Latar Belakang Kronologis lahirnya Pemerintahan Orde Baru

10/18/2012

1

dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.Penyebab Orde Lama Hancur  Keadaan ekonomi dan politik yang mencengkram Indonesia menuju ke dalam keruntuhan ( inflasi yang tinggi)  Perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh partai-partai politik.  Kekuasaan presiden yang sangat besar (Ketua MPRS. DPRS. .

KASI.G30S/PKI (versi pemerintah) semua bukti mengarah pada PKI. KAPPI. Rakyat membentuk berbagai kesatuan – kesatuan seperti KAMI. maka rakyat & mahasiswa menuntut pembubaran PKI. dll. serta melakukan berbagai aksi demonstrasi. 10/18/2012 3 . Rakyat mengajukan Tri Tuntutan Rakyat yang lebih dikenal dengan sebutan Tritura.

Tritura  Pembubaran PKI beserta organisasi masanya  Pembersihan Kabinet Dwikora  Penurunan harga – harga barang 10/18/2012 4 .

karena dipercaya bahwa PKI masih bersekongkol dengan kabinet yang baru. Rakyat & mahasiswa yang tidak puas melakukan demonstrasi ke Istana Negara ARIEF RACHMAN HAKIM (meninggal) 10/18/2012 5 .KABINET 100 MENTERI Tidak memuaskan rakyat.

10/18/2012 6 .Presiden Soekarno Surat Perintah 11 Maret ( Supersemar) memberikan kekuasaan pada Soeharto untuk melakukan sesuatu untuk mengatasi situasi yang sulit dan tidak terkendali.

Kronologis 11 Maret 1966 Pelantikan KABINET 100 MENTERI (I) Brigjen Sabur (Pengawal Presiden) Adanya pasukan liar di areal Istana (II) Pasukan Kostrad (Mayjen Kemal Idris) menangkap anggota kabinet yang didug anggota PKI Waperdam I Soebandrio & Sidang dihentikan Waperdam II Leimena Pres. Soekarno ke Istana Bogor III Saleh 10/18/2012 7 .

. 10/18/2012 8 ..Amir Machmud M. Jusuf Basuki Rachmat (V) (IV) Soeharto (sakit) melaporkan hal yang terjadi pada hari itu Mengemban pesan Soeharto untuk Soekarno bahwa mampu menendalikan situasi dan memulihkan keamanan bila diberikan surat tugas atau surat kuasa yang memberikan kewenangan kepadanya untuk mengambil tindakan. Istana Bogor SUPERSEMAR….

1. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi. Tingkatan Revolusi sekarang ini. 2.1.2. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SURAT PERINTAH I. Menimbang: 2.2. ABRI dan Rakjat untuk memelihara kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi serta segala adjaran-adjarannja 10/18/2012 9 . Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja Revolusi. Mengingat: 1. serta keadaan politikbaik nasional maupun Internasional 1. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966 II.

serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris M.S. untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi.III. Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu. Memutuskan/Memerintahkan: Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO. MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi: 1. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia. dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.R. 10/18/2012 10 .P.

R. Djakarta. Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkut-paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas.S. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja. 3. IV.2. SOEKARNO 10/18/2012 11 .P. 11 Maret 1966 PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/PEMIMPIN BESAR REVOLUSI/MANDATARIS M. Selesai.

bangsa dan negara yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945.  Jawaban dari tuntutan tersebut adalah: 10/18/2012 12 .Proses peralihan kekuasaan politik Indonesia  Dengan keluarnya Surat Paerintah 11 Maret 1966 Soeharto mengatasi keadaan yang serba tidak menentu dan sulit terkendali.  Pada hakikatnya Orde Baru merupakan tatanan seluruh kehidupan rakyat.

1. Pelarangan paham dan ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme di Indonesia dengan Tap MPRS No. XXV/MPRS/1966 3. XX/MPRS 1966. IV/MPRS/1966 dan Ketetapan MPRS No.Pengukuhan tindakan Pengemban Supersemar yang membubarkan PKI beserta Ormasnya (Ketetapan MPRS No. 10/18/2012 13 . Pelurusan kembali tertib konstitusi berdasarkan Pancasila dan tertib hukum dengan Tap MPRS No. IX/MPRS/1966 2.

XXXIII/MPRS/1967) pencabutan kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno dan mengangkat Pejabat Presiden Republik Indonesia Soeharto. 20 Febuari 1967 Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan pemerintah kepada Soeharto (Tap MPRS No. 14 a. Komposisi DPR (wakil-wakil partai dan golongan karya). (pidato pertanggungjawaban SoekarnoNawaksara)  Kristalisasi Orde Baru belum selesai Penataan kehidupan politik yang berlandaskan kepada Pancasila dan UUD 1945. Penyegaran DPR-GR 10/18/2012 .

10/18/2012 15 . Seniman tergabung dalam Golongan Karya). Memurnikan kembali politik luar negeri (bebas aktif) d. Penyederhanaan kehidupan kepartaian Kelompok Demokrasi Pembangunan (PNI. Parkindo.b. or. PSII. ii. Murba). IPKI. tani dan nelayan. Perti). iii. Katolik. Kelompok organisasi profesi (organisasi buruh. c. pemuda. Kelompok Persatuan Pembangunan (NU. Partai Muslimin Indonesia. i. Bergabung dengan ASEAN (8 Agustus 1967).

Ciri pokok dan kebijakan-kebijakan Orde Baru  Pemerintah Orde Baru yang berkuasa sejak 1968 selalu mengedepankan stabilitas nasional.  Pemerintah Orde Baru Keamananan mantab (stabil).  Pembangunan di segala sektor kehidupan akan berjalan baik. 10/18/2012 16 .

 Untuk mewujudkan stabilitas nasional dibentuklah - - lembaga-lembaga yang menangani keamanan. Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib). 10/18/2012 17 . Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin). Direktorat Sosial-Politik (Ditsospol). Badan Intelijen Negara (Bais). Pelaksana Khusus (Laksus).