Anda di halaman 1dari 41

BATIK SEBAGAI SALAH SATU BUDAYA DAN IDENTITAS INDONESIA DI DUNIA INTERNASIONAL

Oki Wicaksono Bimo Adi Pradono

Abstraksi
Pendahuluan 2. Sejarah Batik 3. Budaya Batik di Indonesia 4. Proses mbatik 5. Filosofi Batik 6. Jenis-Jenis Batik di Indonesia 7. Klaim Malaysia dan Upaya Indonesia Melestarikan Batik 8. Batik Indonesia di Mata Dunia 9. World Batik Summit 2011
1.

Pendahuluan
Batik mengacu 2 hal: Teknik pewarnaan (wax-resist dyeing) Motif khas/unik

Batik Jawa tradisional arti penting yang berakar pada konseptualisasi orang Jawa tentang alam semesta. Warna nila, coklat tua, dan putih 3 Dewa Besar Hindu: Brahma, Wisnu, Siwa

Sejarah Batik
Batik ada di Mesir abad ke-4 SM (kain pembungkus mumi). Masa Dinasti Tang (618-907) di Tiongkok.

Sejarah Batik (2)


Di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Di Afrika (Suku Yoruba di Nigeria, Suku Soninke dan Wolof di Senegal). Di Indonesia, Raden Wijaya (12941309) pada masa kerajaan Majapahit. Batik yang dihasilkan: batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap ikenal setelah PD I, tahun 1920-an.

Sejarah Batik (3)


G.P. Rouffaer, kemungkinan teknik batik dari India / Srilangka pada abad ke-6 atau 7. J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi batik: asli dari Toraja, Flores, Halmahera, Papua. G.P. Rouffaer: pola gringsing (dibentuk dengan canting) dikenal sejak abad ke-12 di Kediri.

Sejarah Batik (4)


Dalam literatur Eropa, teknik batik pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817), oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Pada 1873, saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberi batik yang diperolehnya di Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 (masa keemasan batik).

Budaya Batik di Indonesia


Kaum hawa Jawa menjadikan batik sebagai penghasilan. Dulu dikenal dengan pekerjaan eksklusif perempuan. Laki-laki mulai membatik setelah ditemukan batik cap. Warisan turun-temurun motif khas status kraton dan non kraton. Selanjutnya, Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh pengaruh asing.

Budaya Batik di Indonesia (2)


Batik pesisir menyerap warna cerah dan corak phoenix dari Tionghoa. Warna biru, corak bunga tulip, bendabenda yang dibawa penjajah dari Eropa. Batik tradisional digunakan dalam upacara adat.

Proses mbatik
Pola Batik bersifat fraktal. Pada banyak kasus, sebuah fraktal bisa dihasilkan dengan cara mengulang suatu pola, biasanya dalam proses rekursif atau iteratif.

Proses mbatik (4)


3 tahapan proses menurut Batik: The Impact of Time and Environment by H. Santosa Doellah: Klowongan, yang merupakan proses penggambaran dan pembentukan elemen dasar dari disain batik secara umum. Isen-isen, yaitu proses pengisian bagianbagian dari ornamen dari pola isen yang ditentukan. Contoh: motif cecek, sawut, cecek sawut, sisik melik, dsb. Ornamentasi Harmoni, yaitu penempatan berbagai latar belakang dari desain secara keseluruhan sehingga menunjukkan harmonisasi secara umum. Pola yang digunakan: pola ukel, galar, gringsing, dsb.

Proses mbatik (2)


Awalnya dibuat di atas bahan warna putih dari kapas (kain mori). Saat ini, bisa dengan sutera, poliester, rayon, dll. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif besar cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan.

Proses mbatik (3)

Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

Filosofi Batik
Sabar dibuat dengan teliti dan melalui proses yang panjang. Corak batik tertentu dipercaya memiliki kekuatan gaib dan hanya boleh dipakai kalangan tertentu. Simbol-simbol penuh makna yang menggambarkan cara berpikir permbuatnya, contoh: motif kawung, parang, sawat.

Filosofi Batik (2)

Motif Kawung

Motif ini berbentuk teratai yang sedang merekah. Motif melambangkan kesucian dan umur panjang.

Filosofi Batik (3)

Motif Parang

Motif berbentuk mata parang, melambangan kekuasaan dan kekuatan. Hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan ksatria.

Filosofi Batik (4)

Motif Sawat

Motif berbentuk sayap, hanya dikenakan oleh raja dan putra raja.

Filosofi Batik (5)


Berisi simbol-simbol yang berisi harapan, contoh: Ragam Hias Slobong

Arti lancar dan longgar melayat dan bermakna harapan agar arwah orang yang meninggal dunia dapat dengan lancar menghadap kepada Tuhan dan diterima di sisi-Nya.

Filosofi Batik (6)

Ragam Hias Sida Mukti

Berarti jadi bahagia. Motif ini dikenakan oleh pengantin pria dan wanita harapan keduanya akan memperoleh kebahagiaan selama hidupnya.

Jenis-Jenis Batik di Indonesia


Batik Kraton Batik Pesisir Batik Jawa Hokokai Batik Bali Batik Sumatera: Batik Jambi (most popular), Batik Minangkabau.

Batik Kraton
Tradisi batik tertua di Jawa. Dikenal sebagai Batik Pedalaman. nada warna hitam, coklat, dan kuning gelap (sogan), latar belakang putih. Motif tradisional makna simbolis. Daerah Kraton di 2 kota di Jawa Tengah untuk melestarikan batik:

Batik Surakarta (Solo) Batik Yogyakarta (D.I.Y)

Batik Kraton (2)


Batik Solo dijaga dan dipupuk di Kraton Susuhunan dan Mangkunegaran. Area utama yang memproduksi batik Solo adalah kabupaten Laweyan dan Kauman. Batik Solo memakai Sogan sebagai warna latar belakang. Pasar Klewer (Dekat Susuhunan) menjadi pusat perdagangan ritel.

