Anda di halaman 1dari 2

RUBIK CUBE DAN PENCIPTAAN

Kita semua tentu tidak asing dengan benda yang bernama rubik cube. Rubik Cube adalah sebuah permainan teka-teki mekanik yang ditemukan pada tahun 1974 oleh pemahat dan profesor arsitektur Hungaria, Ern Rubik. Kubus ini terbuat dari plastik dan terdiri atas 26 bagian kecil yang berputar pada poros yang terlihat. Setiap sisi dari kubus ini memiliki sembilan permukaan yang terdiri dari enam warna yang berbeda. Ketika terselesaikan/terpecahkan, setiap sisi dari kubus ini memiliki satu warna dan warna yang berbeda dengan sisi. Untuk menyelesaikan rubik agar

terbentuk 6 sisi dengan warna yang sama membutuhkan pemahaman dan perhitugan yang tepat, waktu untuk menyelesaikan rubik tanpa menggunakan cara cara atau trik trik, dengan kata lain dengan teori probabilitas, terdapat 43 quintillion kemungkinan, dan dibutuhkan waktu selama 1.370 miliar tahun agar rubik 3x3 tersebut dan tersusun dengan sempurna. Jadi dapat dikatakan bahwa untuk menyusun rubik 3x3 dengan cara acak, membutuhkan waktu 1.300 miliar tahun. Charles Darwin, dalam teori evolusinya dia mengatakan bahwa semua mahluk hidup didunia ini berasal dari nenek moyang yang sama, dan mengalami perubahan perubahan sedikit demi sedikit. Perubahan perubahan sedikit demi sedikit yang dikemukakan oleh Darwin ini mengatakan ada perubahan atau mutasi sedikit demi sedikit di DNA nenek moyang itu, sehingga sel nenek moyang tersebut dapat menjadi mahluk hidup seperti saat ini. Tentu saja sel nenek moyang pasti sangat sederhana dan simple, dan pasti membutuhkan waktu yang sangat sangat lama untuk mengubah sel sederhana tersebut menjadi sel yang kompleks seperti DNA kita saat ini. Seorang ilmuwan Rusia, Alexander Oparin, didalam bukunya yang berjudul The Origin of Life (Asal Usul Kehidupan). Oparin menyatakan bahwa paad suatu ketika atmosfer bumi kaya akan senyawa uap air, CO2, CH4, NH3, dan Hidrogen. Karena adanya energi radiasi benda-benda angkasa yang amat kaut, seperti sinar Ultraviolet, memungkinkan senyawa-senyawa sederhana membentuk senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang lebih kompleks. Proses reaksi tersebut berlangsung dilautan. Senyawa kompleks yang mula-mula terbentuk diperkirakan senyawa aseperti Alkohol (H2H5OH), dan senyawa asam amino yang paling sederhana. Selama berjuta-juta tahun, senyawa sederhana tersebut bereaksi membenrtk senyawa yang lebih kompleks, Gliserin, Asam organik, Purin dan Pirimidin. Senyawa kompleks tersebut merupakan bahan pembentuk sel. Menurut Oparin senyawa kompleks tersebut sangat berlimpah dilautan maupun di permukaan daratan. Adanya energi yang berlimpah, misalnya sinar Ultraviolet, dalam jangka waktu yang amat panjang memungkinkan lautan menjadi timbunan senyawa organik yang merupakan sop purba atau Sop

Primordial. Yang menjadi pertanyaan adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan senyawa sederahana tersebut untuk berubah menjadi sel organik ? Kembali kepada rubik cube yang membutuhkan waktu selama 1.370 miliar tahun untuk dapat tersusun dengan sempurna, bila dibandingkan dengan sel nenek moyang tersebut, maka probabilitas untuk berubah menjadi DNA manusia yang tepat adalah 580,285,810,358,706,000, perhitungan ini diperoleh dari perkalian jumlah kromosom manusia dengan putaran helix DNA, yaitu 8 pangkat 23, sehingga jika diubah menjadi tahun akan didapati bahwa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan probabilitas tersebut adalah 18,705,345,474,900 tahun , angka ini tentu sangat jauh sekali melebihi probabilitas untuk menyusun rubik cube 3x3 secara acak,sehingga apabila dipikir pikir kembali hal ini sangat aneh, kenapa aneh? Seperti yang telah dikatakan oleh ilmuwan ilmuwan, bumi ini berusa 4,55 miliar tahun. Jadi hal ini sangat bertentangan dengan waktu yang dibutuhkan sel nenek moyang untuk dapat berubah menjadi manusia. Untuk berubah menjadi manusia dibutuhkan 18,705,345,474,900 tahun. Apabila dilihat tidak mungkin untuk sel nenek moyang tersebut berubah menjadi manusia, karena umur bumi kurang dari waktu yang dibutuhkan untuk sel nenek moyang dapat berubah menjadi manusia. Sehingga dapat dikatakan bahwa kemungkinan untuk terjadi hal sedemikian rupa adalah nol.; Dapat dikatakan bahwa hanya ada dua kemungkinan yang pernah terpikirkan oleh manusia mengenai terbentuknya seluruh segenap alam semesta beserta mahluk hidup yang mendiaminya yaitu Teori Evolusi dan Penciptaan. Namun, melalui perbandingan probabilitas rubik cube dan perubahan DNA, membutuhkan waktu yang sangat lama dan sangat tidak logis apabila dipikirkan kembali dengan matang. Jikalau memang mahluk hidup tidak terbentuk dari pembentukan atau, maka pastilah ada yang menciptakan mahluk hidup dan kita semua tahu jawabannya. Walaupun memang jawaban tersebut tidak dapat dijelaskan secara ilmiah, tapi memang hanya ada satu kemungkinan yang ada, yaitu penciptaan mahluk hidup dilakukan oleh Tuhan. Segala sesuatu didunia ini memiliki pencipta, Telephone diciptakan oleh Alexander Graham Bell, Pesawat terbang pertama diciptakan oleh Wright Bersaudara, Radio diciptakan oleh Marconi, begitu juga dengan Bill Gate yang menciptakan Operating System Computer Windows. Semua didunia ini memiliki pencipta, sama halnya seperti manusia, hewan dan tumbuh tumbuhan, Semua hal itu mempunyai pencipta, Pencipta itu tidak lain adalah Tuhan kita. Tuhanlah yang menciptakan kita, sehingga kita dapat menikmati hidup yang indah ini.