Anda di halaman 1dari 2

klasifikasi rele (relay) elektris

Posted on23 August 2011. Tags: pembagian jenis jenis relay elektris, pengklasifikasian relay elektris, relay elektris diklasifikasikan Dalam pemakaiannya pada sistem rangkaian, relay elektris diklasifikasikan menuru beberapa cara sebagai berikut dibawah ini : a. menurut dasar prinsip kerjanya 1. 2. 3. 4. 5. 6. rele elektromagnet rele induksi rele gulungan putar rele elektrodinamik rele elektronik rele termis

yang paling umum digunakan untuk pengaman pada pembangkit tenaga listrik adalah jenis relay dengan prinsip kerja elektro magnet dan induksi. b. Menurut rangsangan dimana relay tersebut beresponsi : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. rele arus rele tegangan rele daya rele frekwensi rele pergeseran sudut rele reaktansi rele impedansi rele polarisasi

c. menurut ukuran rangsangan dimana sensing elemennya bereaksi : 1. rele maksimum, misalnya relay arus lebih (over curent relay), relay tegangan lebih dan relay beban lebih 2. rele minimum, dimana sensing elemet akan berekasi bila besaran yang diterima telah mencapai atau melewati harga batas terendah d. menurut cara hubungan rangkaiannya : 1. rele primer, bila dipasang langsung pada bagian rangkaian yang dilindungi 2. rele sekunder, bila dihubungkan melalui suatu trafo arus atau trafo tegangan : digunakan untuk sistem tegangan tinggi e. menurut cara kerjanya control element :

1. rele yang bekerja langsung (direct acting relay) bila elemt control bekerja langsung (secara mekanis) 2. rele yang bekerja tidak langsung (indirect acting relay) bila untuk mengerjakan alat pemutus beban melalui suatu rele pembantu. f. menurut waktu kerjanya 1. rele tanpa tundaan waktu, yang begitu menerima rangsangan akan langsung bekerja 2. rele dengan tundaan waktu, dimana bekerjanya rele setelah lamanya rangsangan yang diterima oleh sensing element telah malampaui batas waktu penyetelan (time setting) g. menurut posisi kontaknya 1. Rele dengan normally open contact (n.o) yaitu pada waktu de-energized kontaknya dalam keadaan terbuka 2. rele dengan normally close contact (n.c.), yang kontaknya tertutup waktu de-energized h. menurut tingkat keperluannya 1. Rele utama (main relay) yaitu rele yang langsung beresponsi terhadap rangsangan. 2. rele tambahan (auxiliary of supplementary relay) yaitu rele yang kerjanya diatur oleh rele lain dan berfungsi membantu meningkatkan jumlah kontak untuk disalurkan rele atau alat lainnya 3. rele tanda (signal relay), berfungsi untuk mengatur tanda-tanda operasi perlengkapan atua tanda bahaya yand dapat terlihat (misanya dengan tanda lampu) atau dapat didengar (misalnya dengan bunyi sirine) i. menurut tugasnya dalam sistem rangkaian : 1. rele pelindung (protection relay) 2. rele pengatur (control relay), yang digunakan untuk mengatur sistem otomatis operasi perlengkapan-perlengkapan misalnya pengaturan kerja motor listrik sumber : relay pengaman (Djamari Koesdihardyo, BE)