Anda di halaman 1dari 3

Transmutasi Inti 04 Aug 2010 04:42:14

Transmutasi inti atau transmutasi nuklir adalah perubahan suatu unsur kimia atau isotop menjadi unsur kimia atau isotop lain melalui reaksi nuklir. Di alam berlangsung transmutasi nuklir natural yang terjadi pada unsur radioaktif yang secara spontan meluruh selama kurun waktu bertahuntahun dan akhirnya berubah menjadi unsur yang lebih setabil. Transmutasi nuklir buatan dapat dilakukan dengan menggunakan reaktor fisi, reaktor fusi atau alat pemercepat partikel (particle accelerator). Transmutasi nuklir buatan dilakukan dengan tujuan mengubah unsur kimia atau radioisotop dengan tujuan tertentu. Limbah radioaktif yang dihasilkan dari reaktor nuklir yang mempunyai umur sangat panjang dapat saja ditransmutasikan menjadi radioisotop yang lebih stabil dan memancarkan radioaktivitas dengan umur yang lebih pendek. Reaksi fisi dan reaksi fusi sebenarnya juga dapat digolongkan sebagai transmutasi inti, karena dalam kedua reaksi nuklir tersebut terjadi perubahan inti atom yang dapat menyebabkan perubahan unsur kimia atau isotop. Salah satu contoh transmutasi nuklir buatan yang menunjukkan bahwa suatu unsur kimia dapat diubah menjadi unsur kimia baru lainnya dibuktikan oleh Lord Rutherford pada tahun 1919, yaitu dengan cara membombardir unsur nitrogen dengan sinar alfa yang menghasilkan unsur oksigen dan partikel proton. Reaksi dari transmutasi ini dapat ditulis sebagai:

Berbagai transmutasi nuklir terjadi dalam sebuah reaktor nuklir, dari transmutasi nuklir tersebut ada beberapa transmutasi yang disengaja dan diperhitungkan kejadiannya untuk tujuan tertentu misalnya untuk mengubah bahan yang tidak dapat membelah menjadi bahan fisil, atau mengubah radioisotop berumur sangat panjang menjadi radioisotop yang lebih pendek umurnya atau bahkan menjadi unsur stabil yang tidak memancarkan radioaktif. Bahan yang dapat diubah menjadi bahan fisil disebut sebagai bahan fertil. Reaksi nuklir transmutasi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

Transmutasi bahan fertil (thorium-232 dan uranium-238) menjadi bahan fisil (U-233 dan Pu239):

Transmutasi limbah radioaktif berumur panjang dari kelompok aktinida minor yaitu amerisium241 ( ) menjadi bahan fisil kurium-243 ( ) agar dapat berfisi di dalam reaktor nuklir dari pada meluruh dengan memancarkan radioaktif yang berbahaya sebagai limbah nuklir:

Contoh transmutasi nuklir lain yang digunakan untuk mengubah bahan-bahan produk reaksi fisi nuklir (atau produk fisi) radioaktif berumur sangat panjang menjadi unsur stabil yang tidak memancarkan radioaktif adalah transmutasi teknesium-99 ( tahun dan yodium-129 ( ) dengan umur paruh 2,13 x 105

) dengan umur paruh 1,6 x 107 tahun.

Transmutasi nuklir natural terjadi pada unsur berat, yang melakukan transmutasi dengan memancarkan radioaktif untuk menuju ke unsur ringan yang lebih stabil. Contoh dari transmutasi nuklir natural adalah peluruhan uranium-238 menuju unsur timbal (Pb).

Kembali Share4