Anda di halaman 1dari 3

MUHAMMAD MATI DIRACUN, DAN MENGAKU SEBAGAI NABI PALSU.

by Giovanni Cinta Yesus on Monday, April 18, 2011 at 11:53am

MUHAMMAD MATI DIRACUN, DAN MENGAKU SEBAGAI NABI PALSU. Pengakuan langsung dari mulut Muhammad bahwa dirinya nabi palsu! TOLOK UKUR : Mati karena racun sebagai bukti Muhammad nabi palsu : Tabaqat Ibn Sa'd halaman 249 : Wanita Yahudi yang meracuni Muhammad berkata, Aku ingin tahu apakah kau benarbenar seorang nabi, QS 69:44-47 (44) Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, [45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. [46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. [47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. Urat nadi terpotong sebagai bukti Muhammad nabi palsu: Akhirnya Muhammad mengakui bahwa dirinya seorang nabi palsu: Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713: Dikisahkan oleh Aisha: Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, "Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu." Tabaqat Ibn Sa'd, halaman 252 Walaupun ada spekulasi dari pihak sejarawan Islam sendiri, kalau Muhammad mati akibat racun Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus. Apa kata ALKITAB tentang NABI PALSU YANG AKAN MATI DIRACUN ?Yeremia 23:15.

YEREMIA 23:15 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam mengenai para nabi itu: "Sesungguhnya, Aku akan memberi mereka makan ipuh dan minum racun, sebab dari para nabi Yerusalem telah meluas kefasikan ke seluruh negeri." 23:16 Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Janganlah dengarkan perkataan para nabi yang bernubuat kepada kamu! Mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, dan hanya mengungkapkan penglihatan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut TUHAN; Seperti itulah yang dialami Muhammad. Di saat-saat mendekati sakaratul maut, dia teringat dengan kata-kata sesumbarnya (QS 69:44-47) dan teringat pula dengan kata-kata wanita Yahudi yang meracuninya. Sejak peristiwa peracunan itu, dia tidak berhenti mengamati efek racun tersebut. Sesuai dengan pengakuannya sebagaimana ditulis Ibnu Sa'd, dia sempat menderita beberapa kali akibat racun itu (Tabaqat, halaman 252). Dan tahun 632 M itu adalah puncak dari penderitaannya. Tabaqat Ibn Sa'd, halaman 252 Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, Pengakuan dari Muhammad itulah yang kita sorot karena di situ ada pengakuan luar biasa yang tersingkap. Jadi, ini lebih ke arah pembahasan sisi psikologisnya daripada sisi kesehatan jasmaninya. Saya ada contoh lain, di mana dengan mengamati sisi psikologis Muhammad sewaktu mengucapkan kata-kata tertentu kita dapat mengetahui hal-hal penting: Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.

JADI, DARI PENGAKUAN MUHAMAMD SENDIRI KALAU DIA MATI MENDERITA 3 TAHUN, MATI DIRACUN, OLEH WANITA YAHUDI... DAN, ALQURAN SENDIRI YANG MENJAWAB BAHWA MUHAMMAD MENGADA NGADA PERKATAAN[BOHONG/LEBAI ] : QS 69:44-47 (44) Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, [45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. [46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. [47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. DAN, PENGAKUAN ALKITAB : YEREMIA 23:15 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam mengenai para nabi itu: "Sesungguhnya, Aku akan memberi mereka makan ipuh dan minum racun, sebab dari para nabi Yerusalem telah meluas kefasikan ke seluruh negeri."

DARI DUA [2] KITAB MENGAKUI SOAL NABI PALSU DI RACUN.JADI, MENURUT ALKITAB & ALQURAN SECARA SAH MENGATAKAN BAHWA NABI PALSU MATI DI RACUN. JADI, SAH KALAU MUHAMAMD MATI DIRACUN. MASALAHNYA, TIDAK ADA SEORANGPUN NABI YG MATI DIRACUN. NABI2 MATI DI POTONG, DIPENGGAL, DI GERGAJI...DLL TAPI, TIDAK ADA SATU NABIPUN YG MEMPAN DI RACUN. DISINI JELAS, MUHAMMAD BUKAN NABI.