Anda di halaman 1dari 1

Jika takdirnya esok aku tiada Sirna, lenyap ditelan masa Tiada lagi citra sebuah bangsa Menjulang

bangga keagungan bahasa Bukan masanya aku membasahkan pipi Air mata tidak guna mengalir lagi Menyesal jangan sesekali Jika takdirnya esok aku tiada Jangan kau ungkit jahilnya para pemimpinmu Sebab kacaunya pendirian dan pemikiran Mereka benamkan aku ke dasar laut Dilontarkan jiwa ke langit terbuka Penuh dengan jerebu globalisasi Lalu diapungkan lidah yang asing Dipaksakan menjadi milikmu Biar hilang peribadimu Terhimpit di celah-celah batu Sebuah negara berstatus maju Mengungkap segugus ilmu Jika takdirnya esok aku tiada Bersemadi lesu bersama jiwamu Usah kau usung lagi kisah pilu Atau diheret erti rindu Sebaliknya inilah sekepal hati Lukanya tidak terperi Jika takdirnya esok aku tiada Tanyalah para pemimpinmu Mereka yang petah bicara Menghujah tanpa usul periksa Erti sebuah ungkapan setia Bahasa Jiwa Bangsa Hilang perkasa dan wibawa.