomatis merestart komputer dan melanjutkan setup. Atau kamu juga dapat me-restart langsung tanpa menunggu 15 detik.

8. Setelah restart maka setup akan otomatis melanjutkan instalasi. Settelah instalasi selesai maka komputer akan me-restart lagi secara otomatis.

9. Kemudian Windows akan me-setup otomatis pemakaian awal Windows 7 dan mengecek performa Grafik komputer.

10. Ketik User yang kamu inginkan kemudian Klik Next. Nama Komputer akan terisi secara otomatis ketika nama User diisi

11. Isi password jika kamu ingin mengisinya, jika tidak kosongi password dan tekan tombol Next

12. Ketik Product Key kedalam textbox dan klik Next. Kamu dapat meng-skip step ini namun Windows hanya akan berjalan selama 30 hari saja.

13. Untuk Step-step selanjutnya dapat anda lakukan sendiri yaitu mensetting cara Windows meng-update, waktu (timezone), Network Connection. Kemudian Windows 7 dapat anda gunakan. B. Menjalankan Command Prompt dan memahami perintah-perintah dasar 1. Klik Start ketik cmd 2. kemudian Enter

Gambar: Tampilan command prompt

PERINTAH - PERINTAH PADA COMMAND PROMPT date Perintah Date berfungsi untuk menampilkan tanggal atau untuk menset tanggal. vol [drive] Berfungsi untuk menampilkan label suatu drive dan serial numbernya. time [/t] Time tanpa parameter /T akan menampilan waktu saat ini dan menset dengan yang baru. Time dengan parameter /T akan menampilan waktu. title[string] Berfungsi untuk mengganti nama pada window title dengan yang baru ver Berfungsi untuk menampilan versi dari windows yang dipakai. cls Berfungsi untuk membersihkan layar. color [attr] Berfungsi untuk mengubah warna dari background dan foreground pada command prompt. Attr : adalah parameter untuk warnanya. Attr terdiri dari 2 nilai hexadecimal, nilai pertama untuk menentukan warna background dan nilai kedua untuk menentukan warna pada foreground. Daftar warnanya sebagai berikut : 0 = Hitam 1 = Biru 2 = Hijau 3 = Aqua 4 = Merah 5 = Unggu 6 = Kuning 7 = Putih 8 = Abu-abu 9 = Light Blue A = Light Green B = Light Aqua C = Light Red D = Light Purple E = Light Yellow F = Bright White

PERINTAH-PERINTAH UNTUK MANAGEMENT FILE md Berfungsi untuk membuat direktori Contoh : md \komputer Akan membuat folder bernama computer didalam root folder.

md \komputer\blog Akan membuat folder bernama computer dan didalam folder computer akan dibuat folder bernama blog cd Berfungsi untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lain. Contoh : f:/cd komputerblog perintah diatas akan berpindah dari drive f ke folder komputerblog Bagaimana kalau mau berpindah drive ? pada command prompt ketikkan drive yang mau dituju. dir [drive:][path][filename] [/A[[:]attributes]] [/B] [/C] [/D] [/L] [/O[[:]sortorder]][/P] [/Q] [/S] [/T[[:]timefield]] [/W] [/X] [/4] Berfungsi untuk menampilkan file dan subdirektori yang terdapat dalam direktori. Perintah dir memiliki beberapa attribute, penjelasannya sebagai berikut : /A : berfungsi untuk menampilkan file yang memiliki attribute direktori, file tersembunyi, file system, read only file dan archiving file. Singkatnya dengan menambahkan atribut ini maka semua file yang ada dalam direktori akan ditampilkan. /B : hanya menampilkan nama file saja. /D : menampilkan file secara horizontal /L : menampilkan nama file secara lowercase /N : menampilkan file dengan nama format panjang, tanpa /N nama folder Program files menjadi progra~1. (pada windows 7 sudah tidak berlaku) /O[attr] : menampilkan file sesuai urutan. -N : Urut file sesuai nama (alphabetic) -E : Urut file sesuai extension (alphabetic) -G : Urut file sesuai group -S : Urut file sesuai ukuran file (dimulai dari terkecil) -D : Urut file sesuai waktu (dimulai dari yang paling lama) /P : Mempause ketika layer command prompt sudah penuh. /Q : Menampilkan nama pemilik dari file. /S : Menampilkan folder beserta subdirectori dan file yang terdapat didalamnya. /W : Menampilkan file secara horizontal copy [source] [destination] Berfungsi untuk menyalin file dari lokasi satu ke lokasi lain. Contoh : copy c:/laporan.doc f: Perintah ini akan menyalin file laporan.doc yang berada pada drive c ke drive f. copy c:/*.doc f: Perintah ini akan menyalin semua file yang berextensi *.doc ke drive f. del [file] Berfungsi untuk menghapus file. Contoh :

