P. 1
laporan 1

laporan 1

|Views: 116|Likes:
Dipublikasikan oleh thefree46

More info:

Published by: thefree46 on Oct 22, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

FOR/SPM/001.

071 E1R0

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

POLITEKNIK NEGERI PADANG
JURNAL PRAKTIKUM
Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro
No. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 1 dari 16 Halaman

“ Karakteristik THERMAL
OVERLOAD “

“ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “

No. Percobaan Nama Praktikan No. BP Class/Group Anggota

: 01 : Bambang Irawan : 1001031005 : 3 A Reguler/D : 1. Rizki Akbar 2. Ichwan Syafar H 3. Renato Gian Fani

Tanggal Percobaan Tanggal Penyerahan Instruktur

: 27 September 2012 : : 1. Firmansyah, ST.,MT 2. Berlianti SST,MT

Tanggal Oleh Jabatan

Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML

Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. Julsam, M.Kom Ka. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan

Disetujui

Tanda Tangan

Tanda Tangan

Tanda Tangan

071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. M.Kom Ka. Julsam.FOR/SPM/001. Uraian Paraf Keterangan Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. Laporan Akhir DITERIMA Ya / Tidak Ya / Tidak NILAI No. Hal. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 2 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ REVISI Ya / Tidak Ya / Tidak PENILAIAN 1. Laporan Awal 2.

Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.Kom Ka.  Untuk memahami prinsip kerja thermal overload dan pemasangannya dengan menggunakan kontakor.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Julsam.  Untuk mengerti pemasangan magnet kontaktor untuk mengendalikan motor 3 fasa. M. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 3 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Tujuan :  Untuk memahami cara kerja magnet kontaktor dan motor listrik menggunakan sambungan bintang.FOR/SPM/001.

terus seberapa cepat TOR itu akan trip ?? Dengan menggunakan bimetal sebagai pembatas tentu tidak dapat bereaksi secara cepat terhadap kenaikan arus. Artinya. Alat ini sangat banyak dipergunakan saat ini. TOR di pasaran memiliki beberapa type Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. Biasanya disebut TOR.5 Amp saja.FOR/SPM/001. kita membatasi arus dengan TOR pada level 2.2 Amp disetting 2. Julsam. hanya kapan akan trip?? Secepatnya ?? Ini sangat tidak mungkin bila kita menggunakan Thermal Overload/ TOR. apa yang kita harapkan ? Starter shut down/ Trip ! Benar. Bagaimana bila terjadi kelebihan arus/ overload pada motor starter? Seperti contoh di atas. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.Kom Ka. M. Cara kerja alat ini adalah dengan menkonversi arus yang mengalir menjadi panas untuk mempengaruhi bimetal. TOR di setting 2.5 Amp dan semisal arus telah mencapai 3 ampere.5 Amp.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 4 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Teori Dasar THERMAL OVERLOAD Sesuai dengan namanya proteksi motor ini menggunakan panas sebagai pembatas arus pada motor. Perlu diketahui. Nah…. Jadi alat tersebut memiliki range adjustment misal TOR dengan range 1 ~ 3. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Thermis atau overload relay. bimetal inilah yang menggerakkan tuas untuk menghentikan aliran listrik pada motor melalui suatu control motor starter (baca motor starter). Pembatasan dilakukan dengan mengatur besaran arus pada dial di alat tersebut. Nah .071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No.

Class 20 dll. saat arus mencapai 60 Amp alat ini akan trip setelah mencapai waktu 20 DETIK !! 6X setting dalam 20 DETIK !! Bagaimana jika kelebihan arus hanya pada 13 Amp saja? Kita bisa menunggu ber jam jam agar trip. M. Untuk lebih jelasnya mintalah kurva trip seperti pada gambar saat membeli TOR dan hitung kecepatan tripnya.. So. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Sebaiknya kita mempelajari sistem kerjanya terlebih dahulu. Perlu diketahui kurva TOR adalah logaritmik bukan linier.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 5 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ yang disebut Class.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Saat ini terdapat TOR dengan Class 10. Thermal Over Load Relay (Tripper Over Load). agar mampu memahami suatu fungsi rangkaian kerja otomatis. lebih dalam mengenai Time Delay Relay (Timer). Semisal. Jadi dengan memilih class yang berbeda maka kecepatan trip TOR akan berbeda pula. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. dan Magnetic Contactor (Kontaktor).FOR/SPM/001. kita tidak perlu lagi menyalahkan keakuratan TOR yang selama ini dipakai. Class 15. Julsam. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. digunakan TOR class 20 dengan setting 10 Amp. Class ini menunjukkan kecepatan trip saat TOR dialiri arus sebesar 6X setting.Kom Ka. Relay Contactor (Relay).

Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Gambar 1 : Simbol Thermal Over Load .FOR/SPM/001. M. . Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 6 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.Kom Ka. . Julsam. Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .

FOR/SPM/001. M. Terdapat konstruksi yang berhubungan langsung dengan terminal kontaktor magnit. Julsam. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 7 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Gambar 2 : Bagian-bagian Thermal Over Load .071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.Kom Ka. Gambar 3 : Fungsi Kontak Thermal Over Load Karakteristik 1.

Melindungi dari ketidakseimbangan phasa / Phase failure imbalance 3. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . dan memiliki pengaturan batas arus yang dikehendaki untuk digunakan. Melindungi dari kerugian / kehilangan tegangan phasa / Phase Loss. 4. Full automatic function. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. M.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.FOR/SPM/001.Kom Ka. Tombol trip dan tombol reset trip. Julsam. 3. Manual reset. dan semua sekerup terminal berada di bagian depan. Thermal overload relay (TOR) mempunyai tingkat proteksi yang lebih efektif dan ekonomis. Pelindung beban lebih / Overload 2. Indikator trip 5. Mampu bekerja pada suhu -25 °C hingga +55 °C atau (-13 °F hingga +131 °F) Gambar 4: Cara Kerja Thermal Over Load .000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 8 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ 2. yaitu: 1.

M. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Julsam.Kom Ka.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 9 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Alat dan Bahan : thermal overload relay Kontaktor 4 NO+1 NC atau 5 NO + 1 NC Tombol NO + NC Lampu kontrol Kabel penghubung Tespen.FOR/SPM/001. obeng + dan – Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.

000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 10 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Gambar rangakaian a. M. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Rangkain Kontrol Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .FOR/SPM/001. Julsam.Kom Ka.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No.

Julsam.Kom Ka.FOR/SPM/001. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 11 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ b. M. Rangkaian daya Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.

071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. juga pada motor. Mempelajari gambar di bawah ini sampai mengerti. 8. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Julsam. 7. Menghubungkan tangkaian kontrol dengan urutan satu garis menurun. Menguji Overload Relay dengan menggeser tombol pada Overload relay Laporkan bila sudah selesai dan tidak ada gangguan. 2. Sekaligus menguji ada arus pada tiap – tiap terminal. 3. pada berikutnya garis 5. Menguji dengan menekan tombol ON maka motor berputar dan lampu ON menyala.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 12 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Langkah Kerja Langkah yang harus di kerjakan dalam praktikum adalah 1. M.FOR/SPM/001. Matikan motor dengan menekan tombol OFF hingga lampu OFF pun menyala. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir. 4. Menghubungkan rangkaian utama dan ujilah dengan menekan tombol kontaktor. 6.Kom Ka. Mempersiapkan perlengkan yang dibutuhkan dan uji baik / tidaknya alat. sekitarnya. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.

M. Dari push button NC di hubungkan ke push button NO kemudian dihubungkan ke termhal overload relay 95 kemudian 96 di hubungkan ke kontaktor A1 dan A2 ke netral. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 13 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Analisa Analisa Rangkaian Dari percobaan yang telah di lakukan dapat di ketahui untuk rangkaian percobaan overload relay dipasang pada kontaktor.Kom Ka. Jika di uraikan dari sumber tegangan di hubungkan ke MCB kemudian di hubungkan ke push button NC.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Untuk volt meter di hubungkan secara paralel antara sumber tegangan. Untuk rangkaian daya dari sumber tegangan 3 phasa di hubungkan ke mcb 3 phasa kemudian di hubungkan ke anak kontak NO pada kontaktor dari kontaktor yang terhubung langsung dengan overload relay maka di hubungkan beban yaitu motor 3 phasa. Julsam. Untuk pengukuran alat ukur Ampermeter di hubungkan seri dengan rangkaian yang dipasang setelah sumber ke rangkaian. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Untuk rangkaian beban agar terjadi beban lebih maka di hubungkan ke generator yang terhubung ke 12 buah lampu pijar. Untuk pengunci kontaktor maka di hubungkan Anak kontak NO pada kontaktor ke push button NO. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000.FOR/SPM/001.

Kom Ka. Julsam. Yang seharusnya terjadi jika diberi beban lebih pada rangkaian maka akan terjadi panas yang berlebihan terhadap overload sehingga terjadi pemutusan oleh bimetal pada overload yang disebabkan panas yang telah melebihi kapasitas overload. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .FOR/SPM/001.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 14 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Analisa Data Dari hasil percobaan data tidak di temukan di sebabkan karena kerusakan atau usia termhal overload relay yang sudah terlalu lama sehingga pada saat pengujian termhal overload yang di beri batas 1.6 A sudah di lewati sampai 1. M.8 A namun setelah di tunggu beberapa menit tidak juga terjadi pemutusan tegangan padahal suhu pada thermhal sudah panas. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.

Kom Ka.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Overload relay banyak di gunakan pada instalasi motor 3 phasa berguna saat terjadi beban yang berlebihan pada motor maka voer load akan bekerja dengan memutuskan tegangan pada rangkaian. Julsam. Sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan pada motor listrik. dan komponen listrik lainnya. M. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan .FOR/SPM/001.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 15 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Analisa Relevansi Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.

Job Sheet Edisi Revisi Berlaku Efektif Halaman FOR/XXX/000. Thermal overload akan bekerja saat pada rangkain motor terjadi beban berlebih. Thermal overload tidak akan bekerja jika dalam rangkaian setelah pengunci tidak dihubungkan.FOR/SPM/001. 3. tetapi saat tombol ON tersebut dilepas maka tegangan akan terputus. M.Kom Ka. Tanggal Oleh Jabatan Dibuat 28 Januari 2012 Firmansyah/Roswaldi Instruktur Labor MML Diperiksa/Disahkan Tanggal Oleh Jabatan Ir.071 E1R0 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI PADANG JURNAL PRAKTIKUM Semester : V Waktu : 4 Jam Laboratorium Listrik Jurusan Teknik Elektro No. Labor Listrik Tanggal Oleh Jabatan Disetujui Tanda Tangan Tanda Tangan Tanda Tangan . Julsam. Pengunci Kontaktor tidak akan dapat bekerja/ berfungsi karena tombol ON adalah normali open dan tombol OFF adalah normali close sehingga saat tombol ON ditekan tegangan akan terhubung ke tombol OFF (normali close) lalu ke kumparan kontaktor.000-E1R0 01 V/06/R_0 27 September 2012 16 dari 16 Halaman “ Karakteristik THERMAL OVERLOAD “ Kesimpulan Kesimpulan yang dapat di ambil dari praktikum adalah bahwa : 1. 4. 2. Pengunci pada rangkaian di atas digunakan untuk penahan kontaktor agar dapat bekerja secara kontiunitas.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->