Anda di halaman 1dari 10
 Imas Panca Wardani  Khrisna Agung N  Ronny Dwi O  Yara Meganingtyas
 Imas Panca Wardani  Khrisna Agung N  Ronny Dwi O  Yara Meganingtyas

Imas Panca Wardani Khrisna Agung N Ronny Dwi O Yara Meganingtyas

Kulit pisang mengandung vitamin C, vitamin B, kalsium, protein,

dan juga lemak yang cukup. Hasil

analisis kimia menunjukkan

bahwa komposisi kulit pisang

banyak mengandung air yaitu 68,90 persen dan karbohidrat (zat

pati) sebesar 18,50 persen.

Kulit pisang yang dipilih untuk diolah adalah kulit pisang raja karena mengandung kalsium (Ca)

sebesar 10 mg. Selain itu kulit pisang raja lebih tebal dari kulit

pisang lain. Sehingga memiliki

potensi pati yang cukup besar

untuk diolah menjadi substituen

tepung terigu.

 Alat: 1. Pisau 2. Perajang 3. Alat pengering 4. Alat penghancur atau penggiling 5. Ayakan
 Alat: 1. Pisau 2. Perajang 3. Alat pengering 4. Alat penghancur atau penggiling 5. Ayakan

Alat:

1. Pisau

2. Perajang

  • 3. Alat pengering

4. Alat penghancur atau

penggiling

  • 5. Ayakan atau saringan

Bahan :

1. Pisang raja

2. Natrium tiosulfat (dapat

dibeli di toko bahan kimia)

 Pisang yang telah tua dikupas kulitnya, dipisahkan daging buahnya. Dapat juga menggunakan kulit pisang langsung.
 Pisang yang telah tua dikupas kulitnya, dipisahkan daging buahnya. Dapat juga menggunakan kulit pisang langsung.

Pisang yang telah tua dikupas kulitnya, dipisahkan daging buahnya. Dapat juga menggunakan kulit

pisang langsung.

Kemudian dipotong kecil-kecil berukuran kurang lebih 1cm x 0,5

cm dengan pisau atau alat pengiris.

Kemudian kulit pisang direndam dalam larutan natrium tiosulfat, setelah itu ditiriskan. Penggunaan zat kimia Natrium tiosulfat bertujuan untuk menghambat terjadinya proses oksidasi pada kulit pisang, sehingga dapat mencegah timbulnya pencoklatan kulit pisang. Sehingga tepung yang dihasilkan akan lebih bersih.

Kemudian potongan kulit pisang harus dikeringkan.  Jika pengeringan dengan sinar matahari perlu waktu kurang lebih

Kemudian potongan kulit pisang harus

dikeringkan. Jika pengeringan dengan sinar

matahari perlu waktu kurang lebih dua hari. Jika menggunakan alat

pengering gabah (dengan suhu 60

derajat celsius) proses pengeringan lebih cepat. Untuk mengeringkan dua

kwintal kulit pisang segar hanya perlu

waktu 1 jam 20 menit.

Setelah kering atau kadar air kurang lebih 14 %, potongan kulit pisang dapat digiling/dihancurkan dengan

menggunakan hammer mill atau

ditumbuk. Hasil penggilingan kemudian diayak.

Tepung pisang yang lolos dari ayakan dikemas dalam kantong plastik.