del c:/buku.txt Perintah ini akan menghapus file buku.txt dalam drive c. del c:/*.txt Perintah ini akan menghapus semua file yang berextensi *.txt dalam drive c. erase [file] Sama seperti perintah del, berfungsi untuk menghapus file. Contoh : erase c:/buku.txt Perintah ini akan menghapus file buku.txt dalam drive c. erase c:/*.txt Perintah ini akan menghapus semua file yang berextensi *.txt dalam drive c. rd [folder] Perintah ini berfungsi untuk menghapus suatu direktori. Contoh rd games Perintah ini akan menghapus folder yang bernama games. rddir [folder] Sama seperti perintah rd, yaitu untuk menghapus direktori. Contoh rddir game_lama Perintah ini akan menghapus folder yang bernama game_lama ren [namafile] [namabaru] Berfungsi untuk mengganti nama suatu file. Contoh : ren kinta.doc kuliah.doc Perintah ini akan mengganti nama kinta.doc dengan kuliah.doc
rename [namafile] [namabaru] Sama seperti ren, berfungsi untuk mengganti nama suatu file. Contoh : rename kinta.doc kuliah.doc Perintah ini akan mengganti nama kinta.doc dengan kuliah.doc type [drive:][path]filename Berfungsi untuk menampilkan file berfomat text (*.txt) atau file lainnya yang didukung oleh dos. Contoh : type tentangku.txt Perintah ini akan menampilkan file tentangku.txt exit Peritah untuk keluar dari command prompt

C. Mengenal Command IP pada CMD


Mengenal IP Command Di bawah ini adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan jaringan. Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke MS DOS Prompt. ipconfig /all Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN. Contoh: ipconfig /release "Menghapus" semua koneksi IP Address. ipconfig /renew Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu. ipconfig /showclassid Menampilkan informasi DHCP Class. ping Contoh: ping www.google.com Melakukan test koneksi ke situs www.google.com Semakin sedikit % loss-nya maka semakin baik koneksinya. tracert Menampilkan informasi IP Address route. netstat Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif. route Menampilkan local route. Hostname Menampilkan nama komputer.

D. Mensetting IP Network pada Windows 7


Cara mensetting IP(Internet Protokol) pada windows 7 1. Klik Start Control Panel Network and Sharing Center 2. Change Adapter Setting 3. Jika menggunakan Local Area Network klik kanan icon LAN pilih properties 4. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IP)

Disinilah pemberian alamat IP dapat dilakukan,selain kita dapat memberikan suatu alamat IP baru kita juga dapat menentukan DNS server yang dituju.Kita dapat memasukkan beberapa DNS server kita sesuai dengan jalur alamat yang telah ada.

E. Tips n Trip Mempercepat Windows 7 1. Hapus Program Yang Tidak Penting Perhatikan program yang tidak penting atau yang tidak pernah anda pakai yang terinstall dalam PC atau Laptop anda, hapus program tersebut karena program itu akan memakan resource anda, baik di harddisk maupun RAM, uninstall saja dengan cara : klik [Start] klik [Control Panel] klik [Uninstall a Program] hapus program. 2. Defragment Harddisk Defragment Harddisk dilakukan untuk memperbaiki harddisk fragmented atau fragmentasi. Ini disebabkan PC atau Laptop terlalu sering diinstall atau uninstall program. Fragmented atau fragmentasi harddisk menimbulkan kinerja PC atau Laptop menurun karena Fragmentasi pada harddisk membuat PC atau Laptop bekerja extra keras, karena harddisk mencari data/file/program di lokasi yang terpencar-pencar. Defragment Harddisk bisa anda lakukan dengan cara : klik [Start] klik [All Program] klik [Accessories] klik [System Tools] klik [Disk Defragmenter] lakukan Defragment Harddisk pada semua driver PC atau laptop anda.

