Anda di halaman 1dari 2

SOP (Standart Operating Procedure) Persiapan Alat : 1. Sarung tangan steril 2.

Obat sesuai indikasi

Pelaksanaan 1. Lakukan Anamnesa pada pasien yang meliputi : a. Tanyakan kepada klien terkait identitasnya, misalnya nama, umur, status pernikahan, agama, suku, bangsa, pekerjaan dan alamat b. Identifikasi mengenai keluhan utama yang dirasakan oleh klien c. Identifikasi riwayat kesehatan klien meliputi riwayat kesehatan sekarang, terdahulu dan riwayat kesehatan keluarga 2. Lakukan pemeriksaan kepada klien : a. Pakai sarung tangan steril b. Observasi keadaan kepala dan leher terkait gejala alopecia, ikterik sclera mata, lesi pada mulut,mukosa bibir yang kering, sianosis pada hidung, butterfly rash, wajah pucat dan juga adanya pernafasan cuping hidung c. Observasi dan identifikasi keadaan thorax dan dada terkait gejala dispnea, ruam dan nyeri tekan d. Observasi dan identifikasi keadaan punggung dan tulang belakang terkait gejala ruam, nyeri tekan e. Observasi dan identifikasi keadaan abdomen terkait gejala ruam, kulit keriput, nyeri tekan abdomen dan kaji keluhan yang dirasakan klien terkait dengan abdomen misalnya mual,muntah,diare dan anoreksia f. Observasi dan identifikasi keadaan ekstremitas atas dan bawah terkait gejala ruam, kulit kering edema dan kaji keluhan yang dirasakan klien misalnya mati rasa (parastesia) dan kelemahan ekstremitas (hemiplagia) g. Observasi dan identifikasi keadaan genetalia misalnya adanya hematuria h. Observasi keadaan kulit dan kuku terkait gejala ruam, kulit kering, pucat dan akral dingin

3. Tegakkan diagnosis yang paling sesuai dengan hasil pemeriksaan. Berikan informasi kepada klien tentang diagnose kepada klien. Jelaskan terkait penyakit dan pengobatan yang mungkin akan diberikan 4. Pilih intervensi yang paling tepat dan sesuai dengan diagnosis yang telah ditegakkan 5. Pilih resep obat yang sesuai dengan penyakit klien misal terapi steroid dan berikan obat kepeda klien dengan memperhatikan 5 prinsip benar pemberian obat tersebut 6. Berikan informasi kepada klien terkait tujuan pemberian obat dan efek saping yang akan dirasakan oleh klien. 7. Berikan informasi kepada klien cara mengatasi efek samping dari pengobatan/terapi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah 8. Lakukan tindak lanjut pengobatan terkait dengan efek dari pemberian pengobatan