Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Selama melaksanakan studi di Universitas Negeri Padang (UNP), mahasiswa Fakultas Teknik telah dipersiapkan dengan berbagai program perkuliahan yang dijabarkan dalam mata kuliah bidang keahlian di jurusannya masing-masing. Di dalam mata kuliah bidang keahlian yang disediakan tersebut, mahasiswa diajak untuk mempelajari dan menganalisis berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi secara teoritis konseptual. Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan praktek sebagai aplikasi dari teori yang didapatkan selama tatap muka di lokal perkuliahan Program tambahan yang sifatnya wajib dilaksanakan oleh mahasiswa program studi kependidikan sebelum menamatkan pendidikannya adalah Praktek Lapangan Industri (PLI) selama 1 bulan atau lebih. Program PLI ini berbentuk mata kuliah non tatap muka yang dilaksanakan di dunia industri sebagai sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan berbagai konsep dan ilmu pengetahuan di bidangnya masing-masing. Program ini juga menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk tetap beradaptasi dengan dunia kerja dan tetap up to date dengan berbagai kemajuan teknologi yang terjadi di lapangan. Kedua, selain dipersiapkan untuk mengisi sektor-sektor kerja industri di bidangnya masing-masing, lulusan juga dipersiapkan untuk menjadi para tenaga pengajar di sekolah dan berbagai lembaga pelatihan. Oleh karena itu, selama 1

mengikuti pendidikan mahasiswa dibekali dengan berbagai ilmu dan keterampilan di bidang kependidikan. Aplikasinya adalah Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) yang biasanya dilaksanakan menjelang mahasiswa tesebut menamatkan pendidikan. Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dilaksanakan selama satu semester di sekolah. Selama berada di sekolah mahasiswa tersebut dituntut untuk mengajar mata pelajaran tertentu sebagai aplikasi dari ilmu keteknikan dan kependidikan yang telah dipelajari. Pada awal melaksanakan Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) mahasiswa diharuskan melakukan pengamatan (observasi) di sekolah yang mencakup proses belajar mengajar (PBM) dan lingkungan fisik sekolah (PPL) sesuai dengan berbagai indikator pengamatan yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah mahasiswa melakukan adaptasi dengan sekolah yang baru saja ditempati dan sebagai pertimbangan dalam menentukan berbagai langkah serta program pengajaran yang akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi sekolah. Oleh karena itu, laporan observasi ini akan menggambarkan berbagai hal tentang sekolah sesuai dengan batasan dalam ruang lingkup pengamatan yang ditentukan.

B. Pentingnya Laporan Laporan ini penting untuk dibuat sebagai : 1. Sebagai gambaran bagi dosen pembimbing mahasiswa yang bersangkutan tentang kondisi sekolah tempat mahasiswa melaksanakan Program Praktek Lapangan Kependidikan (PPLK). 2

2. Sebagai alat dan media bagi mahasiswa untuk lebih mengenal sekolah tempat melaksanakan Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK). 3. Sebagai dasar bagi mahasiswa dalam merancang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah. 4. Sebagai media bagi mahasiswa dalam upaya berkonsultasi dengan guru pamong dalam hal penentuan rencana pengajaran. 5. Mempermudah mahasiswa dalam menentukan berbagai langkah strategis baik selama mengajar di kelas maupun ketika berinteraksi dengan berbagai elemen dan komponen sekolah.

BAB II TEMUAN DATA

A. Deskripsi SMK Negeri 1 Padang SMK Negeri 1 Padang adalah sekolah bidang teknologi industri yang terdiri dari berbagai jurusan, salah satu diantaranya jurusan Teknik Elektro. Sekolah ini didirikan pada tahun 1952 dan diresmikan pada hari Senin tanggal 8 Maret 1982 oleh menteri pendidikan dan kebudayaan yang pada saat itu dijabat oleh Ir. Daoed Joesoef. Lokasi sekolah ini pada awalnya berada di Simpang Haru. Tetapi seiring dengan perkembangan dan kebutuhan sehingga sekolah ini berada di Kampung Kalawi yang sampai sekarang ditempati. Pada awal berdiri, sekolah ini bernama Sekolah Teknik Menengah (STM). Namun kemudian sekolah ini berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah ini bertekad menjadi sekolah penyelenggara pendidikan teknologi dan kejuruan yang terdepan. Untuk itu disusunlah slogan yang sampai sekarang masih dipakai yaitu, SMK Negeri 1 Padang bertekad menjadi sekolah yang terbaik dengan disiplin, kerja keras dan keikhlasan. Berbagai prestasi gemilang telah diciptakan oleh sekolah ini baik di bidang akademik maupun non akademik sehingga sekolah ini mampu menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan terkait dengan proses belajar mengajar dan penguasaan keterampilan siswa serta penempatan lulusan.