Batik Kraton (3)


Batik tradisional Yogya dijaga dan dipupuk oleh Kesultanan Yogyakarta dan Pakualaman. Batik Yogya, warna putih sebagai latar belakang. Pasar Beringharjo di dekat jalan Malioboro dikenal sebagai pusat perdagangan batik di Yogyakarta.

Batik Kraton (4)


Batik Surakarta Batik Yogyakarta

Batik Pesisir

Batik Pesisir dibuat dan diproduksi oleh beberapa daerah di pantai utara Jawa dan Madura. Pengaruh dari perdagangan maritim. Tradisi dan corak batik Pesisir lebih terbuka terhadap asing dalam desain tekstil, pewarna, dan motif. Misalnya batik Pesisir menggunakan warna yang hidup dan motif Cina seperti awan, phoenix, naga, Qilin, teratai, peony, dan pola bunga.

Batik Pesisir (2)

Batik Pesisir ada beberapa:


Batik Pekalongan Batik Cirebon Batik Lasem Batik Tuban Batik Madura

Batik Pekalongan

Kota Pekalongan di propinsi Jawa Tengah (most popular). Rumah produksi paling berkembang.

Dipengaruhi oleh motif Belanda-Eropa dan Cina, misal motif buketan dipengaruhi oleh buket bunga Eropa.

Batik Cirebon

Juga dikenal sebagai Batik Trusmi karena Trusmi adalah area produksi primer.

Motif batik Cirebon adalah Megamendung (awan hujan), most popular Kraton Cirebon. Motif awan ini menunjukkan adanya pengaruh dari Cina.

Batik Lasem
Warna merah terang yang disebut abang getih pithik (ayam darah merah), dan warna-warna cerah. Batik Lasem sangat dipengaruhi oleh budaya China.

Batik Tuban

Batik Gedog adalah batik khusus dari batik Tuban, yaitu batik yang diciptakan dari tenun buatan tangan (tenun) kain.

Batik Madura

Warna-warna cerah, seperti kuning, merah, dan hijau.

Motif Madura yang unik misalnya pucuk tombak (tombak tips), juga beragam jenis gambar flora dan fauna.

Batik Jawa Hokokai

Motif ini dari masa penjajahan Jepang di Jawa pada awal 1940-an. memakai kain panjang, dilakukan dalam dua pola (pagi dan sore) atau 2 jenis motif dalam 1 lembar kain Solusi kelangkaan kapas kain. Salah satu bentuk seni batik paling penting, mulia dan indah di Asia. Tanda tipe ini: bunga di taman yang dikelilingi kupu-kupu. Dikenal juga dengan motif yang dipengaruhi Jepang, seperti sakura (bunga sakura) dan Seruni, atau kiku (krisan, bunga nasional Jepang dan simbol kaisar), kupu-kupu (simbol keanggunan perempuan dalam budaya Jepang), dan overlay rincian rumit.

Batik Jawa Hokokai (2)

Upaya Indonesia Melestarikan Batik


Malaysia mengklaim batik, ttd Kompas, Sabtu 23 Agustus 2008, Hal.18 Pemerintah menominasikan batik kepada UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage). UNESCO melakukan penelitian terhadap para nominator selama + 2 tahun.

Upaya Indonesia Melestarikan Batik (2)


UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (sejak 2 Oktober 2009). Kemudian Presiden SBY menyerukan perayaan hari memakai batik seIndonesia. Rencana Presiden SBY: akan menjadikan batik sebagai kurikulum mata pelajara di sekolah.

Batik Indonesia di Mata Dunia


Batik menjadi semakin terkenal ketika pakaian batik milik ibu Presiden Amerika Serikat Barack Obama menjadi koleksi di Museum Tekstil Washington. Pameran bertajuk A lady found culture in its cloth: Barack Obamas mother and Indonesian batiks pengetahuan bagi pengunjung tentang sisi lain dari kehidupan Ann Dunham sebagai ahli anthropologi.

Batik Indonesia di Mata Dunia (2)

Batik Indonesia di Mata Dunia (3)


Iwan Tirta, desainer yang membawa Indonesia ke mata dunia, mendesain batik untuk konferensi APEC 1994. Batik masing-masing pemimpin di design sesuai ciri khas negara masing masing gambarnya, mencerminkan semboyan dan motto masing masing negara namun tak meninggalkan kesan aslinya Indonesia dan dibuatnya Batik tulis

Batik Indonesia di Mata Dunia (4)

Bill Clinton, Nelson Mandela, Goh Cok Tong, Sultan Hassanal Bolkiah, Mahattir Mohammad dan ke 13 Negara lainnya.

Batik Indonesia di Mata Dunia (5)


Istri Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Rosa Rai Djalal, membuka pameran batik bertajuk Indonesian Batik: World Heritage di KBRI Washington. Menurut Claire Wolfowitz, isteri mantan Dubes Amerika untuk Indonesia, Paul Wolfowitz, batik adalah seni yang indah, apalagi proses pembuatannya juga tidak mudah, sehingga harus lebih dihargai dan mendapat apresiasi.

World Batik Summit 2011


Peringatan Hari Batik Indonesia. Dengan Tema Indonesia: Global Home Of Batik, 28 September s.d. 2 Oktober 2011 yang diselenggarakan di Jakarta Covention Center. usaha untuk melindungi, melestarikan, mengembangkan serta mempromosikan batik Indonesia di dunia Internasional.