Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PRAKTIKUM Topik : Manipulasi Resin Komposit Kelompok : 12 Tanggal Praktikum : 26 September 2012 Anggota Kelompok (NIM) : 1.

Fitria Avriliyanti 2. Premia Utianty 3. Astriana Wahyu Christine 4. Atfirani Tri Sukma 5. Henny Anggraeni 6. Gusti Fathoni 7. Gilang Jati Pamungkas PEMBIMBING : Drg. Purwanto Agustiono, SU. 1. HASIL PRAKTIKUM Hasil praktikum kelompok kami menunjukkan bahwa hasil polimerisasi resin komposit pada permukaan bagian bawah halus dan rata, sedangkan pada permukaan bagian atas resin terlihat kasar dan tidak rata. Paparan sinar tampak terjadi selama 20 detik. 2. PEMBAHASAN Pada praktikum kami waktu yang diperlukan resin komposit untuk mencapai polimerisasi yaitu selama 20 detik. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Craig (1989), bahwa waktu polimerisasi untuk resin komposit sinar tampak yaitu selama 20-60 detik pada restorasi dengan ketebalan 3 mm. Menurut Manappallil (2003), untuk polimerisasi maksimal digunakan sinar tampak intensitas tinggi, paparan sinar harus dekat dengan bahan restorasi, dan waktu paparan harus kurang dari 40-60 detik. Menurut Mc Cabe (1985), jarak sumber sinar tampak harus sangat diperhatikan, semakin jauh jarak sumber sinar tampak maka polimerisasi yang terjadi semakin rendah. Langkah-langkah memanipulasi resin komposit sinar tampak pada kelompok kami telah sesuai dengan teoriteori tersebut, waktu tercapainya polimerisasi resin komposit yaitu dalam waktu 20 detik. Sehingga resin sudah terpolimerisasi dengan tepat, kemungkinan karena jarak penyinarannya yang sudah benar Hasil praktikum kelompok kami menunjukkan bahwa hasil polimerisasi resin komposit pada bagian bawah halus dan rata, sedangkan pada bagian atas resin terlihat kasar dan (11/311497/KG/08798) (11/311536/KG/08800) (11/311611/KG/08804) (11/311644/KG/08806) (11/311669/KG/08808) (11/311684/KG/08810) (11/311746/KG/08812)

tidak rata. Menurut Annusavice (2003), permukaan resin yang kasar tersebut bisa dipengaruhi karena adanya abrasi pada resin saat proses pengerjaannya. Bagian atas yang kasar tersebut kemungkinan disebabkan karena pada waktu memasukkan resin ke dalam cetakan resin tersebut kurang rata dan karena adanya abrasi yang disebabkan oleh spatula saat meratakan cetakan. Permukaan resin komposit akan terlihat glossy dengan segera setelah pengerasan karena adanya udara (air inhibition) pada permukaannya (Powers & Sakaguchi, 2006). Praktikum kami sesuai dengan teori tersebut, pada permukaan bagian bawah resin rata dan mengkilat. Kemungkinan disebabkan karena pada bagian bawah polimerisasi terjadi sempurna dan permukaan bawah juga dilapisi oleh pita seluloid.

3. KESIMPULAN a. Waktu tercapainya polimerisasi resin komposit adalah 20 detik b. Hasil praktikum pada bagian bawah resin komposit halus dan rata c. Pada bagian atas resin komposit terlihat kasar dan tidak rata 4. DAFTAR PUSTAKA Annusavice, K. J. 2003. Philips Science Of Dental Material 11th Edition. USA: Saunders. Craig, R.G. 1989. Restorative Dental Materials 9th Edition. USA: C.V.Mosby Company. McCabe, John. F. 1985. Andersons Applied Dental Material. London: Blackwell Scientific Publication. Manappallil, John. J. 2003. Basic Dental Materials. New Delhi: Jaypee Brothers. Powers, John. M. dan Sakaguchi, Ronald L. 2006. Craigs Restorative Dental Materials 12th Edition. St. Louis: Mosby.