Anda di halaman 1dari 5

JENIS-JENIS PENELITIAN Metodologi Penelitian (A12.

4507)

DENY JARASANDY (A12.2009.03614)

UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2012

Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan itu dilandasi oleh metode keilmuan. Penelitian ialah suatu cara ilmiah untuk memecahkan suatu masalah dan untuk menembus batasbatas ketidaktahuan manusia. Kegiatan penelitian dengan mengumpulkan dan memproses faktafakta yang ada sehingga fakta tersebut dapat dikomunikasikan oleh peneliti dan hasil-hasilnya dapat dinikmati serta digunakan untuk kepentingan manusia (Riduwa, 2002:1). Berdasarkan sifat masalahnya, penelitian dapat dibedakan atas Peneltian Dasar dan Penelitian Terapan. Gay dalam Sugiyono (2009:4) menyatakan bahwa sebenarnya sulit untuk membedakan antara penelitian dasar (murni) dan terapan secara terpisah, karena keduanya terletak pada satu garis kontinum.

Penelitian dasar atau penelitian murni ( pure research ) bertujuan untuk mengembangkan teori dan

tidak memperhatikan kegunaan yang langsung bersifat praktis. Penelitian dasar pada umumnya dilakukan pada laboratorium yang kondisinya terkontrol dengan ketat.

Penelitian terapan ( applied reaserch ) dilakukan dengan tujuan menerapkan , menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis. Jadi penelitian murni/ dasar berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. Setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah, maka penelitian tesebut akan menjadi penelitian terapan.

Sedangkan Jujun S. Sumantri (1985) menyatakan bahwa penelitian dasar atau murni adalah penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui, sedangkan penelitian terapan bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah praktis.

Menurut Sukmadinata (2009:14-15) penelitian dasar (basic research) disebut juga penelitian murni (pure research) atau penelitian pokok (fundamental research), diarahkan pada pengujian

teori, hanya dengan sedikit atau bahkan tanpa menghubungkan hasilnya untuk kepentingan praktik. Adapun tujuan penelitian dasar adalah: 1. Menambah pengetahuan dengan prinsip-prinsip dasar dan hukum-hukum ilmiah. 2. Meningkatkan pencarian dan metodologi ilmiah. Penelitian terapan (apllied research) berkenaan dengan kenyataan-kenyataan praktis, penerapan dan pengembangan pengetahuan yang dihasilkan oleh penelitian dasar dalam kehidupan nyata. Penelitian ini menguji manfaat dari teori-teori ilmiah, mengetahui hubungan empiris dan analitis dalam bidang-bidang tertentu.

Perbedaan Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan Penelitian Dasar Bidang penelitian meliputi penelitian bidang fisik, perilaku, dan sosial Tujuannya untuk menguji teori, dalil, dan prinsip dasar, serta menentukan hubungan empiris antar fenomena dan mengadakan generalisasi analitis Tingkat generalisasinya bastrak dan umum Penggunaan hasil untuk menambah pengetahuan ilmiah dari prinsip-prinsip dasar dan hukum tertentu serta meningkatkan metodologi dan cara-cara pencarian

Penelitian Terapan Bidang penelitian meliputi bidang aplikasi, kedokteran, rekayasa, dan pendidikan Tujuannya untuk menguji kegunaan teori dalam bidang tertentu serta Menentukan hubungan empiris dan generalisasi analitis dalam bidang tertentu. Tingkat generalisasinya umum tetapi hanya dalam bidang tertentu Penggunaan hasil untuk menambah pengetahuan yang didasarkan penelitian dalam bidang tertentu serta meningkatkan peneltian dan metodologi dalam bidang tertentu

Ketiga pendapat mengenai tujuan penelitian dasar dan terapan di atas berbeda-beda. Gay dan Sukmadinata mempunyai pendapat yang hampir sama yaitu bahwa penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan teori dan mengabaikan manfaat praktis. Sedangkan penelitian terapan

bertujuan untuk menguji teori dan memperhatikan penerapannya pada pemecahan masalah praktis.

Berbeda dengan pendapat kedua ahli di atas, Jujun mengemukakan bahwa tujuan dari penelitian dasar adalah untuk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Sementara itu untuk tujuan penelitian terapan, Jujun sependapat dengan pendapt Gay dan Sukmadinata yaitu untuk memecahkan masalah-masalah praktis.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian dasar adalah untuk menguji teori dan menemukan penngetahuan baru, tanpa memperhatikan masalahmasalah praktis. Sedangkan tujuan penelitian terapan adalah untuk menerapkan,

mengembangkan dan menguji penggunaan teori serta memecahkan masalah-masalah praktis.

Melihat perbedaan antara penelitian dasar dan penelitian terapan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian terapan dapat juga diartikan sebagai penelitian lanjutan dari penelitian dasar. Karena penelitian dasar berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. Setelah ilmu digunakan untuk memecahkan masalah, maka penelitian tersebut akan menjadi penelitian terapan.

DAFTAR PUSTAKA

Riduwan. 2002. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandunng: Alfabeta. Sukmadinata, Nana syaodih. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.