3. Kurangi Program Yang Bekerja Pada StartUp Aplikasi yang bekerja pada waktu StartUp Windows akan secara berjalan secara otomatis saat PC atau Laptop dinyalakan. Itu artinya komputer membutuhkan waktu tambahan untuk membuka program-program tersebut di background. Padahal tidak semua aplikasi tersebut digunakan, ini berakibat PC atau Laptop anda pada waktu StartUp sangat lambat. Untuk menghilangkan aplikasi yang bekerja pada waktu startup lakukan hal berikut, klik [Start] klik [Run] ketik [MsConfig] klik [OK] klik [Startup] hilangkan centang yang ga penting, klik [OK] restartPC atau Laptop. 4. Kurangi Visual Effect Kurangi sedikit efek-efek yang kurang penting, atau bahkan hilangkan saja jika rasa mengganggu penglihatan anda. Effect Visual Windows 7 ini sangat berpengaruh terhadap kinerja kecepatan Windows 7. Langkah-langkahnya untuk mengurangi/menghilangkan Visual Effect Windows 7 adalah, klik [Start] kemudian ketik [System Properties Performance] pada kotak [Search] pilih aplikasi yang muncul. Pilih tab [Visual Effects] hilangkan centang yang anda rasa ga penting, terakhir klik [OK]. 5. NonAktifkan System Index Search Proses Index oleh Windows 7 bekerja setiap waktu dan memakai sejumlah memori. Terlebih lagi, proses ini membutuhkan space tersendiri di harddisk untuk menyimpan file yang terindeks. Semakin banyak file di dalam komputer maka semakin banyak pula kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan. Maka nonaktifkan proses index agar performa Windows 7 anda menjadi lebih baik, dengan cara : klik [Start] pada kotak [Search] ketik [Services.msc] tekan [Enter] cari [Windows Search] dan pilih [Stop] atau[Disable]. 6. Percepat Proses Shutdown Windows 7 dalam proses shutdown memang sudah cukup cepat, tapi ga ada salahnya jika kita menghendaki yang lebih cepat lagi dari fitur bawaannya, caranya adalah, klik [Start] ketik [Regedit] pada kotak [Search] tekan [Enter] lalu cari dan buka [HKEY-LOCAL_MACHINE] [SYSTEM] [CurrentControlSet] [Control] bagian kanan klik kanan pada [WaitToKillServiceTimeOut] pilih [Modify] kemudian ubah nilai defaultnya menjadi lebih kecil untuk mempercepat. Klik [OK] 7. Kurangi Service Yang Tidak Diperlukan Me-nonaktifkan service yang tidak diperlukan dapat meningkatkan kecepatan booting system PC atau Laptop. Berikut diantaranya beberapa service yang saya rasa anda perlu menon-aktifkannya, karena sangat berpengaruh pada kecepatan PC atau Laptop anda, diantaranya : Application Experience; Diagnostic Policy Service;

Distributed Link Tracking Client; IP Helper; Offline Files; Portable Device Enumerator Service; Protected Storage; Secondary Logon; Security Center; Tablet PC Input Service; TCP/IP NetBIOS Helper; Windows Error Reporting Service; Windows Media Center Service Launcher. Langkahnya untuk menon-aktifkan Service tersebut, klik [Start] ketik [Services] pada kotak [Search] klik kanan pada Service yang ingin anda ubah statusnya, pilih[Properties] pada startup type tentukan yang anda mau, pilihan diantaranya : [Automatic (Delayed Start)] [Automatic] [Manual] [Disable]. Klik [OK] lalu [Restart] PC atau Laptop.

F. Aplikasi Yang Sering Dipakai