Anda di halaman 1dari 4

A. Tujuan Program B.

Luaran Yang Diharapkan Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) ini, diharapkan mahasiswa memiliki minat, jiwa kewirausahaan, kreativitas dan inovatif dalam mengembangkan dan menghasilkan nugget alami yang tidak menggunakan bahan

pengawet dan berbahan dasar sayur-sayuran, tahu, dan tempe Nugy Veggie yang bernilai jual tinggi dan mampu membuka lapangan kerja baru.

C. Kegunaan Program 1. Bagi Mahasiswa dan Masyarakat a. Menambah keterampilan b. Mengembangkan dan menyalurkan kreativitas pribadi c. Mengasah kecermatan mahasiswa dalam melirik peluang usaha dari masyarakat lokal di daerahnya d. Menambah peluang kerja di bidang pangan dengan bahan baku yang mudah didapat e. Meningkatkan jiwa kewirausahaan 2. Bagi Pemerintahn
a. Memperkaya variasi makanan di Indonesia sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan negara dalam bidang pariwisata dan industri. b. Membuka lapangan kerja baru sehingga mengurangi pengangguran di negara

Indonesia.
c. Ikut serta dalam

meningkatkan kepedulian masyarakat di Indonesia untuk

pencapaian nilai gizi yang optimal pada anak bangsa. d. Membantu memberikan kontribusi positif bagi pemerintah dalam usaha pengurangan efek Global Warming

D. Gambaran Umum Rencana Usaha 1. Analisis Produk

Jenis produk yang akan dihasilkan dari kewirausahaan yang kami ajukan adalah nugget sayur, tahu dan tempe Nugy Veggie. Nugget ini terbuat dari beraneka ragam sayur seperti jamur, bayam, brokoli, wortel dan tahu tempe. Kita menggunakan bahan dasar sayur, tempe dan tahu karena memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan anak. Wortel berfungsi Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, membantu pertahanan tubuh dari risiko kanker, terutama kanker paru-paru, kanker larynx (tenggorokan), esophagus (kerongkongan), prostat, kandung kemih dan cervix (leher). Manfaat dari brokoli adalah Memperkecil resiko terjadinya kanker kerongkongan, perut, usus besar, paru, larynx, parynx, prostat, mulut dan payudara, Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan stroke. Mengurangi resiko terkena katarak. Jamur berfungsi sebagai pencegah hipertensi, mencegah kanker dan mengandung lovastatin (penurun kolesterol). Sedangkan tahu dan tempe mengandung gizi tinggi yang banyak manfaat bagi kesehatan seperti protein, karbohidrat, vitamin, lemak, serat, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri yang bermanfaat untuk kesehatan.

2. Analisis Pasar Kebanyakan orang tua akan kebingungan jika sang anak ataupun balita merekatidak mau menyantap sayuran, tanpa ada alasan jelas banyak anak tidak doyan melahap sayur. Mereka lebih suka melahap daging ayam dalam segala olahan, termasuk nugget untuk itu kami mencoba membuat inovasi nugget sayuran. Selain anak-anak, semua kalangan pun sangat menyukai nugget termasuk mahasiswa. P e r s a i n g a n y a n g t e r j a d i p a d a p e n j u a l a n n u g g e t s a yu r a n i n i h a m p i r t i d a k a d a , h a l i n i karena produksi nugget sayuran di Samarinda merupakan suatu inovasi. Sehingga peluang bisnis ini memiliki prospek yang baik. Faktor yang mendukung potensi pasar antara lain : a. Nugget sayuran banyak diminati oleh masyarakat di Samarinda. b. Belum terdapatnya usaha nugget dengan bahan dasar sayuran di daerah kami c. Harga yang terjangkau dan memiliki kandungan gizi yang baik di konsumsi baik anakanak maupun dewasa. d. Usaha Nugy Veggie yang disajikan dengan mencelupkan ke dalam saos beraneka ragam pada dasarnya merupakan sebuah inovasi baru menikmati nugget sehingga peluang mendapatkan pasar terbuka lebar

Produk (Product)

Produk yang dihasilkan yaitu nugget ubi jalar yang dikemas dalam sebuah plastik transparan dengan tujuan untuk menarik minat konsumen terhadap produk makanan olahan ini. e. Harga (Price) Harga merupakan aspek yang sangat penting dalam sebuah usaha. Selain rasa dan kemasan, harga merupakan aspek yang dapat menentukan laku tidaknya produk tersebut. Harga ditentukan sesuai dengan biaya produksi. Dengan mempertimbangkan harga mentah bahan baku pembuatan nugget ubi jalar serta cara memperolehnya yang amat mudah maka harga jual ditetapkan sebesar Rp 8.000,00 tiap kemasan yang berisi 10 buah nugget ubi jalar. 4

c. Tempat (Place) Tempat kegiatan usaha ini meliputi tempat produksi dan tempat pemasaran. Produksi nugget ubi jalar bertempat di salah satu tempat kos tim pelaksana kegiatan yang beralamatkan di jalan Sumber sari gang 4/63 Lowokwaru Kota Malang. Sedangkan tempat pemasaran produk dipilih di lingkungan kampus Universitas Brawijaya Malang, maupun lingkungan kos-kosan anggota tim pelaksana kegiatan ini. d. Promosi (Promotion) Promosi digalakan dengan cara penyebaran brosur maupun personal selling. Informasi harus seluas mungkin disebar mengingat produk yang ditawarkan belum ada sebelumnya dan masih asing di telinga konsumen 3. Analisis Usaha Hal hal yang menjadi bahan dalam melakukan analisis a. Kekuatan 1. Usaha ini tidak membutuhkan modal yang besar, produk tidak menggunakan bahan pengawet dan MSG sehingga aman untuk dikonsumsi 2. b. Kelemahan 1. Kesulitan sumber dana untuk pengembangan usaha. 2. Kesulitan mencari tempat usaha yang strategis. 3. Ijin produksi usaha dari pemerintah, yaitu Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM). c. Peluang 1. Produk makanan Nugget Jamur jarang sekali dijumpai. 2. Melimpahnya bahan baku jamur dari petani jamur (mitra kerja). 3. Inovasi olahan makanan berbahan jamur terbatas. d. Ancaman 1. Kemungkinan persamaan produk yang dimunculkan oleh pesaing (produsen jamur). 2. Keagresifan perilaku pesaing dalam mempertahankan pasarnya. 3. Produk tidak bertahan lama.