B.Hasil Observasi

Nama NIM

: Soltani : 48971 / 2004

Nama Sekolah yang diamati : SMKN 1 Padang Alamat sekolah Telp/ Fax Email Tanggal pengamatan : Jln. M. Yunus Kamp Kelawi Kec. Kuranji Padang : (0751) 27917 / (0751) 27917 : smkn_1_pdg_sumbar@yahoo.com : 16 Februari 26 Februari 2011

Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan beberapa orang guru dan pegawai pada SMKN 1 Padang maka di dapatkan data-data sebagai berikut:

C. Keadaan Fisik Sekolah 1. Luas Tanah 2. Jumlah Ruang Kelas 3. Ukuran Ruang Kelas 4. Jumlah Program Keahlian : 180.090 m2 : 46 kelas : 9x7m :

Teknik Gambar Bangunan Teknik Konstruksi Bangunan Teknik Konstruksi Kayu Teknik Audio Video Teknik Instalasi Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Pemesinan Teknik Mekanik Otomotif 5. Bangunan lain yang ada Labor Komputer Labor Gambar Bengkel Mesin-Otomotif Bengkel Elektro-Elektronika 5 :

Bengkel Bangunan Ruang BP Perpustakaan WC Mushalla Pos Satpam Koperasi Sekolah Ruang Osis Kantin 6. Lapangan Olah Raga Lapangan Basket Lapangan Volley 7. Halaman /Taman 8. Kebun/Penghijauan : 14.458 m2 : 600 m2 : 240 m2

D. Keadaan Lingkungan Sekolah 1. 2. Jenis Bangunan yang mengelilingi sekolah : Perumahan penduduk Kondisi lingkungan sekolah belajar : Cukup kondusif untuk lokasi

E. Fasilitas Sekolah 1. Perpustakaan : dengan jumlah pegawai 2 orang, memiliki 100.000 buah buku, dengan luas 196 m2, rata-rata jumlah siswa yang mengunjungi perpustakaan dalam setahun 35.000 orang dengan jumlah peminjam 800 orang per bulan. 2. Laboratorium ada 4 ruang yaitu : 2 labor computer 2 labor gambar 3. Bengkel : Bengkel Mesin-Otomotif Bengkel Elektro-Elektronika Bengkel Bangunan 6

4.

Ruang BP dengan luas 20 m2 dengan jumlah siswa yang berkonsultasi per tahun 250 orang

5.

Ruang TU dengan ukuran 9 x 7 m dengan jumlah karyawan 9 orang PNS, 10 orang Honor

6.

Lain-lain : Ruang Osis, Mushalla, Kantin, Toilet dan Tempat Parkir

F. Penggunaan Sekolah a. Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini : 1 sekolah b. Jumlah shift tiap hari : 2 shift (pagi dan sore)

G. Guru dan Siswa 1. Jumlah guru 2. Jumlah Kelas 3. Jumlah siswa per kelas : 189 orang (149 orang PNS dan 40 orang Honor) : 46 kelas : 35 orang

4. Jumlah siswa seluruhnya : 1368 orang

H. Interaksi Sosial 1. Hubungan guru dengan guru 2. Hubungan guru dengan siswa 3. Hubungan siswa dengan siswa 4. Hubungan guru dengan pegawai TU 5. Hubungan sosial secara secara keseluruhan : Kekeluargaan : Anak dengan orang tua : Rekan sejawat : Kekeluargaan : Harmonis dan kondusif

I. Tata Tertib 1. Untuk siswa, rata-rata yang melanggar tata tertib per bulan 4 6 orang per jurusan 2. Untuk guru, rata-rata yang melanggar tata tertib per bulan : 3. Untuk pegawai, rata-rata yang melanggar tata tertib per bulan : -

J. Kesan Umum Selama melaksanakan kegiatan observasi di sekolah tempat penulis

melaksanakan PPLK (Program Praktek Lapangan Kependidikan) maka penulis dapat menangkap kesan bahwa hubungan antar personil sekolah secara keseluruhan dapat dikatakan harmonis dan terjalin dengan baik. Penulis selaku mahasiswa PPLK mendapatkan bimbingan, arahan dan informasi dengan baik dalam melaksanakan observasi dan mendapatkan data observasi. Namun demikian, masih banyak yang harus dibenahi dari sekolah ini terutama tentang kedisiplinan yang masih lemah. Kegiatan belajar mengajar yang seharusnya dimulai jam 07.15 WIB belum terlaksana sebagaimana mestinya. Begitu juga dengan kerapian siswa dalam berpakaian dan sopan santun dalam berbicara siswa dengan gurunya. Diakhir jam pelajaran siswa banyak mengalami kejenuhan dalam belajar sebagian siswa tidak serius memperhatikan guru sewaktu menjelaskan materi. Bisa saja ini diakibatkan oleh kondisi yang sudah lelah dan lapar.

BAB III PENUTUP

Demikian deskripsi dari hasil pengamatan mahasiswa yang dilakukan selama kurang lebih satu minggu masa observasi pada awal program lapangan kependidikan. Data-data tersebut disusun berdasarkan kondisi sebenarnya yang dijumpai oleh mahasiswa yang bersangkutan. Gambaran sekolah ini dimaksudkan sebagai informasi atas kondisi sekolah tempat melaksanakan program lapangan kependidikan yang dilakukan oleh mahasiswa pada semester Januari juni 2011 ini. Di dalam menggambarkan data hasil observasi di atas, mungkin terdapat kekurangan dan ketidaklengkapan yang ditemukan sebagai tanda kekurangan yang dirasakan pembaca. Oleh karena itu, penulis mohon maaf dan penulis menerima kritikan serta saran sebagai bahan perbaikan di masa berikutnya. Semoga laporan ini mampu menjelaskan berbagai hal yang tidak terjelaskan secara lisan oleh penulis.